Al-Jumu'a
سُورَةُ الجُمُعَةِ
Jumat • Madaniyah
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ يُسَبِّحُ لِلَّهِ مَا فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِى ٱلْأَرْضِ ٱلْمَلِكِ ٱلْقُدُّوسِ ٱلْعَزِيزِ ٱلْحَكِيمِ
Yusabbihu lilaahi maa fis samaauaati wa maa fil ardil Malikil Quddusil 'Azizil Hakim
Senantiasa bertasbih kepada Allah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Raja, Yang Maha Suci, Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
ALL THAT IS in the heavens and all that is on earth extols the limitless glory of God, the Sovereign Supreme, the Holy, the Almighty, the Wise!
هُوَ ٱلَّذِى بَعَثَ فِى ٱلْأُمِّيِّۦنَ رَسُولًۭا مِّنْهُمْ يَتْلُوا۟ عَلَيْهِمْ ءَايَٰتِهِۦ وَيُزَكِّيهِمْ وَيُعَلِّمُهُمُ ٱلْكِتَٰبَ وَٱلْحِكْمَةَ وَإِن كَانُوا۟ مِن قَبْلُ لَفِى ضَلَٰلٍۢ مُّبِينٍۢ
Huwal lazi ba'asa fil ummiyyina Rasulam min hum yatlu 'alaihim aaiaatihi wa yuzakkihim wa yu'allimuhumul Kitaaba wal Hikmata wa in kaano min qablu lafi dalaalim mubin
Dialah yang mengutus kepada kaum yang buta huruf seorang Rasul di antara mereka, yang membacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka, mensucikan mereka dan mengajarkan mereka Kitab dan Hikmah (As Sunnah). Dan sesungguhnya mereka sebelumnya benar-benar dalam kesesatan yang nyata,
He it is who has sent unto the unlettered people an apostle from among themselves, to convey unto them His messages, and to cause them to grow in purity, and to impart unto them the divine writ as well as wisdom - whereas before that they were indeed, most obviously, lost in error
وَءَاخَرِينَ مِنْهُمْ لَمَّا يَلْحَقُوا۟ بِهِمْ ۚ وَهُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلْحَكِيمُ
Wa aakharina minhum lammaa yalhaqu bihim wa huwal 'azizul hakim
dan (juga) kepada kaum yang lain dari mereka yang belum berhubungan dengan mereka. Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
and [to cause this message to spread] from them unto other people as soon as they come into contact with them: for He alone is almighty, truly wise!
ذَٰلِكَ فَضْلُ ٱللَّهِ يُؤْتِيهِ مَن يَشَآءُ ۚ وَٱللَّهُ ذُو ٱلْفَضْلِ ٱلْعَظِيمِ
Zaalika fadlul laahi yu'tihi many-yasyaaa; wallaahu zul fadil 'azim
Demikianlah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya; dan Allah mempunyai karunia yang besar.
Such is God's bounty: He grants it to anyone who is willing [to receive it]: for God is limitless in His great bounty.
مَثَلُ ٱلَّذِينَ حُمِّلُوا۟ ٱلتَّوْرَىٰةَ ثُمَّ لَمْ يَحْمِلُوهَا كَمَثَلِ ٱلْحِمَارِ يَحْمِلُ أَسْفَارًۢا ۚ بِئْسَ مَثَلُ ٱلْقَوْمِ ٱلَّذِينَ كَذَّبُوا۟ بِـَٔايَٰتِ ٱللَّهِ ۚ وَٱللَّهُ لَا يَهْدِى ٱلْقَوْمَ ٱلظَّٰلِمِينَ
Masalul lazina hum milut tauraata summa lam yahmilunhaa kamasalil himaari yah milu asfaaraa; bi'sa masalul qaumil lazina kaazzabu bi aaiaatil laah; wallaahu laa yahdil qaumazzaalimin
Perumpamaan orang-orang yang dipikulkan kepadanya Taurat, kemudian mereka tiada memikulnya adalah seperti keledai yang membawa kitab-kitab yang tebal. Amatlah buruknya perumpamaan kaum yang mendustakan ayat-ayat Allah itu. Dan Allah tiada memberi petunjuk kepada kaum yang zalim.
THE PARABLE of those who were graced with the burden of the Torah, and thereafter failed to bear this burden, is that of an ass that carries a load of books [but cannot benefit from them]. Calamitous is the parable of people who are bent on giving the lie to God's messages - for God does not bestow His guidance upon such evildoing folk!
قُلْ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ هَادُوٓا۟ إِن زَعَمْتُمْ أَنَّكُمْ أَوْلِيَآءُ لِلَّهِ مِن دُونِ ٱلنَّاسِ فَتَمَنَّوُا۟ ٱلْمَوْتَ إِن كُنتُمْ صَٰدِقِينَ
Qul yaaa aiyuhal lazina haadu in za'amtum annakum auliyaaa'u lilaahi min dunin naasi fatamannauul mauta in kuntum saadiqin
Katakanlah: "Hai orang-orang yang menganut agama Yahudi, jika kamu mendakwakan bahwa sesungguhnya kamu sajalah kekasih Allah bukan manusia-manusia yang lain, maka harapkanlah kematianmu, jika kamu adalah orang-orang yang benar".
Say: "O you who follow the Jewish faith! If you claim that you [alone] are close to God, to the exclusion of all other people, then you should be longing for death - if what you say is true!"
وَلَا يَتَمَنَّوْنَهُۥٓ أَبَدًۢا بِمَا قَدَّمَتْ أَيْدِيهِمْ ۚ وَٱللَّهُ عَلِيمٌۢ بِٱلظَّٰلِمِينَ
Wa laa yatamannau nahuo abadam bimaa qaddamat aidihim; wallaahu 'alimum bix zaalimin
Mereka tiada akan mengharapkan kematian itu selama-lamanya disebabkan kejahatan yang telah mereka perbuat dengan tangan mereka sendiri. Dan Allah Maha Mengetahui akan orang-orang yang zalim.
But never will they long for it, because [they are aware] of what their hands have wrought in this world; and God has full knowledge of evildoers.
قُلْ إِنَّ ٱلْمَوْتَ ٱلَّذِى تَفِرُّونَ مِنْهُ فَإِنَّهُۥ مُلَٰقِيكُمْ ۖ ثُمَّ تُرَدُّونَ إِلَىٰ عَٰلِمِ ٱلْغَيْبِ وَٱلشَّهَٰدَةِ فَيُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ
Qul innal mautal lazi tafirruna minhu fa innahu mulaaqikum summa turadduna ilaa 'Aalimil Ghaibi wasy syahaadati fa yunabbi'ukum bimaa kuntum ta'malun
Katakanlah: "Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan".
Say: "Behold, the death from which you are fleeing is bound to overtake you - and then you will be brought back unto Him who knows all that is beyond the reach of a created being's perception as well as all that can be witnessed by a creature's senses or mind, whereupon He will make you truly understand all that you were doing [in life].
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِذَا نُودِىَ لِلصَّلَوٰةِ مِن يَوْمِ ٱلْجُمُعَةِ فَٱسْعَوْا۟ إِلَىٰ ذِكْرِ ٱللَّهِ وَذَرُوا۟ ٱلْبَيْعَ ۚ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌۭ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ
Yaaa aiyuhal lazina aamanu izaa nudiya lis-Salaati miny yaumil Jumu'ati fas'au ilaa zikril laahi wa zarul bai'; zaalikum khairul lakum in kuntum ta'lamun
Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jum'at, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.
O YOU who have attained to faith! When the call to prayer is sounded on the day of congregation, hasten to the remembrance of God, and leave all worldly commerce: this is for your own good, if you but knew it.
فَإِذَا قُضِيَتِ ٱلصَّلَوٰةُ فَٱنتَشِرُوا۟ فِى ٱلْأَرْضِ وَٱبْتَغُوا۟ مِن فَضْلِ ٱللَّهِ وَٱذْكُرُوا۟ ٱللَّهَ كَثِيرًۭا لَّعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
Fa-izaa qudiyatis Salaatu fantasyiru fil ardi wabtaghu min fadlil laahi wazkurul laaha kasiral la'allakum tuflihun
Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung.
And when the prayer is ended, disperse freely on earth and seek to obtain [something] of God's bounty; but remember God often, so that you might attain to a happy state!
وَإِذَا رَأَوْا۟ تِجَٰرَةً أَوْ لَهْوًا ٱنفَضُّوٓا۟ إِلَيْهَا وَتَرَكُوكَ قَآئِمًۭا ۚ قُلْ مَا عِندَ ٱللَّهِ خَيْرٌۭ مِّنَ ٱللَّهْوِ وَمِنَ ٱلتِّجَٰرَةِ ۚ وَٱللَّهُ خَيْرُ ٱلرَّٰزِقِينَ
Wa izaa ra'au tijaaratan au lahwanin fadduo ilaihaa wa tarakuka qaaa'imaa; qul maa 'indal laahi khairum minal lahwi wa minat tijaarah; wallaahu khairur raaziqin
Dan apabila mereka melihat perniagaan atau permainan, mereka bubar untuk menuju kepadanya dan mereka tinggalkan kamu sedang berdiri (berkhotbah). Katakanlah: "Apa yang di sisi Allah lebih baik daripada permainan dan perniagaan", dan Allah Sebaik-baik Pemberi rezeki.
Yet [it does happen that] when people become aware of [an occasion for] worldly gain or a passing delight, they rush headlong towards it, and leave thee standing [and preaching]. Say: "That which is with God is far better than all passing delight and all gain! And God is the best of providers!"