Al-Anbiyaa
سُورَةُ الأَنبِيَاءِ
Para Nabi • Makkiyah
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ ٱقْتَرَبَ لِلنَّاسِ حِسَابُهُمْ وَهُمْ فِى غَفْلَةٍۢ مُّعْرِضُونَ
Iqtaraba linnaasi hisaa buhum wa hum fi ghaflatim mu'ridun
Telah dekat kepada manusia hari menghisab segala amalan mereka, sedang mereka berada dalam kelalaian lagi berpaling (daripadanya).
CLOSER DRAWS unto men their reckoning: and yet they remain stubbornly heedless [of its approach].
مَا يَأْتِيهِم مِّن ذِكْرٍۢ مِّن رَّبِّهِم مُّحْدَثٍ إِلَّا ٱسْتَمَعُوهُ وَهُمْ يَلْعَبُونَ
Maa yaatihim min zikrim mir Rabbihim muhdasin illas tama'uhu wa hum yal'abun
Tidak datang kepada mereka suatu ayat Al Quran pun yang baru (di-turunkan) dari Tuhan mereka, melainkan mereka mendengarnya, sedang mereka bermain-main,
Whenever there comes unto them any new reminder from their Sustainer, they but listen to it with playful amusement,
لَاهِيَةًۭ قُلُوبُهُمْ ۗ وَأَسَرُّوا۟ ٱلنَّجْوَى ٱلَّذِينَ ظَلَمُوا۟ هَلْ هَٰذَآ إِلَّا بَشَرٌۭ مِّثْلُكُمْ ۖ أَفَتَأْتُونَ ٱلسِّحْرَ وَأَنتُمْ تُبْصِرُونَ
Laahiyatan qulubuhum; wa asarrun najwal lazina zalamu hal haazaa illaa basyarum mislukum afataa tunas sihra wa antum tubsirun
(lagi) hati mereka dalam keadaan lalai. Dan mereka yang zalim itu merahasiakan pembicaraan mereka: "Orang ini tidak lain hanyalah seorang manusia (jua) seperti kamu, maka apakah kamu menerima sihir itu, padahal kamu menyaksikannya?"
their hearts set on passing delights; yet they who are [thus] bent on wrongdoing conceal their innermost thoughts [when they say to one another], “Is this [Muhammad] anything but a mortal like yourselves? Will you, then, yield to [his] spellbinding eloquence with your eyes open?”
قَالَ رَبِّى يَعْلَمُ ٱلْقَوْلَ فِى ٱلسَّمَآءِ وَٱلْأَرْضِ ۖ وَهُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلْعَلِيمُ
Qaala Rabbi ya'lamul qaula fis samaaa'i wal ardi wa Huwas Sami'ul Alim
Berkatalah Muhammad (kepada mereka): "Tuhanku mengetahui semua perkataan di langit dan di bumi dan Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui".
Say: “My Sustainer knows whatever is spoken in heaven and on earth; and He alone is all-hearing, all-knowing.”
بَلْ قَالُوٓا۟ أَضْغَٰثُ أَحْلَٰمٍۭ بَلِ ٱفْتَرَىٰهُ بَلْ هُوَ شَاعِرٌۭ فَلْيَأْتِنَا بِـَٔايَةٍۢ كَمَآ أُرْسِلَ ٱلْأَوَّلُونَ
Bal qaaluo adghaasu ahlaamim balif taraahu bal huwa syaa'irun falyaatinaa bi Aaiatin kamaa ursilal auwalun
Bahkan mereka berkata (pula): "(Al Quran itu adalah) mimpi-mimpi yang kalut, malah diada-adakannya, bahkan dia sendiri seorang penyair, maka hendaknya ia mendatangkan kepada kita suatu mukjizat, sebagai-mana rasul-rasul yang telah lalu di-utus".
“Nay,” they say, “[Muhammad propounds] the most involved and confusing of dreams!” “Nay, but he has invented [all] this!” - “Nay, but he is [only] a poet!” - [and,] “Let him, then, come unto us with a miracle, just as those [prophets] of old were sent [with miracles]?”
مَآ ءَامَنَتْ قَبْلَهُم مِّن قَرْيَةٍ أَهْلَكْنَٰهَآ ۖ أَفَهُمْ يُؤْمِنُونَ
Maaa aaamanat qablahum min qaryatin ahlaknaahaa a-fahum yu'minun
Tidak ada (penduduk) suatu negeripun yang beriman yang Kami telah membinasakannya sebeIum mereka; maka apakah mereka akan beriman?
Not one of the communities that We destroyed in bygone times would ever believe [their prophets]: will these, then, [be more willing to] believe?
وَمَآ أَرْسَلْنَا قَبْلَكَ إِلَّا رِجَالًۭا نُّوحِىٓ إِلَيْهِمْ ۖ فَسْـَٔلُوٓا۟ أَهْلَ ٱلذِّكْرِ إِن كُنتُمْ لَا تَعْلَمُونَ
Wa maaa arsalnaa qablaka illaa rijaalan nuhie ilaihim fas'alu ahlaz zikri in kuntum laa ta'lamun
Kami tiada mengutus rasul rasul sebelum kamu (Muhammad), melainkan beberapa orang-laki-laki yang Kami beri wahyu kepada mereka, maka tanyakanlah olehmu kepada orang-orang yang berilmu, jika kamu tiada mengetahui.
For [even] before thy time, [O Muhammad,] We never sent [as Our apostles] any but [mortal] men, whom We inspired - hence, [tell the deniers of the truth,] “If you do not know this, ask the followers of earlier revelation”
وَمَا جَعَلْنَٰهُمْ جَسَدًۭا لَّا يَأْكُلُونَ ٱلطَّعَامَ وَمَا كَانُوا۟ خَٰلِدِينَ
Wa maa ja'alnaahum jasadal laa yaakulunat ta'aama wa maa kaanu khaalidin
Dan tidaklah Kami jadikan mereka tubuh-tubuh yang tiada memakan makanan, dan tidak (pula) mereka itu orang-orang yang kekal.
and neither did We endow them with bodies that could dispense with food nor were they immortal.
ثُمَّ صَدَقْنَٰهُمُ ٱلْوَعْدَ فَأَنجَيْنَٰهُمْ وَمَن نَّشَآءُ وَأَهْلَكْنَا ٱلْمُسْرِفِينَ
summa sadaqnaa humul wa'da fa-anjainaahum wa man nasyaaa'u wa ahlaknal musrifin
Kemudian Kami tepati janji (yang telah Kami janjikan) kepada mereka. Maka Kami selamatkan mereka dan orang-orang yang Kami kehendaki dan Kami binasakan orang-orang yang melampaui batas.
In the end, We made good unto them Our promise, and We saved them and all whom We willed [to save], and We destroyed those who had wasted their own selves.
لَقَدْ أَنزَلْنَآ إِلَيْكُمْ كِتَٰبًۭا فِيهِ ذِكْرُكُمْ ۖ أَفَلَا تَعْقِلُونَ
Laqad anzalnaaa ilaikum Kitaaban fihi zikrukum afalaa ta'qilun
Sesungguhnya telah Kami turunkan kepada kamu sebuah kitab yang di dalamnya terdapat sebab-sebab kemuliaan bagimu. Maka apakah kamu tiada memahaminya?
[O MEN!] We have now bestowed upon you from on high a divine writ containing all that you ought to bear in mind will you not, then, use your reason?
وَكَمْ قَصَمْنَا مِن قَرْيَةٍۢ كَانَتْ ظَالِمَةًۭ وَأَنشَأْنَا بَعْدَهَا قَوْمًا ءَاخَرِينَ
Wa kam qasamnaa min qaryatin kannat zaalimatanw wa ansyadnaa ba'dahaa qauman aakharin
Dan berapa banyaknya (penduduk) negeri yang zalim yang teIah Kami binasakan, dan Kami adakan sesudah mereka itu kaum yang lain (sebagai penggantinya).
For, how many a community that persisted in evildoing have We dashed into fragments, and raised another people in its stead!
فَلَمَّآ أَحَسُّوا۟ بَأْسَنَآ إِذَا هُم مِّنْهَا يَرْكُضُونَ
Falammaaa ahassu baasanaaa izaaa hum minhaa yarkudun
Maka tatkala mereka merasakan azab Kami, tiba-tiba mereka melarikan diri dari negerinya.
And [every time,] as soon as they began to feel Our punishing might, lo! they tried to flee from it
لَا تَرْكُضُوا۟ وَٱرْجِعُوٓا۟ إِلَىٰ مَآ أُتْرِفْتُمْ فِيهِ وَمَسَٰكِنِكُمْ لَعَلَّكُمْ تُسْـَٔلُونَ
Laa tarkudu warji'uo ilaa maaa utriftum fihe wa masaakinikum la'allakum tus'alun
Janganlah kamu lari tergesa-gesa; kembalilah kamu kepada nikmat yang telah kamu rasakan dan kepada tempat-tempat kediamanmu (yang baik), supaya kamu ditanya.
[and at the same time they seemed to hear a scornful voice]: “Do not try to flee, but return to all that [once] gave you pleasure and corrupted your whole being. and [return] to your homes, so that you might be called to account [for what you have done]!”
قَالُوا۟ يَٰوَيْلَنَآ إِنَّا كُنَّا ظَٰلِمِينَ
Qaalu yaa wailanaaa innaa kunnaa zaalimin
Mereka berkata: "Aduhai, celaka kami, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang zaIim".
And they could only cry: “Oh, woe unto us! Verily, we were wrongdoers!”
فَمَا زَالَت تِّلْكَ دَعْوَىٰهُمْ حَتَّىٰ جَعَلْنَٰهُمْ حَصِيدًا خَٰمِدِينَ
Famaa zaalat tilka da'waahum hattaa ja'alnaahum hasidan khaamidin
Maka tetaplah demikian keluhan mereka, sehingga Kami jadikan mereka sebagai tanaman yang telah dituai, yang tidak dapat hidup lagi.
And that cry of theirs did not cease until We caused them to become [like] a field mown down, still and silent as ashes.
وَمَا خَلَقْنَا ٱلسَّمَآءَ وَٱلْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا لَٰعِبِينَ
Wa maa khalaqnas samaaa'a wal arda wa maa bainahumaa laa'ibin
Dan tidaklah Kami ciptakan Iangit dan bumi dan segala yang ada di antara keduanya dengan bermain-main.
AND [know that] We have not created the heavens and the earth and all that is between them in mere idle play:
لَوْ أَرَدْنَآ أَن نَّتَّخِذَ لَهْوًۭا لَّٱتَّخَذْنَٰهُ مِن لَّدُنَّآ إِن كُنَّا فَٰعِلِينَ
Lau aradnaaa an nattakhiza lahwal lat takhaznaahu mil ladunnaaa in kunnaa faa'ilin
Sekiranya Kami hendak membuat sesuatu permainan, (isteri dan anak), tentulah Kami membuatnya dari sisi Kami. Jika Kami menghendaki berbuat demikian, (tentulah Kami telah melakukannya).
[for,] had We willed to indulge in a pastime, We would indeed have produced it from within Ourselves - if such had been Our will at all!
بَلْ نَقْذِفُ بِٱلْحَقِّ عَلَى ٱلْبَٰطِلِ فَيَدْمَغُهُۥ فَإِذَا هُوَ زَاهِقٌۭ ۚ وَلَكُمُ ٱلْوَيْلُ مِمَّا تَصِفُونَ
Bal naqzifu bilhaqqi 'alal baatili fa yadmaghuhu fa izaa huwa zaahiq; wa lakumul wailu mimmaa tasifun
Sebenarya Kami melontarkan yang hak kepada yang batil lalu yang hak itu menghancurkannya, maka dengan serta merta yang batil itu lenyap. Dan kecelakaanlah bagimu disebabkan kamu mensifati (Allah dengan sifat-sifat yang tidak layak bagi-Nya).
Nay, but [by the very act of creation] We hurl the truth against falsehood, and it crushes the latter: and lo! it withers away. But woe unto you for all your [attempts at] defining [God] –
وَلَهُۥ مَن فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۚ وَمَنْ عِندَهُۥ لَا يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِهِۦ وَلَا يَسْتَحْسِرُونَ
Wa lahu man fis samaauaati wal ard; wa man 'indahu laa yastakbiruna 'an 'ibaada tihi wa laa yastahsirun
Dan kepunyaan-Nya-lah segala yang di langit dan di bumi. Dan malaikat-malaikat yang di sisi-Nya, mereka tiada mempunyai rasa angkuh untuk menyembah-Nya dan tiada (pula) merasa letih.
for, unto Him belong all [beings] that are in the heavens and on earth; and those that are with Him are never too proud to worship Him and never grow weary [thereof]:
يُسَبِّحُونَ ٱلَّيْلَ وَٱلنَّهَارَ لَا يَفْتُرُونَ
Yusabbihuna laila wannahaara laa yafturun
Mereka selalu bertasbih malam dan siang tiada henti-hentinya.
they extol His limitless glory by night and by day, never flagging [therein].
أَمِ ٱتَّخَذُوٓا۟ ءَالِهَةًۭ مِّنَ ٱلْأَرْضِ هُمْ يُنشِرُونَ
Amit takhazuo aalihatam minal ardi hum yunsyirun
Apakah mereka mengambil tuhan-tuhan dari bumi, yang dapat menghidupkan (orang-orang mati)?
And yet some people choose to worship certain earthly things or beings as deities that [are supposed to] resurrect [the dead; and they fail to realize that],
لَوْ كَانَ فِيهِمَآ ءَالِهَةٌ إِلَّا ٱللَّهُ لَفَسَدَتَا ۚ فَسُبْحَٰنَ ٱللَّهِ رَبِّ ٱلْعَرْشِ عَمَّا يَصِفُونَ
Lau kaana fihimaaa aalihatun illal laahu lafasadataa; fa-Subhaanal laahi Rabbil 'Arsyi 'ammaa yasifun
Sekiranya ada di langit dan di bumi tuhan-tuhan selain Allah, tentulah keduanya itu telah rusak binasa. Maka Maha Suci Allah yang mempunyai 'Arsy daripada apa yang mereka sifatkan.
had there been in heaven or on earth any deities other than God, both [those realms would surely have fallen into ruin! But limitless in His glory is God, enthroned in His awesome almightiness far] above anything that men may devise by way of definition!
لَا يُسْـَٔلُ عَمَّا يَفْعَلُ وَهُمْ يُسْـَٔلُونَ
Laa yus'alu 'ammaa yaf'alu wa hum yus'alun
Dia tidak ditanya tentang apa yang diperbuat-Nya dan merekalah yang akan ditanyai.
He cannot be called to account for whatever He does, whereas they will be called to account:
أَمِ ٱتَّخَذُوا۟ مِن دُونِهِۦٓ ءَالِهَةًۭ ۖ قُلْ هَاتُوا۟ بُرْهَٰنَكُمْ ۖ هَٰذَا ذِكْرُ مَن مَّعِىَ وَذِكْرُ مَن قَبْلِى ۗ بَلْ أَكْثَرُهُمْ لَا يَعْلَمُونَ ٱلْحَقَّ ۖ فَهُم مُّعْرِضُونَ
Amit takhazu min dunihi aalihatan qul haatu burhaanakum haaza zikru mam ma'iya wa zikru man qabli; bal aksaruhum laa ya'lamunal haqqa fahum mu'ridun
Apakah mereka mengambil tuhan-tuhan selain-Nya? Katakanlah: "Unjukkanlah hujjahmu! (Al Quran) ini adalah peringatan bagi orang-orang yang bersamaku, dan peringatan bagi orang-orang yang sebelumku". Sebenarnya kebanyakan mereka tiada mengetahui yang hak, karena itu mereka berpaling.
and yet, they choose to worship [imaginary] deities instead of Him! Say [O Prophet]: “Produce an evidence for what you are claiming: this is a reminder [unceasingly voiced] by those who are with me, just as it was a reminder [voiced] by those who came before me.” But nay, most of them do not know the truth, and so they stubbornly turn away [from it]
وَمَآ أَرْسَلْنَا مِن قَبْلِكَ مِن رَّسُولٍ إِلَّا نُوحِىٓ إِلَيْهِ أَنَّهُۥ لَآ إِلَٰهَ إِلَّآ أَنَا۠ فَٱعْبُدُونِ
Wa maaa arsalnaa min qablika mir Rasulin illaa nuhie ilaihi annahu laaa ilaaha illaaa Ana fa'budun
Dan Kami tidak mengutus seorang rasulpun sebelum kamu melainkan Kami wahyukan kepadanya: "Bahwasanya tidak ada Tuhan (yang hak) melainkan Aku, maka sembahlah olehmu sekalian akan Aku".
and [this despite the fact that even] before thy time We never sent any apostle without having revealed to him that there is no deity save Me, - [and that,] therefore, you shall worship Me [alone]!
وَقَالُوا۟ ٱتَّخَذَ ٱلرَّحْمَٰنُ وَلَدًۭا ۗ سُبْحَٰنَهُۥ ۚ بَلْ عِبَادٌۭ مُّكْرَمُونَ
Wa qaalut takhazar Rahmaanu waladan Subhaanah; bal 'ibaadum mkkramun
Dan mereka berkata: "Tuhan Yang Maha Pemurah telah mengambil (mempunyai) anak", Maha Suci Allah. Sebenarnya (malaikat-malaikat itu), adalah hamba-hamba yang dimuliakan,
And [yet,] some say, “The Most Gracious has taken unto Himself a son”! Limitless is He in His glory! Nay, [those whom they regard as God’s “offspring” are but His] honoured servants:
لَا يَسْبِقُونَهُۥ بِٱلْقَوْلِ وَهُم بِأَمْرِهِۦ يَعْمَلُونَ
Laa yasbiqunahu bil qauli wa hum bi amrihi ya'malun
mereka itu tidak mendahului-Nya dengan perkataan dan mereka mengerjakan perintah-perintah-Nya.
they speak not until He has spoken unto them, and [whenever they act,] they act at His behest.
يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلَا يَشْفَعُونَ إِلَّا لِمَنِ ٱرْتَضَىٰ وَهُم مِّنْ خَشْيَتِهِۦ مُشْفِقُونَ
Ya'lamu maa baina aidihim wa maa khalfahum wa laa yasyfa'una illaa limanir tadaa wa hum min khasy yatihi musyfiqun
Allah mengetahui segala sesuatu yang dihadapan mereka (malaikat) dan yang di belakang mereka, dan mereka tiada memberi syafa'at melainkan kepada orang yang diridhai Allah, dan mereka itu selalu berhati-hati karena takut kepada-Nya.
He knows all that lies open before them and all that is hidden from them: hence, they cannot intercede for any but those whom He has [already] graced with His goodly acceptance, since they themselves stand in reverent awe of Him.
۞ وَمَن يَقُلْ مِنْهُمْ إِنِّىٓ إِلَٰهٌۭ مِّن دُونِهِۦ فَذَٰلِكَ نَجْزِيهِ جَهَنَّمَ ۚ كَذَٰلِكَ نَجْزِى ٱلظَّٰلِمِينَ
Wa mai yaqul minhum innie ilaahum min dunihi fazaalika najzihi Jahannam; kazaalika najziz zaalimin
Dan barangsiapa di antara mereka, mengatakan: "Sesungguhnya Aku adalah tuhan selain daripada Allah", maka orang itu Kami beri balasan dengan Jahannam, demikian Kami memberikan pembalasan kepada orang-orang zalim.
And if any of them were to say, “Behold, I am deity beside Him” - that one We should requite with hell: thus do We requite all [such] evildoers.
أَوَلَمْ يَرَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوٓا۟ أَنَّ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ كَانَتَا رَتْقًۭا فَفَتَقْنَٰهُمَا ۖ وَجَعَلْنَا مِنَ ٱلْمَآءِ كُلَّ شَىْءٍ حَىٍّ ۖ أَفَلَا يُؤْمِنُونَ
Aualam yaral lazina kafaruo annas samaauaati wal arda kaanataa ratqan faftaqnaahumaa wa ja'alnaa minal maaa'i kulla syai'in haiyin afalaa yu'minun
Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?
ARE, THEN, they who are bent on denying the truth not aware that the heavens and the earth were [once] one single entity, which We then parted asunder? – and [that] We made out of water every living thing? Will they not, then, [begin to] believe?
وَجَعَلْنَا فِى ٱلْأَرْضِ رَوَٰسِىَ أَن تَمِيدَ بِهِمْ وَجَعَلْنَا فِيهَا فِجَاجًۭا سُبُلًۭا لَّعَلَّهُمْ يَهْتَدُونَ
Wa ja'alnaa fil ardi rauaasiya an tamida bihim wa ja'alnaa fihaa fijaajan subulal la'allahum yahtadun
Dan telah Kami jadikan di bumi ini gunung-gunung yang kokoh supaya bumi itu (tidak) goncang bersama mereka dan telah Kami jadikan (pula) di bumi itu jalan-jalan yang luas, agar mereka mendapat petunjuk.
And [are they not aware that] We have set up firm mountains on earth, lest it sway with them, and [that] We have appointed thereon broad paths, so that they might find their way,
وَجَعَلْنَا ٱلسَّمَآءَ سَقْفًۭا مَّحْفُوظًۭا ۖ وَهُمْ عَنْ ءَايَٰتِهَا مُعْرِضُونَ
Wa ja'alnas samaaa'a saqfam mahfuzanw wa hum 'an Aaiaatihaa mu'ridun
Dan Kami menjadikan langit itu sebagai atap yang terpelihara, sedang mereka berpaling dari segala tanda-tanda (kekuasaan Allah) yang terdapat padanya.
and [that] We have set up the sky as a canopy well-secured? And yet, they stubbornly turn away from [all] the signs of this [creation],
وَهُوَ ٱلَّذِى خَلَقَ ٱلَّيْلَ وَٱلنَّهَارَ وَٱلشَّمْسَ وَٱلْقَمَرَ ۖ كُلٌّۭ فِى فَلَكٍۢ يَسْبَحُونَ
Wa Huwal lazi khalaqal laila wannahaara wasysyamsa wal qamara kullun fi falakiny yasybahun
Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya.
and [fail to see that] it is He who has created the night and the day and the sun and the moon - all of them floating through space!
وَمَا جَعَلْنَا لِبَشَرٍۢ مِّن قَبْلِكَ ٱلْخُلْدَ ۖ أَفَإِي۟ن مِّتَّ فَهُمُ ٱلْخَٰلِدُونَ
Wa maa ja'alnaa libasyarim min qablikal khuld; afaimmitta fahumul khaalidun
Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusiapun sebelum kamu (Muhammad); maka jikalau kamu mati, apakah mereka akan kekal?
AND [remind those who deny thee, O Prophet, that] never have We granted life everlasting to any mortal before thee: but do they, perchance, hope that although thou must die, they will live forever?”
كُلُّ نَفْسٍۢ ذَآئِقَةُ ٱلْمَوْتِ ۗ وَنَبْلُوكُم بِٱلشَّرِّ وَٱلْخَيْرِ فِتْنَةًۭ ۖ وَإِلَيْنَا تُرْجَعُونَ
Kullu nafsin zaaa'iqatul maut; wa nablukum bisysyarri walkhairi fitnatanw wa ilainaa turja'un
Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan.
Every human being is bound to taste death; and We test you [all] through the bad and the good [things of life] by way of trial: and unto Us you all must return.
وَإِذَا رَءَاكَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوٓا۟ إِن يَتَّخِذُونَكَ إِلَّا هُزُوًا أَهَٰذَا ٱلَّذِى يَذْكُرُ ءَالِهَتَكُمْ وَهُم بِذِكْرِ ٱلرَّحْمَٰنِ هُمْ كَٰفِرُونَ
Wa izaa ra aakal lazina kafaruo iny-yattakhizunaka illa huzuwaa; ahaazal lazi yazkuru aalihatakum wa hum bi zikrir Rahmaani hum kaafirun
Dan apahila orang-orang kafir itu melihat kamu, mereka hanya membuat kamu menjadi olok-olok. (Mereka mengatakan): "Apakah ini orang yang mencela tuhan-tuhan-mu?", padahal mereka adaIah orang-orang yang ingkar mengingat Allah Yang Maha Pemurah.
But [thus it is:] whenever they who are bent on denying the truth consider thee, they make thee but a target of their mockery, [saying to one another,] “Is this the one who speaks [so contemptuously] of your gods?” and yet, it is they themselves who, at [every] mention of the Most Gracious, are wont to deny the truth!
خُلِقَ ٱلْإِنسَٰنُ مِنْ عَجَلٍۢ ۚ سَأُو۟رِيكُمْ ءَايَٰتِى فَلَا تَسْتَعْجِلُونِ
Khuliqal insaanu min 'ajal; sa urikum Aaiaati falaa tasta'jilun
Manusia telah dijadikan (bertabiat) tergesa-gesa. Kelak akan Aku perIihatkan kepadamu tanda-tanda azab-Ku. Maka janganlah kamu minta kepada-Ku mendatangkannya dengan segera.
Man is a creature of haste; [but in time] I shall make obvious to you [the truth of] My messages: do not, then, ask Me to hasten [it]!
وَيَقُولُونَ مَتَىٰ هَٰذَا ٱلْوَعْدُ إِن كُنتُمْ صَٰدِقِينَ
Wa yaquluna mataa haazal wa'du in kuntum saadiqin
Mereka berkata: "Kapankah janji itu akan datang, jika kamu sekaIian adalah orang-orang yang benar?"
But they [who reject My messages are wont to] ask, “When is that promise [of God’s judgment] to be fulfilled? [Answer this, O you who believe in it,] if you are men of truth!”
لَوْ يَعْلَمُ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ حِينَ لَا يَكُفُّونَ عَن وُجُوهِهِمُ ٱلنَّارَ وَلَا عَن ظُهُورِهِمْ وَلَا هُمْ يُنصَرُونَ
Lau ya'lamul lazina kafaru hina laa yakuffuna 'anw wujuhihimun Naara wa laa 'an zuhurihim wa laa hum yunsarun
Andaikata orang-orang kafir itu mengetahui, waktu (di mana) mereka itu tidak mampu mengelakkan api neraka dari muka mereka dan (tidak pula) dari punggung mereka, sedang mereka (tidak pula) mendapat pertolongan, (tentulah mereka tiada meminta disegerakan).
If they but knew - they who are bent on denying the truth - [that there will come] a time when they will not be able to ward off the fire from their faces, nor from their backs, and will not find any succour!
بَلْ تَأْتِيهِم بَغْتَةًۭ فَتَبْهَتُهُمْ فَلَا يَسْتَطِيعُونَ رَدَّهَا وَلَا هُمْ يُنظَرُونَ
Bal taatihim baghtatan fatabhatuhum falaa yastati'una raddahaa wa laa hum yunzarun
Sebenarnya (azab) itu akan datang kepada mereka dengan sekonyong-konyong lalu membuat mereka menjadi panik, maka mereka tidak sanggup menolaknya dan tidak (pula) mereka diberi tangguh.
Nay, but [the Last Hour] will come upon them of a sudden, and will stupefy them: and they will be unable to avert it, and neither wilt they be allowed any respite.
وَلَقَدِ ٱسْتُهْزِئَ بِرُسُلٍۢ مِّن قَبْلِكَ فَحَاقَ بِٱلَّذِينَ سَخِرُوا۟ مِنْهُم مَّا كَانُوا۟ بِهِۦ يَسْتَهْزِءُونَ
Wa laqadis tuhzi'a bi-Rusulim min qablika fahaaqa billazina sakhiru minhum maa kaanu bihi yastahzi'un
Dan sungguh telah diperolok-olokkan beberapa orang rasul sebelum kamu maka turunlah kepada orang yang mencemoohkan rasul-rasul itu azab yang selalu mereka perolok-olokkan.
And, indeed, [O Muhammad, even] before thy time have [God’s] apostles been derided - but those who scoffed at them were [in the end] overwhelmed by the very thing which they had been wont to deride.
قُلْ مَن يَكْلَؤُكُم بِٱلَّيْلِ وَٱلنَّهَارِ مِنَ ٱلرَّحْمَٰنِ ۗ بَلْ هُمْ عَن ذِكْرِ رَبِّهِم مُّعْرِضُونَ
Qul mai yakla 'ukum billaili wannahaari minar Rahmaan; bal hum 'an zikri Rabbihim mu'ridun
Katakanlah: "Siapakah yang dapat memelihara kamu di waktu malam dan siang hari dari (azab Allah) Yang Maha Pemurah?" Sebenarnya mereka adalah orang-orang yang berpaling dari mengingati Tuhan mereka.
Say: “Who could protect you, by night or by day, from the Most Gracious?” And yet, from a remembrance of their Sustainer do they stubbornly turn away!
أَمْ لَهُمْ ءَالِهَةٌۭ تَمْنَعُهُم مِّن دُونِنَا ۚ لَا يَسْتَطِيعُونَ نَصْرَ أَنفُسِهِمْ وَلَا هُم مِّنَّا يُصْحَبُونَ
Am lahum aalihatun tamna'ulum min duninaa; laa yastati'una nasra anfusihim wa laa hum minnna yus-habun
Atau adakah mereka mempunyai tuhan-tuhan yang dapat memelihara mereka dari (azab) Kami. Tuhan-tuhan itu tidak sanggup menolong diri mereka sendiri dan tidak (pula) mereka dilindungi dari (azab) Kami itu?
Do they [really think that they] have deities that could shield them from Us? Those [alleged deities] are not [even] able to succour themselves: hence, neither can they [who worship them hope to] be aided [by them] against Us.
بَلْ مَتَّعْنَا هَٰٓؤُلَآءِ وَءَابَآءَهُمْ حَتَّىٰ طَالَ عَلَيْهِمُ ٱلْعُمُرُ ۗ أَفَلَا يَرَوْنَ أَنَّا نَأْتِى ٱلْأَرْضَ نَنقُصُهَا مِنْ أَطْرَافِهَآ ۚ أَفَهُمُ ٱلْغَٰلِبُونَ
Bal matta'naa haaa'ulaaa'i wa aabaaa'ahum hattaa taala 'alaihimul 'umur; afalaa yarauna anna naatil arda nanqusuhaa min atraafihaa; afahumul ghaalibun
Sebenarnya Kami telah memberi mereka dan bapak-bapak mereka kenikmatan (hidup di dunia) hingga panjanglah umur mereka. Maka apakah mereka tidak melihat bahwasanya Kami mendatangi negeri (orang kafir), lalu Kami kurangi luasnya dari segala penjurunya. Maka apakah mereka yang menang?
Nay, We have allowed these [sinners] – as [We allowed] their forebears – to enjoy the good things of life for a great length of time: but then – have they never yet seen how We visit the earth [with Our punishment], gradually depriving it of all that is best thereon? Can they, then, [hope to] be the winners?
قُلْ إِنَّمَآ أُنذِرُكُم بِٱلْوَحْىِ ۚ وَلَا يَسْمَعُ ٱلصُّمُّ ٱلدُّعَآءَ إِذَا مَا يُنذَرُونَ
Qul innamaaa unzirukum bilwahyi; wa laa yasma'us summud du'aaa'a izaa maa yunzarun
Katakanlah (hai Muhammad): "Sesungguhnya aku hanya memberi peringatan kepada kamu sekalian dengan wahyu dan tiadalah orang-orang yang tuli mendengar seruan, apabila mereka diberi peringatan"
SAY [unto all men]: “I but warn you on the strength of divine revelation!” But the deaf [of heart] will not hearken to this call, however often they are warned.
وَلَئِن مَّسَّتْهُمْ نَفْحَةٌۭ مِّنْ عَذَابِ رَبِّكَ لَيَقُولُنَّ يَٰوَيْلَنَآ إِنَّا كُنَّا ظَٰلِمِينَ
Wa la'im massat hum nafhatum min 'azaabi Rabbika la yaqulunna yaauailanaaa innnaa kunnaa zaalimin
Dan sesungguhnya, jika mereka ditimpa sedikit saja dari azab Tuhan-mu, pastilah mereka berkata: "Aduhai, celakalah kami, bahwasanya kami adalah orang yang menganiaya diri sendiri".
And yet, if but a breath of thy Sustainer’s chastisement touches them, they are sure to cry, “Oh, woe unto us! Verily, we were evildoers!”
وَنَضَعُ ٱلْمَوَٰزِينَ ٱلْقِسْطَ لِيَوْمِ ٱلْقِيَٰمَةِ فَلَا تُظْلَمُ نَفْسٌۭ شَيْـًۭٔا ۖ وَإِن كَانَ مِثْقَالَ حَبَّةٍۢ مِّنْ خَرْدَلٍ أَتَيْنَا بِهَا ۗ وَكَفَىٰ بِنَا حَٰسِبِينَ
Wa nada'ul mauaazinal qista li Yaumil Qiyaamati falaa tuzlamu nafsun syai'aa; wa in kaana misqaala habbatim min khardalin atainaa bihaa; wa kafaa binaa haasibin
Kami akan memasang timbangan yang tepat pada hari kiamat, maka tiadalah dirugikan seseorang barang sedikitpun. Dan jika (amalan itu) hanya seberat biji sawipun pasti Kami mendatangkan (pahala)nya. Dan cukuplah Kami sebagai pembuat perhitungan.
But We shall set up just balance-scales on Resurrection Day, and no human being shall be wronged in the least: for though there be [in him but] the weight of a mustard-seed [of good or evil], We shall bring it forth; and none can take count as We do!
وَلَقَدْ ءَاتَيْنَا مُوسَىٰ وَهَٰرُونَ ٱلْفُرْقَانَ وَضِيَآءًۭ وَذِكْرًۭا لِّلْمُتَّقِينَ
Wa laqad aatainaa Musa wa haarunal Furqaana wa diyaa'anw wa zikral lilmuttaqin
Dan sesungguhnya telah Kami berikan kepada Musa dan Harun Kitab Taurat dan penerangan serta pengajaran bagi orang-orang yang bertakwa.
AND, INDEED, We vouchsafed unto Moses and Aaron [Our revelation as] the standard by which to discern the true from the false, and as a [guiding] light and a reminder for the God-conscious
ٱلَّذِينَ يَخْشَوْنَ رَبَّهُم بِٱلْغَيْبِ وَهُم مِّنَ ٱلسَّاعَةِ مُشْفِقُونَ
Allazina yakhsyauna Rabbahum bilghaibi wa hum minas Saa'ati musyfiqun
(yaitu) orang-orang yang takut akan (azab) Tuhan mereka, sedang mereka tidak melihat-Nya, dan mereka merasa takut akan (tibanya) hari kiamat.
who stand in awe of their Sustainer although He is beyond the reach of human perception, and who tremble at the thought of the Last Hour.
وَهَٰذَا ذِكْرٌۭ مُّبَارَكٌ أَنزَلْنَٰهُ ۚ أَفَأَنتُمْ لَهُۥ مُنكِرُونَ
Wa haazaa Zikrum Mubaarakun anzalnaah; afa antum lahu munkirun
Dan Al Quran ini adalah suatu kitab (peringatan) yang mempunyai berkah yang telah Kami turunkan. Maka mengapakah kamu mengingkarinya?
And [like those earlier revelations,] this one, too, is a blessed reminder which We have bestowed from on high: will you, then, disavow it?
۞ وَلَقَدْ ءَاتَيْنَآ إِبْرَٰهِيمَ رُشْدَهُۥ مِن قَبْلُ وَكُنَّا بِهِۦ عَٰلِمِينَ
Wa laqad aatainaaa Ibraahima rusydahu min qablu wa kunnaa bihi 'aalimin
Dan sesungguhnya telah Kami anugerahkan kepada Ibrahim hidayah kebenaran sebelum (Musa dan Harun), dan adalah Kami mengetahui (keadaan)nya.
AND, INDEED, long before [the time of Moses] We vouchsafed unto Abraham his consciousness of what is right; and We were aware of [what moved] him
إِذْ قَالَ لِأَبِيهِ وَقَوْمِهِۦ مَا هَٰذِهِ ٱلتَّمَاثِيلُ ٱلَّتِىٓ أَنتُمْ لَهَا عَٰكِفُونَ
Iz qaala li abihi wa qaumihi maa haazihit tamaasilul latie antum lahi 'aakifun
(Ingatlah), ketika Ibrahim berkata kepada bapaknya dan kaumnya: "Patung-patung apakah ini yang kamu tekun beribadat kepadanya?"
when he said unto his father and his people, “What are these images to which you are so intensely devoted?”
قَالُوا۟ وَجَدْنَآ ءَابَآءَنَا لَهَا عَٰبِدِينَ
Qaalu wajadnaaa aabaaa'anaa lahaa 'aabidin
Mereka menjawab: "Kami mendapati bapak-bapak kami menyembahnya".
They answered: “We found our forefathers worshipping them.”
قَالَ لَقَدْ كُنتُمْ أَنتُمْ وَءَابَآؤُكُمْ فِى ضَلَٰلٍۢ مُّبِينٍۢ
Qaala laqad kuntum antum wa aabaaa'ukum fi dalaalim mubin
Ibrahim berkata: "Sesungguhnya kamu dan bapak-bapakmu berada dalam kesesatan yang nyata".
Said he: “Indeed, you and your forefathers have obviously gone astray!”
قَالُوٓا۟ أَجِئْتَنَا بِٱلْحَقِّ أَمْ أَنتَ مِنَ ٱللَّٰعِبِينَ
Qaaluo aji'tanaa bil haqqi am anta minal laa'ibin
Mereka menjawab: "Apakah kamu datang kepada kami dengan sungguh-sungguh ataukah kamu termasuk orang-orang yang bermain-main?"
They asked: “Hast thou come unto us [with this claim] in all earnest - or art thou one of those jesters?”
قَالَ بَل رَّبُّكُمْ رَبُّ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ٱلَّذِى فَطَرَهُنَّ وَأَنَا۠ عَلَىٰ ذَٰلِكُم مِّنَ ٱلشَّٰهِدِينَ
Qaala bar Rabbukum Rabbus samaauaati wal ardil lazi fatarahunna wa ana 'alaa zaalikum minasy syaahidin
Ibrahim berkata: "Sebenarnya Tuhan kamu ialah Tuhan langit dan bumi yang telah menciptakannya: dan aku termasuk orang-orang yang dapat memberikan bukti atas yang demikian itu".
He answered: “Nay, but your [true] Sustainer is the Sustainer of the heavens and the earth - He who has brought them into being: and I am one of those who bear witness to this [truth]!”
وَتَٱللَّهِ لَأَكِيدَنَّ أَصْنَٰمَكُم بَعْدَ أَن تُوَلُّوا۟ مُدْبِرِينَ
Wa tallaahi la akidanna asnaamakum ba'da an tuwallu mudbirin
Demi Allah, sesungguhnya aku akan melakukan tipu daya terhadap berhala-berhalamu sesudah kamu pergi meninggalkannya.
And [he added to himself.] “By God, I shall most certainly bring about the downfall of your idols as soon as you have turned your backs and gone away!”
فَجَعَلَهُمْ جُذَٰذًا إِلَّا كَبِيرًۭا لَّهُمْ لَعَلَّهُمْ إِلَيْهِ يَرْجِعُونَ
Faja'alahum juzaazan illaa kabiral lahum la'allahum ilaihi yarji'un
Maka Ibrahim membuat berhala-berhala itu hancur berpotong-potong, kecuali yang terbesar (induk) dari patung-patung yang lain; agar mereka kembali (untuk bertanya) kepadanya.
And then he broke those [idols] to pieces, [all] save the biggest of them, so that they might [be able to] turn to it.
قَالُوا۟ مَن فَعَلَ هَٰذَا بِـَٔالِهَتِنَآ إِنَّهُۥ لَمِنَ ٱلظَّٰلِمِينَ
Qaalu man fa'ala haazaa bi aalihatinaaa innahu laminaz zaalimin
Mereka berkata: "Siapakah yang melakukan perbuatan ini terhadap tuhan-tuhan kami, sesungguhnya dia termasuk orang-orang yang zalim".
[When they saw what had happened,] they said: “Who has done this to our gods? Verily, one of the worst wrongdoers is he!”
قَالُوا۟ سَمِعْنَا فَتًۭى يَذْكُرُهُمْ يُقَالُ لَهُۥٓ إِبْرَٰهِيمُ
Qaalu sami'naa fatany yazkuruhum yuqaalu lahuo Ibraahim
Mereka berkata: "Kami dengar ada seorang pemuda yang mencela berhala-berhala ini yang bernama Ibrahim".
Said some [of them]: “We heard a youth speak of these [gods with scorn]: he is called Abraham.”
قَالُوا۟ فَأْتُوا۟ بِهِۦ عَلَىٰٓ أَعْيُنِ ٱلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَشْهَدُونَ
Qaalu faatu bihi 'alaaa a'yunin naasi la'allahum yasy hadun
Mereka berkata: "(Kalau demikian) bawalah dia dengan cara yang dapat dilihat orang banyak, agar mereka menyaksikan".
[The others] said: “Then bring him before the peoples eyes, so that they might bear witness [against him]!”
قَالُوٓا۟ ءَأَنتَ فَعَلْتَ هَٰذَا بِـَٔالِهَتِنَا يَٰٓإِبْرَٰهِيمُ
Qaaluo 'a-anta fa'alta haazaa bi aalihatinaa yaaa Ibraahim
Mereka bertanya: "Apakah kamu, yang melakukan perbuatan ini terhadap tuhan-tuhan kami, hai Ibrahim?"
[And when he came.] they asked: “Hast thou done this to our gods, O Abraham?”
قَالَ بَلْ فَعَلَهُۥ كَبِيرُهُمْ هَٰذَا فَسْـَٔلُوهُمْ إِن كَانُوا۟ يَنطِقُونَ
Qaala bal fa'alahu kabiruhum haazaa fas'aluhum in kaanu yantiqun
Ibrahim menjawab: "Sebenarnya patung yang besar itulah yang melakukannya, maka tanyakanlah kepada berhala itu, jika mereka dapat berbicara".
He answered: “Nay, it was this one, the biggest of them, that did it: but ask them [yourselves] - provided they can speak!”
فَرَجَعُوٓا۟ إِلَىٰٓ أَنفُسِهِمْ فَقَالُوٓا۟ إِنَّكُمْ أَنتُمُ ٱلظَّٰلِمُونَ
Faraja'uo ilaaa anfusihim faqaaluo innakum antumuz zaalimun
Maka mereka telah kembali kepada kesadaran dan lalu berkata: "Sesungguhnya kamu sekalian adalah orang-orang yang menganiaya (diri sendiri)",
And so they turned upon one another, saying, “Behold, it is you who are doing wrong.”
ثُمَّ نُكِسُوا۟ عَلَىٰ رُءُوسِهِمْ لَقَدْ عَلِمْتَ مَا هَٰٓؤُلَآءِ يَنطِقُونَ
Summa nukisu 'alaa ru'usihim laqad 'alimta maa haaa'ulaaa'i yantiqun
kemudian kepala mereka jadi tertunduk (lalu berkata): "Sesungguhnya kamu (hai Ibrahim) telah mengetahui bahwa berhala-berhala itu tidak dapat berbicara".
But then they relapsed into their former way of thinking and said: “Thou knowest very well that these [idols] cannot speak!”
قَالَ أَفَتَعْبُدُونَ مِن دُونِ ٱللَّهِ مَا لَا يَنفَعُكُمْ شَيْـًۭٔا وَلَا يَضُرُّكُمْ
Qaala afata'buduna min dunil laahi maa laa yanfa'ukum syai'anw wa laa yadurrukum
Ibrahim berkata: Maka mengapakah kamu menyembah selain Allah sesuatu yang tidak dapat memberi manfaat sedikitpun dan tidak (pula) memberi mudharat kepada kamu?"
Said [Abraham]: “Do you then worship, instead of God, something that cannot benefit you in any way, nor harm you?
أُفٍّۢ لَّكُمْ وَلِمَا تَعْبُدُونَ مِن دُونِ ٱللَّهِ ۖ أَفَلَا تَعْقِلُونَ
Uffil lakum wa limaa ta'buduna min dunil laah; afalaa ta'qilun
Ah (celakalah) kamu dan apa yang kamu sembah selain Allah. Maka apakah kamu tidak memahami?
Fie upon you and upon all that you worship instead of God! Will you not, then, use your reason?”
قَالُوا۟ حَرِّقُوهُ وَٱنصُرُوٓا۟ ءَالِهَتَكُمْ إِن كُنتُمْ فَٰعِلِينَ
Qaalu harriquho wansuruo aalihatakum in kuntum faa'ilin
Mereka berkata: "Bakarlah dia dan bantulah tuhan-tuhan kamu, jika kamu benar-benar hendak bertindak".
They exclaimed: “Burn him, and [thereby] succour your gods, if you are going to do [anything]!”
قُلْنَا يَٰنَارُ كُونِى بَرْدًۭا وَسَلَٰمًا عَلَىٰٓ إِبْرَٰهِيمَ
Qulnaa yaa naaru kuni bardanw wa salaaman 'alaaa Ibraahim
Kami berfirman: "Hai api menjadi dinginlah, dan menjadi keselamatanlah bagi Ibrahim",
[But] We said: O fire! Be thou cool, and [a source of] inner peace for Abraham!”
وَأَرَادُوا۟ بِهِۦ كَيْدًۭا فَجَعَلْنَٰهُمُ ٱلْأَخْسَرِينَ
Wa araadu bihi kaidan faja'alnaahumul akhsarin
mereka hendak berbuat makar terhadap Ibrahim, maka Kami menjadikan mereka itu orang-orang yang paling merugi.
and whereas they sought to do evil unto him, We caused them to suffer the greatest loss:
وَنَجَّيْنَٰهُ وَلُوطًا إِلَى ٱلْأَرْضِ ٱلَّتِى بَٰرَكْنَا فِيهَا لِلْعَٰلَمِينَ
Wa najjainaahu wa Lutan ilal ardil lati baaraknaa fihaa lil 'aalamin
Dan Kami seIamatkan Ibrahim dan Luth ke sebuah negeri yang Kami telah memberkahinya untuk sekalian manusia.
for We saved him and Lot, [his brother’s son, by guiding them] to the land which We have blessed for all times to come.
وَوَهَبْنَا لَهُۥٓ إِسْحَٰقَ وَيَعْقُوبَ نَافِلَةًۭ ۖ وَكُلًّۭا جَعَلْنَا صَٰلِحِينَ
Wa wahabnaa lahuo Isyaaq; wa Ya'quba naafilah; wa kullan ja'alnaa saalihin
Dan Kami telah memberikan kepada-nya (Ibrahim) lshak dan Ya'qub, sebagai suatu anugerah (daripada Kami). Dan masing-masingnya Kami jadikan orang-orang yang saleh
And We bestowed upon him Isaac and [Isaacs son] Jacob as an additional gift and caused all of them to be righteous men,
وَجَعَلْنَٰهُمْ أَئِمَّةًۭ يَهْدُونَ بِأَمْرِنَا وَأَوْحَيْنَآ إِلَيْهِمْ فِعْلَ ٱلْخَيْرَٰتِ وَإِقَامَ ٱلصَّلَوٰةِ وَإِيتَآءَ ٱلزَّكَوٰةِ ۖ وَكَانُوا۟ لَنَا عَٰبِدِينَ
Wa ja'alnaahum a'immatany yahduna bi amrinaa wa auhainaaa ilaihim fi'lal khairaati wa iqaamas Salaati wa itaaa'az Zakaati wa kaanu lanaa 'aabidin
Kami telah menjadikan mereka itu sebagai pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami dan telah Kami wahyukan kepada, mereka mengerjakan kebajikan, mendirikan sembahyang, menunaikan zakat, dan hanya kepada Kamilah mereka selalu menyembah,
and made them leaders who would guide [others] in accordance with Our behest: for We inspired them [with a will] to do good works, and to be constant in prayer, and to dispense charity: and Us [alone] did they worship.
وَلُوطًا ءَاتَيْنَٰهُ حُكْمًۭا وَعِلْمًۭا وَنَجَّيْنَٰهُ مِنَ ٱلْقَرْيَةِ ٱلَّتِى كَانَت تَّعْمَلُ ٱلْخَبَٰٓئِثَ ۗ إِنَّهُمْ كَانُوا۟ قَوْمَ سَوْءٍۢ فَٰسِقِينَ
Wa Lutan aatainaahu hukmanw wa 'ilmanw wa najjainaahu minal qaryatil lati kaanat ta'malul khabaaa'is; innahum kaanu qauma sau'in faasiqin
dan kepada Luth, Kami telah berikan hikmah dan ilmu, dan telah Kami selamatkan dia dari (azab yang telah menimpa penduduk) kota yang mengerjakan perbuatan keji. Sesungguhnya mereka adalah kaum yang jahat lagi fasik,
AND UNTO Lot, too, We vouchsafed sound judgment and knowledge [of right and wrong], and saved him from that community which was given to deeds of abomination. [We destroyed those people - forr,] verily, they were people lost in evil, depraved –
وَأَدْخَلْنَٰهُ فِى رَحْمَتِنَآ ۖ إِنَّهُۥ مِنَ ٱلصَّٰلِحِينَ
Wa adkhalnaahu fi rahmatinaa innahu minas saalihi
dan Kami masukkan dia ke dalam rahmat Kami; karena sesungguhnya dia termasuk orang-orang yang saleh.
whereas him We admitted unto Our grace: for, behold, he was among the righteous.
وَنُوحًا إِذْ نَادَىٰ مِن قَبْلُ فَٱسْتَجَبْنَا لَهُۥ فَنَجَّيْنَٰهُ وَأَهْلَهُۥ مِنَ ٱلْكَرْبِ ٱلْعَظِيمِ
Wa nuhan iz naadaa min qablu fastajabnaa lahu fanajjainaahu wa ahlahu minal karbil 'azim
Dan (ingatlah kisah) Nuh, sebelum itu ketika dia berdoa, dan Kami memperkenankan doanya, lalu Kami selamatkan dia beserta keluarganya dari bencana yang besar.
AND [remember] Noah - [how,] when He called out [unto Us], long before [the time of Abraham and Lot], We responded to him and saved him and his household from that awesome calamity;
وَنَصَرْنَٰهُ مِنَ ٱلْقَوْمِ ٱلَّذِينَ كَذَّبُوا۟ بِـَٔايَٰتِنَآ ۚ إِنَّهُمْ كَانُوا۟ قَوْمَ سَوْءٍۢ فَأَغْرَقْنَٰهُمْ أَجْمَعِينَ
Wa nasarnaahu minal qaumil lazina kazzabu bi Aaiaatinaa; innahum kkaanu qauma sau'in fa-aghraq naahum ajma'in
Dan Kami telah menolongnya dari kaum yang telah mendustakan ayat-ayat Kami. Sesungguhnya mereka adalah kaum yang jahat, maka Kami tenggelamkan mereka semuanya.
and [how] We succoured him against the people who had given the lie to Our messages: verily, they were people lost in evil - and [so] We caused them all to drown.
وَدَاوُۥدَ وَسُلَيْمَٰنَ إِذْ يَحْكُمَانِ فِى ٱلْحَرْثِ إِذْ نَفَشَتْ فِيهِ غَنَمُ ٱلْقَوْمِ وَكُنَّا لِحُكْمِهِمْ شَٰهِدِينَ
Wa Daauuda wa Sulaimaana iz yahkumaani fil harsi iz nafasyat fihi ghanamul qaumi wa kunnaa lihukmihim syaahidin
Dan (ingatlah kisah) Daud dan Sulaiman, di waktu keduanya memberikan keputusan mengenai tanaman, karena tanaman itu dirusak oleh kambing-kambing kepunyaan kaumnya. Dan adalah Kami menyaksikan keputusan yang diberikan oleh mereka itu,
AND [remember] David and Solomon - [how it was] when both of them gave judgment concerning the field into which some people’s sheep had strayed by night and pastured therein, and [how] We bore witness to their judgment:
فَفَهَّمْنَٰهَا سُلَيْمَٰنَ ۚ وَكُلًّا ءَاتَيْنَا حُكْمًۭا وَعِلْمًۭا ۚ وَسَخَّرْنَا مَعَ دَاوُۥدَ ٱلْجِبَالَ يُسَبِّحْنَ وَٱلطَّيْرَ ۚ وَكُنَّا فَٰعِلِينَ
Fafahhamnaahaa sulaimaan; wa kullan aatainaa hukmanw wa'ilmanw wa sakh kharnaa ma'a Daauudal jibaala yusabbihna wattair; wa kunnaa faa'ilin
maka Kami telah memberikan pengertian kepada Sulaiman tentang hukum (yang lebih tepat); dan kepada masing-masing mereka telah Kami berikan hikmah dan ilmu dan telah Kami tundukkan gunung-gunung dan burung-burung, semua bertasbih bersama Daud. Dan kamilah yang melakukannya.
for, [though] We made Solomon understand the case [more profoundly] yet We vouchsafed unto both of them sound judgment and knowledge [of right and wrong]. And We caused the mountains to join David in extolling Our limitless glory, and likewise the birds: for We are able to do [all things].
وَعَلَّمْنَٰهُ صَنْعَةَ لَبُوسٍۢ لَّكُمْ لِتُحْصِنَكُم مِّنۢ بَأْسِكُمْ ۖ فَهَلْ أَنتُمْ شَٰكِرُونَ
Wa 'allamanaahu san'ata labusil lakum lituhsinakum mim baasikum fahal antum syaakirun
Dan telah Kami ajarkan kepada Daud membuat baju besi untuk kamu, guna memelihara kamu dalam peperanganmu; Maka hendaklah kamu bersyukur (kepada Allah).
And We taught him how to make garments [of God- consciousness] for you, [O men,] so that they might fortify you against all that may cause you fear: but are you grateful [for this boon]?
وَلِسُلَيْمَٰنَ ٱلرِّيحَ عَاصِفَةًۭ تَجْرِى بِأَمْرِهِۦٓ إِلَى ٱلْأَرْضِ ٱلَّتِى بَٰرَكْنَا فِيهَا ۚ وَكُنَّا بِكُلِّ شَىْءٍ عَٰلِمِينَ
Wa li Sulaimaanar riha 'aasifatan tajri bi amrihie ilal ardil lati baaraknaa fihaa; wa kunnaa bikulli syai'in 'aalimin
Dan (telah Kami tundukkan) untuk Sulaiman angin yang sangat kencang tiupannya yang berhembus dengan perintahnya ke negeri yang kami telah memberkatinya. Dan adalah Kami Maha Mengetahui segala sesuatu.
And unto Solomon [We made subservient] the stormy wind, so that it sped at his behest towards the land which We had blessed: for it is We who have knowledge of everything.
وَمِنَ ٱلشَّيَٰطِينِ مَن يَغُوصُونَ لَهُۥ وَيَعْمَلُونَ عَمَلًۭا دُونَ ذَٰلِكَ ۖ وَكُنَّا لَهُمْ حَٰفِظِينَ
Wa minasy Syaiaatini mai yaghusuna lahu wa ya'maluna 'amalan duna zaalika wa kunna lahum baafizin
Dan Kami telah tundukkan (pula kepada Sulaiman) segolongan syaitan-syaitan yang menyelam (ke dalam laut) untuknya dan mengerjakan pekerjaan selain daripada itu, dan adalah Kami memelihara mereka itu,
And among the rebellious forces [which We made subservient to him] there were some that dived for him [into the sea] and performed other works, besides: but it was We who kept watch over them.
۞ وَأَيُّوبَ إِذْ نَادَىٰ رَبَّهُۥٓ أَنِّى مَسَّنِىَ ٱلضُّرُّ وَأَنتَ أَرْحَمُ ٱلرَّٰحِمِينَ
Wa Aiyuba iz naadaa Rabbahuo anni massaniyad durru wa Anta arhamur raahimin
dan (ingatlah kisah) Ayub, ketika ia menyeru Tuhannya: "(Ya Tuhanku), sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang".
AND [remember] Job, when he cried out to his Sustainer, “Affliction has befallen me: but Thou art the most merciful of the merciful!”
فَٱسْتَجَبْنَا لَهُۥ فَكَشَفْنَا مَا بِهِۦ مِن ضُرٍّۢ ۖ وَءَاتَيْنَٰهُ أَهْلَهُۥ وَمِثْلَهُم مَّعَهُمْ رَحْمَةًۭ مِّنْ عِندِنَا وَذِكْرَىٰ لِلْعَٰبِدِينَ
Fastajabnaa lahu fakasyaf naa maa bihi min durrinw wa aatainaahu ahlahu wa mislahum ma'ahum rahmatam min 'indinaa wa zikraa lil'aabidin
Maka Kamipun memperkenankan seruannya itu, lalu Kami lenyapkan penyakit yang ada padanya dan Kami kembalikan keluarganya kepadanya, dan Kami lipat gandakan bilangan mereka, sebagai suatu rahmat dari sisi Kami dan untuk menjadi peringatan bagi semua yang menyembah Allah.
whereupon We responded unto him and removed all the affliction from which he suffered; and We gave him new offspring, doubling their number as an act of grace from Us, and as a reminder unto all who worship Us.
وَإِسْمَٰعِيلَ وَإِدْرِيسَ وَذَا ٱلْكِفْلِ ۖ كُلٌّۭ مِّنَ ٱلصَّٰبِرِينَ
Wa Ismaa'ila wa Idrisa wa Zal Kifli kullum minas saabirin
Dan (ingatlah kisah) Ismail, Idris dan Dzulkifli. Semua mereka termasuk orang-orang yang sabar.
AND [remember] Ishmael and Idris and every one who [like them] has pledged himself [unto God]: they all were among those who are patient in adversity,
وَأَدْخَلْنَٰهُمْ فِى رَحْمَتِنَآ ۖ إِنَّهُم مِّنَ ٱلصَّٰلِحِينَ
Wa adkhalnaahum fi rahmatinaa innahum minas saalihin
Kami telah memasukkan mereka kedalam rahmat Kami. Sesungguhnya mereka termasuk orang-orang yang saleh.
and so We admitted them unto Our grace: behold, they were among the righteous!
وَذَا ٱلنُّونِ إِذ ذَّهَبَ مُغَٰضِبًۭا فَظَنَّ أَن لَّن نَّقْدِرَ عَلَيْهِ فَنَادَىٰ فِى ٱلظُّلُمَٰتِ أَن لَّآ إِلَٰهَ إِلَّآ أَنتَ سُبْحَٰنَكَ إِنِّى كُنتُ مِنَ ٱلظَّٰلِمِينَ
Wa Zan Nuni iz zahaba mughaadiban fazaanna al lan naqdira 'alaihi fanaanna al lan naqdira 'alaihi fanaadaa fiz zulumaati al laaa ilaaha illaaa Anta Subhaanaka inni kuntu minaz zaalimin
Dan (ingatlah kisah) Dzun Nun (Yunus), ketika ia pergi dalam keadaan marah, lalu ia menyangka bahwa Kami tidak akan mempersempitnya (menyulitkannya), maka ia menyeru dalam keadaan yang sangat gelap: "Bahwa tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim".
AND [remember] him of the great fish when he went off in wrath, thinking that We had no power over him! But then heeded out in the deep darkness [of his distress]: “There is no deity save Thee! Limitless art Thou in Thy glory! Verily, I have done wrong!”
فَٱسْتَجَبْنَا لَهُۥ وَنَجَّيْنَٰهُ مِنَ ٱلْغَمِّ ۚ وَكَذَٰلِكَ نُۨجِى ٱلْمُؤْمِنِينَ
Fastajabnaa lahu wa najjainaahu minal ghamm; wa kazaalika nunjil mu'minin
Maka Kami telah memperkenankan doanya dan menyelamatkannya dari pada kedukaan. Dan demikianlah Kami selamatkan orang-orang yang beriman.
And so We responded unto him and delivered him from [his] distress: for thus do We deliver all who have faith.
وَزَكَرِيَّآ إِذْ نَادَىٰ رَبَّهُۥ رَبِّ لَا تَذَرْنِى فَرْدًۭا وَأَنتَ خَيْرُ ٱلْوَٰرِثِينَ
Wa Zakariyyaaa iz naadaa Rabbahu Rabbi laa tazarni fardanw wa Anta khairul waarisin
Dan (ingatlah kisah) Zakaria, tatkala ia menyeru Tuhannya: "Ya Tuhanku janganlah Engkau membiarkan aku hidup seorang diri dan Engkaulah Waris Yang Paling Baik.
AND [thus did We deliver] Zachariah when he cried out unto his Sustainer: “O my Sustainer! Leave me not childless! But [even if Thou grant me no bodily heir, I know that] Thou wilt remain when all else has ceased to be!”
فَٱسْتَجَبْنَا لَهُۥ وَوَهَبْنَا لَهُۥ يَحْيَىٰ وَأَصْلَحْنَا لَهُۥ زَوْجَهُۥٓ ۚ إِنَّهُمْ كَانُوا۟ يُسَٰرِعُونَ فِى ٱلْخَيْرَٰتِ وَيَدْعُونَنَا رَغَبًۭا وَرَهَبًۭا ۖ وَكَانُوا۟ لَنَا خَٰشِعِينَ
Fastajabnaa lahu wa wahabnaa lahu Yahyaa Wa aslahnaa lahu zaujah; innahum kaanu yusaari'una fil khairaati wa yad'unanaa raghabanw wa rahabaa; wa kaanu lanaa khaasyi'in
Maka Kami memperkenankan doanya, dan Kami anugerahkan kepada nya Yahya dan Kami jadikan isterinya dapat mengandung. Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam (mengerjakan) perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka berdoa kepada Kami dengan harap dan cemas. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyu' kepada Kami.
And so We responded unto him, and bestowed upon him the gift of John, having made his wife fit to bear him a child: [and,] verily, these [three] would vie with one another in doing good works, and would call unto Us in yearning and awe; and they were always humble before Us.
وَٱلَّتِىٓ أَحْصَنَتْ فَرْجَهَا فَنَفَخْنَا فِيهَا مِن رُّوحِنَا وَجَعَلْنَٰهَا وَٱبْنَهَآ ءَايَةًۭ لِّلْعَٰلَمِينَ
Wallatie ahsanat farjahaa fanafakhnaa fihaa mir ruhinaa wa ja'alnaahaa wabnahaaa Aaiatal lil'aalamin
Dan (ingatlah kisah) Maryam yang telah memelihara kehormatannya, lalu Kami tiupkan ke dalam (tubuh)nya ruh dari Kami dan Kami jadikan dia dan anaknya tanda (kekuasaan Allah) yang besar bagi semesta alam.
AND [remember] her who guarded her chastity, whereupon We breathed into her of Our spirit and caused her, together with her son, to become a symbol [of Our grace] unto all people.
إِنَّ هَٰذِهِۦٓ أُمَّتُكُمْ أُمَّةًۭ وَٰحِدَةًۭ وَأَنَا۠ رَبُّكُمْ فَٱعْبُدُونِ
Inna haazihie ummatukum ummatanw waahidatanw wa Ana Rabbukum fa'budun
Sesungguhnya (agama Tauhid) ini adalah agama kamu semua; agama yang satu dan Aku adalah Tuhanmu, maka sembahlah Aku.
VERILY, [O you who believe in Me,] this community of yours is one single community, since I am the Sustainer of you all: worship, then, Me [alone]!
وَتَقَطَّعُوٓا۟ أَمْرَهُم بَيْنَهُمْ ۖ كُلٌّ إِلَيْنَا رَٰجِعُونَ
Wa taqatta'uo amrahum bainahum kullun ilainaaa raaji'un
Dan mereka telah memotong-motong urusan (agama) mereka di antara mereka. Kepada Kamilah masing-masing golongan itu akan kembali.
But men have torn their unity wide asunder, [forgetting that] unto Us they all are bound to return.
فَمَن يَعْمَلْ مِنَ ٱلصَّٰلِحَٰتِ وَهُوَ مُؤْمِنٌۭ فَلَا كُفْرَانَ لِسَعْيِهِۦ وَإِنَّا لَهُۥ كَٰتِبُونَ
Famai ya'mal minas saalihaati wa huwa mu'minun falaa kufraana lisa'yihi wa innaa lahu kaatibun
Maka barang siapa yang mengerjakan amal saleh, sedang ia beriman, maka tidak ada pengingkaran terhadap amalannya itu dan sesungguhnya Kami menuliskan amalannya itu untuknya.
And yet, whoever does [the least] of righteous deeds and is a believer withal, his endeavour shall not be disowned: for, behold, We shall record it in his favour.
وَحَرَٰمٌ عَلَىٰ قَرْيَةٍ أَهْلَكْنَٰهَآ أَنَّهُمْ لَا يَرْجِعُونَ
Wa haraamun 'alaa qaryatin ahlaknaahaaa annahum laa yarji'un
Sungguh tidak mungkin atas (penduduk) suatu negeri yang telah Kami binasakan, bahwa mereka tidak akan kembali (kepada Kami).
Hence, it has been unfailingly true of any community whom We have ever destroyed that they [were people who] would never turn back [from their sinful ways]
حَتَّىٰٓ إِذَا فُتِحَتْ يَأْجُوجُ وَمَأْجُوجُ وَهُم مِّن كُلِّ حَدَبٍۢ يَنسِلُونَ
Hattaaa izaa futihat Yaajuju wa Maajuju wa hum min kulli hadabiny yansilun
Hingga apabila dibukakan (tembok) Ya'juj dan Ma'juj, dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi.
until such a time as Gog and Magog are let loose [upon the world] and swarm down from every corner [of the earth],
وَٱقْتَرَبَ ٱلْوَعْدُ ٱلْحَقُّ فَإِذَا هِىَ شَٰخِصَةٌ أَبْصَٰرُ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ يَٰوَيْلَنَا قَدْ كُنَّا فِى غَفْلَةٍۢ مِّنْ هَٰذَا بَلْ كُنَّا ظَٰلِمِينَ
Waqtarabal wa'dul haqqu fa-izaa hiya syaakhisatun absaarul lazina kafaru yaauailanaa qad kunna fi ghaflatim min haaza bal kunnaa zaalimin
Dan telah dekatlah kedatangan janji yang benar (hari berbangkit), maka tiba-tiba terbelalaklah mata orang-orang yang kafir. (Mereka berkata): "Aduhai, celakalah kami, sesungguhnya kami adalah dalam kelalaian tentang ini, bahkan kami adalah orang-orang yang zalim".
the while the true promise [of resurrection] draws close [to its fulfillment]. But then, lo! the eyes of those who [in their lifetime] were bent on denying the truth will stare in horror, [and they will exclaim:] “Oh, woe unto us! We were indeed heedless of this [promise of resurrection]! - nay, we were [bent on] doing evil!”
إِنَّكُمْ وَمَا تَعْبُدُونَ مِن دُونِ ٱللَّهِ حَصَبُ جَهَنَّمَ أَنتُمْ لَهَا وَٰرِدُونَ
Innakum wa maa ta'buduna min dunil laahi hasabu Jahannama antum lahaa waaridun
Sesungguhnya kamu dan apa yang kamu sembah selain Allah, adalah umpan Jahannam, kamu pasti masuk ke dalamnya.
[Then they will be told:] “Verily, you and all that you [were wont to] worship instead of God are but the fuel of hell: that is what you are destined for.
لَوْ كَانَ هَٰٓؤُلَآءِ ءَالِهَةًۭ مَّا وَرَدُوهَا ۖ وَكُلٌّۭ فِيهَا خَٰلِدُونَ
Lau kaana haaa'ulaaa'i aalihatam maa waraduhaa wa kullun fihaa khaalidun
Andaikata berhala-berhala itu Tuhan, tentulah mereka tidak masuk neraka. Dan semuanya akan kekal di dalamnya.
If those [false objects of your worship] had truly been divine, they would not have been destined for it: but [as it is, you] all shall abide therein!”
لَهُمْ فِيهَا زَفِيرٌۭ وَهُمْ فِيهَا لَا يَسْمَعُونَ
Lahum fihaa zafirunw wa hum fihaa laa yasma'un
Mereka merintih di dalam api dan mereka di dalamnya tidak bisa mendengar.
Moaning will be their lot therein, and nothing [else] will they hear therein.
إِنَّ ٱلَّذِينَ سَبَقَتْ لَهُم مِّنَّا ٱلْحُسْنَىٰٓ أُو۟لَٰٓئِكَ عَنْهَا مُبْعَدُونَ
Innal lazina sabaqat lahum minnal husnaaa ulaaa'ika 'anhaa mub'adun
Bahwasanya orang-orang yang telah ada untuk mereka ketetapan yang baik dari Kami, mereka itu dijauhkan dari neraka,
[But,] behold, as for those for whom [the decree of] ultimate good has already gone forth from Us these will be kept far away from that [hell]:
لَا يَسْمَعُونَ حَسِيسَهَا ۖ وَهُمْ فِى مَا ٱشْتَهَتْ أَنفُسُهُمْ خَٰلِدُونَ
Laa yasma'una hasi sahaa wa hum fi masy tahat anfusuhum khaalidun
mereka tidak mendengar sedikitpun suara api neraka, dan mereka kekal dalam menikmati apa yang diingini oleh mereka.
no sound thereof will they hear; and they will abide in all that their souls have ever desired.
لَا يَحْزُنُهُمُ ٱلْفَزَعُ ٱلْأَكْبَرُ وَتَتَلَقَّىٰهُمُ ٱلْمَلَٰٓئِكَةُ هَٰذَا يَوْمُكُمُ ٱلَّذِى كُنتُمْ تُوعَدُونَ
Laa yahzunuhumul faza'ul akbaru wa tatalaq qaahumul malaaa'ikatu haazaa Yaumukumul lazi kuntum tu'adun
Mereka tidak disusahkan oleh kedahsyatan yang besar (pada hari kiamat), dan mereka disambut oleh para malaikat. (Malaikat berkata): "Inilah harimu yang telah dijanjikan kepadamu".
The supreme awesomeness [of the Day of Resurrection] will cause them no grief, since the angels will receive them with the greeting. “This is your Day [of triumph - the Day] which you were promised!”
يَوْمَ نَطْوِى ٱلسَّمَآءَ كَطَىِّ ٱلسِّجِلِّ لِلْكُتُبِ ۚ كَمَا بَدَأْنَآ أَوَّلَ خَلْقٍۢ نُّعِيدُهُۥ ۚ وَعْدًا عَلَيْنَآ ۚ إِنَّا كُنَّا فَٰعِلِينَ
Yauma natwis samaaa'a kataiyis sijilli lilkutub; kamaa badaanaa auwala khalqin nu'iduh; wa'dan 'alainaa; innaa kunna faa'ilin
(Yaitu) pada hari Kami gulung langit sebagai menggulung lembaran-lembaran kertas. Sebagaimana Kami telah memulai panciptaan pertama begitulah Kami akan mengulanginya. Itulah suatu janji yang pasti Kami tepati; sesungguhnya Kamilah yang akan melaksanakannya.
On that Day We shall roll up the skies as written scrolls are rolled up; [and] as We brought into being the first creation, so We shall bring it forth anew a promise which We have willed upon Ourselves: for, behold, We are able to do [all things]!
وَلَقَدْ كَتَبْنَا فِى ٱلزَّبُورِ مِنۢ بَعْدِ ٱلذِّكْرِ أَنَّ ٱلْأَرْضَ يَرِثُهَا عِبَادِىَ ٱلصَّٰلِحُونَ
Wa laqad katabnaa fiz Zaburi mim ba'diz zikri annal arda yarisuhaa 'ibaadi yas saalihun
Dan sungguh telah Kami tulis didalam Zabur sesudah (Kami tulis dalam) Lauh Mahfuzh, bahwasanya bumi ini dipusakai hamba-hamba-Ku yang saleh.
AND, INDEED, after having exhorted [man], We laid it down in all the books of divine wisdom that My righteous servants shall inherit the earth:
إِنَّ فِى هَٰذَا لَبَلَٰغًۭا لِّقَوْمٍ عَٰبِدِينَ
Inna fi haaza labalaa ghal liqaumin 'aabidin
Sesungguhnya (apa yang disebutkan) dalam (surat) ini, benar-benar menjadi peringatan bagi kaum yang menyembah (Allah).
herein, behold, there is a message for people who [truly] worship God.
وَمَآ أَرْسَلْنَٰكَ إِلَّا رَحْمَةًۭ لِّلْعَٰلَمِينَ
Wa maaa arsalnaaka illaa rahmatal lil'aalamin
Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.
And [thus, O Prophet,] We have sent thee as [an evidence of Our] grace towards all the worlds.
قُلْ إِنَّمَا يُوحَىٰٓ إِلَىَّ أَنَّمَآ إِلَٰهُكُمْ إِلَٰهٌۭ وَٰحِدٌۭ ۖ فَهَلْ أَنتُم مُّسْلِمُونَ
Qul innamaa yuhaa ilaiya annamaaa ilaahukum illaahunw Waahid, fahal antum muslimun
Katakanlah: "Sesungguhnya yang diwahyukan kepadaku adalah: "Bahwasanya Tuhanmu adalah Tuhan Yang Esa. maka hendaklah kamu berserah diri (kepada-Nya)".
Say: “It has but been revealed unto me that your God is the One and Only God: will you, then, surrender yourselves unto Him?”
فَإِن تَوَلَّوْا۟ فَقُلْ ءَاذَنتُكُمْ عَلَىٰ سَوَآءٍۢ ۖ وَإِنْ أَدْرِىٓ أَقَرِيبٌ أَم بَعِيدٌۭ مَّا تُوعَدُونَ
Fa in tauallau faqul aazantukum 'alaa sauaaa'; wa in adrie aqaribun am ba'idum maa tu'adun
Jika mereka berpaling, maka katakanlah: "Aku telah menyampaikan kepada kamu sekalian (ajaran) yang sama (antara kita) dan aku tidak mengetahui apakah yang diancamkan kepadamu itu sudah dekat atau masih jauh?".
But if they turn away, say: “I have proclaimed this in equity unto all of you alike; but I do not know whether that [judgment] which you are promised [by God] is near or far [in time].
إِنَّهُۥ يَعْلَمُ ٱلْجَهْرَ مِنَ ٱلْقَوْلِ وَيَعْلَمُ مَا تَكْتُمُونَ
Innahu ya'lamul jahra minal qauli wa ya'lamu maa taktumun
Sesungguhnya Dia mengetahui perkataan (yang kamu ucapkan) dengan terang-terangan dan Dia mengetahui apa yang kamu rahasiakan.
“Verily, He knows all that is said openly, just as He [alone] knows all that you would conceal.
وَإِنْ أَدْرِى لَعَلَّهُۥ فِتْنَةٌۭ لَّكُمْ وَمَتَٰعٌ إِلَىٰ حِينٍۢ
Wa in adri la'allahu fitnatul lakum wa mataa'un ilaahin
Dan aku tiada mengetahui, boleh jadi hal itu cobaan bagi kamu dan kesenangan sampai kepada suatu waktu.
But [as for me,] I do not know whether, perchance, this [delay in God’s judgment] is but a trial for you, and a [merciful] respite for a while.”
قَٰلَ رَبِّ ٱحْكُم بِٱلْحَقِّ ۗ وَرَبُّنَا ٱلرَّحْمَٰنُ ٱلْمُسْتَعَانُ عَلَىٰ مَا تَصِفُونَ
Qaala Rabbih kum bil haqq; wa Rabbunar Rahmaa nul musta'aanu 'alaa maa tasifun
(Muhammad) berkata: "Ya Tuhanku, berilah keputusan dengan adil. Dan Tuhan kami ialah Tuhan Yang Maha Pemurah lagi Yang dimohonkan pertolongan-Nya terhadap apa yang kamu katakan".
Say: “O my Sustainer! Judge Thou in truth!” - and [say]: “Our Sustainer is the Most Gracious, the One whose aid is ever to be sought against all your [attempts at] defining [Him]!”