Al-Ankaboot
سُورَةُ العَنكَبُوتِ
Laba-Laba • Makkiyah
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ الٓمٓ
Alif-Laaam-Miem
Alif laam miim
Alif. Lam. Mim.
أَحَسِبَ ٱلنَّاسُ أَن يُتْرَكُوٓا۟ أَن يَقُولُوٓا۟ ءَامَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُونَ
Ahasiban naasu anyu yutrakuo any yaquluo aamannaa wa hum la yuftanun
Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi?
DO MEN THINK that on their [mere] saying, “We have attained to faith”, they will be left to themselves, and will not be put to a test?
وَلَقَدْ فَتَنَّا ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ ۖ فَلَيَعْلَمَنَّ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ صَدَقُوا۟ وَلَيَعْلَمَنَّ ٱلْكَٰذِبِينَ
Wa laqad fatannal lazina min qablihim fala ya'lamannal laahul lazina sadaqu wa la ya'lamannal kaazibin
Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.
Yea, indeed, We did test those who lived before them; and so, [too, shall be tested the people now living: and] most certainly will God mark out those who prove themselves true, and most certainly will He mark out those who are lying.
أَمْ حَسِبَ ٱلَّذِينَ يَعْمَلُونَ ٱلسَّيِّـَٔاتِ أَن يَسْبِقُونَا ۚ سَآءَ مَا يَحْكُمُونَ
Am hasibal lazina ya'malunas saiyiaati any yasbiqunaa; saaa'a maa yahkumun
Ataukah orang-orang yang mengerjakan kejahatan itu mengira bahwa mereka akan luput (dari azab) Kami? Amatlah buruk apa yang mereka tetapkan itu.
Or do they think - they who do evil deeds [while claiming to have attained to faith] - that they can escape Us? Bad, indeed, is their judgment!
مَن كَانَ يَرْجُوا۟ لِقَآءَ ٱللَّهِ فَإِنَّ أَجَلَ ٱللَّهِ لَءَاتٍۢ ۚ وَهُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلْعَلِيمُ
Man kaana yarju liqaaa 'allaahi fa inna ajalal laahi laaat; wa Huwass Samiul 'Alim
Barangsiapa yang mengharap pertemuan dengan Allah, maka sesungguhnya waktu (yang dijanjikan) Allah itu, pasti datang. Dan Dialah Yang Maha mendengar lagi Maha Mengetahui.
Whoever looks forward [with hope and awe] to meeting God [on Resurrection Day, let him be ready for it]: for, behold, the end set by God [for everyone’s life] is bound to come - and He alone is all-hearing, all-knowing!
وَمَن جَٰهَدَ فَإِنَّمَا يُجَٰهِدُ لِنَفْسِهِۦٓ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ لَغَنِىٌّ عَنِ ٱلْعَٰلَمِينَ
Wa man jaahada fainnamaa yujaahidu linafsih; innal laaha laghaniyyun 'anil 'aalamin
Dan barangsiapa yang berjihad, maka sesungguhnya jihadnya itu adalah untuk dirinya sendiri. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.
Hence, whoever strives hard [in God’s cause] does so only for his own good: for, verily, God does not stand in need of anything in all the worlds!
وَٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّٰلِحَٰتِ لَنُكَفِّرَنَّ عَنْهُمْ سَيِّـَٔاتِهِمْ وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَحْسَنَ ٱلَّذِى كَانُوا۟ يَعْمَلُونَ
Wallazina aamanu wa 'amilus saalihaati lanukaf firanna 'anhum saiyiaatihim wa lanajziyannahum ahsanal lazi kaanu ya'malun
Dan orang-orang yang beriman dan beramal saleh, benar-benar akan Kami hapuskan dari mereka dosa-dosa mereka dan benar-benar akan Kami beri mereka balasan yang lebih baik dari apa yang mereka kerjakan.
And as for those who attain to faith and do righteous deeds, We shall most certainly efface their [previous] bad deeds, and shall most certainly reward them in accordance with the best that they ever did.
وَوَصَّيْنَا ٱلْإِنسَٰنَ بِوَٰلِدَيْهِ حُسْنًۭا ۖ وَإِن جَٰهَدَاكَ لِتُشْرِكَ بِى مَا لَيْسَ لَكَ بِهِۦ عِلْمٌۭ فَلَا تُطِعْهُمَآ ۚ إِلَىَّ مَرْجِعُكُمْ فَأُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ
Wa wassainal insaana biwaalidaihi husnanw wa in jaahadaaka litusyrika bi maa laisa laka bihi 'ilmun falaa tuti'humaa; ilaiya marji'ukum fa unabbi'ukum bimaa kuntum ta'malun
Dan Kami wajibkan manusia (berbuat) kebaikan kepada dua orang ibu-bapaknya. Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya. Hanya kepada-Ku-lah kembalimu, lalu Aku kabarkan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.
Now [among the best of righteous deeds which] We have enjoined upon man [is] goodness towards his parents; yet [even so,] should they endeavour to make thee ascribe divinity, side by side with Me, to something which thy mind cannot accept [as divine], obey then, not: [for] it is unto Me that you all must return, whereupon I shall make you [truly] understand [the right and wrong of] all that you were doing [in life].
وَٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّٰلِحَٰتِ لَنُدْخِلَنَّهُمْ فِى ٱلصَّٰلِحِينَ
Wallazina aamanu w a'amilus saalihaati lanudkhilan nahum fis saalihin
Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh benar-benar akan Kami masukkan mereka ke dalam (golongan) orang-orang yang saleh.
But as for those who have attained to faith and have done righteous deeds, We shall most certainly cause them to join the righteous [in the hereafter as well].
وَمِنَ ٱلنَّاسِ مَن يَقُولُ ءَامَنَّا بِٱللَّهِ فَإِذَآ أُوذِىَ فِى ٱللَّهِ جَعَلَ فِتْنَةَ ٱلنَّاسِ كَعَذَابِ ٱللَّهِ وَلَئِن جَآءَ نَصْرٌۭ مِّن رَّبِّكَ لَيَقُولُنَّ إِنَّا كُنَّا مَعَكُمْ ۚ أَوَلَيْسَ ٱللَّهُ بِأَعْلَمَ بِمَا فِى صُدُورِ ٱلْعَٰلَمِينَ
Wa minan naasi many yaqulu aamannaa billaahi faizaaa uziya fil laahi ja'ala fitnatan naasi ka'azaabil laahi wa la'in jaaa'a nasrum mir Rabbika la yaqulunna innaa kunnaa ma'akum; aua laisal laahu bi a'lama bimaa fi surduril 'aalamin
Dan di antara manusia ada orang yang berkata: "Kami beriman kepada Allah", maka apabila ia disakiti (karena ia beriman) kepada Allah, ia menganggap fitnah manusia itu sebagai azab Allah. Dan sungguh jika datang pertolongan dari Tuhanmu, mereka pasti akan berkata: "Sesungguhnya kami adalah besertamu". Bukankah Allah lebih mengetahui apa yang ada dalam dada semua manusia?
Now there is among men many a one who says [of himself and of others like him], “We do believe in God” - but whenever he is made to suffer in God’s cause, he thinks that persecution at the hands of man is as [much to be feared, or even more than,] God’s chastisement; whereas, if succour from thy Sustainer comes [to those who truly believe] he is sure to say. “Behold, we have always been with you!” Is not God fully aware of what is in the hearts of all creatures?
وَلَيَعْلَمَنَّ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَلَيَعْلَمَنَّ ٱلْمُنَٰفِقِينَ
Wa la ya'lamannal laahul lazina aamanu wa la ya'lamannal munaafiqin
Dan sesungguhnya Allah benar-benar mengetahui orang-orang yang beriman: dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang munafik.
[Yea-] and most certainly will God mark out those who have [truly] attained to faith, and most certainly will He mark out the hypocrites.
وَقَالَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ لِلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱتَّبِعُوا۟ سَبِيلَنَا وَلْنَحْمِلْ خَطَٰيَٰكُمْ وَمَا هُم بِحَٰمِلِينَ مِنْ خَطَٰيَٰهُم مِّن شَىْءٍ ۖ إِنَّهُمْ لَكَٰذِبُونَ
Wa qaalal lazaina kafaru lillazina aamanut tabi'u sabilanaa walnahmil khataaiaakum wa maa hum bihaamilina min khataa yaahum min syai'in innahum lakaazibun
Dan berkatalah orang-orang kafir kepada orang-orang yang beriman: "Ikutilah jalan kami, dan nanti kami akan memikul dosa-dosamu", dan mereka (sendiri) sedikitpun tidak (sanggup), memikul dosa-dosa mereka. Sesungguhnya mereka adalah benar-benar orang pendusta.
And [He is aware, too, that] they who are bent on denying the truth speak [thus, as it were,] to those who have attained to faith: “Follow our way [of life], and we shall indeed take your sins upon ourselves!” But never could they take upon themselves aught of the sins of those [whom they would thus mislead]: behold, they are liars indeed!
وَلَيَحْمِلُنَّ أَثْقَالَهُمْ وَأَثْقَالًۭا مَّعَ أَثْقَالِهِمْ ۖ وَلَيُسْـَٔلُنَّ يَوْمَ ٱلْقِيَٰمَةِ عَمَّا كَانُوا۟ يَفْتَرُونَ
Wa la yahmilunna asqaa lahum wa asqaalam ma'a asqaalihim wa la yus'alunna Yaumal Qiyaamati 'ammaa kaanu yaftarun
Dan sesungguhnya mereka akan memikul beban (dosa) mereka, dan beban-beban (dosa yang lain) di samping beban-beban mereka sendiri, dan sesungguhnya mereka akan ditanya pada hari kiamat tentang apa yang selalu mereka ada-adakan.
Yet most certainly will they have to bear their own burdens, and other burdens besides their own; and most certainly will they be called to account on Resurrection Day for all their false assertions!
وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا نُوحًا إِلَىٰ قَوْمِهِۦ فَلَبِثَ فِيهِمْ أَلْفَ سَنَةٍ إِلَّا خَمْسِينَ عَامًۭا فَأَخَذَهُمُ ٱلطُّوفَانُ وَهُمْ ظَٰلِمُونَ
Wa laqad arsalnaa Nuhan ilaa qaumihi falabisa fihim alfa sanatin illaa khamsina 'aaman fa akhazahumut tufaanu wa hum zaalimun
Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya, maka ia tinggal di antara mereka seribu tahun kurang lima puluh tahun. Maka mereka ditimpa banjir besar, dan mereka adalah orang-orang yang zalim.
And, indeed, [in times long past] We sent forth Noah unto his people, and he dwelt among them a thousand years bar fifty; and then the floods overwhelmed them while they were still lost in evildoing:
فَأَنجَيْنَٰهُ وَأَصْحَٰبَ ٱلسَّفِينَةِ وَجَعَلْنَٰهَآ ءَايَةًۭ لِّلْعَٰلَمِينَ
Fa anjainaahu wa as haabas safinati wa ja'alnaahaaa Aaiatal lil'aalamin
Maka Kami selamatkan Nuh dan penumpang-penumpang bahtera itu dan Kami jadikan peristiwa itu pelajaran bagi semua umat manusia.
but We saved him, together with all who were in the ark, which We then set up as a symbol [of Our grace] for all people [to remember].
وَإِبْرَٰهِيمَ إِذْ قَالَ لِقَوْمِهِ ٱعْبُدُوا۟ ٱللَّهَ وَٱتَّقُوهُ ۖ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌۭ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ
Wa Ibrahima iz qaala liqaumihi' budul laaha wattaquhu zaalikum khairul lakum in kuntum ta'lamun
Dan (ingatlah) Ibrahim, ketika ia berkata kepada kaumnya: "Sembahlah olehmu Allah dan bertakwalah kepada-Nya. Yang demikian itu adalah lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui.
And Abraham, [too, was inspired by Us] when he said unto his people: “Worship God, and be conscious of Him: this is the best for you, if you but knew it!
إِنَّمَا تَعْبُدُونَ مِن دُونِ ٱللَّهِ أَوْثَٰنًۭا وَتَخْلُقُونَ إِفْكًا ۚ إِنَّ ٱلَّذِينَ تَعْبُدُونَ مِن دُونِ ٱللَّهِ لَا يَمْلِكُونَ لَكُمْ رِزْقًۭا فَٱبْتَغُوا۟ عِندَ ٱللَّهِ ٱلرِّزْقَ وَٱعْبُدُوهُ وَٱشْكُرُوا۟ لَهُۥٓ ۖ إِلَيْهِ تُرْجَعُونَ
Innamaa ta'ubduna min dunil laahi ausaananw-wa takhluquna ifkaa; innal lazina ta'buduna min dunil laahi laa yamlikuna lakum rizqan fabtaghu 'indal laahir rizqa fabtaghu 'indal laahir rizqa wa'buduhu wasykuru lahuo ilaihi turja'un
Sesungguhnya apa yang kamu sembah selain Allah itu adalah berhala, dan kamu membuat dusta. Sesungguhnya yang kamu sembah selain Allah itu tidak mampu memberikan rezeki kepadamu; maka mintalah rezeki itu di sisi Allah, dan sembahlah Dia dan bersyukurlah kepada-Nya. Hanya kepada-Nya-lah kamu akan dikembalikan.
You worship only [lifeless] idols instead of God, and [thus] you give visible shape to a lie! Behold, those [things and beings] that you worship instead of God have it not in their power to provide sustenance for you: seek, then, all [your] sustenance from God, and worship Him [alone] and be grateful to Him: [for] unto Him you shall be brought back!
وَإِن تُكَذِّبُوا۟ فَقَدْ كَذَّبَ أُمَمٌۭ مِّن قَبْلِكُمْ ۖ وَمَا عَلَى ٱلرَّسُولِ إِلَّا ٱلْبَلَٰغُ ٱلْمُبِينُ
Wa in tukazzibu faqad kazzaba umamum min qablikum wa maa'alar Rasuli illal balaaghul mubin
Dan jika kamu (orang kafir) mendustakan, maka umat yang sebelum kamu juga telah mendustakan. Dan kewajiban rasul itu, tidak lain hanyalah menyampaikan (agama Allah) dengan seterang-terangnya".
“And if you give [me] the lie - well, [other] communities have given the lie [to Gods prophets] before your time: but no more is an apostle bound to do than clearly deliver the message [entrusted to him].”
أَوَلَمْ يَرَوْا۟ كَيْفَ يُبْدِئُ ٱللَّهُ ٱلْخَلْقَ ثُمَّ يُعِيدُهُۥٓ ۚ إِنَّ ذَٰلِكَ عَلَى ٱللَّهِ يَسِيرٌۭ
Aua lam yarau kaifa yubdi'ul laahul khalqa summa yu'iduh; inna zaalika 'alal laahi yasir
Dan apakah mereka tidak memperhatikan bagaimana Allah menciptakan (manusia) dari permulaannya, kemudian mengulanginya (kembali). Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.
Are then they [who deny the truth] not aware of how God creates [life] in the first instance, and then brings it forth anew? This, verily, is easy for God!
قُلْ سِيرُوا۟ فِى ٱلْأَرْضِ فَٱنظُرُوا۟ كَيْفَ بَدَأَ ٱلْخَلْقَ ۚ ثُمَّ ٱللَّهُ يُنشِئُ ٱلنَّشْأَةَ ٱلْءَاخِرَةَ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍۢ قَدِيرٌۭ
Qul siru fil ardi fanzuru kaifa baa al khalqa summal laahu yunsyi''un nasy atal Aakhirah; innal laaha 'alaa kulli syai'in Qadir
Katakanlah: "Berjalanlah di (muka) bumi, maka perhatikanlah bagaimana Allah menciptakan (manusia) dari permulaannya, kemudian Allah menjadikannya sekali lagi. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Say: “Go all over the earth and behold how [wondrously] He has created [man] in the first instance: and thus, too, will God bring into being your second life for, verily, God has the power to will anything!
يُعَذِّبُ مَن يَشَآءُ وَيَرْحَمُ مَن يَشَآءُ ۖ وَإِلَيْهِ تُقْلَبُونَ
Yu'azzibu many yasyaaa'u wa yarhamu many yasyaaa'; wa ilaihi tuqlabun
Allah mengazab siapa yang dikehendaki-Nya, dan memberi rahmat kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan hanya kepada-Nya-lah kamu akan dikembalikan.
He causes to suffer whomever He wills, and bestows His mercy on whomever He wills; and unto Him you shall be made to return:
وَمَآ أَنتُم بِمُعْجِزِينَ فِى ٱلْأَرْضِ وَلَا فِى ٱلسَّمَآءِ ۖ وَمَا لَكُم مِّن دُونِ ٱللَّهِ مِن وَلِىٍّۢ وَلَا نَصِيرٍۢ
Wa maaa antum bimu'jizina fil ardi wa laa fissamaaa'i wa maa lakum min dunil laahi minw waliyyinw wa laa nasir
Dan kamu sekali-kali tidak dapat melepaskan diri (dari azab Allah) di bumi dan tidak (pula) di langit dan sekali-kali tiadalah bagimu pelindung dan penolong selain Allah.
and never - not on earth and not in the skies - can you [hope to] elude Him: and you have none to protect you from God, and none to bring you succour.”
وَٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ بِـَٔايَٰتِ ٱللَّهِ وَلِقَآئِهِۦٓ أُو۟لَٰٓئِكَ يَئِسُوا۟ مِن رَّحْمَتِى وَأُو۟لَٰٓئِكَ لَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌۭ
Wallazina kafaru bi Aaiaatil laahi wa liqaaa'ihie ulaaa'ika ya'isu mir rahmati wa ulaaa'ika lahum 'azaabun alim
Dan orang-orang yang kafir terhadap ayat-ayat Allah dan pertemuan dengan Dia, mereka putus asa dari rahmat-Ku, dan mereka itu mendapat azab yang pedih.
And [thus it is:] they who are bent on denying the truth of God’s messages and of their [ultimate] meeting with Him - it is they who abandon all hope of My grace and mercy: and it is they whom grievous suffering awaits [in the life to come].
فَمَا كَانَ جَوَابَ قَوْمِهِۦٓ إِلَّآ أَن قَالُوا۟ ٱقْتُلُوهُ أَوْ حَرِّقُوهُ فَأَنجَىٰهُ ٱللَّهُ مِنَ ٱلنَّارِ ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَءَايَٰتٍۢ لِّقَوْمٍۢ يُؤْمِنُونَ
Famaa kaana jauaaba qaumihie illaaa an qaaluqtuluhu au harriquhu faanjaahul laahu minan naar; inna fi zaalika la Aaiaatil laqauminy yu'minun
Maka tidak adalah jawaban kaum Ibrahim, selain mengatakan: "Bunuhlah atau bakarlah dia", lalu Allah menyelamatkannya dari api. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda kebesaran Allah bagi orang-orang yang beriman.
Now [as for Abraham,] his people’s only answer was, “Slay him, or burn him!” – but God saved him from the fire. Behold, in this [story] there are messages indeed for people who will believe!
وَقَالَ إِنَّمَا ٱتَّخَذْتُم مِّن دُونِ ٱللَّهِ أَوْثَٰنًۭا مَّوَدَّةَ بَيْنِكُمْ فِى ٱلْحَيَوٰةِ ٱلدُّنْيَا ۖ ثُمَّ يَوْمَ ٱلْقِيَٰمَةِ يَكْفُرُ بَعْضُكُم بِبَعْضٍۢ وَيَلْعَنُ بَعْضُكُم بَعْضًۭا وَمَأْوَىٰكُمُ ٱلنَّارُ وَمَا لَكُم مِّن نَّٰصِرِينَ
Wa qaala innamat takhaz tum min dunil laahi ausaanam mauaddata bainikum fil haiaatid dunyaa summa yaumal qiyaamati yakfuru ba'dukum biba 'dinw wa yal'anu ba'dukum ba'danw-wa yal'anu ba'dukum ba'danw wa maa waakumun Naaru wa maa lakum min naasirin
Dan berkata Ibrahim: "Sesungguhnya berhala-berhala yang kamu sembah selain Allah adalah untuk menciptakan perasaan kasih sayang di antara kamu dalam kehidupan dunia ini kemudian di hari kiamat sebahagian kamu mengingkari sebahagian (yang lain) dan sebahagian kamu melaknati sebahagian (yang lain); dan tempat kembalimu ialah neraka, dan sekali-kali tak ada bagimu para penolongpun.
And [Abraham] said: “You have chosen to worship idols instead of God for no other reason than to have a bond of love in the life of this world, between yourselves [and your forebears]: but then, on Resurrection Day, you shall disown one another and curse one another - for the goal of you all will be the fire, and you will have none to succour you.
۞ فَـَٔامَنَ لَهُۥ لُوطٌۭ ۘ وَقَالَ إِنِّى مُهَاجِرٌ إِلَىٰ رَبِّىٓ ۖ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلْحَكِيمُ
Fa aamana lahu Lut; wa qaala inni mauhajirun ilaa Rabbi innahu Huwal 'Azizul Hakim
Maka Luth membenarkan (kenabian)nya. Dan berkatalah Ibrahim: "Sesungguhnya aku akan berpindah ke (tempat yang diperintahkan) Tuhanku (kepadaku); sesungguhnya Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
Thereupon [his brother’s son] Lot came to believe in him and said: “Verily, I [too] shall forsake the domain of evil [and turn] to my Sustainer: for, verily, He alone is almighty, truly wise!”
وَوَهَبْنَا لَهُۥٓ إِسْحَٰقَ وَيَعْقُوبَ وَجَعَلْنَا فِى ذُرِّيَّتِهِ ٱلنُّبُوَّةَ وَٱلْكِتَٰبَ وَءَاتَيْنَٰهُ أَجْرَهُۥ فِى ٱلدُّنْيَا ۖ وَإِنَّهُۥ فِى ٱلْءَاخِرَةِ لَمِنَ ٱلصَّٰلِحِينَ
Wa wahabnaa lahu Isyaaqa wa Ya'Quba wa ja'alnaa fi zurriyyatihin Nubuwwata wal Kitaaba wa aatainaahu ajrahu fid dunyaa wa innahu fil aakhirati laminas saalihin
Dan Kami anugrahkan kepda Ibrahim, Ishak dan Ya'qub, dan Kami jadikan kenabian dan Al Kitab pada keturunannya, dan Kami berikan kepadanya balasannya di dunia; dan sesungguhnya dia di akhirat, benar-benar termasuk orang-orang yang saleh.
And [as for Abraham,] We bestowed upon him Isaac and [Isaac’s son] Jacob, and caused prophethood and revelation to continue among his offspring. And We vouchsafed him his reward in this world; and, verily, in the life to come [too] he shall find himself among the righteous.
وَلُوطًا إِذْ قَالَ لِقَوْمِهِۦٓ إِنَّكُمْ لَتَأْتُونَ ٱلْفَٰحِشَةَ مَا سَبَقَكُم بِهَا مِنْ أَحَدٍۢ مِّنَ ٱلْعَٰلَمِينَ
Wa Lutan iz qaala liqaumihie innakum laatunal faahisyata maa sabaqakum bihaa min ahadim minal 'aalamin
Dan (ingatlah) ketika Luth berkata pepada kaumnya: "Sesungguhnya kamu benar-benar mengerjakan perbuatan yang amat keji yang belum pernah dikerjakan oleh seorangpun dari umat-umat sebelum kamu".
And Lot, [too, was inspired by Us] when he said unto his people: “Verily, you commit abominations such as none in all the world has ever committed before you!
أَئِنَّكُمْ لَتَأْتُونَ ٱلرِّجَالَ وَتَقْطَعُونَ ٱلسَّبِيلَ وَتَأْتُونَ فِى نَادِيكُمُ ٱلْمُنكَرَ ۖ فَمَا كَانَ جَوَابَ قَوْمِهِۦٓ إِلَّآ أَن قَالُوا۟ ٱئْتِنَا بِعَذَابِ ٱللَّهِ إِن كُنتَ مِنَ ٱلصَّٰدِقِينَ
A'innakum lataatunar rijaala wa taqta'unas sabila wa taatuna fi naadekumul munkara famaa kaana jauaaba qaumihie illaaa an qaalu' tinaaa bi'azaabil laahi in kunta minas saadiqin
Apakah sesungguhnya kamu patut mendatangi laki-laki, menyamun dan mengerjakan kemungkaran di tempat-tempat pertemuanmu? Maka jawaban kaumnya tidak lain hanya mengatakan: "Datangkanlah kepada kami azab Allah, jika kamu termasuk orang-orang yang benar".
Must you indeed approach men [with lust], and thus cut across the way [of nature]? and must you commit these shameful deeds in your open] assemblies?” But his people’s only answer was, “Bring down upon us God’s chastisement, if thou art a man of truth!”
قَالَ رَبِّ ٱنصُرْنِى عَلَى ٱلْقَوْمِ ٱلْمُفْسِدِينَ
Qaala Rabbin surni 'alal qaumil mufsidin
Luth berdoa: "Ya Tuhanku, tolonglah aku (dengan menimpakan azab) atas kaum yang berbuat kerusakan itu".
[And] he prayed: “O my Sustainer! Succour Thou me against these people who spread corruption!”
وَلَمَّا جَآءَتْ رُسُلُنَآ إِبْرَٰهِيمَ بِٱلْبُشْرَىٰ قَالُوٓا۟ إِنَّا مُهْلِكُوٓا۟ أَهْلِ هَٰذِهِ ٱلْقَرْيَةِ ۖ إِنَّ أَهْلَهَا كَانُوا۟ ظَٰلِمِينَ
Wa lammaa jaaa'at Rusulunaaa Ibraahima bil busyraa qaaluo innaa muhliku ahli haazihil qaryati inna ahlahaa kaanu zaalimin
Dan tatkala utusan Kami (para malaikat) datang kepada Ibrahim membawa kabar gembira, mereka mengatakan: "Sesungguhnya kami akan menghancurkan penduduk negeri (Sodom) ini; sesungguhnya penduduknya adalah orang-orang yang zalim".
And so, when Our [heavenly] messengers came to Abraham with the glad tiding [of the birth of Isaac], they [also] said, “Behold, we are about to destroy the people of that land, for its people are truly evildoers!”
قَالَ إِنَّ فِيهَا لُوطًۭا ۚ قَالُوا۟ نَحْنُ أَعْلَمُ بِمَن فِيهَا ۖ لَنُنَجِّيَنَّهُۥ وَأَهْلَهُۥٓ إِلَّا ٱمْرَأَتَهُۥ كَانَتْ مِنَ ٱلْغَٰبِرِينَ
Qaala inna fiha Lutaa; qaalu nahnu a'lamu biman fihaa lanunajjjiyannahu wa ahlahuo illam ra atahu kaanat minal ghaabirin
Berkata Ibrahim: "Sesungguhnya di kota itu ada Luth". Para malaikat berkata: "Kami lebih mengetahui siapa yang ada di kota itu. Kami sungguh-sungguh akan menyelamatkan dia dan pengikut-pengikutnya kecuali isterinya. Dia adalah termasuk orang-orang yang tertinggal (dibinasakan).
[And when Abraham] exclaimed, “But Lot lives there!” - they answered: We know fully well who is there; most certainly we shall save him and his household - all but his wife: she will indeed be among those that stay behind.”
وَلَمَّآ أَن جَآءَتْ رُسُلُنَا لُوطًۭا سِىٓءَ بِهِمْ وَضَاقَ بِهِمْ ذَرْعًۭا وَقَالُوا۟ لَا تَخَفْ وَلَا تَحْزَنْ ۖ إِنَّا مُنَجُّوكَ وَأَهْلَكَ إِلَّا ٱمْرَأَتَكَ كَانَتْ مِنَ ٱلْغَٰبِرِينَ
Wa lammaaa an jaaa'at Rusulunaa Lutan sie'a bihim wa daaqa bihim zar'anw wa qaalu laa takhaf wa laa tahzan innaa munajjuka wa ahlaka illam ra ataka kaanat minal ghaabirin
Dan tatkala datang utusan-utusan Kami (para malaikat) itu kepada Luth, dia merasa susah karena (kedatangan) mereka, dan (merasa) tidak punya kekuatan untuk melindungi mereka dan mereka berkata: "Janganlah kamu takut dan jangan (pula) susah. Sesungguhnya kami akan menyelamatkan kamu dan pengikut-pengikutmu, kecuali isterimu, dia adalah termasuk orang-orang yang tertinggal (dibinasakan)".
And when Our messengers came unto Lot, he was sorely grieved on their account, seeing that it was beyond his power to shield them; but they said: “Fear not, and grieve not! Behold, we shall save thee and thy household - all but thy wife: she will indeed be among those that stay behind.
إِنَّا مُنزِلُونَ عَلَىٰٓ أَهْلِ هَٰذِهِ ٱلْقَرْيَةِ رِجْزًۭا مِّنَ ٱلسَّمَآءِ بِمَا كَانُوا۟ يَفْسُقُونَ
Innaa munziluna 'alaaa ahli haazihil qaryati rijzam minas samaaa'i bimaa kaanu yafsuqun
Sesungguhnya Kami akan menurunkan azab dari langit atas penduduk kota ini karena mereka berbuat fasik.
Verily, we shall bring down upon the people of this land a horror from heaven in requital of all their iniquitous doings!”
وَلَقَد تَّرَكْنَا مِنْهَآ ءَايَةًۢ بَيِّنَةًۭ لِّقَوْمٍۢ يَعْقِلُونَ
Wa laqat taraknaa min haaa aaiatam baiyinatal liqauminy ya'qilun
Dan sesungguhnya Kami tinggalkan daripadanya satu tanda yang nyata bagi orang-orang yang berakal.
And [so it happened; and] thereof, indeed, We have left a clear sign for people who use their reason.
وَإِلَىٰ مَدْيَنَ أَخَاهُمْ شُعَيْبًۭا فَقَالَ يَٰقَوْمِ ٱعْبُدُوا۟ ٱللَّهَ وَٱرْجُوا۟ ٱلْيَوْمَ ٱلْءَاخِرَ وَلَا تَعْثَوْا۟ فِى ٱلْأَرْضِ مُفْسِدِينَ
Wa ilaa Madyana akhaahum Syu'aiban faqaala yaa qaumi'-budul laaha warjul yaumal aakhira wa laa ta'sau fil ardi mufsidin
Dan (Kami telah mengutus) kepada penduduk Mad-yan, saudara mereka Syu'aib, maka ia berkata: "Hai kaumku, sembahlah olehmu Allah, harapkanlah (pahala) hari akhir, dan jangan kamu berkeliaran di muka bumi berbuat kerusakan".
AND UNTO [the people of] Madyan [We sent] their brother Shu’ayb who thereupon said: “O my people! Worship God [alone], and look forward to the Last Day, and do not act wickedly on earth by spreading corruption!”
فَكَذَّبُوهُ فَأَخَذَتْهُمُ ٱلرَّجْفَةُ فَأَصْبَحُوا۟ فِى دَارِهِمْ جَٰثِمِينَ
Fakazzabuhu fa akhazat humur rajfatu fa asbahu fi daarihim jaasimin
Maka mereka mendustakan Syu'aib, lalu mereka ditimpa gempa yang dahsyat, dan jadilah mereka mayat-mayat yang bergelimpangan di tempat-tempat tinggal mereka.
But they gave him the lie. Thereupon an earthquake overtook them: and then they lay lifeless, in their very homes, on the ground.
وَعَادًۭا وَثَمُودَا۟ وَقَد تَّبَيَّنَ لَكُم مِّن مَّسَٰكِنِهِمْ ۖ وَزَيَّنَ لَهُمُ ٱلشَّيْطَٰنُ أَعْمَٰلَهُمْ فَصَدَّهُمْ عَنِ ٱلسَّبِيلِ وَكَانُوا۟ مُسْتَبْصِرِينَ
Wa 'Aadanw wa Samuda wa qat tabaiyana lakum mim masaakinihim wa zaiyana lahumusy Syaitaanu a'maalahum fasaddahum 'anis sabili wa kaanu mustabsirin
Dan (juga) kaum 'Aad dan Tsamud, dan sungguh telah nyata bagi kamu (kehancuran mereka) dari (puing-puing) tempat tinggal mereka. Dan syaitan menjadikan mereka memandang baik perbuatan-perbuatan mereka, lalu ia menghalangi mereka dari jalan (Allah), sedangkan mereka adalah orang-orang berpandangan tajam,
AND [the tribes of] Ad and Thamud [too, did We destroy -] as should have become obvious to you from [whatever there remains of] their dwellings. [They perished] because Satan had made their [sinful] doings seem goodly to them, and thus had barred them from the path [of God] despite their having been endowed with the ability to perceive the truth.
وَقَٰرُونَ وَفِرْعَوْنَ وَهَٰمَٰنَ ۖ وَلَقَدْ جَآءَهُم مُّوسَىٰ بِٱلْبَيِّنَٰتِ فَٱسْتَكْبَرُوا۟ فِى ٱلْأَرْضِ وَمَا كَانُوا۟ سَٰبِقِينَ
Wa Qaaruna wa Fir'auna wa haamaana wa laqad jaaa'ahum Musa bilbaiyinaati fastakbaru fil ardi wa maa kaanu saabiqin
dan (juga) Karun, Fir'aun dan Haman. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka Musa dengan (membawa bukti-bukti) keterangan-keterangan yang nyata. Akan tetapi mereka berlaku sombong di (muka) bumi, dan tiadalah mereka orang-orang yang luput (dari kehancuran itu).
And [thus, too, did We deal with] Qarun and Pharaoh, and Haman: to them had come Moses with all evidence of the truth, but they behaved arrogantly on earth [and rejected him]; and withal, they could not escape [Us].
فَكُلًّا أَخَذْنَا بِذَنۢبِهِۦ ۖ فَمِنْهُم مَّنْ أَرْسَلْنَا عَلَيْهِ حَاصِبًۭا وَمِنْهُم مَّنْ أَخَذَتْهُ ٱلصَّيْحَةُ وَمِنْهُم مَّنْ خَسَفْنَا بِهِ ٱلْأَرْضَ وَمِنْهُم مَّنْ أَغْرَقْنَا ۚ وَمَا كَانَ ٱللَّهُ لِيَظْلِمَهُمْ وَلَٰكِن كَانُوٓا۟ أَنفُسَهُمْ يَظْلِمُونَ
Fakullan akhaznaa bizam bihi faminhum man arsalnaa 'alaihi haasibaa; wa minhum man akhazat hus saihatu wa minhum man khasafnaa bihil arda wa minhum man aghraqnaa; wa maa kaanal laahu li yazlimahum wa laakin kaanu anfusahum yazlimun
Maka masing-masing (mereka itu) Kami siksa disebabkan dosanya, maka di antara mereka ada yang Kami timpakan kepadanya hujan batu kerikil dan di antara mereka ada yang ditimpa suara keras yang mengguntur, dan di antara mereka ada yang Kami benamkan ke dalam bumi, dan di antara mereka ada yang Kami tenggelamkan, dan Allah sekali-kali tidak hendak menganiaya mereka, akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri.
For, every one of them, did We take to task for his sin: and so, upon some of them We let loose a deadly storm wind; and some of them were overtaken by a [sudden] blast; and some of them We caused to be swallowed by the earth: and some of them We caused to drown. And it was not God who wronged them, but it was they who had wronged themselves.
مَثَلُ ٱلَّذِينَ ٱتَّخَذُوا۟ مِن دُونِ ٱللَّهِ أَوْلِيَآءَ كَمَثَلِ ٱلْعَنكَبُوتِ ٱتَّخَذَتْ بَيْتًۭا ۖ وَإِنَّ أَوْهَنَ ٱلْبُيُوتِ لَبَيْتُ ٱلْعَنكَبُوتِ ۖ لَوْ كَانُوا۟ يَعْلَمُونَ
Masalul lazinat takhazu min dunil laahi auliyaaa'a kamasalil 'ankabut, ittakhazat baitaa; wa inna auhanal buyuti la baitul 'ankabut; lau kaanu ya'lamun
Perumpamaan orang-orang yang mengambil pelindung-pelindung selain Allah adalah seperti laba-laba yang membuat rumah. Dan sesungguhnya rumah yang paling lemah adalah rumah laba-laba kalau mereka mengetahui.
The parable of those who take [beings or forces] other than God for their protectors is that of the spider which makes for itself a house: for, behold, the frailest of all houses is the spiders house. Could they but understand this!
إِنَّ ٱللَّهَ يَعْلَمُ مَا يَدْعُونَ مِن دُونِهِۦ مِن شَىْءٍۢ ۚ وَهُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلْحَكِيمُ
Innal laaha ya'lamu maa yad'una min dunihi min syai'; wa Huwal 'Azizul Hakim
Sesungguhnya Allah mengetahui apa saja yang mereka seru selain Allah. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
Verily, God knows whatever it is that men invoke instead of Him for He alone is almighty, truly wise.
وَتِلْكَ ٱلْأَمْثَٰلُ نَضْرِبُهَا لِلنَّاسِ ۖ وَمَا يَعْقِلُهَآ إِلَّا ٱلْعَٰلِمُونَ
Wa tilkal amsaalu nadribuhaa linnaasi wa maa ya'qiluhaaa illal 'aalimun
Dan perumpamaan-perumpamaan ini Kami buat untuk manusia; dan tiada yang memahaminya kecuali orang-orang yang berilmu.
And so We propound these parables unto man: but none can grasp their innermost meaning save those who [of Us] are aware
خَلَقَ ٱللَّهُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ بِٱلْحَقِّ ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَءَايَةًۭ لِّلْمُؤْمِنِينَ
Khalaqal laahus samaauaati wal arda bilhaqq; inna fi zaalika la aaiatal lilmu minin
Allah menciptakan langit dan bumi dengan hak. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi orang-orang mukmin.
[and hence are certain that] God has created the heavens and the earth in accordance with [an inner] truth: for, behold, in this [very creation] there is a message indeed for all who believe [in Him].
ٱتْلُ مَآ أُوحِىَ إِلَيْكَ مِنَ ٱلْكِتَٰبِ وَأَقِمِ ٱلصَّلَوٰةَ ۖ إِنَّ ٱلصَّلَوٰةَ تَنْهَىٰ عَنِ ٱلْفَحْشَآءِ وَٱلْمُنكَرِ ۗ وَلَذِكْرُ ٱللَّهِ أَكْبَرُ ۗ وَٱللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ
Utlu maaa uhiya ilaika mional Kitaabi wa aqimis Salaata innas Salaata tanhaa 'anil fahsyaaa'i wal munkar; wa lazikrul laahi akbar; wal laahu ya'lamu maa tasna'un
Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Quran) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.
CONVEY [unto others] whatever of this divine writ has been revealed unto thee, and be constant in prayer: for, behold, prayer restrains [man] from loathsome deeds and from all that runs counter to reason; and remembrance of God is indeed the greatest [good]. And God knows all that you do.
۞ وَلَا تُجَٰدِلُوٓا۟ أَهْلَ ٱلْكِتَٰبِ إِلَّا بِٱلَّتِى هِىَ أَحْسَنُ إِلَّا ٱلَّذِينَ ظَلَمُوا۟ مِنْهُمْ ۖ وَقُولُوٓا۟ ءَامَنَّا بِٱلَّذِىٓ أُنزِلَ إِلَيْنَا وَأُنزِلَ إِلَيْكُمْ وَإِلَٰهُنَا وَإِلَٰهُكُمْ وَٰحِدٌۭ وَنَحْنُ لَهُۥ مُسْلِمُونَ
Wa laa tujaadiluo Ahlal Kitaabi illaa billati hiya ahsanu illal lazina zalamu minhum wa quluo aamannaa billazie unzila ilainaa wa unzila ilaikum wa illaahunna wa illahukum waahidunw-wa nahnu lahu muslimun
Dan janganlah kamu berdebat denganAhli Kitab, melainkan dengan cara yang paling baik, kecuali dengan orang-orang zalim di antara mereka, dan katakanlah: "Kami telah beriman kepada (kitab-kitab) yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepadamu; Tuhan kami dan Tuhanmu adalah satu; dan kami hanya kepada-Nya berserah diri".
And do not argue with the followers of earlier revelation otherwise than in a most kindly manner - unless it be such of them as are bent on evildoing and say: “We believe in that which has been bestowed from on high upon us, as well as that which has been bestowed upon you: or our God and your God is one and the same, and it is unto Him that We [all] surrender ourselves.”
وَكَذَٰلِكَ أَنزَلْنَآ إِلَيْكَ ٱلْكِتَٰبَ ۚ فَٱلَّذِينَ ءَاتَيْنَٰهُمُ ٱلْكِتَٰبَ يُؤْمِنُونَ بِهِۦ ۖ وَمِنْ هَٰٓؤُلَآءِ مَن يُؤْمِنُ بِهِۦ ۚ وَمَا يَجْحَدُ بِـَٔايَٰتِنَآ إِلَّا ٱلْكَٰفِرُونَ
Wa kazaalika anzalnaaa ilaikal Kitaab; fallazina aatainaahumul kitaaba yu'minuna bihi wa min haaa'ulaaa'i many yu'minu bih; wa maa yajhadu bi'Aaiaatinaa illal kaafirun
Dan demikian (pulalah) Kami turunkan kepadamu Al Kitab (Al Quran). Maka orang-orang yang telah kami berikan kepada mereka Al Kitab (Taurat) mereka beriman kepadanya (Al Quran); dan di antara mereka (orang-orang kafir Mekah) ada yang beriman kepadanya. Dan tiadalah yang mengingkari ayat-ayat kami selain orang-orang kafir.
For it is thus that We have bestowed this divine writ from on high upon thee [O Muhammad]. And they to whom we have vouchsafed this divine writ believe in it just as among those [followers of earlier revelation] there are some who believe in it. And none could knowingly reject Our messages unless it be such as would deny [an obvious] truth:
وَمَا كُنتَ تَتْلُوا۟ مِن قَبْلِهِۦ مِن كِتَٰبٍۢ وَلَا تَخُطُّهُۥ بِيَمِينِكَ ۖ إِذًۭا لَّٱرْتَابَ ٱلْمُبْطِلُونَ
Wa maa kunta tatlu min qablihi min kitaabinw wa laa takhuttubhu bi yaminika izal lartaabal mubtilun
Dan kamu tidak pernah membaca sebelumnya (Al Quran) sesuatu Kitabpun dan kamu tidak (pernah) menulis suatu Kitab dengan tangan kananmu; andaikata (kamu pernah membaca dan menulis), benar-benar ragulah orang yang mengingkari(mu).
for, [O Muhammad,] thou hast never been able to recite any divine writ ere this one [was revealed], nor didst thou ever transcribe one with your own hand or else, they who try to disprove the truth [of thy revelation] might indeed have had cause to doubt [it].
بَلْ هُوَ ءَايَٰتٌۢ بَيِّنَٰتٌۭ فِى صُدُورِ ٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْعِلْمَ ۚ وَمَا يَجْحَدُ بِـَٔايَٰتِنَآ إِلَّا ٱلظَّٰلِمُونَ
Bal huwa aaiaatum baiyinaatun fi suduril lazina utul 'ilm; wa maa yajhadu bi aaiaatinaa illaz zaalimun
Sebenarnya, Al Quran itu adalah ayat-ayat yang nyata di dalam dada orang-orang yang diberi ilmu. Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami kecuali orang-orang yang zalim.
Nay, but this [divine writ] consists of messages clear to the hearts of all who are gifted with [innate] knowledge and none could knowingly reject Our messages unless it be such as would do wrong [to themselves].
وَقَالُوا۟ لَوْلَآ أُنزِلَ عَلَيْهِ ءَايَٰتٌۭ مِّن رَّبِّهِۦ ۖ قُلْ إِنَّمَا ٱلْءَايَٰتُ عِندَ ٱللَّهِ وَإِنَّمَآ أَنَا۠ نَذِيرٌۭ مُّبِينٌ
Wa qaalu lau laaa unzila 'alaihi aaiaatum mir Rabbihi qul innamal aaiaatu 'indal laahi wa innamaaa ana nazirum mubin
Dan orang-orang kafir Mekah berkata: "Mengapa tidak diturunkan kepadanya mukjizat-mukjizat dari Tuhannya?" Katakanlah: "Sesungguhnya mukjizat-mukjizat itu terserah kepada Allah. Dan sesungguhnya aku hanya seorang pemberi peringatan yang nyata".
And yet they say, “Why have no miraculous signs ever been bestowed upon him from on high by his Sustainer?” Say: “Miracles are in the power of God alone; and as for me - I am but a plain warner.”
أَوَلَمْ يَكْفِهِمْ أَنَّآ أَنزَلْنَا عَلَيْكَ ٱلْكِتَٰبَ يُتْلَىٰ عَلَيْهِمْ ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَرَحْمَةًۭ وَذِكْرَىٰ لِقَوْمٍۢ يُؤْمِنُونَ
Aua lam yakfihim annaaa anzalnaa 'alaikal kitaaba yutlaa 'alaikhim; inna fi zaalika larahmatanw wa zikraa liqauminy yu'minun
Dan apakah tidak cukup bagi mereka bahwasanya Kami telah menurunkan kepadamu Al Kitab (Al Quran) sedang dia dibacakan kepada mereka? Sesungguhnya dalam (Al Quran) itu terdapat rahmat yang besar dan pelajaran bagi orang-orang yang beriman.
Why - is it not enough for them that We have bestowed this divine writ on thee from on high, to be conveyed [by thee] to them? For, verily, in it is [manifested Our] grace, and a reminder to people who will believe.
قُلْ كَفَىٰ بِٱللَّهِ بَيْنِى وَبَيْنَكُمْ شَهِيدًۭا ۖ يَعْلَمُ مَا فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۗ وَٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ بِٱلْبَٰطِلِ وَكَفَرُوا۟ بِٱللَّهِ أُو۟لَٰٓئِكَ هُمُ ٱلْخَٰسِرُونَ
Qul kafaa billaahi baini wa bainakum syahidaa; ya'lamu maa fis samaauaati wal ard; wallazina aamanu bil baatili wa kafaru billaahi ulaaa'ika humul khaasirun
Katakanlah: "Cukuplah Allah menjadi saksi antaraku dan antaramu. Dia mengetahui apa yang di langit dan di bumi. Dan orang-orang yang percaya kepada yang batil dan ingkar kepada Allah, mereka itulah orang-orang yang merugi.
Say [unto those who will not believe]: “God is witness enough between me and you! He knows all that is in the heavens and on earth; and they who are bent on believing in what is false and vain, and thus on denying God - it is they, they who shall be the losers!”
وَيَسْتَعْجِلُونَكَ بِٱلْعَذَابِ ۚ وَلَوْلَآ أَجَلٌۭ مُّسَمًّۭى لَّجَآءَهُمُ ٱلْعَذَابُ وَلَيَأْتِيَنَّهُم بَغْتَةًۭ وَهُمْ لَا يَشْعُرُونَ
Wa yasta'jilunaka bil'azaab; wa lau laaa ajalum musammal lajaaa'ahumul 'zaab; wa la yaatiyannahum baghta tanw wa hum laa yasy'urun
Dan mereka meminta kepadamu supaya segera diturunkan azab. Kalau tidaklah karena waktu yang telah ditetapkan, benar-benar telah datang azab kepada mereka, dan azab itu benar-benar akan datang kepada mereka dengan tiba-tiba, sedang mereka tidak menyadarinya.
Now they challenge thee to hasten the coming upon them of [God’s] chastisement: and indeed, had not a term been set [for it by God], that suffering would already have come upon them! But indeed, it will most certainly come upon them of a sudden, and they will be taken unawares.
يَسْتَعْجِلُونَكَ بِٱلْعَذَابِ وَإِنَّ جَهَنَّمَ لَمُحِيطَةٌۢ بِٱلْكَٰفِرِينَ
Yasta'jilunak bil'azaab; wa inna Jahannama lamuhi tatum bilkaafirin
Mereka meminta kepadamu supaya segera diturunkan azab. Dan sesungguhnya Jahannam benar-benar meliputi orang-orang yang kafir,
They challenge thee to hasten the coming upon them of [God’s] chastisement: but, verily, hell is bound to encompass all who deny the truth –
يَوْمَ يَغْشَىٰهُمُ ٱلْعَذَابُ مِن فَوْقِهِمْ وَمِن تَحْتِ أَرْجُلِهِمْ وَيَقُولُ ذُوقُوا۟ مَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ
Yauma yaghsyaahumul 'azaabu min fauqihim wa min tahti arjulim wa yaqulu zuqu maa kuntum ta'malun
pada hari mereka ditutup oleh azab dari atas mereka dan dari bawah kaki mereka dan Allah berkata (kepada mereka): "Rasailah (pembalasan dari) apa yang telah kamu kerjakan".
[encompass them] on the Day when suffering will overwhelm them from above them and from beneath their feet, whereupon He shall say: “Taste [now the fruit of] your own doings!”
يَٰعِبَادِىَ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِنَّ أَرْضِى وَٰسِعَةٌۭ فَإِيَّٰىَ فَٱعْبُدُونِ
Yaa 'ibaadiyal lazina aamanuo inna ardi waasi 'atun fa iyyaaia fa'budun
Hai hamba-hamba-Ku yang beriman, sesungguhnya bumi-Ku luas, maka sembahlah Aku saja.
O YOU servants of Mine who have attained to faith! Behold, wide is Mine earth: worship Me, then, Me alone!
كُلُّ نَفْسٍۢ ذَآئِقَةُ ٱلْمَوْتِ ۖ ثُمَّ إِلَيْنَا تُرْجَعُونَ
Kullu nafsin zaaa'iqatul mauti summa ilainaa turja'un
Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kemudian hanyalah kepada Kami kamu dikembalikan.
Every human being is bound to taste death, [and] in the end unto Us shall all be brought back:
وَٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّٰلِحَٰتِ لَنُبَوِّئَنَّهُم مِّنَ ٱلْجَنَّةِ غُرَفًۭا تَجْرِى مِن تَحْتِهَا ٱلْأَنْهَٰرُ خَٰلِدِينَ فِيهَا ۚ نِعْمَ أَجْرُ ٱلْعَٰمِلِينَ
Wallazina aamanu wa 'amilus saalihaati la nubauwi 'annahum minal Jannati ghurafan tajri min tahtihal anhaaru khaalidina fihaa; ni'ma ajrul 'aamilin
Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal yang saleh, sesungguhnya akan Kami tempatkan mereka pada tempat-tempat yang tinggi di dalam surga, yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, mereka kekal di dalamnya. Itulah sebaik-baik pembalasan bagi orang-orang yang beramal,
whereupon unto those who have attained to faith and wrought good works We shall most certainly assign mansions in that paradise through which running waters flow, therein to abide: how excellent a reward for those who labour –
ٱلَّذِينَ صَبَرُوا۟ وَعَلَىٰ رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ
Allazina sabaru wa 'alaa Rabbihim yatauakkalun
(yaitu) yang bersabar dan bertawakkal kepada Tuhannya.
those who are patient in adversity and in their Sustainer place their trust!
وَكَأَيِّن مِّن دَآبَّةٍۢ لَّا تَحْمِلُ رِزْقَهَا ٱللَّهُ يَرْزُقُهَا وَإِيَّاكُمْ ۚ وَهُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلْعَلِيمُ
Wa ka aiyim min daaabbatil laa tahmilu riqqahaa; al laahu yarzuquhaa wa iyyaakum; wa Huwas Sami'ul Alim
Dan berapa banyak binatang yang tidak (dapat) membawa (mengurus) rezekinya sendiri. Allah-lah yang memberi rezeki kepadanya dan kepadamu dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
And how many a living creature is there that takes no thought of its own sustenance; [the while] God provides for it as [He provides] for you - since He alone is all-hearing, all-knowing.
وَلَئِن سَأَلْتَهُم مَّنْ خَلَقَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ وَسَخَّرَ ٱلشَّمْسَ وَٱلْقَمَرَ لَيَقُولُنَّ ٱللَّهُ ۖ فَأَنَّىٰ يُؤْفَكُونَ
Wa la'in sa altahum man khalaqas samaauaati wal arda wa sakhkharasy syamsa wal qamara la yaqulunnal laahu fa ann yu'fakun
Dan sesungguhnya jika kamu tanyakan kepada mereka: "Siapakah yang menjadikan langit dan bumi dan menundukkan matahari dan bulan?" Tentu mereka akan menjawab: "Allah", maka betapakah mereka (dapat) dipalingkan (dari jalan yang benar).
And thus it is [with most people]: if thou ask them, “Who is it that has created the heavens and the earth, and made the sun and the moon subservient [to His laws]?” - they will surely answer, “God.” How perverted, then, are their minds!
ٱللَّهُ يَبْسُطُ ٱلرِّزْقَ لِمَن يَشَآءُ مِنْ عِبَادِهِۦ وَيَقْدِرُ لَهُۥٓ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ بِكُلِّ شَىْءٍ عَلِيمٌۭ
Allaahu yabsutur rizqa limany yasyaaa'u min 'ibaadihi wa yaqdiru lah; innal laaha bikulli syai'in Alim
Allah melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan Dia (pula) yang menyempitkan baginya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.
God grants abundant sustenance, or gives it in scant measure, to whichever He wills of His creatures: for, behold, God has full knowledge of everything.
وَلَئِن سَأَلْتَهُم مَّن نَّزَّلَ مِنَ ٱلسَّمَآءِ مَآءًۭ فَأَحْيَا بِهِ ٱلْأَرْضَ مِنۢ بَعْدِ مَوْتِهَا لَيَقُولُنَّ ٱللَّهُ ۚ قُلِ ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ ۚ بَلْ أَكْثَرُهُمْ لَا يَعْقِلُونَ
Wa la'in sa altahum man nazzala minas samaaa'e maaa'an fa ahyaa bihil arda mim ba'di mautihaa la yaqulunnal laah; qulil hamdu lillah; bal aksaruhum laa ya'qilun
Dan sesungguhnya jika kamu menanyakan kepada mereka: "Siapakah yang menurunkan air dari langit lalu menghidupkan dengan air itu bumi sesudah matinya?" Tentu mereka akan menjawab: "Allah", Katakanlah: "Segala puji bagi Allah", tetapi kebanyakan mereka tidak memahami(nya).
And thus it is: if thou ask them, “Who is it that sends down water from the skies, giving life thereby to the earth after it had been lifeless?” - they will surely answer, “God.” Say thou: “[Since this is so,] all praise is due to God [alone]!” But most of them will not use their reason:
وَمَا هَٰذِهِ ٱلْحَيَوٰةُ ٱلدُّنْيَآ إِلَّا لَهْوٌۭ وَلَعِبٌۭ ۚ وَإِنَّ ٱلدَّارَ ٱلْءَاخِرَةَ لَهِىَ ٱلْحَيَوَانُ ۚ لَوْ كَانُوا۟ يَعْلَمُونَ
Wa maa haazihil haiaa tud dunyaaa illaa lahwunw-wa la'ib; wa innad Daaral Aakhirata la hiyal ha yauaan; lau kaano ya'lamun
Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui.
for, [if they did, they would know that] the life of this world is nothing but a passing delight and a play - whereas, behold, the life in the hereafter is indeed the only [true] life: if they but knew this!
فَإِذَا رَكِبُوا۟ فِى ٱلْفُلْكِ دَعَوُا۟ ٱللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ ٱلدِّينَ فَلَمَّا نَجَّىٰهُمْ إِلَى ٱلْبَرِّ إِذَا هُمْ يُشْرِكُونَ
Fa-izaa rakibu fil fulki da'auul laaha mukhilsina lahud dina falammaa najjaa hum ilal baari izaa hum yusyrikun
Maka apabila mereka naik kapal mereka mendoa kepada Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya; maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai ke darat, tiba-tiba mereka (kembali) mempersekutukan (Allah)
And so, when they embark on a ship [and find themselves in danger], they call unto God, [at that moment] sincere in their faith in Him alone; but as soon as He has brought them safe ashore, they [begin to] ascribe to imaginary powers a share in His divinity:
لِيَكْفُرُوا۟ بِمَآ ءَاتَيْنَٰهُمْ وَلِيَتَمَتَّعُوا۟ ۖ فَسَوْفَ يَعْلَمُونَ
Li yakfuru bimaaa aatainaahum wa li yatamatta'u fasau fa ya'lamun
agar mereka mengingkari nikmat yang telah Kami berikan kepada mereka dan agar mereka (hidup) bersenang-senang (dalam kekafiran). Kelak mereka akan mengetahui (akibat perbuatannya).
and thus they show utter ingratitude for all that We have vouchsafed them, and go on [thoughtlessly] enjoying their worldly life.
أَوَلَمْ يَرَوْا۟ أَنَّا جَعَلْنَا حَرَمًا ءَامِنًۭا وَيُتَخَطَّفُ ٱلنَّاسُ مِنْ حَوْلِهِمْ ۚ أَفَبِٱلْبَٰطِلِ يُؤْمِنُونَ وَبِنِعْمَةِ ٱللَّهِ يَكْفُرُونَ
Aualam yarau annaa ja'alnaa haraman aaminanw wa yutakhattafun naasu min hau lihim; afabil baatili yu'minuna wa bini'matil laahi yakfurun
Dan apakah mereka tidak memperhatikan, bahwa sesungguhnya Kami telah menjadikan (negeri mereka) tanah suci yang aman, sedang manusia sekitarnya rampok-merampok. Maka mengapa (sesudah nyata kebenaran) mereka masih percaya kepada yang bathil dan ingkar kepada nikmat Allah?
Are they, then, not aware that We have set up a sanctuary secure [for those who believe in Us], the while all around them men are being carried away [by fear and despair]? Will they, then, [continue to] believe in things false and vain, and thus deny God’s blessings.
وَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنِ ٱفْتَرَىٰ عَلَى ٱللَّهِ كَذِبًا أَوْ كَذَّبَ بِٱلْحَقِّ لَمَّا جَآءَهُۥٓ ۚ أَلَيْسَ فِى جَهَنَّمَ مَثْوًۭى لِّلْكَٰفِرِينَ
Wa man azlamu mimma nif taraa 'alal laahi kaziban au kazzaba bilhaqqi lammaa jaaa'ah; alaisa fi jahannama maswal lil kaafirin
Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang-orang yang mengada-adakan kedustaan terhadap Allah atau mendustakan yang hak tatkala yang hak itu datang kepadanya? Bukankah dalam neraka Jahannam itu ada tempat bagi orang-orang yang kafir?
And who could be more wicked than he who attributes his own lying inventions to God, or gives the lie to the truth when it comes unto him [through revelation]? Is not hell the [proper] abode for all who [thus] deny the truth?
وَٱلَّذِينَ جَٰهَدُوا۟ فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا ۚ وَإِنَّ ٱللَّهَ لَمَعَ ٱلْمُحْسِنِينَ
Wallazina jaahadu finaa lanahdiyannahum subulana; wa innal laaha lama'al muhsinin
Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik.
But as for those who strive hard in Our cause -We shall most certainly guide them onto paths that lead unto Us: for, behold, God is indeed with the doers of good.