Hud
سُورَةُ هُودٍ
Hud • Makkiyah
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ الٓر ۚ كِتَٰبٌ أُحْكِمَتْ ءَايَٰتُهُۥ ثُمَّ فُصِّلَتْ مِن لَّدُنْ حَكِيمٍ خَبِيرٍ
Alif-Laaam-Raa; Kitaabun uhkimat Aaiaatuhu summa fussilat mil ladun Hakimin Khabir
Alif laam raa, (inilah) suatu kitab yang ayat-ayatnya disusun dengan rapi serta dijelaskan secara terperinci, yang diturunkan dari sisi (Allah) Yang Maha Bijaksana lagi Maha Tahu,
Alif. Lam. Ra. A DIVINE WRIT [is this], with messages that have been made clear in and by themselves, and have been distinctly spelled out as well - [bestowed upon you] out of the grace of One who is wise, all-aware,
أَلَّا تَعْبُدُوٓا۟ إِلَّا ٱللَّهَ ۚ إِنَّنِى لَكُم مِّنْهُ نَذِيرٌۭ وَبَشِيرٌۭ
Allaa ta'buduo illal laah; innani lakum minhu nazirunw wa basyir
agar kamu tidak menyembah selain Allah. Sesungguhnya aku (Muhammad) adalah pemberi peringatan dan pembawa khabar gembira kepadamu daripada-Nya,
so that you may worship none but God. [Say, O Prophet:] "Behold, I come unto you from Him [as] a warner and a bearer of glad tidings:
وَأَنِ ٱسْتَغْفِرُوا۟ رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوبُوٓا۟ إِلَيْهِ يُمَتِّعْكُم مَّتَٰعًا حَسَنًا إِلَىٰٓ أَجَلٍۢ مُّسَمًّۭى وَيُؤْتِ كُلَّ ذِى فَضْلٍۢ فَضْلَهُۥ ۖ وَإِن تَوَلَّوْا۟ فَإِنِّىٓ أَخَافُ عَلَيْكُمْ عَذَابَ يَوْمٍۢ كَبِيرٍ
Wa anis taghfiru Rabbakum summa tubuo ilaihi yumatti'kum mataa'an hasanan ilaaa ajalim musammanw wa yu'ti kulla zi fadlin fadlahu wa in tauallau fa innie akhaafu 'alaikum 'azaaba Yaumin Kabir
dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan bertaubat kepada-Nya. (Jika kamu mengerjakan yang demikian), niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik (terus menerus) kepadamu sampai kepada waktu yang telah ditentukan dan Dia akan memberikan kepada tiap-tiap orang yang mempunyai keutamaan (balasan) keutamaannya. Jika kamu berpaling, maka sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa siksa hari kiamat.
Ask your Sustainer to forgive you your sins, and then turn towards Him in repentance - [whereupon] He will grant you a goodly enjoyment of life [in this world] until a term set [by Him is fulfilled]; and [in the life to come] He will bestow upon everyone possessed of merit [a full reward for] his merit. But if you turn away, then, verily, I dread for you the suffering [which is bound to befall you] on that awesome Day
إِلَى ٱللَّهِ مَرْجِعُكُمْ ۖ وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍۢ قَدِيرٌ
Ilal laahi marji'ukum wa Huwa 'alaa kulli syai'in Qadir
Kepada Allah-lah kembalimu, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Unto God you all must return: and He has the power to will anything."
أَلَآ إِنَّهُمْ يَثْنُونَ صُدُورَهُمْ لِيَسْتَخْفُوا۟ مِنْهُ ۚ أَلَا حِينَ يَسْتَغْشُونَ ثِيَابَهُمْ يَعْلَمُ مَا يُسِرُّونَ وَمَا يُعْلِنُونَ ۚ إِنَّهُۥ عَلِيمٌۢ بِذَاتِ ٱلصُّدُورِ
Alaa innahum yasnuna sudurahum liyastakhfu minh; alaa hina yastaghsyuna siyaabahum ya'lamu maa yusiruna wa maa yu'linun; innahu 'alimum bizaatis sudur
Ingatlah, sesungguhnya (orang munafik itu) memalingkan dada mereka untuk menyembunyikan diri daripadanya (Muhammad). Ingatlah, di waktu mereka menyelimuti dirinya dengan kain, Allah mengetahui apa yang mereka sembunyikan dan apa yang mereka lahirkan, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala isi hati.
Oh, verily, they [who are bent on denying the truth of this divine writ] are enshrouding their hearts in order to hide from Him. Oh, verily, [even] when they cover themselves with their garments [in order not to see or hear], He knows all that they keep secret as well as all that they bring into the open - for, behold, He has full knowledge of what is in the hearts [of men].
۞ وَمَا مِن دَآبَّةٍۢ فِى ٱلْأَرْضِ إِلَّا عَلَى ٱللَّهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا ۚ كُلٌّۭ فِى كِتَٰبٍۢ مُّبِينٍۢ
Wa maa min daaabbatin fil ardi illaa 'alal laahi rizquhaa wa ya'lamu mustaqarrahaa wa mustauda'ahaa; kullun fi Kitaabim Mubin
Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh mahfuzh).
And there is no living creature on earth but depends for its sustenance on God; and He knows its time-limit [on earth] and its resting-place [after death]: all [this] is laid down in [His] clear decree.
وَهُوَ ٱلَّذِى خَلَقَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ فِى سِتَّةِ أَيَّامٍۢ وَكَانَ عَرْشُهُۥ عَلَى ٱلْمَآءِ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًۭا ۗ وَلَئِن قُلْتَ إِنَّكُم مَّبْعُوثُونَ مِنۢ بَعْدِ ٱلْمَوْتِ لَيَقُولَنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُوٓا۟ إِنْ هَٰذَآ إِلَّا سِحْرٌۭ مُّبِينٌۭ
Wa Huwal lazi khalaqas samaauaati wal alrda fi sittati aiyaaminw wa kaana 'Arsyuhu alal maaa'i liyablu wakum aiyukum ahsanu 'amalaa; wa la'in qulta innakum mab'usuna mim ba'dil mauti la yaqulanal lazina kafaru in haazaaa illaa sihrum mubin
Dan Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, dan adalah singgasana-Nya (sebelum itu) di atas air, agar Dia menguji siapakah di antara kamu yang lebih baik amalnya, dan jika kamu berkata (kepada penduduk Mekah): "Sesungguhnya kamu akan dibangkitkan sesudah mati", niscaya orang-orang yang kafir itu akan berkata: "Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata".
And He it is who has created the heavens and the earth in six aeons; and [ever since He has willed to create life,] the throne of His almightiness has rested upon water. [God reminds you of your dependence on Him] in order to test you [and thus to make manifest] which of you is best in conduct. For thus it is: if thou sayest [unto men], "Behold, you shall be raised again after death!" - they who are bent on denying the truth are sure to answer, "This is clearly nothing but an enchanting delusion"
وَلَئِنْ أَخَّرْنَا عَنْهُمُ ٱلْعَذَابَ إِلَىٰٓ أُمَّةٍۢ مَّعْدُودَةٍۢ لَّيَقُولُنَّ مَا يَحْبِسُهُۥٓ ۗ أَلَا يَوْمَ يَأْتِيهِمْ لَيْسَ مَصْرُوفًا عَنْهُمْ وَحَاقَ بِهِم مَّا كَانُوا۟ بِهِۦ يَسْتَهْزِءُونَ
Wala'in akhkharnaa 'anhumul 'azaaba ilaaa ummatim ma'dudatil la yaqulunna maa yahbisuh; alaa yauma yaatihim laisa masrufan 'anhum wa haaqa bihim maa kaanu bihi yastahzi'un
Dan sesungguhnya jika Kami undurkan azab dari mereka sampai kepada suatu waktu yang ditentukan. niscaya mereka akan berkata: "Apakah yang menghalanginya?" lngatlah, diwaktu azab itu datang kepada mereka tidaklah dapat dipalingkan dari mereka dan mereka diliputi oleh azab yang dahulunya mereka selalu memperolok-olokkannya.
And thus it is: if We defer their suffering until a time-limit set [by Us], they are sure to say, "What is preventing it [from coming now]?" Oh, verily, on the Day when it befalls them there will be nothing to avert it from them; and they shall be overwhelmed by the very thing which they were wont to deride.
وَلَئِنْ أَذَقْنَا ٱلْإِنسَٰنَ مِنَّا رَحْمَةًۭ ثُمَّ نَزَعْنَٰهَا مِنْهُ إِنَّهُۥ لَيَـُٔوسٌۭ كَفُورٌۭ
Wa la'in azaqnal insaana minnaa rahmatan summa naza'naahaa minhu, innahu laia'usun kafur
Dan jika Kami rasakan kepada manusia suatu rahmat (nikmat) dari Kami, kemudian rahmat itu Kami cabut daripadanya, pastilah dia menjadi putus asa lagi tidak berterima kasih.
And thus it is: if We let man taste some of Our grace, and then take it away from him -behold, he abandons all hope, forgetting all gratitude [for Our past favours].
وَلَئِنْ أَذَقْنَٰهُ نَعْمَآءَ بَعْدَ ضَرَّآءَ مَسَّتْهُ لَيَقُولَنَّ ذَهَبَ ٱلسَّيِّـَٔاتُ عَنِّىٓ ۚ إِنَّهُۥ لَفَرِحٌۭ فَخُورٌ
Wala'in azaqnaahu na'maaa'a ba'da darraaa'a massat hu la yaqulanna zahabas saiyiaatu 'annie; innahu lafarihun fakhur
Dan jika Kami rasakan kepadanya kebahagiaan sesudah bencana yang menimpanya, niscaya dia akan berkata: "Telah hilang bencana-bencana itu daripadaku"; sesungguhnya dia sangat gembira lagi bangga,
And thus it is: if We let him taste ease and plenty after hardship has visited him, he is sure to say, "Gone is all affliction from me!"-for, behold, he is given to vain exultation, and glories only in himself.
إِلَّا ٱلَّذِينَ صَبَرُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّٰلِحَٰتِ أُو۟لَٰٓئِكَ لَهُم مَّغْفِرَةٌۭ وَأَجْرٌۭ كَبِيرٌۭ
Illal lazina sabaru wa 'amilus saalihaati ulaaa'ika lahum maghfiratunw wa ajrun kabir
kecuali orang-orang yang sabar (terhadap bencana), dan mengerjakan amal-amal saleh; mereka itu beroleh ampunan dan pahala yang besar.
[And thus it is with most men-] save those who are patient in adversity and do righteous deeds: it is they whom forgiveness of sins awaits, and a great reward.
فَلَعَلَّكَ تَارِكٌۢ بَعْضَ مَا يُوحَىٰٓ إِلَيْكَ وَضَآئِقٌۢ بِهِۦ صَدْرُكَ أَن يَقُولُوا۟ لَوْلَآ أُنزِلَ عَلَيْهِ كَنزٌ أَوْ جَآءَ مَعَهُۥ مَلَكٌ ۚ إِنَّمَآ أَنتَ نَذِيرٌۭ ۚ وَٱللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍۢ وَكِيلٌ
Fala'allaka taarikum ba'da maa yuhaaa ilaika wa daaa'iqum bihi sadruka ai yaqulu lau laaa unzila 'alaihi kanzun au jaaa'a ma'ahu malak; innamaa anta nazir; wallaahu 'alaa kulli syai'inw wakil
Maka boleh jadi kamu hendak meninggalkan sebahagian dari apa yang diwahyukan kepadamu dan sempit karenanya dadamu, karena khawatir bahwa mereka akan mengatakan: "Mengapa tidak diturunkan kepadanya perbendaharaan (kekayaan) atau datang bersama-sama dengan dia seorang malaikat?" Sesungguhnya kamu hanyalah seorang pemberi peringatan dan Allah Pemelihara segala sesuatu.
IS IT, then, conceivable [O Prophet] that thou couldst omit any part of what is being revealed unto thee [because the deniers of the truth dislike it,-and] because thy heart is distressed at their saying, "Why has not a treasure been bestowed upon him from on high?" -or, "[Why has not] an angel come [visibly:: with him?" [They fail to understand that] thou art only a warner, whereas God has everything in His care;
أَمْ يَقُولُونَ ٱفْتَرَىٰهُ ۖ قُلْ فَأْتُوا۟ بِعَشْرِ سُوَرٍۢ مِّثْلِهِۦ مُفْتَرَيَٰتٍۢ وَٱدْعُوا۟ مَنِ ٱسْتَطَعْتُم مِّن دُونِ ٱللَّهِ إِن كُنتُمْ صَٰدِقِينَ
Am yaqulunaf taraahu qul faatu bi'asyri Suwarim mislihi muftaraiaatinw wad'u manis tata'tum min dunil laahi in kuntum saadiqin
Bahkan mereka mengatakan: "Muhammad telah membuat-buat Al Quran itu", Katakanlah: "(Kalau demikian), maka datangkanlah sepuluh surat-surat yang dibuat-buat yang menyamainya, dan panggillah orang-orang yang kamu sanggup (memanggilnya) selain Allah, jika kamu memang orang-orang yang benar".
and so they assert, "[Muhammad himself] has invented this [Qur'an)!" Say [unto them]: "Produce, then, ten surahs of similar merit, invented [by yourselves], and [to this end] call to your aid whomever you can, other than, God, if what you say is true!
فَإِلَّمْ يَسْتَجِيبُوا۟ لَكُمْ فَٱعْلَمُوٓا۟ أَنَّمَآ أُنزِلَ بِعِلْمِ ٱللَّهِ وَأَن لَّآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ فَهَلْ أَنتُم مُّسْلِمُونَ
Fa il lam yastajibu lakum fa'lamuo annamaaa unzilla bi'ilmil laahi wa al laaa ilaaha illaa Huwa fahal antum muslimun
Jika mereka yang kamu seru itu tidak menerima seruanmu (ajakanmu) itu maka ketahuilah, sesungguhnya Al Quran itu diturunkan dengan ilmu Allah, dan bahwasanya tidak ada Tuhan selain Dia, maka maukah kamu berserah diri (kepada Allah)?
And if they [whom you have called to your aid] are not able to help you, then know that [this Qur'an] has been bestowed from on high out of God's wisdom alone, and that there is no deity save Him. Will you, then, surrender yourselves unto Him?"
مَن كَانَ يُرِيدُ ٱلْحَيَوٰةَ ٱلدُّنْيَا وَزِينَتَهَا نُوَفِّ إِلَيْهِمْ أَعْمَٰلَهُمْ فِيهَا وَهُمْ فِيهَا لَا يُبْخَسُونَ
Man kaana yuridul haiaatad dunyaa zinatahaa nuwaffi ilaihim a'maa lahum fihaa wa hum fihaa laa yubkhasun
Barangsiapa yang menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya Kami berikan kepada mereka balasan pekerjaan mereka di dunia dengan sempurna dan mereka di dunia itu tidak akan dirugikan.
AS FOR THOSE who care for [no more than] the life of this world and its bounties -We shall repay them in full for all that they did in this [life], and they, shall not be deprived of their just due therein:
أُو۟لَٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ لَيْسَ لَهُمْ فِى ٱلْءَاخِرَةِ إِلَّا ٱلنَّارُ ۖ وَحَبِطَ مَا صَنَعُوا۟ فِيهَا وَبَٰطِلٌۭ مَّا كَانُوا۟ يَعْمَلُونَ
Ulaaa'ikal lazina laisa lahum fil Aakhirati illan Naaru wa habita maa sana'u fihaa wa baatilum maa kaanu ya'malun
Itulah orang-orang yang tidak memperoleh di akhirat, kecuali neraka dan lenyaplah di akhirat itu apa yang telah mereka usahakan di dunia dan sia-sialah apa yang telah mereka kerjakan.
[yet] it is they who, in the life to come, shall have nothing but the fire -for in vain shall be all that they wrought in this [world], and worthless all that they ever did!
أَفَمَن كَانَ عَلَىٰ بَيِّنَةٍۢ مِّن رَّبِّهِۦ وَيَتْلُوهُ شَاهِدٌۭ مِّنْهُ وَمِن قَبْلِهِۦ كِتَٰبُ مُوسَىٰٓ إِمَامًۭا وَرَحْمَةً ۚ أُو۟لَٰٓئِكَ يُؤْمِنُونَ بِهِۦ ۚ وَمَن يَكْفُرْ بِهِۦ مِنَ ٱلْأَحْزَابِ فَٱلنَّارُ مَوْعِدُهُۥ ۚ فَلَا تَكُ فِى مِرْيَةٍۢ مِّنْهُ ۚ إِنَّهُ ٱلْحَقُّ مِن رَّبِّكَ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ ٱلنَّاسِ لَا يُؤْمِنُونَ
Afaman kaana 'alas baiyinatim mir Rabbihi wa yatluhu syaahidum minhu wa min qablihi Kitaabu Musaaa imaamanw wa rahmah; ulaaa 'ika yu'minuna bih; wa mai yakfur bihi minal Ahzaabi fan Naaru mau'iduh; falaa taku fi miryatim minh; innahul haqqu mir Rabbika wa laakinna aksaran naasi laa yu'minun
Apakah (orang-orang kafir itu sama dengan) orang-orang yang ada mempunyai bukti yang nyata (Al Quran) dari Tuhannya, dan diikuti pula oleh seorang saksi (Muhammad) dari Allah dan sebelum Al Quran itu telah ada Kitab Musa yang menjadi pedoman dan rahmat? Mereka itu beriman kepada Al Quran. Dan barangsiapa di antara mereka (orang-orang Quraisy) dan sekutu-sekutunya yang kafir kepada Al Quran, maka nerakalah tempat yang diancamkan baginya, karena itu janganlah kamu ragu-ragu terhadap Al Quran itu. Sesungguhnya (Al Quran) itu benar-benar dari Tuhanmu, tetapi kebanyakan manusia tidak beriman.
Can, then, [he who cares for no more than the life of this world be compared with] one who takes his stand on a clear evidence from his Sustainer, conveyed through [this] testimony from Him, as was the revelation vouchsafed to Moses aforetime-[a divine writ ordained by Him] to be a guidance and grace [unto man]? They [who understand this message-it is they alone who truly] believe in it; whereas for any of those who, leagued together [in common hostility], deny its truth - the fire shall be their appointed state [in the life to come]. And so, be not in doubt about this [revelation]: behold, it is the truth from thy Sustainer, even though most people will not believe in it.
وَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنِ ٱفْتَرَىٰ عَلَى ٱللَّهِ كَذِبًا ۚ أُو۟لَٰٓئِكَ يُعْرَضُونَ عَلَىٰ رَبِّهِمْ وَيَقُولُ ٱلْأَشْهَٰدُ هَٰٓؤُلَآءِ ٱلَّذِينَ كَذَبُوا۟ عَلَىٰ رَبِّهِمْ ۚ أَلَا لَعْنَةُ ٱللَّهِ عَلَى ٱلظَّٰلِمِينَ
Wa man azlamu mimmanif taraa 'alal laahi kazibaa; ulaaa'ika yu'raduna 'alaa Rabbihim wa yaqulul asyhaa duhaaa'ulaaa'il lazina kazabu 'alaa Rabbihim; alaa la'natul laahi alaz zaalimin
Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang membuat-buat dusta terhadap Allah? Mereka itu akan dihadapkan kepada Tuhan mereka, dan para saksi akan berkata: "Orang-orang inilah yang telah berdusta terhadap Tuhan mereka". Ingatlah, kutukan Allah (ditimpakan) atas orang-orang yang zalim,
And who could be more wicked than they who attribute their own lying inventions to God? [On the Day of Judgment, such as] these shall be arraigned before their Sustainer, and those who are called upon to bear witness [against them] shall say, "It is they who uttered lies about their Sustainer!" Oh, verily, God's rejection is the due of all evildoers
ٱلَّذِينَ يَصُدُّونَ عَن سَبِيلِ ٱللَّهِ وَيَبْغُونَهَا عِوَجًۭا وَهُم بِٱلْءَاخِرَةِ هُمْ كَٰفِرُونَ
Allazina yasudduna 'an sabilil laahi wa yabghunahaa 'iwajanw wa hum bil Aakhiratihum kaafirun
(yaitu) orang-orang yang menghalangi (manusia) dari jalan Allah dan menghendaki (supaya) jalan itu bengkok. Dan mereka itulah orang-orang yang tidak percaya akan adanya hari akhirat.
who turn others away from the path of God and try to make it appear crooked -since it is they, they who refuse to acknowledge the truth of the life to come!
أُو۟لَٰٓئِكَ لَمْ يَكُونُوا۟ مُعْجِزِينَ فِى ٱلْأَرْضِ وَمَا كَانَ لَهُم مِّن دُونِ ٱللَّهِ مِنْ أَوْلِيَآءَ ۘ يُضَٰعَفُ لَهُمُ ٱلْعَذَابُ ۚ مَا كَانُوا۟ يَسْتَطِيعُونَ ٱلسَّمْعَ وَمَا كَانُوا۟ يُبْصِرُونَ
Ulaaa'ika lam yakunu mu'jizina fil ardi wa maa kaana lahum min dunil laahi min auliyaaa'; yudaa'afu lahumul 'azaab; maa kaanu yastati'unas sam'a wa maa kaanu yubsirun
Orang-orang itu tidak mampu menghalang-halangi Allah untuk (mengazab mereka) di bumi ini, dan sekali-kali tidak adalah bagi mereka penolong selain Allah. Siksaan itu dilipat gandakan kepada mereka. Mereka selalu tidak dapat mendengar (kebenaran) dan mereka selalu tidak dapat melihat(nya).
Never can they elude [their final reckoning, even if they remain unscathed] on earth: never will they find anyone who could protect them from God. [In the life to come] double suffering will be imposed on them for having lost the ability to hear [the truth] and having failed to see [it].
أُو۟لَٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ خَسِرُوٓا۟ أَنفُسَهُمْ وَضَلَّ عَنْهُم مَّا كَانُوا۟ يَفْتَرُونَ
Ulaaa'ikal lazina khasiruo anfusahum wa dalla 'anhum maa kaanu yaftarun
Mereka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri, dan lenyaplah dari mereka apa yang selalu mereka ada-adakan.
It is they who have squandered their own selves-for [on the Day of Resurrection] all their false imagery will have forsaken them:
لَا جَرَمَ أَنَّهُمْ فِى ٱلْءَاخِرَةِ هُمُ ٱلْأَخْسَرُونَ
Laa jarama annahum fil Aakhirati humul akhsarun
Pasti mereka itu di akhirat menjadi orang-orang yang paling merugi.
truly it is they, they who in the life to come shall be the losers!
إِنَّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّٰلِحَٰتِ وَأَخْبَتُوٓا۟ إِلَىٰ رَبِّهِمْ أُو۟لَٰٓئِكَ أَصْحَٰبُ ٱلْجَنَّةِ ۖ هُمْ فِيهَا خَٰلِدُونَ
Innal lazina aamanu wa 'amilus saalihaati wa akhbatuo ilaa Rabbihim ulaaa'ika Asyaabul Jannati hum fihaa khaalidun
Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh dan merendahkan diri kepada Tuhan mereka, mereka itu adalah penghuni-penghuni surga; mereka kekal di dalamnya.
Behold, [only] those who attain to faith and do righteous deeds and humble themselves before their Sustainer - [only] they are destined for paradise, and there shall they abide.
۞ مَثَلُ ٱلْفَرِيقَيْنِ كَٱلْأَعْمَىٰ وَٱلْأَصَمِّ وَٱلْبَصِيرِ وَٱلسَّمِيعِ ۚ هَلْ يَسْتَوِيَانِ مَثَلًا ۚ أَفَلَا تَذَكَّرُونَ
Masalul fariqini kal a'maa wal asammi walbasiri wassami'; hal yastauiyaani masalaa; afalaa tazakkarun
Perbandingan kedua golongan itu (orang-orang kafir dan orang-orang mukmin), seperti orang buta dan tuli dengan orang yang dapat melihat dan dapat mendengar. Adakah kedua golongan itu sama keadaan dan sifatnya? Maka tidakkah kamu mengambil pelajaran (daripada perbandingan itu)?
These two kinds of man may be likened to the blind and deaf and the seeing and hearing. Can these two be deemed alike in [their] nature? ` Will you not, then, keep this in mind?
وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا نُوحًا إِلَىٰ قَوْمِهِۦٓ إِنِّى لَكُمْ نَذِيرٌۭ مُّبِينٌ
Wa laqad arsalnaa Nuhan ilaa qaumihi inni lakum nazirum mubin
Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya, (dia berkata): "Sesungguhnya aku adalah pemberi peringatan yang nyata bagi kamu,
AND INDEED, [it was with the same message that] We sent forth Noah unto his people: "Behold, I come unto you with the plain warning
أَن لَّا تَعْبُدُوٓا۟ إِلَّا ٱللَّهَ ۖ إِنِّىٓ أَخَافُ عَلَيْكُمْ عَذَابَ يَوْمٍ أَلِيمٍۢ
Al laa ta'buduo illal laaha innie akhaafu 'alaikum 'azaaba Yaumin alim
agar kamu tidak menyembah selain Allah. Sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa azab (pada) hari yang sangat menyedihkan".
that you may worship none but God-for, verily, I fear lest suffering befall you on a grievous Day!"
فَقَالَ ٱلْمَلَأُ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ مِن قَوْمِهِۦ مَا نَرَىٰكَ إِلَّا بَشَرًۭا مِّثْلَنَا وَمَا نَرَىٰكَ ٱتَّبَعَكَ إِلَّا ٱلَّذِينَ هُمْ أَرَاذِلُنَا بَادِىَ ٱلرَّأْىِ وَمَا نَرَىٰ لَكُمْ عَلَيْنَا مِن فَضْلٍۭ بَلْ نَظُنُّكُمْ كَٰذِبِينَ
Faqaalal mala ul lazina kafaru min qaumihi ma naraaka illaa basyaram mislanaa wa maa naraakat taba'aka illal lazina hum araazilunaa baadiyar raaii wa maa naraa lakum 'alainaa min fadlim bal nazunnukum kaazibin
Maka berkatalah pemimpin-pemimpin yang kafir dari kaumnya: "Kami tidak melihat kamu, melainkan (sebagai) seorang manusia (biasa) seperti kami, dan kami tidak melihat orang-orang yang mengikuti kamu, melainkan orang-orang yang hina dina di antara kami yang lekas percaya saja, dan kami tidak melihat kamu memiliki sesuatu kelebihan apapun atas kami, bahkan kami yakin bahwa kamu adalah orang-orang yang dusta".
But the great ones among his people, who refused to acknowledge the truth, answered: "We do not see in thee anything but a mortal man like ourselves; and we do not see that any follow thee save those who are quite obviously the most abject among us; and we do not see that you could be in any way superior to us: on the contrary, we think that you are liars!"
قَالَ يَٰقَوْمِ أَرَءَيْتُمْ إِن كُنتُ عَلَىٰ بَيِّنَةٍۢ مِّن رَّبِّى وَءَاتَىٰنِى رَحْمَةًۭ مِّنْ عِندِهِۦ فَعُمِّيَتْ عَلَيْكُمْ أَنُلْزِمُكُمُوهَا وَأَنتُمْ لَهَا كَٰرِهُونَ
Qaala yaa qaumi ara'aitum in kuntu 'alaa baiyinatim mir Rabbi wa aataani rahmatam min 'indihi fa'um miyat 'alaikum anulzimuku muhaa wa antum lahaa kaarihun
Berkata Nuh: "Hai kaumku, bagaimana pikiranmu, jika aku ada mempunyai bukti yang nyata dari Tuhanku, dan diberinya aku rahmat dari sisi-Nya, tetapi rahmat itu disamarkan bagimu. Apa akan kami paksakankah kamu menerimanya, padahal kamu tiada menyukainya?"
Said [Noah]: "O my people! What do you think? If [it be true that I am taking my stand on a clear evidence from my~ Sustainer, who has vouchsafed unto me grace from Himself - [a revelation] to which you have remained blind-: [if this be true,] can we force it on you even though it be hateful to you?
وَيَٰقَوْمِ لَآ أَسْـَٔلُكُمْ عَلَيْهِ مَالًا ۖ إِنْ أَجْرِىَ إِلَّا عَلَى ٱللَّهِ ۚ وَمَآ أَنَا۠ بِطَارِدِ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ ۚ إِنَّهُم مُّلَٰقُوا۟ رَبِّهِمْ وَلَٰكِنِّىٓ أَرَىٰكُمْ قَوْمًۭا تَجْهَلُونَ
Wa yaa qaumi laaa as'alukum 'alaihi maalan in ajriya illaa 'alal laah; wa maaa ana bitaaridil lazina aamanu; innahum mulaaqu Rabbihim wa laakinnie araakum qauman tajhalun
Dan (dia berkata): "Hai kaumku, aku tiada meminta harta benda kepada kamu (sebagai upah) bagi seruanku. Upahku hanyalah dari Allah dan aku sekali-kali tidak akan mengusir orang-orang yang telah beriman. Sesungguhnya mereka akan bertemu dengan Tuhannya, akan tetapi aku memandangmu suatu kaum yang tidak mengetahui".
"And, O my people, no benefit do I ask of you for this [message]: my reward rests with none but God. And I shall not repulse [any of] those who have attained to faith. Verily, they [know that they] are destined to meet their Sustainer, whereas in you I see people without any awareness [of right and wrong]!
وَيَٰقَوْمِ مَن يَنصُرُنِى مِنَ ٱللَّهِ إِن طَرَدتُّهُمْ ۚ أَفَلَا تَذَكَّرُونَ
Wa yaa qaumi mai yansuruni minal laahi in tarattuhum; afalaa tazak karun
Dan (dia berkata): "Hai kaumku, siapakah yang akan menolongku dari (azab) Allah jika aku mengusir mereka. Maka tidakkah kamu mengambil pelajaran?
And, O my people, who would shield me from God were I to repulse them? Will you not, then, keep this in mind?
وَلَآ أَقُولُ لَكُمْ عِندِى خَزَآئِنُ ٱللَّهِ وَلَآ أَعْلَمُ ٱلْغَيْبَ وَلَآ أَقُولُ إِنِّى مَلَكٌۭ وَلَآ أَقُولُ لِلَّذِينَ تَزْدَرِىٓ أَعْيُنُكُمْ لَن يُؤْتِيَهُمُ ٱللَّهُ خَيْرًا ۖ ٱللَّهُ أَعْلَمُ بِمَا فِىٓ أَنفُسِهِمْ ۖ إِنِّىٓ إِذًۭا لَّمِنَ ٱلظَّٰلِمِينَ
Wa laa aqulu lakum 'indi khazaa'inul laahi wa laaa a'lamul ghaiba wa laa aqulu ini malakunw wa laaa aqulu lillazina tazdarie a'yunukum lai yu'tiyahumul laahu khairan Allaahu a'lamu bimaa fie anfusihim inni izal laminaz zaalimin
Dan aku tidak mengatakan kepada kamu (bahwa): "Aku mempunyai gudang-gudang rezeki dan kekayaan dari Allah, dan aku tiada mengetahui yang ghaib", dan tidak (pula) aku mengatakan: "Bahwa sesungguhnya aku adalah malaikat", dan tidak juga aku mengatakan kepada orang-orang yang dipandang hina oleh penglihatanmu: "Sekali-kali Allah tidak akan mendatangkan kebaikan kepada mereka". Allah lebih mengetahui apa yang ada pada diri mereka; sesungguhnya aku, kalau begitu benar-benar termasuk orang-orang yang zalim.
"And I do not say unto you, `God's treasures are with me'; nor [do I say], `I know the reality which is beyond the reach of human perception'; nor do I say, 'Behold, I am an angel'; nor do I say of those whom your eyes hold in contempt, `Never will God grant them any good'- for God is fully aware of what is in their hearts. [Were I to speak thus,] verily, I would indeed be among the evildoers."
قَالُوا۟ يَٰنُوحُ قَدْ جَٰدَلْتَنَا فَأَكْثَرْتَ جِدَٰلَنَا فَأْتِنَا بِمَا تَعِدُنَآ إِن كُنتَ مِنَ ٱلصَّٰدِقِينَ
Qaalu yaa Nuhu qad jaadaltanaa fa aksarta jidaalanaa faatinaa bimaa ta'idunaaa in kunta minas saadiqin
Mereka berkata "Hai Nuh, sesungguhnya kamu telah berbantah dengan kami, dan kamu telah memperpanjang bantahanmu terhadap kami, maka datangkanlah kepada kami azab yang kamu ancamkan kepada kami, jika kamu termasuk orang-orang yang benar".
[But the great ones] said: "O Noah! Thou hast contended with us in argument, and hast [needlessly] prolonged our controversy: bring upon us, therefore, that with which thou dost threaten us, if thou art a man of truth!"
قَالَ إِنَّمَا يَأْتِيكُم بِهِ ٱللَّهُ إِن شَآءَ وَمَآ أَنتُم بِمُعْجِزِينَ
Qaala innamaa yaatikum bihil laahu in syaaa'a wa maaa antum bimu'jizin
Nuh menjawab: "Hanyalah Allah yang akan mendatangkan azab itu kepadamu jika Dia menghendaki, dan kamu sekali-kali tidak dapat melepaskan diri.
He answered: "Only God can bring it upon you, if He so wills, and you shall not elude it:
وَلَا يَنفَعُكُمْ نُصْحِىٓ إِنْ أَرَدتُّ أَنْ أَنصَحَ لَكُمْ إِن كَانَ ٱللَّهُ يُرِيدُ أَن يُغْوِيَكُمْ ۚ هُوَ رَبُّكُمْ وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ
Wa laa yanfa'ukum nusyie in arattu an ansaha lakum in kaanal laahu yuridu ai yughwi yakum; Huwa Rabbukum wa ilaihi turja'un
Dan tidaklah bermanfaat kepadamu nasehatku jika aku hendak memberi nasehat kepada kamu, sekiranya Allah hendak menyesatkan kamu, Dia adalah Tuhanmu, dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan".
for, my advice will not benefit you -much as I desire to give you good advice - if it be God's will that you shall remain lost in grievous error. He is your Sustainer, and unto Him you must return."
أَمْ يَقُولُونَ ٱفْتَرَىٰهُ ۖ قُلْ إِنِ ٱفْتَرَيْتُهُۥ فَعَلَىَّ إِجْرَامِى وَأَنَا۠ بَرِىٓءٌۭ مِّمَّا تُجْرِمُونَ
Am yaqulunaf taraahu qul inif taraituhu fa'alaiya ijraami wa ana barie'um mimmaa tujrimun
Malahan kaum Nuh itu berkata: "Dia cuma membuat-buat nasihatnya saja". Katakanlah: "Jika aku membuat-buat nasihat itu, maka hanya akulah yang memikul dosaku, dan aku berlepas diri dari dosa yang kamu perbuat".
DO SOME, perchance, assert, "[Muhammad] has invented this [story]"? Say [O Prophet]: "If I have invented it, upon me be this sin; but far be it from me to commit the sin of which you are guilty."
وَأُوحِىَ إِلَىٰ نُوحٍ أَنَّهُۥ لَن يُؤْمِنَ مِن قَوْمِكَ إِلَّا مَن قَدْ ءَامَنَ فَلَا تَبْتَئِسْ بِمَا كَانُوا۟ يَفْعَلُونَ
Wa uhiya ilaa Nuhin annahu lany-yu'mina min qaumika illaa man qad aamana falaa tabta'is bimaa kaanu yaf'alun
Dan diwahyukan kepada Nuh, bahwasanya sekali-kali tidak akan beriman di antara kaummu, kecuali orang yang telah beriman (saja), karena itu janganlah kamu bersedih hati tentang apa yang selalu mereka kerjakan.
AND THIS was revealed unto Noah: "Never will any of thy people believe except those who have already attained to faith. Be not, then, distressed by anything that they may do,
وَٱصْنَعِ ٱلْفُلْكَ بِأَعْيُنِنَا وَوَحْيِنَا وَلَا تُخَٰطِبْنِى فِى ٱلَّذِينَ ظَلَمُوٓا۟ ۚ إِنَّهُم مُّغْرَقُونَ
Wasna'il fulka bi-a'yuninaa wa wahyinaa wa laa tukhaa tibni fil lazina zalamu; innahum mughraqun
Dan buatlah bahtera itu dengan pengawasan dan petunjuk wahyu Kami, dan janganlah kamu bicarakan dengan Aku tentang orang-orang yang zalim itu; sesungguhnya mereka itu akan ditenggelamkan.
but build, under Our eyes and according to Our inspiration, the ark [that shall save thee and those who follow thee]; and do not appeal to Me in behalf of those who are bent on evildoing for, behold, they are destined to be drowned!"
وَيَصْنَعُ ٱلْفُلْكَ وَكُلَّمَا مَرَّ عَلَيْهِ مَلَأٌۭ مِّن قَوْمِهِۦ سَخِرُوا۟ مِنْهُ ۚ قَالَ إِن تَسْخَرُوا۟ مِنَّا فَإِنَّا نَسْخَرُ مِنكُمْ كَمَا تَسْخَرُونَ
Wa yasn'ul fulka wa kullamaa marra 'alaihi malaum min qaumihi sakhiru minh; qaala in taskharu minnaa fa innaa naskharu minkum kamaa taskharun
Dan mulailah Nuh membuat bahtera. Dan setiap kali pemimpin kaumnya berjalan meliwati Nuh, mereka mengejeknya. Berkatalah Nuh: "Jika kamu mengejek kami, maka sesungguhnya kami (pun) mengejekmu sebagaimana kamu sekalian mengejek (kami).
And [so Noah] set himself to building the ark; and every time the great ones of his people passed by him, they scoffed at him. [Thereupon] he said: "If you are scoffing at us-behold, we are scoffing at you [and your ignorance], just as you are scoffing at us.
فَسَوْفَ تَعْلَمُونَ مَن يَأْتِيهِ عَذَابٌۭ يُخْزِيهِ وَيَحِلُّ عَلَيْهِ عَذَابٌۭ مُّقِيمٌ
Fasaufa ta'lamuna mai yaatihi 'azaabuny yaukhzihi wa yahillu 'alaihi 'azaabum muqim
Kelak kamu akan mengetahui siapa yang akan ditimpa oleh azab yang menghinakannya dan yang akan ditimpa azab yang kekal".
But in time you will come to know who it is that [in this world] shall be visited by suffering which will cover him with ignominy, and upon whom long lasting suffering shall alight [in the life to come]!"
حَتَّىٰٓ إِذَا جَآءَ أَمْرُنَا وَفَارَ ٱلتَّنُّورُ قُلْنَا ٱحْمِلْ فِيهَا مِن كُلٍّۢ زَوْجَيْنِ ٱثْنَيْنِ وَأَهْلَكَ إِلَّا مَن سَبَقَ عَلَيْهِ ٱلْقَوْلُ وَمَنْ ءَامَنَ ۚ وَمَآ ءَامَنَ مَعَهُۥٓ إِلَّا قَلِيلٌۭ
Hattaaa izaa jaaa'a amrunaa wa faarat tannuru qulnah mil fihaa min kullin zaujainis naini wa ahlaka illaa man sabaqa 'alaihil qaulu wa man aaman; wa maaa aamana ma'ahuo illaa qalil
Hingga apabila perintah Kami datang dan dapur telah memancarkan air, Kami berfirman: "Muatkanlah ke dalam bahtera itu dari masing-masing binatang sepasang (jantan dan betina), dan keluargamu kecuali orang yang telah terdahulu ketetapan terhadapnya dan (muatkan pula) orang-orang yang beriman". Dan tidak beriman bersama dengan Nuh itu kecuali sedikit.
[And so it went on] till, when Our judgment came to pass, and waters gushed forth in torrents over the face of the earth, We said [unto Noah]: "Place on board of this [ark] one pair of each [kind of animal] of either sex, as well as thy family -except those on whom [Our] sentence has already been passed -and all [others] who have attained to faith!"-for, only a few [of Noah's people] shared his faith.
۞ وَقَالَ ٱرْكَبُوا۟ فِيهَا بِسْمِ ٱللَّهِ مَجْر۪ىٰهَا وَمُرْسَىٰهَآ ۚ إِنَّ رَبِّى لَغَفُورٌۭ رَّحِيمٌۭ
Wa qaalar kabu fihaa bismil laahi majraihaa wa mursaahaa; inna Rabbi la Ghafurur Rahim
Dan Nuh berkata: "Naiklah kamu sekalian ke dalamnya dengan menyebut nama Allah di waktu berlayar dan berlabuhnya". Sesungguhnya Tuhanku benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
So he said [unto his followers]: "Embark in this [ship]! In the name of God be its run and its riding at anchor! Behold, my. Sustainer is indeed much-forgiving, a dispenser of grace!"
وَهِىَ تَجْرِى بِهِمْ فِى مَوْجٍۢ كَٱلْجِبَالِ وَنَادَىٰ نُوحٌ ٱبْنَهُۥ وَكَانَ فِى مَعْزِلٍۢ يَٰبُنَىَّ ٱرْكَب مَّعَنَا وَلَا تَكُن مَّعَ ٱلْكَٰفِرِينَ
Wa hiya tajri bihim fi maujin kaljibaali wa naadaa Nuhunib nahu wa kaana fi ma'ziliny yaa bunai yarkam ma'anaa wa laa takum ma'al kaafirin
Dan bahtera itu berlayar membawa mereka dalam gelombang laksana gunung. Dan Nuh memanggil anaknya, sedang anak itu berada di tempat yang jauh terpencil: "Hai anakku, naiklah (ke kapal) bersama kami dan janganlah kamu berada bersama orang-orang yang kafir".
And it moved on with them into waves that were like mountains. At that [moment] Noah cried out to a son of his, who had kept himself aloof [from the others]: "O my dear son! Embark with us, and remain not with those who deny the truth!"
قَالَ سَـَٔاوِىٓ إِلَىٰ جَبَلٍۢ يَعْصِمُنِى مِنَ ٱلْمَآءِ ۚ قَالَ لَا عَاصِمَ ٱلْيَوْمَ مِنْ أَمْرِ ٱللَّهِ إِلَّا مَن رَّحِمَ ۚ وَحَالَ بَيْنَهُمَا ٱلْمَوْجُ فَكَانَ مِنَ ٱلْمُغْرَقِينَ
Qaala sa aauie ilaa jabaliny ya'simuni minal maaa'; qaala laa 'aasimal yauma min amril laahi illaa mar rahim; wa haala bainahumal mauju fakaana minal mughraqin
Anaknya menjawab: "Aku akan mencari perlindungan ke gunung yang dapat memeliharaku dari air bah!" Nuh berkata: "Tidak ada yang melindungi hari ini dari azab Allah selain Allah (saja) Yang Maha Penyayang". Dan gelombang menjadi penghalang antara keduanya; maka jadilah anak itu termasuk orang-orang yang ditenggelamkan.
[But the son] answered: "I shall betake myself to a mountain that will protect me from the waters." Said [Noah]: "Today there is no protection [for anyone] from God's judgment, save [for] those who have earned [His] mercy!" And a wave rose up between them, and [the son] was among those who were drowned.
وَقِيلَ يَٰٓأَرْضُ ٱبْلَعِى مَآءَكِ وَيَٰسَمَآءُ أَقْلِعِى وَغِيضَ ٱلْمَآءُ وَقُضِىَ ٱلْأَمْرُ وَٱسْتَوَتْ عَلَى ٱلْجُودِىِّ ۖ وَقِيلَ بُعْدًۭا لِّلْقَوْمِ ٱلظَّٰلِمِينَ
Wa qila yaaa ardubla'i maaa'aki wa yaa samaaa'u aqi'i wa ghidal maaa'u wa qudiyal amru wastauat 'alal judiyyi wa qila bu'dal lilqaumiz zaalimin
Dan difirmankan: "Hai bumi telanlah airmu, dan hai langit (hujan) berhentilah," dan airpun disurutkan, perintahpun diselesaikan dan bahtera itupun berlabuh di atas bukit Judi, dan dikatakan: "Binasalah orang-orang yang zalim".
And the word was spoken: "O earth, swallow up thy waters! And, O sky, cease [thy rain]!" And the waters sank into the earth, and the will [of God] was done, and the ark came to rest on Mount Judl And the word was spoken: "Away with these evildoing folk!"
وَنَادَىٰ نُوحٌۭ رَّبَّهُۥ فَقَالَ رَبِّ إِنَّ ٱبْنِى مِنْ أَهْلِى وَإِنَّ وَعْدَكَ ٱلْحَقُّ وَأَنتَ أَحْكَمُ ٱلْحَٰكِمِينَ
Wa naadaa nuhur Rabbahu faqaala Rabbi innabni min ahli wa inna wa'dakal haqqu wa Anta ahkamul haakimin
Dan Nuh berseru kepada Tuhannya sambil berkata: "Ya Tuhanku, sesungguhnya anakku termasuk keluargaku, dan sesungguhnya janji Engkau itulah yang benar. Dan Engkau adalah Hakim yang seadil-adilnya".
And Noah called out to his Sustainer, and said: "O my Sustainer! Verily, my son was of my family; and, verily, Thy promise always comes true, and Thou art the most just of all judges!"
قَالَ يَٰنُوحُ إِنَّهُۥ لَيْسَ مِنْ أَهْلِكَ ۖ إِنَّهُۥ عَمَلٌ غَيْرُ صَٰلِحٍۢ ۖ فَلَا تَسْـَٔلْنِ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِۦ عِلْمٌ ۖ إِنِّىٓ أَعِظُكَ أَن تَكُونَ مِنَ ٱلْجَٰهِلِينَ
Qaala yaa Nuhu innahu laisa min ahlika innahu 'amalun ghairu saalihin falaa tas'alni mmaa laisa laka bihi 'ilmun innie a'izuka an takuna minal jaahilin
Allah berfirman: "Hai Nuh, sesungguhnya dia bukanlah termasuk keluargamu (yang dijanjikan akan diselamatkan), sesungguhnya (perbuatan)nya perbuatan yang tidak baik. Sebab itu janganlah kamu memohon kepada-Ku sesuatu yang kamu tidak mengetahui (hakekat)nya. Sesungguhnya Aku memperingatkan kepadamu supaya kamu jangan termasuk orang-orang yang tidak berpengetahuan".
[God] answered: "O Noah, behold, he was not of thy family, for, verily, he was unrighteous in his conduct. And thou shalt not ask of Me anything whereof thou canst not have any knowledge: thus, behold, do I admonish thee lest thou become one of those who are unaware [of what is right]."
قَالَ رَبِّ إِنِّىٓ أَعُوذُ بِكَ أَنْ أَسْـَٔلَكَ مَا لَيْسَ لِى بِهِۦ عِلْمٌۭ ۖ وَإِلَّا تَغْفِرْ لِى وَتَرْحَمْنِىٓ أَكُن مِّنَ ٱلْخَٰسِرِينَ
Qaala rabbi innie a'uzu bika an as'alaka maa laisa li bihi 'ilmunw wa illaa taghfir li wa tarhamnie akum minal khaasirin
Nuh berkata: Ya Tuhanku, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari memohon kepada Engkau sesuatu yang aku tiada mengetahui (hakekat)nya. Dan sekiranya Engkau tidak memberi ampun kepadaku, dan (tidak) menaruh belas kasihan kepadaku, niscaya aku akan termasuk orang-orang yang merugi".
Said [Noah]: "O my Sustainer! Verily, I seek refuge with Thee from [ever again] asking of Thee anything whereof I cannot have any knowledge! For unless Thou grant me forgiveness and bestow Thy mercy upon me, I shall be among the lost!"
قِيلَ يَٰنُوحُ ٱهْبِطْ بِسَلَٰمٍۢ مِّنَّا وَبَرَكَٰتٍ عَلَيْكَ وَعَلَىٰٓ أُمَمٍۢ مِّمَّن مَّعَكَ ۚ وَأُمَمٌۭ سَنُمَتِّعُهُمْ ثُمَّ يَمَسُّهُم مِّنَّا عَذَابٌ أَلِيمٌۭ
Qila yaa Nuhuh bit bisalaamim minnaa wa barakaatin 'alaika wa 'alaaa umamim mimmam ma'ak; wa umamun sanumatti'uhum summa yamassuhum minaa 'azaabun alim
Difirmankan: "Hai Nuh, turunlah dengan selamat sejahtera dan penuh keberkatan dari Kami atasmu dan atas umat-umat (yang mukmin) dari orang-orang yang bersamamu. Dan ada (pula) umat-umat yang Kami beri kesenangan pada mereka (dalam kehidupan dunia), kemudian mereka akan ditimpa azab yang pedih dari Kami".
[Thereupon] the word was spoken: "O Noah! Disembark in peace from Us, and with [Our] blessings upon thee as well as upon the people [who are with thee, and the righteous ones that will spring from thee and] from those who are with thee. But [as for the unrighteous] folk [that will spring from you] - We shall allow them to enjoy life [for a little while], and then there will befall them grievous suffering from Us."
تِلْكَ مِنْ أَنۢبَآءِ ٱلْغَيْبِ نُوحِيهَآ إِلَيْكَ ۖ مَا كُنتَ تَعْلَمُهَآ أَنتَ وَلَا قَوْمُكَ مِن قَبْلِ هَٰذَا ۖ فَٱصْبِرْ ۖ إِنَّ ٱلْعَٰقِبَةَ لِلْمُتَّقِينَ
Tilka min ambaaa'il ghaibi nuhihaaa ilaika maa kunta ta'lamuhaaaa anta wa laa qaumuka min qabli haazaa fasbir innal 'aaqibata lilmuttaqin
Itu adalah di antara berita-berita penting tentang yang ghaib yang Kami wahyukan kepadamu (Muhammad); tidak pernah kamu mengetahuinya dan tidak (pula) kaummu sebelum ini. Maka bersabarlah; sesungguhnya kesudahan yang baik adalah bagi orang-orang yang bertakwa.
THESE ACCOUNTS of something that was beyond the reach of thy perception We [now] reveal unto thee, [O Muhammad: for] neither thou nor thy people knew them [fully] ere this. Be, then, [like Noah,] patient in adversity - for, behold, the future belongs to the God-conscious!
وَإِلَىٰ عَادٍ أَخَاهُمْ هُودًۭا ۚ قَالَ يَٰقَوْمِ ٱعْبُدُوا۟ ٱللَّهَ مَا لَكُم مِّنْ إِلَٰهٍ غَيْرُهُۥٓ ۖ إِنْ أَنتُمْ إِلَّا مُفْتَرُونَ
Wa ilaa 'aadin akhaahum Hudaa; qaala yaa qaumi' budul laaha maa lakum min ilaahin ghairuhuo in antum illaa muftarun
Dan kepada kaum 'Ad (Kami utus) saudara mereka, Huud. Ia berkata: "Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada bagimu Tuhan selain Dia. Kamu hanyalah mengada-adakan saja.
AND UNTO [the tribe of] `Ad [We sent] their brother Hud. He said: "O my people! Worship God [alone]: you have no deity other than Him. [As it is,] you are but inventors of falsehood!
يَٰقَوْمِ لَآ أَسْـَٔلُكُمْ عَلَيْهِ أَجْرًا ۖ إِنْ أَجْرِىَ إِلَّا عَلَى ٱلَّذِى فَطَرَنِىٓ ۚ أَفَلَا تَعْقِلُونَ
Yaa qaumi laaa as'alukum 'alaihi ajran in ajriya illaa 'alal lazi fatarani; afalaa ta'qilun
Hai kaumku, aku tidak meminta upah kepadamu bagi seruanku ini. Upahku tidak lain hanyalah dari Allah yang telah menciptakanku. Maka tidakkah kamu memikirkan(nya)?"
"O my people! No reward do I ask of you for this [message]: my reward rests with none but Him who brought me into being. Will you not, then, use your reason?
وَيَٰقَوْمِ ٱسْتَغْفِرُوا۟ رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوبُوٓا۟ إِلَيْهِ يُرْسِلِ ٱلسَّمَآءَ عَلَيْكُم مِّدْرَارًۭا وَيَزِدْكُمْ قُوَّةً إِلَىٰ قُوَّتِكُمْ وَلَا تَتَوَلَّوْا۟ مُجْرِمِينَ
Wa yaa qaumis taghfiru Rabbakum summa tubuo ilaihi yursilis samaaa'a 'alaikum midraaranw wa yazidkum quwwatan ilaa quwwatikum wa laa tatauallau mujrimin
Dan (dia berkata): "Hai kaumku, mohonlah ampun kepada Tuhanmu lalu bertobatlah kepada-Nya, niscaya Dia menurunkan hujan yang sangat deras atasmu, dan Dia akan menambahkan kekuatan kepada kekuatanmu, dan janganlah kamu berpaling dengan berbuat dosa".
"Hence, O my people, ask your Sustainer to forgive you your sins, and then turn towards Him in repentance-[whereupon] He will shower upon you heavenly blessings abundant, and will add strength to your strength: only do not turn away [from me] as people lost in sin!"
قَالُوا۟ يَٰهُودُ مَا جِئْتَنَا بِبَيِّنَةٍۢ وَمَا نَحْنُ بِتَارِكِىٓ ءَالِهَتِنَا عَن قَوْلِكَ وَمَا نَحْنُ لَكَ بِمُؤْمِنِينَ
Qaalu yaa Hudu maa ji'tanaa bibaiyinatinw wa maa nahnu bitaarikie aalihatinaa 'an qaulika wa maa nahnu laka bimu'minin
Kaum 'Ad berkata: "Hai Huud, kamu tidak mendatangkan kepada kami suatu bukti yang nyata, dan kami sekali-kali tidak akan meninggalkan sembahan-sembahan kami karena perkataanmu, dan kami sekali-kali tidak akan mempercayai kamu.
Said they: "O Hud! Thou hast brought us no clear evidence [that thou art a prophet]; and we are not going to forsake our gods on thy mere word, the more so as we do not believe thee.
إِن نَّقُولُ إِلَّا ٱعْتَرَىٰكَ بَعْضُ ءَالِهَتِنَا بِسُوٓءٍۢ ۗ قَالَ إِنِّىٓ أُشْهِدُ ٱللَّهَ وَٱشْهَدُوٓا۟ أَنِّى بَرِىٓءٌۭ مِّمَّا تُشْرِكُونَ
In naqulu illa' taraaka ba'du aalihatinaa bisuo'; qaala innie usyhidul laaha wasy haduo anni barie'um mimmaa tusyrikun
Kami tidak mengatakan melainkan bahwa sebagian sembahan kami telah menimpakan penyakit gila atas dirimu". Huud menjawab: "Sesungguhnya aku bersaksi kepada Allah dan saksikanlah olehmu sekalian bahwa sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang kamu persekutukan,
We can say no more than that one of our gods may have smitten thee with something evil!" Answered [Hud]: "Behold, I call God to witness - and you, too, be [my] witnesses - that, verily, it is not in me to ascribe divinity, as you do, to aught
مِن دُونِهِۦ ۖ فَكِيدُونِى جَمِيعًۭا ثُمَّ لَا تُنظِرُونِ
Min dunihi fakiduni jami'an summa laa tunzirun
dari selain-Nya, sebab itu jalankanlah tipu dayamu semuanya terhadapku dan janganlah kamu memberi tangguh kepadaku.
beside Him! Contrive, then, [anything that you may wish] against me, all of you, and give me no respite!
إِنِّى تَوَكَّلْتُ عَلَى ٱللَّهِ رَبِّى وَرَبِّكُم ۚ مَّا مِن دَآبَّةٍ إِلَّا هُوَ ءَاخِذٌۢ بِنَاصِيَتِهَآ ۚ إِنَّ رَبِّى عَلَىٰ صِرَٰطٍۢ مُّسْتَقِيمٍۢ
Inni tauakkaltu 'alallaahi Rabbi wa Rabbikum; maa min daaabbatin illaa Huwa aakhizum binaasiyatihaa; inna Rabbi 'alaa Siraatim mustaqim
Sesungguhnya aku bertawakkal kepada Allah Tuhanku dan Tuhanmu. Tidak ada suatu binatang melatapun melainkan Dialah yang memegang ubun-ubunnya. Sesungguhnya Tuhanku di atas jalan yang lurus".
Behold, I have placed my trust in God, [who is] my Sustainer as well as your Sustainer: for there is no living creature which He does not hold by its forelock. Verily, straight is my Sustainer's way!
فَإِن تَوَلَّوْا۟ فَقَدْ أَبْلَغْتُكُم مَّآ أُرْسِلْتُ بِهِۦٓ إِلَيْكُمْ ۚ وَيَسْتَخْلِفُ رَبِّى قَوْمًا غَيْرَكُمْ وَلَا تَضُرُّونَهُۥ شَيْـًٔا ۚ إِنَّ رَبِّى عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ حَفِيظٌۭ
Fa in tauallau faqad ablaghtukum maaa ursiltu bihie ilaikum; wa yastakhlifu Rabbi qauman ghairakum wa laa tadur runahu syai'aa; inna Rabbi 'alaa kulli syai'in Hafiz
Jika kamu berpaling, maka sesungguhnya aku telah menyampaikan kepadamu apa (amanat) yang aku diutus (untuk menyampaikan)nya kepadamu. Dan Tuhanku akan mengganti (kamu) dengan kaum yang lain (dari) kamu; dan kamu tidak dapat membuat mudharat kepada-Nya sedikitpun. Sesungguhnya Tuhanku adalah Maha Pemelihara segala sesuatu.
"But if you choose to turn away, then [know that] I have delivered to you the message with which I was sent unto you, and [that] my Sustainer may cause another people to take your place, whereas you will in no wise harm Him. Verily, my Sustainer watches over all things!"
وَلَمَّا جَآءَ أَمْرُنَا نَجَّيْنَا هُودًۭا وَٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ مَعَهُۥ بِرَحْمَةٍۢ مِّنَّا وَنَجَّيْنَٰهُم مِّنْ عَذَابٍ غَلِيظٍۢ
Wa lammaa jaaa'a amrunaa najainaa Hudanw wallazina aamanu ma'ahu birahmatim minnaa wa najainaahum min 'azaabin ghaliz
Dan tatkala datang azab Kami, Kami selamatkan Huud dan orang-orang yang beriman bersama dia dengan rahmat dari Kami; dan Kami selamatkan (pula) mereka (di akhirat) dari azab yang berat.
And so, when Our judgment came to pass, by Our grace We saved Hud and those who shared his faith; and We saved them [too] from suffering severe [in the life to come].
وَتِلْكَ عَادٌۭ ۖ جَحَدُوا۟ بِـَٔايَٰتِ رَبِّهِمْ وَعَصَوْا۟ رُسُلَهُۥ وَٱتَّبَعُوٓا۟ أَمْرَ كُلِّ جَبَّارٍ عَنِيدٍۢ
Wa tilka 'aad, jahadu bi Aaiaati Rabbihim wa 'asau Rusulahu wattaba'uo amra kulli jabbaarin 'anid
Dan itulah (kisah) kaum 'Ad yang mengingkari tanda-tanda kekuasaan Tuhan mereka, dan mendurhakai rasul-rasul Allah dan mereka menuruti perintah semua penguasa yang sewenang-wenang lagi menentang (kebenaran).
And that was [the end of the tribe of] `Ad, [who] had rejected their Sustainer's messages, and rebelled against His apostles, and followed the bidding of every arrogant enemy of the truth.
وَأُتْبِعُوا۟ فِى هَٰذِهِ ٱلدُّنْيَا لَعْنَةًۭ وَيَوْمَ ٱلْقِيَٰمَةِ ۗ أَلَآ إِنَّ عَادًۭا كَفَرُوا۟ رَبَّهُمْ ۗ أَلَا بُعْدًۭا لِّعَادٍۢ قَوْمِ هُودٍۢ
Wa utbi'u fi haazihid dunyaa la'natanw wa Yaumal Qiyaamah; alaaa inna 'Aadan kafaru Rabbahum; alaa bu'dal li 'Aadin qaumin Hud
Dan mereka selalu diikuti dengan kutukan di dunia ini dan (begitu pula) di hari kiamat. Ingatlah, sesungguhnya kaum 'Ad itu kafir kepada Tuhan mereka. Ingatlah kebinasaanlah bagi kaum 'Ad (yaitu) kaum Huud itu.
And they were pursued in this world by [God's] rejection, and [shall finally be overtaken by it] on the Day of Resurrection. Oh, verily, [the tribe of] `Ad denied their Sustainer! Oh, away with the `Ad, the people of Hud!
۞ وَإِلَىٰ ثَمُودَ أَخَاهُمْ صَٰلِحًۭا ۚ قَالَ يَٰقَوْمِ ٱعْبُدُوا۟ ٱللَّهَ مَا لَكُم مِّنْ إِلَٰهٍ غَيْرُهُۥ ۖ هُوَ أَنشَأَكُم مِّنَ ٱلْأَرْضِ وَٱسْتَعْمَرَكُمْ فِيهَا فَٱسْتَغْفِرُوهُ ثُمَّ تُوبُوٓا۟ إِلَيْهِ ۚ إِنَّ رَبِّى قَرِيبٌۭ مُّجِيبٌۭ
Wa ilaa Samuda akhaahum Saalihaa; qaala yaa qaumi' budul laaha maa lakum min ilaahim ghairuhu Huwa ansya akum minal ardi wasta' marakum fihaa fastaghfiruhu summa tubuo ilaih; inna Rabbi Qaribum Mujib
Dan kepada Tsamud (Kami utus) saudara mereka Shaleh. Shaleh berkata: "Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada bagimu Tuhan selain Dia. Dia telah menciptakan kamu dari bumi (tanah) dan menjadikan kamu pemakmurnya, karena itu mohonlah ampunan-Nya, kemudian bertobatlah kepada-Nya, Sesungguhnya Tuhanku amat dekat (rahmat-Nya) lagi memperkenankan (doa hamba-Nya)".
AND UNTO [the tribe of] Thamud [We sent] their brother Salih. He said: "O my people! Worship God [alone]: you have no deity other than Him. He brought you into being out of the earth, and made you thrive thereon. Ask Him, therefore, to forgive you your sins, and then turn towards Him in repentance-for, verily, my Sustainer is ever-near, responding [to the call of whoever calls unto Him]!"
قَالُوا۟ يَٰصَٰلِحُ قَدْ كُنتَ فِينَا مَرْجُوًّۭا قَبْلَ هَٰذَآ ۖ أَتَنْهَىٰنَآ أَن نَّعْبُدَ مَا يَعْبُدُ ءَابَآؤُنَا وَإِنَّنَا لَفِى شَكٍّۢ مِّمَّا تَدْعُونَآ إِلَيْهِ مُرِيبٍۢ
Qaalu yaa Saalihu qad kunta finaa marjuwwan qabla haazaaa atanhaanaaa an na'bu da maa ya'budu aabaaa'unaa wa innanaa lafi syakkim mimmaa tad'unaaa ilaihi murib
Kaum Tsamud berkata: "Hai Shaleh, sesungguhnya kamu sebelum ini adalah seorang di antara kami yang kami harapkan, apakah kamu melarang kami untuk menyembah apa yang disembah oleh bapak-bapak kami? dan sesungguhnya kami betul-betul dalam keraguan yang menggelisahkan terhadap agama yang kamu serukan kepada kami".
They answered: "O Salih! Great hopes did we place in thee ere this! Wouldst thou forbid us to worship what our forefathers were wont to worship? Because [of this], behold, we are in grave doubt, amounting to suspicion, about [the meaning of] thy call to us!"
قَالَ يَٰقَوْمِ أَرَءَيْتُمْ إِن كُنتُ عَلَىٰ بَيِّنَةٍۢ مِّن رَّبِّى وَءَاتَىٰنِى مِنْهُ رَحْمَةًۭ فَمَن يَنصُرُنِى مِنَ ٱللَّهِ إِنْ عَصَيْتُهُۥ ۖ فَمَا تَزِيدُونَنِى غَيْرَ تَخْسِيرٍۢ
Qaala yaa qaumi ara'aitum in kuntu 'alaa baiyinatim mir Rabbi wa aataani minhu rahmatan famai yansuruni minal laahi in 'asaituhu famaa tazidunani ghaira takhsir
Shaleh berkata: "Hai kaumku, bagaimana pikiranmu jika aku mempunyai bukti yang nyata dari Tuhanku dan diberi-Nya aku rahmat (kenabian) dari-Nya, maka siapakah yang akan menolong aku dari (azab) Allah jika aku mendurhakai-Nya. Sebab itu kamu tidak menambah apapun kepadaku selain daripada kerugian.
He retorted: "O my people! What do you think? If [it be true that] I am taking my stand on a cleat evidence from my Sustainer, who has vouchsafed unto me grace from Himself -[if this be true,] who would shield me from God were I to rebel against Him? Hence, what you are offering me is no more than perdition!"
وَيَٰقَوْمِ هَٰذِهِۦ نَاقَةُ ٱللَّهِ لَكُمْ ءَايَةًۭ فَذَرُوهَا تَأْكُلْ فِىٓ أَرْضِ ٱللَّهِ وَلَا تَمَسُّوهَا بِسُوٓءٍۢ فَيَأْخُذَكُمْ عَذَابٌۭ قَرِيبٌۭ
Wa yaa qaumi haazihi naaqatul laahi lakum aaiatan fazaruhaa taakul fie ardil laahi wa laa tamassuhaa bisuo'in fa yaakhuzakum azaabun qarib
Hai kaumku, inilah unta betina dari Allah, sebagai mukjizat (yang menunjukkan kebenaran) untukmu, sebab itu biarkanlah dia makan di bumi Allah, dan janganlah kamu mengganggunya dengan gangguan apapun yang akan menyebabkan kamu ditimpa azab yang dekat".
And [then he said]: "O my people! This she-camel belonging to God shall be a token for you: so leave her alone to pasture on God's earth, and do her no harm, lest speedy chastisement befall you!"
فَعَقَرُوهَا فَقَالَ تَمَتَّعُوا۟ فِى دَارِكُمْ ثَلَٰثَةَ أَيَّامٍۢ ۖ ذَٰلِكَ وَعْدٌ غَيْرُ مَكْذُوبٍۢ
Fa 'aqaruhaa faqaala tamatta'u fi daarikum salaasata aiyaamin zaalika wa'dun ghairu makzub
Mereka membunuh unta itu, maka berkata Shaleh: "Bersukarialah kamu sekalian di rumahmu selama tiga hari, itu adalah janji yang tidak dapat didustakan".
But they cruelly slaughtered her. And thereupon [Salih] said: "[Only] for three days [more] shall you enjoy life in your homes: this is a judgment which will not be belied!"
فَلَمَّا جَآءَ أَمْرُنَا نَجَّيْنَا صَٰلِحًۭا وَٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ مَعَهُۥ بِرَحْمَةٍۢ مِّنَّا وَمِنْ خِزْىِ يَوْمِئِذٍ ۗ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ ٱلْقَوِىُّ ٱلْعَزِيزُ
Falammaa jaaa'a amrunaa najjainaa Saalihanw wal lazina aamanu ma'ahu birahmatim minnaa wa min khizyi Yaumi'iz inna Rabbaka Huwal Qauiyyul 'Aziz
Maka tatkala datang azab Kami, Kami selamatkan Shaleh beserta orang-orang yang beriman bersama dia dengan rahmat dari Kami dan dari kehinaan di hari itu. Sesungguhnya Tuhanmu Dia-Lah yang Maha Kuat lagi Maha Perkasa.
And so, when Our judgment came to pass, by Our grace We saved Salih and those who shared his faith; and [We saved them, too,] from the ignominy of [Our rejection on] that Day [of Resurrection]. Verily, thy Sustainer alone is powerful, almighty!
وَأَخَذَ ٱلَّذِينَ ظَلَمُوا۟ ٱلصَّيْحَةُ فَأَصْبَحُوا۟ فِى دِيَٰرِهِمْ جَٰثِمِينَ
Wa akhazal lazina zalamus saihatu fa asbahu fi diyaarihim jaasimina
Dan satu suara keras yang mengguntur menimpa orang-orang yang zalim itu, lalu mereka mati bergelimpangan di rumahnya,
And the blast [of God's punishment] overtook those who had been bent on evildoing: and then they lay lifeless, in their very homes, on the ground,
كَأَن لَّمْ يَغْنَوْا۟ فِيهَآ ۗ أَلَآ إِنَّ ثَمُودَا۟ كَفَرُوا۟ رَبَّهُمْ ۗ أَلَا بُعْدًۭا لِّثَمُودَ
Ka al lam yaghnau fihaaa; alaaa inna Samuda kafaru Rabbahum; alaa bu'dal li Samud.
seolah-olah mereka belum pernah berdiam di tempat itu. Ingatlah, sesungguhnya kaum Tsamud mengingkari Tuhan mereka. Ingatlah, kebinasaanlah bagi kaum Tsamud.
as though they had never lived there. Oh, verily, [the tribe of] Thamud denied their Sustainer! Oh, away with the Thamud!
وَلَقَدْ جَآءَتْ رُسُلُنَآ إِبْرَٰهِيمَ بِٱلْبُشْرَىٰ قَالُوا۟ سَلَٰمًۭا ۖ قَالَ سَلَٰمٌۭ ۖ فَمَا لَبِثَ أَن جَآءَ بِعِجْلٍ حَنِيذٍۢ
Wa laqad jaaa'at Rusulunaaa Ibraahima bilbusyraa qaalu salaaman qaala salaamun famaa labisa an jaaa'a bi'ijin haniz
Dan sesungguhnya utusan-utusan Kami (malaikat-malaikat) telah datang kepada lbrahim dengan membawa kabar gembira, mereka mengucapkan: "Selamat". Ibrahim menjawab: "Selamatlah," maka tidak lama kemudian Ibrahim menyuguhkan daging anak sapi yang dipanggang.
AND, INDEED, there came unto Abraham Our [heavenly] messengers, bearing a glad tiding. They bade him peace; [and] he answered, "[And upon you be] peace!"-and made haste to place before them a roasted calf.
فَلَمَّا رَءَآ أَيْدِيَهُمْ لَا تَصِلُ إِلَيْهِ نَكِرَهُمْ وَأَوْجَسَ مِنْهُمْ خِيفَةًۭ ۚ قَالُوا۟ لَا تَخَفْ إِنَّآ أُرْسِلْنَآ إِلَىٰ قَوْمِ لُوطٍۢ
Falammaa ra aaa aidiyahum laa tasilu ilaihi nakirahum wa aujasa minhum khifah; qaalu la takhaf innaaa ursilnaaa ilaa qaumi Lut
Maka tatkala dilihatnya tangan mereka tidak menjamahnya, Ibrahim memandang aneh perbuatan mereka, dan merasa takut kepada mereka. Malaikat itu berkata: "Jangan kamu takut, sesungguhnya kami adalah (malaikat-ma]aikat) yang diutus kepada kaum Luth".
But when he saw that their hands did not reach out towards it, he deemed their conduct strange and became apprehensive of them. [But] they said: "Fear not! Behold, we are sent to the people of Lot.
وَٱمْرَأَتُهُۥ قَآئِمَةٌۭ فَضَحِكَتْ فَبَشَّرْنَٰهَا بِإِسْحَٰقَ وَمِن وَرَآءِ إِسْحَٰقَ يَعْقُوبَ
Wamra atuhu qaaa'imatun fadahikat fabasysyarnaahaa bi Isyaaqa wa minw waraaa'i Isyaaqa Ya'qub
Dan isterinya berdiri (dibalik tirai) lalu dia tersenyum, maka Kami sampaikan kepadanya berita gembira tentang (kelahiran) Ishak dan dari Ishak (akan lahir puteranya) Ya'qub.
And his wife, standing [nearby], laughed [with happiness]; whereupon We gave her the glad tiding of [the birth of] Isaac and, after Isaac, of [his son] Jacob.
قَالَتْ يَٰوَيْلَتَىٰٓ ءَأَلِدُ وَأَنَا۠ عَجُوزٌۭ وَهَٰذَا بَعْلِى شَيْخًا ۖ إِنَّ هَٰذَا لَشَىْءٌ عَجِيبٌۭ
Qaalat yaa wailataaa 'aalidu wa ana 'ajuzunw wa haaza ba'li syaikhan inna haazaa lasyai'un 'ajib
Isterinya berkata: "Sungguh mengherankan, apakah aku akan melahirkan anak padahal aku adalah seorang perempuan tua, dan ini suamikupun dalam keadaan yang sudah tua pula?. Sesungguhnya ini benar-benar suatu yang sangat aneh".
Said she: "Oh, woe is me! Shall I bear a child, now that I am an old woman and this husband of mine is an old man? Verily, that would be a strange thing indeed!"
قَالُوٓا۟ أَتَعْجَبِينَ مِنْ أَمْرِ ٱللَّهِ ۖ رَحْمَتُ ٱللَّهِ وَبَرَكَٰتُهُۥ عَلَيْكُمْ أَهْلَ ٱلْبَيْتِ ۚ إِنَّهُۥ حَمِيدٌۭ مَّجِيدٌۭ
Qaaluo ata'jabina min amril laahi rahmatul laahi wa barakaatuho 'alaikum Ahlal Bait; innahu Hamidum Majid
Para malaikat itu berkata: "Apakah kamu merasa heran tentang ketetapan Allah? (Itu adalah) rahmat Allah dan keberkatan-Nya, dicurahkan atas kamu, hai ahlulbait! Sesungguhnya Allah Maha Terpuji lagi Maha Pemurah".
Answered [the messengers]: "Dost thou deem it strange that God should decree what He wills? The grace of God and His blessings be upon you, O people of this house! Verily, ever to be praised, sublime is He!"
فَلَمَّا ذَهَبَ عَنْ إِبْرَٰهِيمَ ٱلرَّوْعُ وَجَآءَتْهُ ٱلْبُشْرَىٰ يُجَٰدِلُنَا فِى قَوْمِ لُوطٍ
Falammaa zahaba an Ibraahimar rau'u wa jaaa'at hul busyraaa yujaadilunaa fi qaumi Lut
Maka tatkala rasa takut hilang dari Ibrahim dan berita gembira telah datang kepadanya, diapun bersoal jawab dengan (malaikat-malaikat) Kami tentang kaum Luth.
And when the fear had left Abraham, and the glad tiding had been conveyed to him, he began to plead with Us for Lot's people:
إِنَّ إِبْرَٰهِيمَ لَحَلِيمٌ أَوَّٰهٌۭ مُّنِيبٌۭ
Inna Ibraahima lahalimun auwwaahum munib
Sesungguhnya Ibrahim itu benar-benar seorang yang penyantun lagi penghiba dan suka kembali kepada Allah.
for, behold, Abraham was most clement, most tender-hearted, intent upon turning to God again and again.
يَٰٓإِبْرَٰهِيمُ أَعْرِضْ عَنْ هَٰذَآ ۖ إِنَّهُۥ قَدْ جَآءَ أَمْرُ رَبِّكَ ۖ وَإِنَّهُمْ ءَاتِيهِمْ عَذَابٌ غَيْرُ مَرْدُودٍۢ
Yaaa Ibraahimu a'rid 'an haazaaa innahu qad jaaa'a amru Rabbika wa innahum aatihim 'azaabun ghairun mardud
Hai Ibrahim, tinggalkanlah soal jawab ini, sesungguhnya telah datang ketetapan Tuhanmu, dan sesungguhnya mereka itu akan didatangi azab yang tidak dapat ditolak.
[But God's messengers replied:] "O Abraham! Desist from this [pleading]! Behold, thy Sustainer's judgment has already gone forth: and, verily, there shall fall upon them a chastisement which none can avert!"
وَلَمَّا جَآءَتْ رُسُلُنَا لُوطًۭا سِىٓءَ بِهِمْ وَضَاقَ بِهِمْ ذَرْعًۭا وَقَالَ هَٰذَا يَوْمٌ عَصِيبٌۭ
Wa lammaa jaaa'at Rusulunaa Lutan sie'a bihim wa daaqa bihim zar'anw wa qaala haazaa yaumun 'asib
Dan tatkala datang utusan-utusan Kami (para malaikat) itu kepada Luth, dia merasa susah dan merasa sempit dadanya karena kedatangan mereka, dan dia berkata: "Ini adalah hari yang amat sulit".
AND WHEN Our messengers came unto Lot, he was sorely grieved on their account, seeing that it was beyond his power to shield them; and he exclaimed: "This is a woeful day!"
وَجَآءَهُۥ قَوْمُهُۥ يُهْرَعُونَ إِلَيْهِ وَمِن قَبْلُ كَانُوا۟ يَعْمَلُونَ ٱلسَّيِّـَٔاتِ ۚ قَالَ يَٰقَوْمِ هَٰٓؤُلَآءِ بَنَاتِى هُنَّ أَطْهَرُ لَكُمْ ۖ فَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَلَا تُخْزُونِ فِى ضَيْفِىٓ ۖ أَلَيْسَ مِنكُمْ رَجُلٌۭ رَّشِيدٌۭ
Wa jaaa'ahu qaumuhu yuhra'una ilaihi wa min qablu kaanu ya'malunas saiyiaat; qaala yaa qaumi haaa'ulaaa'i banaati hunna atsaru lakum fattaqul laaha wa laa tukhzuni fi daifi alaisa minkum rajulur rasyid
Dan datanglah kepadanya kaumnya dengan bergegas-gegas. Dan sejak dahulu mereka selalu melakukan perbuatan-perbuatan yang keji. Luth berkata: "Hai kaumku, inilah puteri-puteriku, mereka lebih suci bagimu, maka bertakwalah kepada Allah dan janganlah kamu mencemarkan (nama)ku terhadap tamuku ini. Tidak adakah di antaramu seorang yang berakal?"
And his people came running to him, impelled towards his house [by their desire]: for they had ever been wont to commit [such], abominations. Said [Lot]: "O my people! [Take instead] these daughters of mine: they are purer for you [than men]! Be, then, conscious of God, and disgrace me not by [assaulting] my guests. Is there not among you even one right-minded man?"
قَالُوا۟ لَقَدْ عَلِمْتَ مَا لَنَا فِى بَنَاتِكَ مِنْ حَقٍّۢ وَإِنَّكَ لَتَعْلَمُ مَا نُرِيدُ
Qaalu laqad 'alimta maa lanaa fi banastika min haqq, wa innaka lata'lamu maa nurid
Mereka menjawab: "Sesungguhnya kamu telah tahu bahwa kami tidak mempunyai keinginan terhadap puteri-puterimu; dan sesungguhnya kamu tentu mengetahui apa yang sebenarnya kami kehendaki".
They answered: "Thou hast always known that we have no use whatever for thy daughters; and, verily, well dost thou know what we want!"
قَالَ لَوْ أَنَّ لِى بِكُمْ قُوَّةً أَوْ ءَاوِىٓ إِلَىٰ رُكْنٍۢ شَدِيدٍۢ
Qaala lau anna li bikum quwwatan au aauie ilaa ruknin syadid
Luth berkata: "Seandainya aku ada mempunyai kekuatan (untuk menolakmu) atau kalau aku dapat berlindung kepada keluarga yang kuat (tentu aku lakukan)".
Exclaimed [Lot]: "Would that I had the strength to defeat you, or that I could lean upon some mightier support!"
قَالُوا۟ يَٰلُوطُ إِنَّا رُسُلُ رَبِّكَ لَن يَصِلُوٓا۟ إِلَيْكَ ۖ فَأَسْرِ بِأَهْلِكَ بِقِطْعٍۢ مِّنَ ٱلَّيْلِ وَلَا يَلْتَفِتْ مِنكُمْ أَحَدٌ إِلَّا ٱمْرَأَتَكَ ۖ إِنَّهُۥ مُصِيبُهَا مَآ أَصَابَهُمْ ۚ إِنَّ مَوْعِدَهُمُ ٱلصُّبْحُ ۚ أَلَيْسَ ٱلصُّبْحُ بِقَرِيبٍۢ
Qaalu yaa Lutu innaa Rusulu Rabbika lai yasilu ilaika fa asri bi ahlika biqit 'im minal laili wa laa yaltafit minkum ahadun illam ra ataka innahu musibuhaa maaa asaabahum; inna mau'i dahumus subh; alaisas subhu biqarib
Para utusan (malaikat) berkata: "Hai Luth, sesungguhnya kami adalah utusan-utusan Tuhanmu, sekali-kali mereka tidak akan dapat mengganggu kamu, sebab itu pergilah dengan membawa keluarga dan pengikut-pengikut kamu di akhir malam dan janganlah ada seorangpun di antara kamu yang tertinggal, kecuali isterimu. Sesungguhnya dia akan ditimpa azab yang menimpa mereka karena sesungguhnya saat jatuhnya azab kepada mereka ialah di waktu subuh; bukankah subuh itu sudah dekat?".
[Whereupon the angels] said: "O Lot! Behold, we are messengers from thy Sustainer! Never shall [thy enemies] attain to thee! Depart, then, with thy household while it is yet night, and let none of you look back; [and take with thee all thy family] with the exception of thy wife: for, behold, that which is to befall these [people of Sodom] shall befall her [as well]. Verily, their appointed time is the morning [and] is not the morning nigh?"
فَلَمَّا جَآءَ أَمْرُنَا جَعَلْنَا عَٰلِيَهَا سَافِلَهَا وَأَمْطَرْنَا عَلَيْهَا حِجَارَةًۭ مِّن سِجِّيلٍۢ مَّنضُودٍۢ
Falammaa jaaa'a amrunaa ja'alnaa 'aaliyahaa saafilahaa wa amtamaa 'alaihaa hijaaratam min sijjilim mandud
Maka tatkala datang azab Kami, Kami jadikan negeri kaum Luth itu yang di atas ke bawah (Kami balikkan), dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang terbakar dengan bertubi-tubi,
And so, when Our judgment came to pass, We turned those [sinful towns] upside down, and rained down upon them stone-hard blows of chastisement pre-ordained. one upon another,
مُّسَوَّمَةً عِندَ رَبِّكَ ۖ وَمَا هِىَ مِنَ ٱلظَّٰلِمِينَ بِبَعِيدٍۢ
Musauwamatan 'inda Rabbik; wa maa hiya minaz zaalimena biba'id
Yang diberi tanda oleh Tuhanmu, dan siksaan itu tiadalah jauh dari orang-orang yang zalim.
marked out in thy Sustainer's sight [for the punishment of such as are lost in sin]. And these [blows of God-willed doom] are never far from evildoers
۞ وَإِلَىٰ مَدْيَنَ أَخَاهُمْ شُعَيْبًۭا ۚ قَالَ يَٰقَوْمِ ٱعْبُدُوا۟ ٱللَّهَ مَا لَكُم مِّنْ إِلَٰهٍ غَيْرُهُۥ ۖ وَلَا تَنقُصُوا۟ ٱلْمِكْيَالَ وَٱلْمِيزَانَ ۚ إِنِّىٓ أَرَىٰكُم بِخَيْرٍۢ وَإِنِّىٓ أَخَافُ عَلَيْكُمْ عَذَابَ يَوْمٍۢ مُّحِيطٍۢ
Wa ilaa Madyana akhaahum Syu'aibaa; qaala yaa qaumi' budul laaha maa lakum min ilaahin ghairuhu wa laa tanqusul mikyaala walmizaan; innie araakum bikhairinw wa inni akhaafu 'alaikum 'azaaba Yaumim muhit
Dan kepada (penduduk) Mad-yan (Kami utus) saudara mereka, Syu'aib. Ia berkata: "Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tiada Tuhan bagimu selain Dia. Dan janganlah kamu kurangi takaran dan timbangan, sesungguhnya aku melihat kamu dalam keadaan yang baik (mampu) dan sesungguhnya aku khawatir terhadapmu akan azab hari yang membinasakan (kiamat)".
AND UNTO [the people of] Madyan [We sent] their brother Shu'ayb. He said: "O my people! Worship God [alone]: you have no deity other than Him; and do not give short measure and weight [in any of your dealings with men]. Behold, I see you [now] in a happy state; but, verily, I dread lest suffering befall you on a Day that will encompass [you with doom]!
وَيَٰقَوْمِ أَوْفُوا۟ ٱلْمِكْيَالَ وَٱلْمِيزَانَ بِٱلْقِسْطِ ۖ وَلَا تَبْخَسُوا۟ ٱلنَّاسَ أَشْيَآءَهُمْ وَلَا تَعْثَوْا۟ فِى ٱلْأَرْضِ مُفْسِدِينَ
Wa yaa qaumi auful mikyaala walmizaana bilqisti wa laa tabkhasun naasa asyyaaa'ahum wa laa ta'sau fil ardi mufsidin
Dan Syu'aib berkata: "Hai kaumku, cukupkanlah takaran dan timbangan dengan adil, dan janganlah kamu merugikan manusia terhadap hak-hak mereka dan janganlah kamu membuat kejahatan di muka bumi dengan membuat kerusakan.
Hence, O my people, [always] give full measure and weight, with equity, and do not deprive people of what is rightfully theirs, and do not act wickedly on earth by spreading corruption.
بَقِيَّتُ ٱللَّهِ خَيْرٌۭ لَّكُمْ إِن كُنتُم مُّؤْمِنِينَ ۚ وَمَآ أَنَا۠ عَلَيْكُم بِحَفِيظٍۢ
Baqiyyatul laahi khairul lakum in kuntum mu'minin; wa maa ana 'alaikum bihafiz
Sisa (keuntungan) dari Allah adalah lebih baik bagimu jika kamu orang-orang yang beriman. Dan aku bukanlah seorang penjaga atas dirimu"
That which rests with God is best for you, if you but believe [in Him]! However, I am not your keeper."
قَالُوا۟ يَٰشُعَيْبُ أَصَلَوٰتُكَ تَأْمُرُكَ أَن نَّتْرُكَ مَا يَعْبُدُ ءَابَآؤُنَآ أَوْ أَن نَّفْعَلَ فِىٓ أَمْوَٰلِنَا مَا نَشَٰٓؤُا۟ ۖ إِنَّكَ لَأَنتَ ٱلْحَلِيمُ ٱلرَّشِيدُ
Qaalu yaa Syu'aibu asalaatuka taamuruka an natruka maa ya'budu aabaaa'unaaa au an naf'ala fie amwaalinaa maa nasyaaa'u innaka la antal halimur rasyid
Mereka berkata: "Hai Syu'aib, apakah sembahyangmu menyuruh kamu agar kami meninggalkan apa yang disembah oleh bapak-bapak kami atau melarang kami memperbuat apa yang kami kehendaki tentang harta kami. Sesungguhnya kamu adalah orang yang sangat penyantun lagi berakal".
Said they: "O Shu'ayb! Does thy [habit of] praying compel thee to demand of us that we give up all that our forefathers were wont to worship, or that we refrain from doing whatever we please with our possessions? Behold, [thou wouldst have us believe that] thou art indeed the only clement, the only right-minded man!"
قَالَ يَٰقَوْمِ أَرَءَيْتُمْ إِن كُنتُ عَلَىٰ بَيِّنَةٍۢ مِّن رَّبِّى وَرَزَقَنِى مِنْهُ رِزْقًا حَسَنًۭا ۚ وَمَآ أُرِيدُ أَنْ أُخَالِفَكُمْ إِلَىٰ مَآ أَنْهَىٰكُمْ عَنْهُ ۚ إِنْ أُرِيدُ إِلَّا ٱلْإِصْلَٰحَ مَا ٱسْتَطَعْتُ ۚ وَمَا تَوْفِيقِىٓ إِلَّا بِٱللَّهِ ۚ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَإِلَيْهِ أُنِيبُ
Qaala yaa qaumi ara'aitum in kuntu 'alaa baiyinatim mir Rabbi wa razaqani minhu rizqan hasanaa; wa maaa uridu an ukhaalifakum ilaa maaa anhaakum 'anh; in uridu illal islaaha mastata't; wa maa taufiqie illaa billaah; 'alaihi tauakkaltu wa ilaihi unib
Syu'aib berkata: "Hai kaumku, bagaimana pikiranmu jika aku mempunyai bukti yang nyata dari Tuhanku dan dianugerahi-Nya aku dari pada-Nya rezeki yang baik (patutkah aku menyalahi perintah-Nya)? Dan aku tidak berkehendak menyalahi kamu (dengan mengerjakan) apa yang aku larang. Aku tidak bermaksud kecuali (mendatangkan) perbaikan selama aku masih berkesanggupan. Dan tidak ada taufik bagiku melainkan dengan (pertolongan) Allah. Hanya kepada Allah aku bertawakkal dan hanya kepada-Nya-lah aku kembali.
He answered: "O my people! What do you think? If [it be true that] I am taking my stand on a clear evidence from my Sustainer, who has vouchsafed me goodly sustenance [as a gift] from Himself - [how could I speak to you otherwise than I do]? And yet, I have no desire to do, out of opposition to you, what I am asking you not to do: I desire no more than to set things to rights in so far as it lies within my power; but the achievement of my aim depends on God alone. In Him have I placed my trust, and unto Him do I always turn!
وَيَٰقَوْمِ لَا يَجْرِمَنَّكُمْ شِقَاقِىٓ أَن يُصِيبَكُم مِّثْلُ مَآ أَصَابَ قَوْمَ نُوحٍ أَوْ قَوْمَ هُودٍ أَوْ قَوْمَ صَٰلِحٍۢ ۚ وَمَا قَوْمُ لُوطٍۢ مِّنكُم بِبَعِيدٍۢ
Wa yaa qaumi laa yajri mannakum syiqaaqie ai yusibakum mislu maaa asaaba qauma Nuhin au qauma Hudin au qauma Saalih; wa maa qaumu Lutim minkum biba'id
Hai kaumku, janganlah hendaknya pertentangan antara aku (dengan kamu) menyebabkan kamu menjadi jahat hingga kamu ditimpa azab seperti yang menimpa kaum Nuh atau kaum Hud atau kaum Shaleh, sedang kaum Luth tidak (pula) jauh (tempatnya) dari kamu.
"And, O my people, let not [your] dissent from me drive you into sin, lest there befall you the like of what befell the people of Noah, or the people of Hud. or the people of Salih: and [remember that] the people of Lot lived not very far from you!"
وَٱسْتَغْفِرُوا۟ رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوبُوٓا۟ إِلَيْهِ ۚ إِنَّ رَبِّى رَحِيمٌۭ وَدُودٌۭ
Wastaghfiru Rabbakum summa tubuo ilaih; inna Rabbi Rahimunw Wadud
Dan mohonlah ampun kepada Tuhanmu kemudian bertaubatlah kepada-Nya. Sesungguhnya Tuhanku Maha Penyayang lagi Maha Pengasih.
Hence, ask your Sustainer to forgive you your sins, and then turn towards Him in repentance - for, verily, my Sustainer is a dispenser of grace, a fount of love!"
قَالُوا۟ يَٰشُعَيْبُ مَا نَفْقَهُ كَثِيرًۭا مِّمَّا تَقُولُ وَإِنَّا لَنَرَىٰكَ فِينَا ضَعِيفًۭا ۖ وَلَوْلَا رَهْطُكَ لَرَجَمْنَٰكَ ۖ وَمَآ أَنتَ عَلَيْنَا بِعَزِيزٍۢ
Qaalu yaa Syu'aibu maa nafqahu kasiram mimmaa taqulu wa innaa lanaraaka finaa da'ifanw wa lau laa rahtuka larajamnaaka wa maaa anta 'alainaa bi'aziz
Mereka berkata: "Hai Syu'aib, kami tidak banyak mengerti tentang apa yang kamu katakan itu dan sesungguhnya kami benar-benar melihat kamu seorang yang lemah di antara kami; kalau tidaklah karena keluargamu tentulah kami telah merajam kamu, sedang kamupun bukanlah seorang yang berwibawa di sisi kami".
[But his people] said: "O Shu'ayb! We cannot grasp the purport of much of what thou sayest; on the other hand, behold, we do see clearly how- weak thou art in our midst:" and were it not for thy family, we would have most certainly stoned thee to death, considering that thou hast no power over us!"
قَالَ يَٰقَوْمِ أَرَهْطِىٓ أَعَزُّ عَلَيْكُم مِّنَ ٱللَّهِ وَٱتَّخَذْتُمُوهُ وَرَآءَكُمْ ظِهْرِيًّا ۖ إِنَّ رَبِّى بِمَا تَعْمَلُونَ مُحِيطٌۭ
Qaala yaa qaumi arahtie a'azzu 'alaikum minal laahi wattakhaztumuhu waraaa'akum zihriyyan inna Rabbi bimaa ta'maluna muhit
Syu'aib menjawab: "Hai kaumku, apakah keluargaku lebih terhormat menurut pandanganmu daripada Allah, sedang Allah kamu jadikan sesuatu yang terbuang di belakangmu?. Sesungguhnya (pengetahuan) Tuhanku meliputi apa yang kamu kerjakan".
Said he: "O my people! Do you hold my family in greater esteem than God? -for, Him you regard as something that may be cast behind you and be forgotten! Verily, my Sustainer encompasses [with His might] all that you do!
وَيَٰقَوْمِ ٱعْمَلُوا۟ عَلَىٰ مَكَانَتِكُمْ إِنِّى عَٰمِلٌۭ ۖ سَوْفَ تَعْلَمُونَ مَن يَأْتِيهِ عَذَابٌۭ يُخْزِيهِ وَمَنْ هُوَ كَٰذِبٌۭ ۖ وَٱرْتَقِبُوٓا۟ إِنِّى مَعَكُمْ رَقِيبٌۭ
Wa yaa qaumi' malu 'alaa makaanatikum inni 'aamilun saufa ta'lamuna mai yaatihi 'azaabuny yukhzihi wa man huwa kaazib; wartaqibuo innni ma'akum raqib
Dan (dia berkata): "Hai kaumku, berbuatlah menurut kemampuanmu, sesungguhnya akupun berbuat (pula). Kelak kamu akan mengetahui siapa yang akan ditimpa azab yang menghinakannya dan siapa yang berdusta. Dan tunggulah azab (Tuhan), sesungguhnya akupun menunggu bersama kamu".
Hence, O my people, do [to me] anything that may be within your power, [while] I, behold, shall labour [in God's way]; in time you will come to know which [of us] shall be visited by suffering that will cover him with ignominy, and which [of us] is a liar. Watch, then, [for what is coming:] behold, I shall watch with you!"
وَلَمَّا جَآءَ أَمْرُنَا نَجَّيْنَا شُعَيْبًۭا وَٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ مَعَهُۥ بِرَحْمَةٍۢ مِّنَّا وَأَخَذَتِ ٱلَّذِينَ ظَلَمُوا۟ ٱلصَّيْحَةُ فَأَصْبَحُوا۟ فِى دِيَٰرِهِمْ جَٰثِمِينَ
Wa lammaa jaaa'a amrunaa najjainaa syu'aibanw wal lazina aamanu ma'ahu birahmatim minnaa wa akhazatil lazina zalamus saihatu fa asbahu fi diyaarihim jaasimin
Dan tatkala datang azab Kami, Kami selamatkan Syu'aib dan orang-orang yang beriman bersama-sama dengan dia dengan rahmat dari Kami, dan orang-orang yang zalim dibinasakan oleh satu suara yang mengguntur, lalu jadilah mereka mati bergelimpangan di rumahnya.
And so, when Our judgment came to pass, by Our grace We saved Shu'ayb and those who shared his faith, whereas the blast [of Our punishment] overtook those who had been bent on evildoing: and then they lay lifeless, in their very homes, on the ground,
كَأَن لَّمْ يَغْنَوْا۟ فِيهَآ ۗ أَلَا بُعْدًۭا لِّمَدْيَنَ كَمَا بَعِدَتْ ثَمُودُ
Ka-al-lam yaghnau fihaaa; alaa bu'dal li Madyana Kamaa ba'idat Samud
Seolah-olah mereka belum pernah berdiam di tempat itu. Ingatlah, kebinasaanlah bagi penduduk Mad-yan sebagaimana kaum Tsamud telah binasa.
as though they had never lived there. Oh, away with [the people of] Madyan, even as the Thamud have been done away with!
وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا مُوسَىٰ بِـَٔايَٰتِنَا وَسُلْطَٰنٍۢ مُّبِينٍ
Wa laqad arsalnaa Musaa bi Aaiaatinaa wa sultaanim mubin
Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Musa dengan tanda-tanda (kekuasaan) Kami dan mukjizat yang nyata,
AND, INDEED, We sent Moses with Our messages and a manifest authority [from Us]
إِلَىٰ فِرْعَوْنَ وَمَلَإِي۟هِۦ فَٱتَّبَعُوٓا۟ أَمْرَ فِرْعَوْنَ ۖ وَمَآ أَمْرُ فِرْعَوْنَ بِرَشِيدٍۢ
Ilaa Fir'auna wa mala'ihi fattaba'uo amra Fir'auna wa maaa amru Fir'auna birasyid
kepada Fir'aun dan pemimpin-pemimpin kaumnya, tetapi mereka mengikut perintah Fir'aun, padahal perintah Fir'aun sekali-kali bukanlah (perintah) yang benar.
unto Pharaoh and his great ones: but these followed [only] Pharaoh's bidding - and Pharaoh's bidding led by no means to what is right.
يَقْدُمُ قَوْمَهُۥ يَوْمَ ٱلْقِيَٰمَةِ فَأَوْرَدَهُمُ ٱلنَّارَ ۖ وَبِئْسَ ٱلْوِرْدُ ٱلْمَوْرُودُ
Yaqdumu qaumahu Yaumal Qiyaamati fa aurada humun Naara wa bi'sal wirdul maurud
Ia berjalan di muka kaumnya di hari kiamat lalu memasukkan mereka ke dalam neraka. Neraka itu seburuk-buruk tempat yang didatangi.
[And so] he shall go before his people on the Day of Resurrection, having led them [in this world] towards the fire [of the life to come]; and vile was the destination towards which they were led -
وَأُتْبِعُوا۟ فِى هَٰذِهِۦ لَعْنَةًۭ وَيَوْمَ ٱلْقِيَٰمَةِ ۚ بِئْسَ ٱلرِّفْدُ ٱلْمَرْفُودُ
Wa utbi'u fi haazihi la'natanw wa Yaumal Qiyaamah; bi'sar rifdul marfud
Dan mereka selalu diikuti dengan kutukan di dunia ini dan (begitu pula) di hari kiamat. La'nat itu seburuk-buruk pemberian yang diberikan.
seeing that they were pursued by [God's] rejection in this [world], and [shall be finally overtaken by it] on the Day of Resurrection; [and] vile was the gift which they were given!
ذَٰلِكَ مِنْ أَنۢبَآءِ ٱلْقُرَىٰ نَقُصُّهُۥ عَلَيْكَ ۖ مِنْهَا قَآئِمٌۭ وَحَصِيدٌۭ
Zaalika min ambaaa'il quraa naqussuhu 'alaika minhaa qaaa'imunw wa hasid
Itu adalah sebahagian dan berita-berita negeri (yang telah dibinasakan) yang Kami ceritakan kepadamu (Muhammad); di antara negeri-negeri itu ada yang masih kedapatan bekas-bekasnya dan ada (pula) yang telah musnah.
THIS ACCOUNT of the [fate of those ancient] communities - some of them still remaining, and some [extinct like] a field mown-down - We convey unto thee [as a lesson for mankind]:
وَمَا ظَلَمْنَٰهُمْ وَلَٰكِن ظَلَمُوٓا۟ أَنفُسَهُمْ ۖ فَمَآ أَغْنَتْ عَنْهُمْ ءَالِهَتُهُمُ ٱلَّتِى يَدْعُونَ مِن دُونِ ٱللَّهِ مِن شَىْءٍۢ لَّمَّا جَآءَ أَمْرُ رَبِّكَ ۖ وَمَا زَادُوهُمْ غَيْرَ تَتْبِيبٍۢ
Wa maa zalamnaahum wa laakin zalamuo anfusahum famaaa aghnat 'anhum aalihatuhumul lati yad'una min dunil laahi min syai'il lammaa jaaa'a amru Rabbika wa maa zaaduhum ghaira tatbib
Dan Kami tidaklah menganiaya mereka tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri, karena itu tiadalah bermanfaat sedikitpun kepada mereka sembahan-sembahan yang mereka seru selain Allah, di waktu azab Tuhanmu datang. Dan sembahan-sembahan itu tidaklah menambah kepada mereka kecuali kebinasaan belaka.
for, no wrong did We do to them, but it was they who wronged themselves. And when thy Sustainer's judgment came to pass, those deities of theirs which they had been wont to invoke instead of God proved of no avail whatever to them, and brought them no more than utter perdition.
وَكَذَٰلِكَ أَخْذُ رَبِّكَ إِذَآ أَخَذَ ٱلْقُرَىٰ وَهِىَ ظَٰلِمَةٌ ۚ إِنَّ أَخْذَهُۥٓ أَلِيمٌۭ شَدِيدٌ
Wa kazaalika akhzu Rabbika izaaa akhazal quraa wa hiya zaalimah; inna akhzahuo alimun syadid
Dan begitulah azab Tuhanmu, apabila Dia mengazab penduduk negeri-negeri yang berbuat zalim. Sesungguhnya azab-Nya itu adalah sangat pedih lagi keras.
And such is thy Sustainer's punishing grasp whenever He takes to task any community that is given to evildoing: verily, His punishing grasp is grievous, severe!
إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَءَايَةًۭ لِّمَنْ خَافَ عَذَابَ ٱلْءَاخِرَةِ ۚ ذَٰلِكَ يَوْمٌۭ مَّجْمُوعٌۭ لَّهُ ٱلنَّاسُ وَذَٰلِكَ يَوْمٌۭ مَّشْهُودٌۭ
Inna fi zaalika la aaiatal liman khaafa 'azaabal Aakhirah; zaalika Yaumum majmu'ul lahun naasu wa zaalika Yaumum masyhud
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat pelajaran bagi orang-orang yang takut kepada azab akhirat. Hari kiamat itu adalah suatu hari yang semua manusia dikumpulkan untuk (menghadapi)nya, dan hari itu adalah suatu hari yang disaksikan (oleh segala makhluk).
Herein, behold, lies a message indeed for all who fear the suffering [which may befall them] in the life to come, (and are conscious of the coming of] that Day on which all mankind shall be gathered together-that Day [of Judgment] which shall be witnessed [by all that ever lived],
وَمَا نُؤَخِّرُهُۥٓ إِلَّا لِأَجَلٍۢ مَّعْدُودٍۢ
Wa maa nu'akhkhiruhuo illaa li ajalim ma'dud
Dan Kami tiadalah mengundurkannya, melainkan sampai waktu yang tertentu.
and which We shall not delay beyond a term set [by Us].
يَوْمَ يَأْتِ لَا تَكَلَّمُ نَفْسٌ إِلَّا بِإِذْنِهِۦ ۚ فَمِنْهُمْ شَقِىٌّۭ وَسَعِيدٌۭ
Yauma yaati laa takallamu nafsun illaa bi iznih; faminhum syaqiyyunw wa sa'id
Di kala datang hari itu, tidak ada seorangun yang berbicara, melainkan dengan izin-Nya; maka di antara mereka ada yang celaka dan ada yang berbahagia.
When that Day comes, not a soul will speak. unless it be by His leave; and of those [that are gathered together], some will be wretched and some, happy.
فَأَمَّا ٱلَّذِينَ شَقُوا۟ فَفِى ٱلنَّارِ لَهُمْ فِيهَا زَفِيرٌۭ وَشَهِيقٌ
Fa ammal lazina syaqu fafin Naari lahum fihaa zafirunw wa syahiq
Adapun orang-orang yang celaka, maka (tempatnya) di dalam neraka, di dalamnya mereka mengeluarkan dan menarik nafas (dengan merintih),
Now as for those who [by their deeds] will have brought wretchedness upon them-selves, [they shall live] in the fire, where they will have [nothing but] moans and sobs [to relieve their pain],
خَٰلِدِينَ فِيهَا مَا دَامَتِ ٱلسَّمَٰوَٰتُ وَٱلْأَرْضُ إِلَّا مَا شَآءَ رَبُّكَ ۚ إِنَّ رَبَّكَ فَعَّالٌۭ لِّمَا يُرِيدُ
Khaalidina fihaa maa daamatis samaauaatu wal ardu illaa maa syaaa'a Rabbuk; inna Rabbaka fa' 'aalul limaa yurid
mereka kekal di dalamnya selama ada langit dan bumi, kecuali jika Tuhanmu menghendaki (yang lain). Sesungguhnya Tuhanmu Maha Pelaksana terhadap apa yang Dia kehendaki.
therein to abide as long as the heavens and the earth endure-unless thy Sustainer wills it otherwise: for, verily, thy Sustainer is a sovereign doer of whatever He wills.
۞ وَأَمَّا ٱلَّذِينَ سُعِدُوا۟ فَفِى ٱلْجَنَّةِ خَٰلِدِينَ فِيهَا مَا دَامَتِ ٱلسَّمَٰوَٰتُ وَٱلْأَرْضُ إِلَّا مَا شَآءَ رَبُّكَ ۖ عَطَآءً غَيْرَ مَجْذُوذٍۢ
Wa ammal lazina su'idu fafil Jannati khaalidina fihaa maa daamatis samaauaatu wal ardu illaa maa syaaa'a Rabbuk; ataaa'an ghaira majzuz
Adapun orang-orang yang berbahagia, maka tempatnya di dalam surga, mereka kekal di dalamnya selama ada langit dan bumi, kecuali jika Tuhanmu menghendaki (yang lain); sebagai karunia yang tiada putus-putusnya.
But as for those who [by virtue of their past deeds] will have been blest with happiness, [they shall live] in paradise, therein to abide as long as the heavens and the earth endure -unless thy Sustainer wills it otherwise -as a gift unceasing.
فَلَا تَكُ فِى مِرْيَةٍۢ مِّمَّا يَعْبُدُ هَٰٓؤُلَآءِ ۚ مَا يَعْبُدُونَ إِلَّا كَمَا يَعْبُدُ ءَابَآؤُهُم مِّن قَبْلُ ۚ وَإِنَّا لَمُوَفُّوهُمْ نَصِيبَهُمْ غَيْرَ مَنقُوصٍۢ
Falaa taku fi miryatim mimmmaa ya'budu haaa'ulaaa'; maa ya'buduna illaa kamaa ya'budu aabaaa'uhum min qabl; wa innaa lamuwaf fuhum nasibahum ghaira manqus
Maka janganlah kamu berada dalam keragu-raguan tentang apa yang disembah oleh mereka. Mereka tidak menyembah melainkan sebagaimana nenek moyang mereka menyembah dahulu. Dan sesungguhnya Kami pasti akan menyempurnakan dengan secukup-cukupnya pembalasan (terhadap) mereka dengan tidak dikurangi sedikitpun.
AND SO, [O Prophet,] be not in doubt about anything that those [misguided people] worship: they but [thoughtlessly] worship as their forefathers worshipped aforetime; and, behold, We shall most certainly give them their full due [for whatever good or evil they have earned], without diminishing aught thereof.
وَلَقَدْ ءَاتَيْنَا مُوسَى ٱلْكِتَٰبَ فَٱخْتُلِفَ فِيهِ ۚ وَلَوْلَا كَلِمَةٌۭ سَبَقَتْ مِن رَّبِّكَ لَقُضِىَ بَيْنَهُمْ ۚ وَإِنَّهُمْ لَفِى شَكٍّۢ مِّنْهُ مُرِيبٍۢ
Wa laqad aatainaa Musal Kitaaba fakhtulifa fih; wa lau laa Kalimatun sabaqat mir Rabbika laqudiya bainahum; wa innahum lafi syakkim minhu murib
Dan sesungguhnya Kami telah memberikan Kitab (Taurat) kepada Musa, lalu diperselisihkan tentang Kitab itu. Dan seandainya tidak ada ketetapan yang telah terdahulu dari Tuhanmu, niscaya telah ditetapkan hukuman di antara mereka. Dan sesungguhnya mereka (orang-orang kafir Mekah) dalam keraguan yang menggelisahkan terhadap Al Quran.
And, indeed, [similar was the case when] We vouchsafed the divine writ unto Moses, and some of his people set their own views against it; and had it not been for a decree that had already gone forth from thy Sustainer, judgment would indeed have been passed on them [then and there]: for, behold, they were in grave doubt, amounting to suspicion, about him [who called them unto God].
وَإِنَّ كُلًّۭا لَّمَّا لَيُوَفِّيَنَّهُمْ رَبُّكَ أَعْمَٰلَهُمْ ۚ إِنَّهُۥ بِمَا يَعْمَلُونَ خَبِيرٌۭ
Wa inna kullal lammaa la yuwaffiyannahum Rabbuka a'maalahum; innahu bimaa ya'maluna Khabir
Dan sesungguhnya kepada masing-masing (mereka yang berselisih itu) pasti Tuhanmu akan menyempurnakan dengan cukup, (balasan) pekerjaan mereka. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan.
And, verily, unto each and all will thy Sustainer give their full due for whatever [good or evil] they may have done: behold, He is aware of all that they do!
فَٱسْتَقِمْ كَمَآ أُمِرْتَ وَمَن تَابَ مَعَكَ وَلَا تَطْغَوْا۟ ۚ إِنَّهُۥ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌۭ
Fastaqim kamaaa umirta wa man taaba ma'aka wa laa tatghau; innahu bimaa ta'maluna Basir
Maka tetaplah kamu pada jalan yang benar, sebagaimana diperintahkan kepadamu dan (juga) orang yang telah taubat beserta kamu dan janganlah kamu melampaui batas. Sesungguhnya Dia Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.
Pursue, then, the right course, as thou hast been bidden [by God], together with all who, with thee, have turned unto Him; and let none of you behave in an overweening manner: for, verily, He sees all that you do.
وَلَا تَرْكَنُوٓا۟ إِلَى ٱلَّذِينَ ظَلَمُوا۟ فَتَمَسَّكُمُ ٱلنَّارُ وَمَا لَكُم مِّن دُونِ ٱللَّهِ مِنْ أَوْلِيَآءَ ثُمَّ لَا تُنصَرُونَ
Wa laa tarkanuo ilal lazina zalamu fatamassa kumun Naaru wa maa lakum min dunil laahi min auliyaaa'a summa laa tunsarun
Dan janganlah kamu cenderung kepada orang-orang yang zalim yang menyebabkan kamu disentuh api neraka, dan sekali-kali kamu tiada mempunyai seorang penolongpun selain daripada Allah, kemudian kamu tidak akan diberi pertolongan.
And do not incline towards, nor rely upon, those who are bent on evildoing lest the fire [of the hereafter] touch you: for [then] you would have none to protect you from God, nor would you ever be succoured [by Him].
وَأَقِمِ ٱلصَّلَوٰةَ طَرَفَىِ ٱلنَّهَارِ وَزُلَفًۭا مِّنَ ٱلَّيْلِ ۚ إِنَّ ٱلْحَسَنَٰتِ يُذْهِبْنَ ٱلسَّيِّـَٔاتِ ۚ ذَٰلِكَ ذِكْرَىٰ لِلذَّٰكِرِينَ
Wa aqimis Salaata tarafaiin nahaari wa zulafam minal lail; innal hasanaati yuzhibnas saiyi aat; zaalika zikraa liz zaakirin
Dan dirikanlah sembahyang itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada bahagian permulaan daripada malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat.
And be constant in praying at the beginning and the end of the day, as well as during the early watches of the night: for, verily, good deeds drive away evil deeds: this is a reminder to all who bear [God] in mind.
وَٱصْبِرْ فَإِنَّ ٱللَّهَ لَا يُضِيعُ أَجْرَ ٱلْمُحْسِنِينَ
Wasbir fa innal laaha laa yudi'u ajral muhsinin
Dan bersabarlah, karena sesungguhnya Allah tiada menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat kebaikan.
And be patient in adversity: for, verily,. God does not fail to requite the doers of good!
فَلَوْلَا كَانَ مِنَ ٱلْقُرُونِ مِن قَبْلِكُمْ أُو۟لُوا۟ بَقِيَّةٍۢ يَنْهَوْنَ عَنِ ٱلْفَسَادِ فِى ٱلْأَرْضِ إِلَّا قَلِيلًۭا مِّمَّنْ أَنجَيْنَا مِنْهُمْ ۗ وَٱتَّبَعَ ٱلَّذِينَ ظَلَمُوا۟ مَآ أُتْرِفُوا۟ فِيهِ وَكَانُوا۟ مُجْرِمِينَ
Falw laa kaana minal quruni min qablikum ulu baqiyyatiny yanhauna 'anil fasaadi fil ardi illaa qalilam mimman anjainaa minhum; wattaba'al lazina zalamu maaa utrifu fihi wa kaanu mujrimin
Maka mengapa tidak ada dari umat-umat yang sebelum kamu orang-orang yang mempunyai keutamaan yang melarang daripada (mengerjakan) kerusakan di muka bumi, kecuali sebahagian kecil di antara orang-orang yang telah Kami selamatkan di antara mereka, dan orang-orang yang zalim hanya mementingkan kenikmatan yang mewah yang ada pada mereka, dan mereka adalah orang-orang yang berdosa.
BUT, ALAS, among those generations [whom We destroyed] before your time there were no people endowed with any virtue - [people] who would speak out against the [spread of] corruption on earth -except the few of them whom We saved [because of their righteousness], whereas those who were bent on evildoing only pursued pleasures which corrupted their whole being, and so lost themselves in sinning.
وَمَا كَانَ رَبُّكَ لِيُهْلِكَ ٱلْقُرَىٰ بِظُلْمٍۢ وَأَهْلُهَا مُصْلِحُونَ
Wa maa kaana Rabbuka liyuhlikal quraa bizulminw wa ahluhaa muslihun
Dan Tuhanmu sekali-kali tidak akan membinasakan negeri-negeri secara zalim, sedang penduduknya orang-orang yang berbuat kebaikan.
For, never would thy Sustainer destroy a community for wrong [beliefs alone] so long as its people behave righteously [towards one another].
وَلَوْ شَآءَ رَبُّكَ لَجَعَلَ ٱلنَّاسَ أُمَّةًۭ وَٰحِدَةًۭ ۖ وَلَا يَزَالُونَ مُخْتَلِفِينَ
Wa lau syaaa'a Rabbuka laja'alannnaasa ummatanw waa hidatanw wa laa yazaaluna mukhtalifin
Jikalau Tuhanmu menghendaki, tentu Dia menjadikan manusia umat yang satu, tetapi mereka senantiasa berselisih pendapat,
And had thy Sustainer so willed, He could surely have made all mankind one single community: but [He willed it otherwise, and so] they continue to hold divergent views'
إِلَّا مَن رَّحِمَ رَبُّكَ ۚ وَلِذَٰلِكَ خَلَقَهُمْ ۗ وَتَمَّتْ كَلِمَةُ رَبِّكَ لَأَمْلَأَنَّ جَهَنَّمَ مِنَ ٱلْجِنَّةِ وَٱلنَّاسِ أَجْمَعِينَ
Illaa mar rahima Rabbuk; wa lizaalika khalaqahum; wa tammat Kalimatu Rabbika la amla'ana Jahannama minal jinnati wannnaasi ajma'in
kecuali orang-orang yang diberi rahmat oleh Tuhanmu. Dan untuk itulah Allah menciptakan mereka. Kalimat Tuhanmu (keputusan-Nya) telah ditetapkan: sesungguhnya Aku akan memenuhi neraka Jahannam dengan jin dan manusia (yang durhaka) semuanya.
[all of them,] save those upon whom thy Sustainer has bestowed His grace. And to this end has He created them [all. But [as for those who refuse to avail themselves of divine guidance,] that word of thy Sustainer shall be fulfilled: "Most certainly will I fill hell with invisible beings as well as with humans, all together!"
وَكُلًّۭا نَّقُصُّ عَلَيْكَ مِنْ أَنۢبَآءِ ٱلرُّسُلِ مَا نُثَبِّتُ بِهِۦ فُؤَادَكَ ۚ وَجَآءَكَ فِى هَٰذِهِ ٱلْحَقُّ وَمَوْعِظَةٌۭ وَذِكْرَىٰ لِلْمُؤْمِنِينَ
Wa kullan naqussu 'alaika min ambaaa'ir Rusuli maa nusabbitu bihi fu'aadak; wa jaaa'aka fi haazihil haqqu wa mau'izatunw wa zikraa lilmu' minin
Dan semua kisah dari rasul-rasul Kami ceritakan kepadamu, ialah kisah-kisah yang dengannya Kami teguhkan hatimu; dan dalam surat ini telah datang kepadamu kebenaran serta pengajaran dan peringatan bagi orang-orang yang beriman.
AND [remember:] out of all the accounts relating to the [earlier] apostles We convey unto thee [only] that wherewith We [aim to] make firm thy heart: for through these [accounts] comes the truth unto thee, as well as an admonition and a reminder unto all believers.
وَقُل لِّلَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ ٱعْمَلُوا۟ عَلَىٰ مَكَانَتِكُمْ إِنَّا عَٰمِلُونَ
Wa qul lillazina laa yu'minuna' malu 'alaa makaanatikum innaa 'aamilun
Dan katakanlah kepada orang-orang yang tidak beriman: "Berbuatlah menurut kemampuanmu; sesungguhnya Kami-pun berbuat (pula)".
And say unto those who will not believe: "Do anything that may be within your power, [while] we, behold, shall labour [in God's way];
وَٱنتَظِرُوٓا۟ إِنَّا مُنتَظِرُونَ
Wantaziru innaa mun tazirun
Dan tunggulah (akibat perbuatanmu); sesungguhnya kamipun menunggu (pula)".
and wait [for what is coming]: behold, we too are waiting!"
وَلِلَّهِ غَيْبُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ وَإِلَيْهِ يُرْجَعُ ٱلْأَمْرُ كُلُّهُۥ فَٱعْبُدْهُ وَتَوَكَّلْ عَلَيْهِ ۚ وَمَا رَبُّكَ بِغَٰفِلٍ عَمَّا تَعْمَلُونَ
Wa lillaahi ghaibus samaauaati wal ardi wa ilaihi yurja'ul amru kulluhu fa'bu-dzu wa tauakkal 'alaih; wa maa Rabbuka bighaafilin 'ammaa ta'malun
Dan kepunyaan Allah-lah apa yang ghaib di langit dan di bumi dan kepada-Nya-lah dikembalikan urusan-urusan semuanya, maka sembahlah Dia, dan bertawakkallah kepada-Nya. Dan sekali-kali Tuhanmu tidak lalai dari apa yang kamu kerjakan.
And God alone comprehends the hidden reality of the heavens and the earth: for, all that exists goes back to Him [as its source]. Worship Him, then, and place thy trust in Him alone: for thy Sustainer is not unaware of what you do.