Ash-Shu'araa
سُورَةُ الشُّعَرَاءِ
Para Penyair • Makkiyah
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ طسٓمٓ
Taa-Sien-Miem
Thaa Siim Miim
Ta. Sin, Mim.
تِلْكَ ءَايَٰتُ ٱلْكِتَٰبِ ٱلْمُبِينِ
Tilka Aaiaatul Kitaabil Mubin
Inilah ayat-ayat Al Quran yang menerangkan.
THESE ARE MESSAGES of the divine writ, clear in itself and clearly showing the truth!
لَعَلَّكَ بَٰخِعٌۭ نَّفْسَكَ أَلَّا يَكُونُوا۟ مُؤْمِنِينَ
La'allaka baakhi'un nafsaka allaa yakunu mu'minin
Boleh jadi kamu (Muhammad) akan membinasakan dirimu, karena mereka tidak beriman.
Wouldst thou, perhaps, torment thyself to death [with grief] because they [who live around thee] refuse to believe [in it]?
إِن نَّشَأْ نُنَزِّلْ عَلَيْهِم مِّنَ ٱلسَّمَآءِ ءَايَةًۭ فَظَلَّتْ أَعْنَٰقُهُمْ لَهَا خَٰضِعِينَ
In nasyaa nunazzil 'alaihim minas samaaa'i Aaiatan fazallat a'naaquhum lahaa khaadi'in
Jika kami kehendaki niscaya Kami menurunkan kepada mereka mukjizat dari langit, maka senantiasa kuduk-kuduk mereka tunduk kepadanya.
Had We so willed, We could have sent down unto them a message from the skies, so that their necks would [be forced to] bow down before it in humility.
وَمَا يَأْتِيهِم مِّن ذِكْرٍۢ مِّنَ ٱلرَّحْمَٰنِ مُحْدَثٍ إِلَّا كَانُوا۟ عَنْهُ مُعْرِضِينَ
Wa maa yaatihim min zikrim minar Rahmaani muhdasin illaa kaanu 'anhu mu'ridin
Dan sekali-kali tidak datang kepada mereka suatu peringatan baru dari Tuhan Yang Maha Pemurah, melainkan mereka selalu berpaling daripadanya.
[But We have not willed it:] and so, whenever there comes unto them any fresh reminder from the Most Gracious, they [who are blind of heart] always - turn their backs upon it:
فَقَدْ كَذَّبُوا۟ فَسَيَأْتِيهِمْ أَنۢبَٰٓؤُا۟ مَا كَانُوا۟ بِهِۦ يَسْتَهْزِءُونَ
Faqad kazzabu fasa yaatihim ambaaa'u maa kaanu bihi yastahzi'un
Sungguh mereka telah mendustakan (Al Quran), maka kelak akan datang kepada mereka (kenyataan dari) berita-berita yang selalu mereka perolok-olokkan.
thus, indeed, have they given the lie (to this message as well). But [in time] they will come to understand what it was that they were wont to deride!
أَوَلَمْ يَرَوْا۟ إِلَى ٱلْأَرْضِ كَمْ أَنۢبَتْنَا فِيهَا مِن كُلِّ زَوْجٍۢ كَرِيمٍ
Aua lam yarau ilal ardi kam ambatnaa fihaa min kulli zaujin karim
Dan apakah mereka tidak memperhatikan bumi, berapakah banyaknya Kami tumbuhkan di bumi itu pelbagai macam tumbuh-tumbuhan yang baik?
Have they, then, never considered the earth - how much of every noble kind [of life] We have caused to grow thereon?
إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَءَايَةًۭ ۖ وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُم مُّؤْمِنِينَ
Inn fi zaalika la Aaiah; wa maa kaana aksaruhum mu'minin
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat suatu tanda kekuasaan Allah. Dan kebanyakan mereka tidak beriman.
In this, behold, there is a message [unto men], even though most of them will not believe [in it].
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلرَّحِيمُ
Wa inna Rabbaka la Huwal 'Azizur Rahim
Dan sesungguhnya Tuhanmu benar-benar Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
But, verily, thy Sustainer - He alone - is almighty, a dispenser of grace!
وَإِذْ نَادَىٰ رَبُّكَ مُوسَىٰٓ أَنِ ٱئْتِ ٱلْقَوْمَ ٱلظَّٰلِمِينَ
Wa iz naadaa Rabbuka Musaaa ani'-til qaumaz zaalimin
Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu menyeru Musa (dengan firman-Nya): "Datangilah kaum yang zalim itu,
HENCE, [remember how it was] when thy Sustainer summoned Moses: “Go unto those evil doing people.
قَوْمَ فِرْعَوْنَ ۚ أَلَا يَتَّقُونَ
Qauma Fir'aun; alaa yattaqun
(yaitu) kaum Fir'aun. Mengapa mereka tidak bertakwa?"
the people of Pharaoh, who refuse to be conscious of Me!”
قَالَ رَبِّ إِنِّىٓ أَخَافُ أَن يُكَذِّبُونِ
Qaala Rabbi innie akhaafu ai yukazzibun
Berkata Musa: "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku takut bahwa mereka akan mendustakan aku.
He answered: “O my Sustainer! Behold, I fear that they will give me the lie,
وَيَضِيقُ صَدْرِى وَلَا يَنطَلِقُ لِسَانِى فَأَرْسِلْ إِلَىٰ هَٰرُونَ
Wa yadiqu sadri wa laa yantaliqu lisaani fa arsil ilaa Haarun
Dan (karenanya) sempitlah dadaku dan tidak lancar lidahku maka utuslah (Jibril) kepada Harun.
and then my breast will be straitened and my tongue will not be free: send, then, [this Thy command] to Aaron.
وَلَهُمْ عَلَىَّ ذَنۢبٌۭ فَأَخَافُ أَن يَقْتُلُونِ
Wa lahum 'alaiya zambun fa akhaafu ai yaqtulun
Dan aku berdosa terhadap mereka, maka aku takut mereka akan membunuhku".
Moreover, they keep a grave charge [pending] against me, and I fear that they will slay me.”
قَالَ كَلَّا ۖ فَٱذْهَبَا بِـَٔايَٰتِنَآ ۖ إِنَّا مَعَكُم مُّسْتَمِعُونَ
Qaala kallaa fazhabaa bi Aaiaatinaaa innaa ma'akum mustami'un
Allah berfirman: "Jangan takut (mereka tidak akan dapat membunuhmu), maka pergilah kamu berdua dengan membawa ayat-ayat Kami (mukjizat-mukjizat); sesungguhnya Kami bersamamu mendengarkan (apa-apa yang mereka katakan),
Said He: “Not so, indeed! Go forth, then, both of you, with Our messages: verify, We shall be with you, listening [to your call]!
فَأْتِيَا فِرْعَوْنَ فَقُولَآ إِنَّا رَسُولُ رَبِّ ٱلْعَٰلَمِينَ
Faatiyaa Fir'auna faqulaaa innaa Rasulu Rabbil 'aalamin
Maka datanglah kamu berdua kepada Fir'aun dan katakanlah olehmu: "Sesungguhnya Kami adalah Rasul Tuhan semesta alam,
And go, both of you, unto Pharaoh and say, ‘Behold, we bear a message from the Sustainer of all the worlds:
أَنْ أَرْسِلْ مَعَنَا بَنِىٓ إِسْرَٰٓءِيلَ
An arsil ma'anaa Banie Israaa'il
lepaskanlah Bani Israil (pergi) beserta kami".
Let the children of Israel go with us!’”
قَالَ أَلَمْ نُرَبِّكَ فِينَا وَلِيدًۭا وَلَبِثْتَ فِينَا مِنْ عُمُرِكَ سِنِينَ
Qaala alam nurabbika finaa walidanw wa labista finaa min 'umurika sinin
Fir'aun menjawab: "Bukankah kami telah mengasuhmu di antara (keluarga) kami, waktu kamu masih kanak-kanak dan kamu tinggal bersama kami beberapa tahun dari umurmu.
[But when Moses had delivered his message, Pharaoh] said: “Did we not bring thee up among us when thou wert a child? And didst thou not spend among us years of thy [later] life?
وَفَعَلْتَ فَعْلَتَكَ ٱلَّتِى فَعَلْتَ وَأَنتَ مِنَ ٱلْكَٰفِرِينَ
Wa fa'alta fa'latakal lati fa'alta wa anta minal kaafirin
dan kamu telah berbuat suatu perbuatan yang telah kamu lakukan itu dan kamu termasuk golongan orang-orang yang tidak membalas guna.
And yet thou didst commit that [heinous] deed of thine, and [hast thus shown that] thou art one of the ingrate!”
قَالَ فَعَلْتُهَآ إِذًۭا وَأَنَا۠ مِنَ ٱلضَّآلِّينَ
Qaala fa'altuhaaa izanw wa ana minad daaalin
Berkata Musa: "Aku telah melakukannya, sedang aku di waktu itu termasuk orang-orang yang khilaf.
Replied [Moses]: “I committed it while I was still going astray;
فَفَرَرْتُ مِنكُمْ لَمَّا خِفْتُكُمْ فَوَهَبَ لِى رَبِّى حُكْمًۭا وَجَعَلَنِى مِنَ ٱلْمُرْسَلِينَ
Fafarartu minkum lam maa khiftukum fauahaba li Rabbi hukmanw wa ja'alani minal mursalin
Lalu aku lari meninggalkan kamu ketika aku takut kepadamu, kemudian Tuhanku memberikan kepadaku ilmu serta Dia menjadikanku salah seorang di antara rasul-rasul.
and I fled from you because I feared you. But [since] then my Sustainer has endowed me with the ability to judge [between right and wrong], and has made me one of [His] message-bearers.
وَتِلْكَ نِعْمَةٌۭ تَمُنُّهَا عَلَىَّ أَنْ عَبَّدتَّ بَنِىٓ إِسْرَٰٓءِيلَ
Wa tilka ni'matun tamun nuhaa 'alaiya an 'abbatta Banie Israaa'il
Budi yang kamu limpahkan kepadaku itu adalah (disebabkan) kamu telah memperbudak Bani Israil".
And [as for] that favour of which thou so tauntingly remindest me - [was it not] due to thy having enslaved the children of Israel?”
قَالَ فِرْعَوْنُ وَمَا رَبُّ ٱلْعَٰلَمِينَ
Qaala Fir'aunu wa maa Rabbul 'aalamin
Fir'aun bertanya: "Siapa Tuhan semesta alam itu?"
Said Pharaoh: “And what [and who] is that ‘Sustainer of all the worlds’?”
قَالَ رَبُّ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَآ ۖ إِن كُنتُم مُّوقِنِينَ
Qaala Rabbus samaauaati wal ardi wa maa bainahumaa in kuntum muqinin
Musa menjawab: "Tuhan Pencipta langit dan bumi dan apa-apa yang di antara keduanya (Itulah Tuhanmu), jika kamu sekalian (orang-orang) mempercayai-Nya".
[Moses] answered: “[He is] the Sustainer of the heavens and the earth and all that is between them: if you would but [allow yourselves to] be convinced!”
قَالَ لِمَنْ حَوْلَهُۥٓ أَلَا تَسْتَمِعُونَ
Qaala liman haulahuo alaa tastami'un
Berkata Fir'aun kepada orang-orang sekelilingnya: "Apakah kamu tidak mendengarkan?"
Said [Pharaoh] unto those around him: “Did you hear [what he said]?”
قَالَ رَبُّكُمْ وَرَبُّ ءَابَآئِكُمُ ٱلْأَوَّلِينَ
Qaala Rabbukum wa Rabbu aabaaa'ikumul auwalin
Musa berkata (pula): "Tuhan kamu dan Tuhan nenek-nenek moyang kamu yang dahulu".
[And Moses] continued: “[He is] your Sustainer, [too,] as well as the Sustainer of your forefathers of old!”
قَالَ إِنَّ رَسُولَكُمُ ٱلَّذِىٓ أُرْسِلَ إِلَيْكُمْ لَمَجْنُونٌۭ
Qaala inna Rasulakumul lazi ursila ilaikum lamajnun
Fir'aun berkata: "Sesungguhnya Rasulmu yang diutus kepada kamu sekalian benar-benar orang gila".
[Pharaoh] exclaimed: “Behold, [this] your ‘apostle’ who [claims that he] has been sent unto you is mad indeed!
قَالَ رَبُّ ٱلْمَشْرِقِ وَٱلْمَغْرِبِ وَمَا بَيْنَهُمَآ ۖ إِن كُنتُمْ تَعْقِلُونَ
Qaala Rabbul masyriqi wal maghribi wa maa baina humaa in kuntum ta'qilun
Musa berkata: "Tuhan yang menguasai timur dan barat dan apa yang ada di antara keduanya: (Itulah Tuhanmu) jika kamu mempergunakan akal".
[But Moses] went on: “[He of whom I speak is] the Sustainer of the east and the west and of all that is between the two”- as you would know] if you would but use your reason!”
قَالَ لَئِنِ ٱتَّخَذْتَ إِلَٰهًا غَيْرِى لَأَجْعَلَنَّكَ مِنَ ٱلْمَسْجُونِينَ
Qaala la'init takhazta ilaahan ghairi la aj'alannaka minal masjunin
Fir'aun berkata: "Sungguh jika kamu menyembah Tuhan selain aku, benar-benar aku akan menjadikan kamu salah seorang yang dipenjarakan".
Said [Pharaoh]: “Indeed, if thou choose to worship any deity other than me, I shall most certainly throw thee into prison!
قَالَ أَوَلَوْ جِئْتُكَ بِشَىْءٍۢ مُّبِينٍۢ
Qaala aualw ji'tuka bisyai'im mubin
Musa berkata: "Dan apakah (kamu akan melakukan itu) kendatipun aku tunjukkan kepadamu sesuatu (keterangan) yang nyata?"
Said he: “Even if I should bring about before thee something that clearly shows the truth?”
قَالَ فَأْتِ بِهِۦٓ إِن كُنتَ مِنَ ٱلصَّٰدِقِينَ
Qaala faati bihie in kunta minas saadiqin
Fir'aun berkata: "Datangkanlah sesuatu (keterangan) yang nyata itu, jika kamu adalah termasuk orang-orang yang benar".
[Pharaoh] answered: “Produce it, then, if thou art a man of truth!”
فَأَلْقَىٰ عَصَاهُ فَإِذَا هِىَ ثُعْبَانٌۭ مُّبِينٌۭ
Fa alqaa 'asaahu fa izaaa hiya su'baanum mubin
Maka Musa melemparkan tongkatnya, lalu tiba-tiba tongkat itu (menjadi) ular yang nyata.
Thereupon [Moses] threw down his staff - and lo! it was a serpent, plainly visible;
وَنَزَعَ يَدَهُۥ فَإِذَا هِىَ بَيْضَآءُ لِلنَّٰظِرِينَ
Wa naza'a yadahu faizaa hiya baidaaa'u linnaa zirin
Dan ia menarik tangannya (dari dalam bajunya), maka tiba-tiba tangan itu jadi putih (bersinar) bagi orang-orang yang melihatnya.
and he drew forth his hand - and lo! it appeared [shining] white to the beholders.
قَالَ لِلْمَلَإِ حَوْلَهُۥٓ إِنَّ هَٰذَا لَسَٰحِرٌ عَلِيمٌۭ
Qaala lilmala-i haulahuo inna haazaa lasaahirun 'alim
Fir'aun berkata kepada pembesar-pembesar yang berada sekelilingnya: Sesungguhnya Musa ini benar-benar seorang ahli sihir yang pandai,
Said [pharaoh] unto the great ones around him: “Verily, this is indeed a sorcerer of great knowledge
يُرِيدُ أَن يُخْرِجَكُم مِّنْ أَرْضِكُم بِسِحْرِهِۦ فَمَاذَا تَأْمُرُونَ
Yuridu ai yukhrijakum min ardikum bisihrihi famaazaa taamurun
ia hendak mengusir kamu dari negerimu sendiri dengan sihirnya; maka karena itu apakah yang kamu anjurkan?"
who wants to drive you out of your land by his sorcery. What, then, do you advise?”
قَالُوٓا۟ أَرْجِهْ وَأَخَاهُ وَٱبْعَثْ فِى ٱلْمَدَآئِنِ حَٰشِرِينَ
Qaaluo arjih wa akhaahu wab'as filmadaaa'ini haasyirin
Mereka menjawab: "Tundalah (urusan) dia dan saudaranya dan kirimkanlah ke seluruh negeri orang-orang yang akan mengumpulkan (ahli sihir),
They answered: “Let him and his brother wait a while, and send unto all cities heralds
يَأْتُوكَ بِكُلِّ سَحَّارٍ عَلِيمٍۢ
Yaatuka bikulli sah haarin 'alim
niscaya mereka akan mendatangkan semua ahli sihir yang pandai kepadamu".
who shall assemble before thee all sorcerers of great knowledge”
فَجُمِعَ ٱلسَّحَرَةُ لِمِيقَٰتِ يَوْمٍۢ مَّعْلُومٍۢ
Fa jumi'as saharatu limiqaati Yaumim ma'lum
Lalu dikumpulkan ahli-ahli sihir pada waktu yang ditetapkan di hari yang maklum,
And so the sorcerers were assembled at a set time on a certain day,
وَقِيلَ لِلنَّاسِ هَلْ أَنتُم مُّجْتَمِعُونَ
Wa qila linnaasi hal antum mujtami'un
dan dikatakan kepada orang banyak: "Berkumpullah kamu sekalian.
and the people were asked: Are you all present,
لَعَلَّنَا نَتَّبِعُ ٱلسَّحَرَةَ إِن كَانُوا۟ هُمُ ٱلْغَٰلِبِينَ
La'allanaa nattabi'us saharata in kaanu humul ghaalibin
semoga kita mengikuti ahli-ahli sihir jika mereka adalah orang-orang yang menang"
so that we might follow [in the footsteps of] the sorcerers if it is they who prevail?”
فَلَمَّا جَآءَ ٱلسَّحَرَةُ قَالُوا۟ لِفِرْعَوْنَ أَئِنَّ لَنَا لَأَجْرًا إِن كُنَّا نَحْنُ ٱلْغَٰلِبِينَ
Falammaa jaaa'as saharatu qaalu li Fir'auna a'inna lanaa la ajjran in kunnaa nahnul ghaalibin
Maka tatkala ahli-ahli sihir datang, merekapun bertanya kepada Fir'aun: "Apakah kami sungguh-sungguh mendapat upah yang besar jika kami adalah orang-orang yang menang?"
Now when the sorcerers came, they said unto Pharaoh: “Verily, we ought to have a great reward if it is we who prevail.
قَالَ نَعَمْ وَإِنَّكُمْ إِذًۭا لَّمِنَ ٱلْمُقَرَّبِينَ
Qaala na'am wa innakum izal laminal muqarrabin
Fir'aun menjawab: "Ya, kalau demikian, sesungguhnya kamu sekalian benar-benar akan menjadi orang yang didekatkan (kepadaku)".
Answered he: “Yea - and, verily, in that case you shall be among those who are near unto me.
قَالَ لَهُم مُّوسَىٰٓ أَلْقُوا۟ مَآ أَنتُم مُّلْقُونَ
Qaala lahum Musaaa alqu maaa antum mulqun
Berkatalah Musa kepada mereka: "Lemparkanlah apa yang hendak kamu lemparkan".
[And] Moses said unto them: “Throw whatever you are going to throw!”
فَأَلْقَوْا۟ حِبَالَهُمْ وَعِصِيَّهُمْ وَقَالُوا۟ بِعِزَّةِ فِرْعَوْنَ إِنَّا لَنَحْنُ ٱلْغَٰلِبُونَ
Fa alqau hibaalahum wa 'isiyyahum wa qaalu bi'izzati Fir'auna innaa lanahnul ghaalibun
Lalu mereka melemparkan tali temali dan tongkat-tongkat mereka dan berkata: "Demi kekuasaan Fir'aun, sesungguhnya kami benar-benar akan menang".
Thereupon they threw their [magic ropes and their staffs, and said: “By Pharaoh’s might, behold, it is we indeed who have prevailed!”
فَأَلْقَىٰ مُوسَىٰ عَصَاهُ فَإِذَا هِىَ تَلْقَفُ مَا يَأْفِكُونَ
Fa alqaa Musaa 'asaahu fa izaa hiya talqafu maa yaafikun
Kemudian Musa menjatuhkan tongkatnya maka tiba-tiba ia menelan benda-benda palsu yang mereka ada-adakan itu.
[But] then Moses threw his staff - and lo! it swallowed up all their deceptions.
فَأُلْقِىَ ٱلسَّحَرَةُ سَٰجِدِينَ
Fa ulqiyas saharatu saajidin
Maka tersungkurlah ahli-ahli sihir sambil bersujud (kepada Allah),
And down fell the sorcerers, prostrating themselves in adoration,
قَالُوٓا۟ ءَامَنَّا بِرَبِّ ٱلْعَٰلَمِينَ
Qaaluo aamannaa bi Rabbil 'aalamin
mereka berkata: "Kami beriman kepada Tuhan semesta alam,
[and] exclaimed: “We have come to believe in the Sustainer of all the worlds,
رَبِّ مُوسَىٰ وَهَٰرُونَ
Rabbi Musaa wa Haarun
(yaitu) Tuhan Musa dan Harun".
the Sustainer of Moses and Aaron!”
قَالَ ءَامَنتُمْ لَهُۥ قَبْلَ أَنْ ءَاذَنَ لَكُمْ ۖ إِنَّهُۥ لَكَبِيرُكُمُ ٱلَّذِى عَلَّمَكُمُ ٱلسِّحْرَ فَلَسَوْفَ تَعْلَمُونَ ۚ لَأُقَطِّعَنَّ أَيْدِيَكُمْ وَأَرْجُلَكُم مِّنْ خِلَٰفٍۢ وَلَأُصَلِّبَنَّكُمْ أَجْمَعِينَ
Qaala aamantum lahu qabla an aazana lakum innahu lakabirukumul lazi 'alla makumus sihra falasaufa ta'lamun; la uqatti'anna aidiyakum wa arjulakum min khilaafinw wa la usallibanna kum ajma'in
Fir'aun berkata: "Apakah kamu sekalian beriman kepada Musa sebelum aku memberi izin kepadamu? Sesungguhnya dia benar-benar pemimpinmu yang mengajarkan sihir kepadamu maka kamu nanti pasti benar-benar akan mengetahui (akibat perbuatanmu); sesungguhnya aku akan memotong tanganmu dan kakimu dengan bersilangan dan aku akan menyalibmu semuanya".
Said [Pharaoh]: “Have you come to believe in him ere I have given you permission? Verily, he must be your master who has taught you magic! But in time you shall come to know [my revenge]: most certainly shall I cut off your hands and your feet in great numbers, because of [your] perverseness, and shall most certainly crucify you in great numbers, all together!”
قَالُوا۟ لَا ضَيْرَ ۖ إِنَّآ إِلَىٰ رَبِّنَا مُنقَلِبُونَ
Qaalu la daira innaaa ilaa Rabbinaa munqallibun
Mereka berkata: "Tidak ada kemudharatan (bagi kami); sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami,
They answered: “No harm [canst thou do to us]: verily, unto our Sustainer do we turn!
إِنَّا نَطْمَعُ أَن يَغْفِرَ لَنَا رَبُّنَا خَطَٰيَٰنَآ أَن كُنَّآ أَوَّلَ ٱلْمُؤْمِنِينَ
Innaa natma'u ai yaghfira lanaa Rabbunna khataa yaanaaa an kunnaaa auwalal mu'minin
sesungguhnya kami amat menginginkan bahwa Tuhan kami akan mengampuni kesalahan kami, karena kami adalah orang-orang yang pertama-tama beriman".
Behold, we [but] ardently desire that our Sustainer forgive us our faults in return for our having been foremost among the believers!”
۞ وَأَوْحَيْنَآ إِلَىٰ مُوسَىٰٓ أَنْ أَسْرِ بِعِبَادِىٓ إِنَّكُم مُّتَّبَعُونَ
Wa auhainaaa ilaa Musaaa an asri bi'ibaadie innakum muttaba'un
Dan Kami wahyukan (perintahkan) kepada Musa: "Pergilah di malam hari dengan membawa hamba-hamba-Ku (Bani Israil), karena sesungguhnya kamu sekalian akan disusuli".
AND [there came a time when] We inspired Moses thus: “Go forth with My servants by night: for, behold, you will he pursued!”
فَأَرْسَلَ فِرْعَوْنُ فِى ٱلْمَدَآئِنِ حَٰشِرِينَ
Fa arsala Fir'aunu filmadaaa'ini haasyirin
Kemudian Fir'aun mengirimkan orang yang mengumpulkan (tentaranya) ke kota-kota.
And Pharaoh sent heralds unto all cities,
إِنَّ هَٰٓؤُلَآءِ لَشِرْذِمَةٌۭ قَلِيلُونَ
Inna haaa'ulaaa'i lasyir zimatun qalilun
(Fir'aun berkata): "Sesungguhnya mereka (Bani Israil) benar-benar golongan kecil,
[bidding them to call out his troops and to proclaim:] “Behold, these [children of Israel] are but a contemptible band;
وَإِنَّهُمْ لَنَا لَغَآئِظُونَ
Wa innahum lanaa laghaaa'izun
dan sesungguhnya mereka membuat hal-hal yang menimbulkan amarah kita,
but they are indeed filled with hatred of us
وَإِنَّا لَجَمِيعٌ حَٰذِرُونَ
Wa innaa lajami'un haazirun
dan sesungguhnya kita benar-benar golongan yang selalu berjaga-jaga".
seeing that we are, verily, a nation united, fully prepared against danger –
فَأَخْرَجْنَٰهُم مِّن جَنَّٰتٍۢ وَعُيُونٍۢ
Fa akhrajnaahum min Jannaatinw wa 'uyun
Maka Kami keluarkan Fir'aun dan kaumnya dari taman-taman dan mata air,
and so we have [rightly] driven them out of [their] gardens and springs,
وَكُنُوزٍۢ وَمَقَامٍۢ كَرِيمٍۢ
Wa kunuzinw wa ma qaamin karim
dan (dari) perbendaharaan dan kedudukan yang mulia,
and [deprived them of their erstwhile] station of honour!”
كَذَٰلِكَ وَأَوْرَثْنَٰهَا بَنِىٓ إِسْرَٰٓءِيلَ
Kazaalika wa aurasnaahaa Banie Israaa'il
demikianlah halnya dan Kami anugerahkan semuanya (itu) kepada Bani Israil.
Thus it was: but [in the course of time] We were to bestow all these [things] as a heritage on the children of Israel.
فَأَتْبَعُوهُم مُّشْرِقِينَ
Fa atba'uhum musyriqin
Maka Fir'aun dan bala tentaranya dapat menyusuli mereka di waktu matahari terbit.
And so [the Egyptians] caught up with them at sunrise;
فَلَمَّا تَرَٰٓءَا ٱلْجَمْعَانِ قَالَ أَصْحَٰبُ مُوسَىٰٓ إِنَّا لَمُدْرَكُونَ
Falammaa taraaa'al jam'aani qaala as haabu Musaaa innaa lamudrakun
Maka setelah kedua golongan itu saling melihat, berkatalah pengikut-pengikut Musa: "Sesungguhnya kita benar-benar akan tersusul".
and as soon as the two hosts came in sight of one another, the followers of Moses exclaimed: “Behold, we shall certainly be overtaken [and defeated]!”
قَالَ كَلَّآ ۖ إِنَّ مَعِىَ رَبِّى سَيَهْدِينِ
Qaala kallaaa inna ma'iya Rabbi sa yahdin
Musa menjawab: "Sekali-kali tidak akan tersusul; sesungguhnya Tuhanku besertaku, kelak Dia akan memberi petunjuk kepadaku".
He replied: Nay indeed! My Sustainer is with me, [and] He will guide me!”
فَأَوْحَيْنَآ إِلَىٰ مُوسَىٰٓ أَنِ ٱضْرِب بِّعَصَاكَ ٱلْبَحْرَ ۖ فَٱنفَلَقَ فَكَانَ كُلُّ فِرْقٍۢ كَٱلطَّوْدِ ٱلْعَظِيمِ
Fa auhainaaa ilaa Musaaa anidrib bi'asaakal bahra fanfalaqa fakaana kullu firqin kattaudil 'azim
Lalu Kami wahyukan kepada Musa: "Pukullah lautan itu dengan tongkatmu". Maka terbelahlah lautan itu dan tiap-tiap belahan adalah seperti gunung yang besar.
Thereupon We inspired Moses thus: Strike the sea with thy staff!”- whereupon it parted, and each part appeared like a mountain vast.
وَأَزْلَفْنَا ثَمَّ ٱلْءَاخَرِينَ
Wa azlafnaa sammal aakharin
Dan di sanalah Kami dekatkan golongan yang lain.
And We caused the pursuers to draw near unto that place:
وَأَنجَيْنَا مُوسَىٰ وَمَن مَّعَهُۥٓ أَجْمَعِينَ
Wa anjainaa Musaa wa mam ma'ahuo ajma'in
Dan Kami selamatkan Musa dan orang-orang yang besertanya semuanya.
and We saved Moses and all who were with him,
ثُمَّ أَغْرَقْنَا ٱلْءَاخَرِينَ
Summa aghraqnal aakharin
Dan Kami tenggelamkan golongan yang lain itu.
and then We caused the others to drown.
إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَءَايَةًۭ ۖ وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُم مُّؤْمِنِينَ
Inna fi zaalika la Aaiaah; wa maa kaana aksaru hu mu'minin
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar merupakan suatu tanda yang besar (mukjizat) dan tetapi adalah kebanyakan mereka tidak beriman.
In this [story] behold, there is a message [unto all men], even though most of them will not believe [in it].
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلرَّحِيمُ
Wa inna Rabbaka la Huwal 'Azizur Rahim
Dan sesungguhnya Tuhanmu benar-benar Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
And yet, verily, thy Sustainer - He alone - is almighty, a dispenser of grace!
وَٱتْلُ عَلَيْهِمْ نَبَأَ إِبْرَٰهِيمَ
Watlu 'alaihim naba-a Ibraahim
Dan bacakanlah kepada mereka kisah Ibrahim.
And convey unto them the story of Abraham –
إِذْ قَالَ لِأَبِيهِ وَقَوْمِهِۦ مَا تَعْبُدُونَ
Iz qaala li abihi wa qaumihi maa ta'budun
Ketika ia berkata kepada bapaknya dan kaumnya: "Apakah yang kamu sembah?"
[how it was] when he asked his father and his people, “What is it that you worship?”
قَالُوا۟ نَعْبُدُ أَصْنَامًۭا فَنَظَلُّ لَهَا عَٰكِفِينَ
Qaalu na'budu asnaaman fanazallu lahaa 'aakifin
Mereka menjawab: "Kami menyembah berhala-berhala dan kami senantiasa tekun menyembahnya".
They answered: We worship idols, and we remain ever devoted to them.”
قَالَ هَلْ يَسْمَعُونَكُمْ إِذْ تَدْعُونَ
Qaala hal yasma'una kum iz tad'un
Berkata Ibrahim: "Apakah berhala-berhala itu mendengar (doa)mu sewaktu kamu berdoa (kepadanya)?,
Said he: “Do [you really think that] they hear you when you invoke them,
أَوْ يَنفَعُونَكُمْ أَوْ يَضُرُّونَ
Au yanfa'unakum au yadurrun
atau (dapatkah) mereka memberi manfaat kepadamu atau memberi mudharat?"
or benefit you or do you harm?”
قَالُوا۟ بَلْ وَجَدْنَآ ءَابَآءَنَا كَذَٰلِكَ يَفْعَلُونَ
Qaalu bal wajadnaaa aabaaa 'anaa kazaalika yaf'alun
Mereka menjawab: "(Bukan karena itu) sebenarnya kami mendapati nenek moyang kami berbuat demikian".
They exclaimed: But we found our forefathers doing the same!”
قَالَ أَفَرَءَيْتُم مَّا كُنتُمْ تَعْبُدُونَ
Qaala afara 'aitum maa kuntum ta'budun
Ibrahim berkata: "Maka apakah kamu telah memperhatikan apa yang selalu kamu sembah,
Said [Abraham]: “Have you, then, ever considered what it is that you have been worshipping
أَنتُمْ وَءَابَآؤُكُمُ ٱلْأَقْدَمُونَ
Antum wa aabaaa'ukumul aqdamun
kamu dan nenek moyang kamu yang dahulu?,
you and those ancient forebears of yours?
فَإِنَّهُمْ عَدُوٌّۭ لِّىٓ إِلَّا رَبَّ ٱلْعَٰلَمِينَ
Fa innahum 'aduwwwul lie illaa Rabbal 'aalamin
karena sesungguhnya apa yang kamu sembah itu adalah musuhku, kecuali Tuhan Semesta Alam,
“Now [as for me, I know that,] verily, these [false deities] are my enemies, [and that none is my helper] save the Sustainer of all the worlds,
ٱلَّذِى خَلَقَنِى فَهُوَ يَهْدِينِ
Allazi khalaqani fa Huwa yahdin
(yaitu Tuhan) Yang telah menciptakan aku, maka Dialah yang menunjuki aku,
who has created me and is the One who guides me,
وَٱلَّذِى هُوَ يُطْعِمُنِى وَيَسْقِينِ
Wallazi Huwa yut'imuni wa yasqin
dan Tuhanku, Yang Dia memberi makan dan minum kepadaku,
and is the One who gives me to eat and to drink,
وَإِذَا مَرِضْتُ فَهُوَ يَشْفِينِ
Wa izaa mardtu fahuwa yasyfin
dan apabila aku sakit, Dialah Yang menyembuhkan aku,
and when I fall ill, is the One who restores me to health,
وَٱلَّذِى يُمِيتُنِى ثُمَّ يُحْيِينِ
Wallazi yumituni summa yuhyin
dan Yang akan mematikan aku, kemudian akan menghidupkan aku (kembali),
and who will cause me to die and then will bring me back to life –
وَٱلَّذِىٓ أَطْمَعُ أَن يَغْفِرَ لِى خَطِيٓـَٔتِى يَوْمَ ٱلدِّينِ
Wallazie atma'u ai yaghfira li khatie' ati Yaumad Din
dan Yang amat kuinginkan akan mengampuni kesalahanku pada hari kiamat".
and who, [hope, will forgive me my faults on Judgment Day!
رَبِّ هَبْ لِى حُكْمًۭا وَأَلْحِقْنِى بِٱلصَّٰلِحِينَ
Rabbi hab li hukmanw wa alhiqni bis saalihin
(Ibrahim berdoa): "Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku hikmah dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang saleh,
“O my Sustainer! Endow me with the ability to judge [between right and wrong], and make me one with the righteous,
وَٱجْعَل لِّى لِسَانَ صِدْقٍۢ فِى ٱلْءَاخِرِينَ
Waj'al li lisaana sidqin fil aakhirin
dan jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian,
and grant me the power to convey the truth unto those who will come after me,
وَٱجْعَلْنِى مِن وَرَثَةِ جَنَّةِ ٱلنَّعِيمِ
Waj'alni minw warasati Jannnatin Na'im
dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mempusakai surga yang penuh kenikmatan,
and place me among those who shall inherit the garden of bliss!
وَٱغْفِرْ لِأَبِىٓ إِنَّهُۥ كَانَ مِنَ ٱلضَّآلِّينَ
Waghfir li abie innahu kaana mind daallin
dan ampunilah bapakku, karena sesungguhnya ia adalah termasuk golongan orang-orang yang sesat,
“And forgive my father - for, verily, he is among those who have gone astray –
وَلَا تُخْزِنِى يَوْمَ يُبْعَثُونَ
Wa laa tukhzini Yauma yub'asun
dan janganlah Engkau hinakan aku pada hari mereka dibangkitkan,
and do not put me to shame on the Day when all shall be raised from the dead:
يَوْمَ لَا يَنفَعُ مَالٌۭ وَلَا بَنُونَ
Yauma laa yanfa'u maalunw wa laa banun
(yaitu) di hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna,
the Day on which neither wealth will be of any use, nor children,
إِلَّا مَنْ أَتَى ٱللَّهَ بِقَلْبٍۢ سَلِيمٍۢ
Illaa man atal laaha biqalbin salim
kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih,
[and when] only he [will be happy] who comes before God with a heart free of evil!”
وَأُزْلِفَتِ ٱلْجَنَّةُ لِلْمُتَّقِينَ
Wa uzlifatil Jannatu lilmuttaqin
dan (di hari itu) didekatkanlah surga kepada orang-orang yang bertakwa,
For, [on that Day,] paradise will be brought within sight of the God-conscious,
وَبُرِّزَتِ ٱلْجَحِيمُ لِلْغَاوِينَ
Wa burrizatil Jahimu lilghaauin
dan diperlihatkan dengan jelas neraka Jahim kepada orang-orang yang sesat",
whereas the blazing fire will be laid open before those who had been lost in grievous error;
وَقِيلَ لَهُمْ أَيْنَ مَا كُنتُمْ تَعْبُدُونَ
Wa qila lahum aina maa kuntum ta'budun
dan dikatakan kepada mereka: "Dimanakah berhala-berhala yang dahulu kamu selalu menyembah(nya)
and they will be asked: “Where now is all that you were wont to worship
مِن دُونِ ٱللَّهِ هَلْ يَنصُرُونَكُمْ أَوْ يَنتَصِرُونَ
Min dunil laahi hal yansurunakum au yantasirun
selain dari Allah? Dapatkah mereka menolong kamu atau menolong diri mereka sendiri?"
instead of God? Can these [things and beings] be of any help to you or to themselves?”
فَكُبْكِبُوا۟ فِيهَا هُمْ وَٱلْغَاوُۥنَ
Fakubkibu fihaa hum walghaauun
Maka mereka (sembahan-sembahan itu) dijungkirkan ke dalam neraka bersama-sama orang-orang yang sesat,
Thereupon they will be hurled into hell – they, as well as all [others] who had been lost in grievous error,
وَجُنُودُ إِبْلِيسَ أَجْمَعُونَ
Wa junudu Iblisa ajma'un
dan bala tentara iblis semuanya.
and the hosts of Iblis - all together.
قَالُوا۟ وَهُمْ فِيهَا يَخْتَصِمُونَ
Qaalu wa hum fihaa yakkhtasimun
Mereka berkata sedang mereka bertengkar di dalam neraka:
And there and then, blaming one another, they [who had grievously sinned in life] will exclaim:
تَٱللَّهِ إِن كُنَّا لَفِى ضَلَٰلٍۢ مُّبِينٍ
Tallaahi in kunnaa lafi dalaalim mubin
"demi Allah: sungguh kita dahulu (di dunia) dalam kesesatan yang nyata,
“By God, we were most obviously astray
إِذْ نُسَوِّيكُم بِرَبِّ ٱلْعَٰلَمِينَ
Iz nusauwikum bi Rabbil 'aalamin
karena kita mempersamakan kamu dengan Tuhan semesta alam".
when we deemed you [false deities] equal to the Sustainer of all the worlds –
وَمَآ أَضَلَّنَآ إِلَّا ٱلْمُجْرِمُونَ
Wa maaa adallanaaa illal mujrimun
Dan tiadalah yang menyesatkan kami kecuali orang-orang yang berdosa.
yet they who have seduced us [into believing in you] are the truly guilty ones!
فَمَا لَنَا مِن شَٰفِعِينَ
Famaa lanaa min syaa fi'in
Maka kami tidak mempunyai pemberi syafa'at seorangpun,
And now we have none to intercede for us,
وَلَا صَدِيقٍ حَمِيمٍۢ
Wa laa sadiqin hamim
dan tidak pula mempunyai teman yang akrab,
nor any loving friend.
فَلَوْ أَنَّ لَنَا كَرَّةًۭ فَنَكُونَ مِنَ ٱلْمُؤْمِنِينَ
Falau anna lanaa karratan fanakuna minal mu'minin
maka sekiranya kita dapat kembali sekali lagi (ke dunia) niscaya kami menjadi orang-orang yang beriman".
Would that we had a second chance [in life], so that we could be among the believers!”
إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَءَايَةًۭ ۖ وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُم مُّؤْمِنِينَ
Inna fi zaalika la Aaiatanw wa maa kaana aksaruhum mu'minin
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
In all this, behold, there is a message [unto men], even though most of them will not believe [in it].
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلرَّحِيمُ
Wa inna Rabbaka la Huwal 'Azizur Rahim
Dan sesungguhnya Tuhanmu benar-benar Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
But, verily, thy Sustainer - He alone - is almighty, a dispenser of grace!
كَذَّبَتْ قَوْمُ نُوحٍ ٱلْمُرْسَلِينَ
Kazzabat qaumu Nuhinil Mursalin
Kaum Nuh telah mendustakan para rasul.
The people of Noah [too] gave the lie to [one of God’s] message-bearers
إِذْ قَالَ لَهُمْ أَخُوهُمْ نُوحٌ أَلَا تَتَّقُونَ
Iz qaala lahum akhuhum Nuhun alaa tattaqun
Ketika saudara mereka (Nuh) berkata kepada mereka: "Mengapa kamu tidak bertakwa?
when their brother Noah said unto them: “Will you not be conscious of God?
إِنِّى لَكُمْ رَسُولٌ أَمِينٌۭ
Inni lakum Rasulun amin
Sesungguhnya aku adalah seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,
Behold, I am an apostle [sent by Him] to you, [and therefore] worthy of your trust:
فَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَأَطِيعُونِ
Fattaqullaaha wa ati'un
maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
be, then, conscious of God, and pay heed unto me!
وَمَآ أَسْـَٔلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ ۖ إِنْ أَجْرِىَ إِلَّا عَلَىٰ رَبِّ ٱلْعَٰلَمِينَ
Wa maaa as'alukum 'alaihi min ajrin in ajriya illaa 'alaa Rabbil 'aalamin
Dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan-ajakan itu; upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semesta alam.
“And no reward whatever do I ask of you for it: my reward rests with none but the Sustainer of all the worlds.
فَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَأَطِيعُونِ
Fattaqul laaha wa ati'un
Maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku".
Hence, remain conscious of God, and pay heed unto me!”
۞ قَالُوٓا۟ أَنُؤْمِنُ لَكَ وَٱتَّبَعَكَ ٱلْأَرْذَلُونَ
Qaaluo anu'minu laka wattaba 'akal arzalun
Mereka berkata: "Apakah kami akan beriman kepadamu, padahal yang mengikuti kamu ialah orang-orang yang hina?".
They answered: “Shall we place our faith in thee, even though [only] the most abject [of people] follow thee?”
قَالَ وَمَا عِلْمِى بِمَا كَانُوا۟ يَعْمَلُونَ
Qaala wa maa 'ilmi bimaa kaanu ya'malun
Nuh menjawab: "Bagaimana aku mengetahui apa yang telah mereka kerjakan?
Said he: “And what knowledge could I have as to what they were doing [before they came to me]?
إِنْ حِسَابُهُمْ إِلَّا عَلَىٰ رَبِّى ۖ لَوْ تَشْعُرُونَ
In hisaabuhum illaa 'alaa Rabbi lau tasy'urun
Perhitungan (amal perbuatan) mereka tidak lain hanyalah kepada Tuhanku, kalau kamu menyadari.
Their reckoning rests with none but my Sustainer: if you could but understand [this]!
وَمَآ أَنَا۠ بِطَارِدِ ٱلْمُؤْمِنِينَ
Wa maaa ana bitaaridil mu'minin
Dan aku sekali-kali tidak akan mengusir orang-orang yang beriman.
Hence, I shall not drive away [any of] those [who profess to be] believers;
إِنْ أَنَا۠ إِلَّا نَذِيرٌۭ مُّبِينٌۭ
In ana illaa nazirum mubin
Aku (ini) tidak lain melainkan pemberi peringatan yang menjelaskan".
I am nothing but a plain warner.”
قَالُوا۟ لَئِن لَّمْ تَنتَهِ يَٰنُوحُ لَتَكُونَنَّ مِنَ ٱلْمَرْجُومِينَ
Qaalu la'il lam tantahi yaa Nuhu latakunanna minal marjumin
Mereka berkata: "Sungguh jika kamu tidak (mau) berhenti hai Nuh, niscaya benar-benar kamu akan termasuk orang-orang yang dirajam".
Said they: “Indeed, if thou desist not, O Noah, thou wilt surely be stoned to death!”
قَالَ رَبِّ إِنَّ قَوْمِى كَذَّبُونِ
Qaala Rabbi inna qaumi kazzabun
Nuh berkata: "Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku telah mendustakan aku;
[Whereupon] he prayed: “O my Sustainer! Behold, my people have given me the lie:
فَٱفْتَحْ بَيْنِى وَبَيْنَهُمْ فَتْحًۭا وَنَجِّنِى وَمَن مَّعِىَ مِنَ ٱلْمُؤْمِنِينَ
Faftab baini wa bai nahum fat hanw wa najjini wa mam ma'iya minal mu'minin
maka itu adakanlah suatu keputusan antaraku dan antara mereka, dan selamatkanlah aku dan orang-orang yang mukmin besertaku".
hence, lay Thou wide open the truth between me and them, and save me and those of the believers who are with me!”
فَأَنجَيْنَٰهُ وَمَن مَّعَهُۥ فِى ٱلْفُلْكِ ٱلْمَشْحُونِ
Fa anjainaahu wa mamma'ahu fil fulkil masyhun
Maka Kami selamatkan Nuh dan orang-orang yang besertanya di dalam kapal yang penuh muatan.
And so We saved him and those [who were] with him in the fully-laden ark,
ثُمَّ أَغْرَقْنَا بَعْدُ ٱلْبَاقِينَ
Summa aghraqnaa ba'dul baaqin
Kemudian sesudah itu Kami tenggelamkan orang-orang yang tinggal.
and then We caused those who stayed behind to drown.
إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَءَايَةًۭ ۖ وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُم مُّؤْمِنِينَ
Inna fi zaalika la Aaiaah; wa maa kaana aksaruhum mu'minin
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
In this [story], behold, there is a message [unto men], even though most of them will not believe [in it].
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلرَّحِيمُ
Wa inna Rabbaka la huwal 'Azizur Rahim
Dan sesungguhnya Tuhanmu Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
But, verily, thy Sustainer - He alone - is almighty, a dispenser of grace
كَذَّبَتْ عَادٌ ٱلْمُرْسَلِينَ
Kazzabat 'Aadunil mursalin
Kaum 'Aad telah mendustakan para rasul.
[AND the tribe of] Ad gave the lie to [one of God’s] message-bearers
إِذْ قَالَ لَهُمْ أَخُوهُمْ هُودٌ أَلَا تَتَّقُونَ
Iz qaala lahum akhuhum Hudun alaa tattaqun
Ketika saudara mereka Hud berkata kepada mereka: "Mengapa kamu tidak bertakwa?
when their brother Hud said unto them: “Will you not be conscious of God?
إِنِّى لَكُمْ رَسُولٌ أَمِينٌۭ
Inni lakum Rasulun amin
Sesungguhnya aku adalah seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,
Behold, I am an apostle [sent by Him] to you, [and therefore] worthy of your trust:
فَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَأَطِيعُونِ
Fattaqullaaha wa ati'un
maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
be, then, conscious of God, and pay heed unto me!
وَمَآ أَسْـَٔلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ ۖ إِنْ أَجْرِىَ إِلَّا عَلَىٰ رَبِّ ٱلْعَٰلَمِينَ
Wa maa as'alukum 'alaihi min ajrin in ajriya illaa 'alaa Rabbil 'aalamin
Dan sekali-kali aku tidak minta upah kepadamu atas ajakan itu; upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semesta alam.
“And no reward whatever do I ask of you for it: my reward rests with none but the Sustainer of all the worlds.
أَتَبْنُونَ بِكُلِّ رِيعٍ ءَايَةًۭ تَعْبَثُونَ
Atabnuna bikulli ri'in aaiatan ta'basun
Apakah kamu mendirikan pada tiap-tiap tanah tinggi bangunan untuk bermain-main,
“Will you, in your wanton folly, build [idolatrous] altars on every height,
وَتَتَّخِذُونَ مَصَانِعَ لَعَلَّكُمْ تَخْلُدُونَ
Wa tattakhizuna masaani'a la'allakum takhludun
dan kamu membuat benteng-benteng dengan maksud supaya kamu kekal (di dunia)?
and make for yourselves mighty castles, [hoping] that you might become immortal?
وَإِذَا بَطَشْتُم بَطَشْتُمْ جَبَّارِينَ
Wa izaa batasytum batasytum jabbaarin
Dan apabila kamu menyiksa, maka kamu menyiksa sebagai orang-orang kejam dan bengis.
And will you [always], whenever you lay hand [on others], lay hand [on them] cruelly, without any restraint?
فَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَأَطِيعُونِ
Fattaqul laaha wa ati'un
Maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
“Be, then, conscious of God and pay heed unto me:
وَٱتَّقُوا۟ ٱلَّذِىٓ أَمَدَّكُم بِمَا تَعْلَمُونَ
Wattaqul lazie amad dakum bimaa ta'lamun
Dan bertakwalah kepada Allah yang telah menganugerahkan kepadamu apa yang kamu ketahui.
and [thus] be conscious of Him who has [so] amply provided you with all [the good] that you might think of
أَمَدَّكُم بِأَنْعَٰمٍۢ وَبَنِينَ
Amaddakum bi an'aa minw wa banin
Dia telah menganugerahkan kepadamu binatang-binatang ternak, dan anak-anak,
amply provided you with flocks, and children,
وَجَنَّٰتٍۢ وَعُيُونٍ
Wa jannaatinw wa 'uyun
dan kebun-kebun dan mata air,
and gardens, and springs -:
إِنِّىٓ أَخَافُ عَلَيْكُمْ عَذَابَ يَوْمٍ عَظِيمٍۢ
Inni akhaafu 'alaikum 'azaaba Yaumin 'azim
sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa azab hari yang besar".
for, verily, I fear lest suffering befall you on an awesome day!”
قَالُوا۟ سَوَآءٌ عَلَيْنَآ أَوَعَظْتَ أَمْ لَمْ تَكُن مِّنَ ٱلْوَٰعِظِينَ
Qaalu sauaaa'un 'alainaaa aua 'azta am lam takum minal waa'izin
Mereka menjawab: "Adalah sama saja bagi kami, apakah kamu memberi nasehat atau tidak memberi nasehat,
[But] they answered. “It is all one to us whether thou preachest [something new] or art not of those who [like to] preach.
إِنْ هَٰذَآ إِلَّا خُلُقُ ٱلْأَوَّلِينَ
In haazaaa illaa khuluqul auwalin
(agama kami) ini tidak lain hanyalah adat kebiasaan orang dahulu.
This [religion of ours] is none other than that to which our forebears clung,
وَمَا نَحْنُ بِمُعَذَّبِينَ
Wa maa nahnu bimu 'azzabin
dan kami sekali-kali tidak akan di "azab".
and we are not going to be chastised [for adhering to it]!”
فَكَذَّبُوهُ فَأَهْلَكْنَٰهُمْ ۗ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَءَايَةًۭ ۖ وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُم مُّؤْمِنِينَ
Fakazzabuhu fa ahlaknaahum; inna fi zaalika la aaiah; wa maa kaana aksaruhum mu'minin
Maka mereka mendustakan Hud, lalu Kami binasakan mereka. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
And so they gave him the lie: and thereupon We destroyed them. In this [story], behold, there is a message [unto men], even though most of them will not believe [in it].
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلرَّحِيمُ
Wa inna Rabbaka la huwal 'Azizur Rahim
Dan sesungguhnya Tuhanmu, Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
But, verily, thy Sustainer - He alone - is almighty, a dispenser of grace!
كَذَّبَتْ ثَمُودُ ٱلْمُرْسَلِينَ
Kazzabat Samudul mursalin
Kaum Tsamud telah mendustakan rasul-rasul.
[AND the tribe of] Thamud gave the lie to [one of God’s] message-hearers
إِذْ قَالَ لَهُمْ أَخُوهُمْ صَٰلِحٌ أَلَا تَتَّقُونَ
Iz qaala lahum akhuhum Saalihun alaa tattaqun
Ketika saudara mereka, Shaleh, berkata kepada mereka: "Mengapa kamu tidak bertakwa?
when their brother Salih said unto them: “Will you not be conscious of God?
إِنِّى لَكُمْ رَسُولٌ أَمِينٌۭ
Inni lakum Rasulun amin
Sesungguhnya aku adalah seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,
Behold, I am an apostle [sent by Him] to you, [and therefore] worthy of your trust:
فَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَأَطِيعُونِ
Fattaqul laaha wa ati'un
maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
be, then, conscious of God, and pay heed unto me!
وَمَآ أَسْـَٔلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ ۖ إِنْ أَجْرِىَ إِلَّا عَلَىٰ رَبِّ ٱلْعَٰلَمِينَ
Wa maaa as'alukum 'alaihi min ajrin in ajriya illaa 'alaa Rabbil 'aalamin
Dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan itu, upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semesta alam.
“And no reward whatever do I ask of you for it: my reward rests with none but the Sustainer of all the worlds.
أَتُتْرَكُونَ فِى مَا هَٰهُنَآ ءَامِنِينَ
Atutrakuna fi maa haahunnaaa aaminin
Adakah kamu akan dibiarkan tinggal disini (di negeri kamu ini) dengan aman,
“Do you think that you will be left secure [forever] in the midst of what you have here and now?
فِى جَنَّٰتٍۢ وَعُيُونٍۢ
Fi jannaatinw wa 'uyun
di dalam kebun-kebun serta mata air,
amidst [these] gardens and springs
وَزُرُوعٍۢ وَنَخْلٍۢ طَلْعُهَا هَضِيمٌۭ
Wa zuru inw wa nakhlin tal 'uhaa hadim
dan tanam-tanaman dan pohon-pohon korma yang mayangnya lembut.
and fields, and [these] palm-trees with slender spathes? –
وَتَنْحِتُونَ مِنَ ٱلْجِبَالِ بُيُوتًۭا فَٰرِهِينَ
Wa tanhituna minal jibaali buyutan faarihin
Dan kamu pahat sebagian dari gunung-gunung untuk dijadikan rumah-rumah dengan rajin;
and that you will [always be able to] hew dwellings out of the mountains with [the same] great skill?”
فَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَأَطِيعُونِ
Fattaqul laaha wa ati'un
maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku;
“Be, then, conscious of God, and pay heed unto me,
وَلَا تُطِيعُوٓا۟ أَمْرَ ٱلْمُسْرِفِينَ
Wa laa tuti'uo amral musrifin
dan janganlah kamu mentaati perintah orang-orang yang melewati batas,
and pay no heed to the counsel of those who are given to excesses –
ٱلَّذِينَ يُفْسِدُونَ فِى ٱلْأَرْضِ وَلَا يُصْلِحُونَ
Allazina yufsiduna fil ardi wa laa yuslihun
yang membuat kerusakan di muka bumi dan tidak mengadakan perbaikan".
those who spread corruption on earth instead of setting things to rights!”
قَالُوٓا۟ إِنَّمَآ أَنتَ مِنَ ٱلْمُسَحَّرِينَ
Qaaluo innamaa anta minal musahharin
Mereka berkata: "Sesungguhnya kamu adalah salah seorang dari orang-orang yang kena sihir;
Said they: “Thou art but one of the bewitched!
مَآ أَنتَ إِلَّا بَشَرٌۭ مِّثْلُنَا فَأْتِ بِـَٔايَةٍ إِن كُنتَ مِنَ ٱلصَّٰدِقِينَ
Maaa anta illaa basyarum mislunaa faati bi Aaiatin in kunta minas saadiqin
Kamu tidak lain melainkan seorang manusia seperti kami; maka datangkanlah sesuatu mukjizat, jika kamu memang termasuk orang-orang yang benar".
Thou art nothing but a mortal like ourselves! Come, then, forward with a token [of thy mission] if thou art a man of truth!”
قَالَ هَٰذِهِۦ نَاقَةٌۭ لَّهَا شِرْبٌۭ وَلَكُمْ شِرْبُ يَوْمٍۢ مَّعْلُومٍۢ
Qaala haazihi naaqatul lahaa syirbunw w alakum syirbu yaumim ma'lum
Shaleh menjawab: "Ini seekor unta betina, ia mempunyai giliran untuk mendapatkan air, dan kamu mempunyai giliran pula untuk mendapatkan air di hari yang tertentu.
Replied he: “This she-camel shall have a share of water, and you shall have a share of water, on the days appointed [therefor];
وَلَا تَمَسُّوهَا بِسُوٓءٍۢ فَيَأْخُذَكُمْ عَذَابُ يَوْمٍ عَظِيمٍۢ
Wa laa tamassuhaa bisuo'in fa yaakhuzakum 'azaabu Yaumin 'Azim
Dan janganlah kamu sentuh unta betina itu dengan sesuatu kejahatan, yang menyebabkan kamu akan ditimpa oleh azab hari yang besar".
and do her no harm, lest suffering befall you on an awesome day!”
فَعَقَرُوهَا فَأَصْبَحُوا۟ نَٰدِمِينَ
Fa'aqaruhaa fa asbahu naadimin
Kemudian mereka membunuhnya, lalu mereka menjadi menyesal,
But they cruelly slaughtered her - and then they had cause to regret it:
فَأَخَذَهُمُ ٱلْعَذَابُ ۗ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَءَايَةًۭ ۖ وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُم مُّؤْمِنِينَ
Fa akhazahumul 'azaab; inna fi zaalika la Aaiah; wa maa kaana aksaruhum m'minin
maka mereka ditimpa azab. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat bukti yang nyata. Dan adalah kebanyakan mereka tidak beriman.
for the suffering [predicted by Salih,] befell them [then and there]. In this [story], behold, there is a message [unto men], even though most of them will not believe [in it].
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلرَّحِيمُ
Wa inna Rabbaka la Huwal 'Azizur Rahim
Dan sesungguhnya Tuhanmu benar-benar Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
But, verily, thy Sustainer - He alone – is almighty, a dispenser of grace!
كَذَّبَتْ قَوْمُ لُوطٍ ٱلْمُرْسَلِينَ
kazzabat qaumu Lutinil mursalin
Kaum Luth telah mendustakan rasul-rasul,
[AND] the people of Lot gave the lie to [one of God’s] message-bearers
إِذْ قَالَ لَهُمْ أَخُوهُمْ لُوطٌ أَلَا تَتَّقُونَ
Iz qaala lahum akhuhum Lutun alaa tattaqun
ketika saudara mereka, Luth, berkata kepada mereka: mengapa kamu tidak bertakwa?"
when their brother Lot said unto them: “Will you not be conscious of God?
إِنِّى لَكُمْ رَسُولٌ أَمِينٌۭ
Inni lakum rasulun amin
Sesungguhnya aku adalah seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,
Behold, I am an apostle [sent by Him] to you, [and therefore] worthy of your trust:
فَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَأَطِيعُونِ
Fattaqul laaha wa ati'un
maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
be, then, conscious of God, and pay heed unto me!
وَمَآ أَسْـَٔلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ ۖ إِنْ أَجْرِىَ إِلَّا عَلَىٰ رَبِّ ٱلْعَٰلَمِينَ
Wa maaa as'alukum 'alaihi min ajrin in ajriya illaa 'alaa Rabbil 'aalamin
Dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan itu; upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semeta alam.
“And no reward whatever do I ask of you for it: my reward rests with none but the Sustainer of all the worlds.
أَتَأْتُونَ ٱلذُّكْرَانَ مِنَ ٱلْعَٰلَمِينَ
Ataatunaz zukraana minal 'aalamin
Mengapa kamu mendatangi jenis lelaki di antara manusia,
“Must you, of all people, [lustfully] approach men,
وَتَذَرُونَ مَا خَلَقَ لَكُمْ رَبُّكُم مِّنْ أَزْوَٰجِكُم ۚ بَلْ أَنتُمْ قَوْمٌ عَادُونَ
Wa tazaruna maa khalaqa lakum Rabbukum min azwaajikum; bal antum qaumun 'aadun
dan kamu tinggalkan isteri-isteri yang dijadikan oleh Tuhanmu untukmu, bahkan kamu adalah orang-orang yang melampaui batas".
keeping yourselves aloof from all the [lawful] spouses whom your Sustainer has created for you? Nay, but you are people who transgress all bounds of what is right!”
قَالُوا۟ لَئِن لَّمْ تَنتَهِ يَٰلُوطُ لَتَكُونَنَّ مِنَ ٱلْمُخْرَجِينَ
Qalu la'il lam tantahi yaa Lutu latakunanna minal mukhrajin
Mereka menjawab: "Hai Luth, sesungguhnya jika kamu tidak berhenti, benar-benar kamu termasuk orang-orang yang diusir"
Said they: “Indeed, If thou desist not, O Lot, thou wilt most certainly be expelled [from this township]!”
قَالَ إِنِّى لِعَمَلِكُم مِّنَ ٱلْقَالِينَ
Qaala inni li'amalikum minal qaalin
Luth berkata: "Sesungguhnya aku sangat benci kepada perbuatanmu".
[Lot] exclaimed: “Behold, I am one of those who utterly abhor your doings!”
رَبِّ نَجِّنِى وَأَهْلِى مِمَّا يَعْمَلُونَ
Rabbi najjjini wa ahli mimmmaa ya'malun
(Luth berdoa): "Ya Tuhanku selamatkanlah aku beserta keluargaku dari (akibat) perbuatan yang mereka kerjakan".
[And then he prayed:] “O my Sustainer! Save me and my household from all that they are doing!”
فَنَجَّيْنَٰهُ وَأَهْلَهُۥٓ أَجْمَعِينَ
Fanajjainaahu wa ahlahuo ajma'in
Lalu Kami selamatkan ia beserta keluarganya semua,
Thereupon We saved him and all his household –
إِلَّا عَجُوزًۭا فِى ٱلْغَٰبِرِينَ
Illaa 'ajuzan filghaabirin
kecuali seorang perempuan tua (isterinya), yang termasuk dalam golongan yang tinggal.
all but an old woman, who was among those that stayed behind;
ثُمَّ دَمَّرْنَا ٱلْءَاخَرِينَ
Summa dammarnal aa kharin
Kemudian Kami binasakan yang lain.
and then We utterly destroyed the others,
وَأَمْطَرْنَا عَلَيْهِم مَّطَرًۭا ۖ فَسَآءَ مَطَرُ ٱلْمُنذَرِينَ
Wa amtarnaa 'alaihim mataran fasaaa'a matarul munzarin
Dan Kami hujani mereka dengan hujan (batu) maka amat jeleklah hujan yang menimpa orang-orang yang telah diberi peringatan itu.
and rained down upon them a rain [of destruction]: and dire is such rain upon all who let themselves be warned [to no avail]!
إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَءَايَةًۭ ۖ وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُم مُّؤْمِنِينَ
Inna fi zaalika la Aaiah; wa maa kaana aksaruhum mu'minin
Sesunguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat bukti-bukti yang nyata. Dan adalah kebanyakan mereka tidak beriman.
In this [story], behold, there is a message [unto men], even though most of them will not believe [in it].
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلرَّحِيمُ
Wa inna Rabbaka la Huwal 'Azizur Rahim
Dan sesungguhnya Tuhanmu, benar-benar Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
But, verily, thy Sustainer - He alone - is almighty, a dispenser of grace!
كَذَّبَ أَصْحَٰبُ لْـَٔيْكَةِ ٱلْمُرْسَلِينَ
Kazzaba As haabul Aikatil mursalin
Penduduk Aikah telah mendustakan rasul-rasul;
[AND] the dwellers of the wooded dales [of Madyan] gave the lie to [one of God’s] message-bearers
إِذْ قَالَ لَهُمْ شُعَيْبٌ أَلَا تَتَّقُونَ
Iz qaala lahum Syu'aibun alaa tattaqun
ketika Syu'aib berkata kepada mereka: "Mengapa kamu tidak bertakwa?,
when their brother Shu’ayb said unto them: “Will you not be conscious of God?
إِنِّى لَكُمْ رَسُولٌ أَمِينٌۭ
Inni lakum Rasulun amin
Sesungguhnya aku adalah seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu.
Behold, I am an apostle [sent by Him] to you, [and therefore] worthy of your trust:
فَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَأَطِيعُونِ
Fattaqul laaha wa ati'un
maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku;
be, then, conscious of God, and pay heed unto me!
وَمَآ أَسْـَٔلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ ۖ إِنْ أَجْرِىَ إِلَّا عَلَىٰ رَبِّ ٱلْعَٰلَمِينَ
Wa maaa as'alukum 'alaihi min ajrin in ajriya illaa 'alaa Rabbil 'aalamin
dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan itu; upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semesta alam.
“And no reward whatever do I ask of you for it: my reward rests with none but the Sustainer of all the worlds.
۞ أَوْفُوا۟ ٱلْكَيْلَ وَلَا تَكُونُوا۟ مِنَ ٱلْمُخْسِرِينَ
Auful kaila wa laa takunu minal mukhsirin
Sempurnakanlah takaran dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang merugikan;
“[Always] give full measure, and be not among those who [unjustly] cause loss [to others];
وَزِنُوا۟ بِٱلْقِسْطَاسِ ٱلْمُسْتَقِيمِ
Wa zinu bilqistaasil mustaqim
dan timbanglah dengan timbangan yang lurus.
and [in all your dealings] weigh with a true balance,
وَلَا تَبْخَسُوا۟ ٱلنَّاسَ أَشْيَآءَهُمْ وَلَا تَعْثَوْا۟ فِى ٱلْأَرْضِ مُفْسِدِينَ
Wa laa tabkhasun naasa asyyaaa 'ahum wa laa ta'sau fil ardi mufsidin
Dan janganlah kamu merugikan manusia pada hak-haknya dan janganlah kamu merajalela di muka bumi dengan membuat kerusakan;
and do not deprive people of what is rightfully theirs; and do not act wickedly on earth by spreading corruption,
وَٱتَّقُوا۟ ٱلَّذِى خَلَقَكُمْ وَٱلْجِبِلَّةَ ٱلْأَوَّلِينَ
Wattaqul lazi khalaqakum waljibillatal auwalin
dan bertakwalah kepada Allah yang telah menciptakan kamu dan umat-umat yang dahulu".
but be conscious of Him who has created you, just as [He created] those countless generations of old!”
قَالُوٓا۟ إِنَّمَآ أَنتَ مِنَ ٱلْمُسَحَّرِينَ
Qaaluo innamaa anta minal musahharin
Mereka berkata: "Sesungguhnya kamu adalah salah seorang dari orang-orang yang kena sihir,
Said they: “Thou art but one of the bewitched,
وَمَآ أَنتَ إِلَّا بَشَرٌۭ مِّثْلُنَا وَإِن نَّظُنُّكَ لَمِنَ ٱلْكَٰذِبِينَ
Wa maaa anta illaa basyarum mislunaa wa innazunnuka laminal kaazibin
dan kamu tidak lain melainkan seorang manusia seperti kami, dan sesungguhnya kami yakin bahwa kamu benar-benar termasuk orang-orang yang berdusta.
for thou art nothing but a mortal like ourselves! And, behold, we think that thou art a consummate liar!
فَأَسْقِطْ عَلَيْنَا كِسَفًۭا مِّنَ ٱلسَّمَآءِ إِن كُنتَ مِنَ ٱلصَّٰدِقِينَ
Fa asqit 'alainaa kisafam minas samaaa'i in kunta minas saadiqin
Maka jatuhkanlah atas kami gumpalan dari langit, jika kamu termasuk orang-orang yang benar.
Cause, then, fragments of the sky to fall down upon us, if thou art a man of truth!”
قَالَ رَبِّىٓ أَعْلَمُ بِمَا تَعْمَلُونَ
Qaala Rabbie a'lamu bimaa ta'malun
Syu'aib berkata: "Tuhanku lebih mengetahui apa yang kamu kerjakan".
Answered [Shu’ayb]: “My Sustainer knows fully well what you are doing.”
فَكَذَّبُوهُ فَأَخَذَهُمْ عَذَابُ يَوْمِ ٱلظُّلَّةِ ۚ إِنَّهُۥ كَانَ عَذَابَ يَوْمٍ عَظِيمٍ
Fakazzabuhu fa akhazahum 'azaabu Yaumiz zullah; innahu kaana 'azaaba Yaumin 'Azim
Kemudian mereka mendustakan Syu'aib, lalu mereka ditimpa azab pada hari mereka dinaungi awan. Sesungguhnya azab itu adalah azab hari yang besar.
But they gave him the lie. And thereupon suffering overtook them on a day dark with shadows: and, verily, it was the suffering of an awesome day!
إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَءَايَةًۭ ۖ وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُم مُّؤْمِنِينَ
Inna fi zaalika la Aaiah; wa maa kaana aksaruhum mu'minin
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
In this [story], behold, there is a message [unto men], even though most of them will not believe [in it].
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلرَّحِيمُ
Wa inna Rabbaka la huwal 'Azizur Rahim
Dan sesungguhnya Tuhanmu benar-benar Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
But, verily, thy Sustainer - He alone - is almighty, a dispenser of grace!
وَإِنَّهُۥ لَتَنزِيلُ رَبِّ ٱلْعَٰلَمِينَ
Wa innahu latanzilu Rabbil 'aalamin
Dan sesungguhnya Al Quran ini benar-benar diturunkan oleh Tuhan semesta alam,
Now, behold, this [divine writ] has indeed been bestowed from on high by the Sustainer of all the worlds:
نَزَلَ بِهِ ٱلرُّوحُ ٱلْأَمِينُ
Nazala bihir Ruhul Amin
dia dibawa turun oleh Ar-Ruh Al-Amin (Jibril),
trustworthy divine inspiration has alighted with it from on high
عَلَىٰ قَلْبِكَ لِتَكُونَ مِنَ ٱلْمُنذِرِينَ
'Alaa qalbika litakuna minal munzirin
ke dalam hatimu (Muhammad) agar kamu menjadi salah seorang di antara orang-orang yang memberi peringatan,
upon thy heart, [O Muhammad] so that thou mayest be among those who preach
بِلِسَانٍ عَرَبِىٍّۢ مُّبِينٍۢ
Bilisaanin 'Arabiyyim mubin
dengan bahasa Arab yang jelas.
in the clear Arabic tongue.
وَإِنَّهُۥ لَفِى زُبُرِ ٱلْأَوَّلِينَ
Wa innahu lafi Zuburil auwalin
Dan sesungguhnya Al Quran itu benar-benar (tersebut) dalam Kitab-kitab orang yang dahulu.
And, verily, [the essence of] this [revelation] is indeed found in the ancient books of divine wisdom [as well].
أَوَلَمْ يَكُن لَّهُمْ ءَايَةً أَن يَعْلَمَهُۥ عُلَمَٰٓؤُا۟ بَنِىٓ إِسْرَٰٓءِيلَ
Aualam yakul lahum Aaiatan ai ya'lamahu 'ulamaaa'u Banie Israaa'il
Dan apakah tidak cukup menjadi bukti bagi mereka, bahwa para ulama Bani Israil mengetahuinya?
Is it not evidence enough for them that [so many] learned men from among the children of Israel have recognized this [as true]?
وَلَوْ نَزَّلْنَٰهُ عَلَىٰ بَعْضِ ٱلْأَعْجَمِينَ
Wa lau nazzalnaahu 'alaa ba'dil a'jamin
Dan kalau Al Quran itu Kami turunkan kepada salah seorang dari golongan bukan Arab,
But [even] had We bestowed it from on high upon any of the non-Arabs,
فَقَرَأَهُۥ عَلَيْهِم مَّا كَانُوا۟ بِهِۦ مُؤْمِنِينَ
Faqara ahu 'alaihim maa kaanu bihi mu'minin
lalu ia membacakannya kepada mereka (orang-orang kafir); niscaya mereka tidak akan beriman kepadanya.
and had he recited it unto them [in his own tongue], they would not have believed in it.
كَذَٰلِكَ سَلَكْنَٰهُ فِى قُلُوبِ ٱلْمُجْرِمِينَ
Kazaalika salaknaahu fi qulubil mujrimin
Demikianlah Kami masukkan Al Quran ke dalam hati orang-orang yang durhaka.
Thus have We caused this [message] to pass [unheeded] through the hearts of those who are lost in sin:
لَا يُؤْمِنُونَ بِهِۦ حَتَّىٰ يَرَوُا۟ ٱلْعَذَابَ ٱلْأَلِيمَ
Laa yu'minuna bihi hattaa yarauul 'azaabal alim
Mereka tidak beriman kepadanya, hingga mereka melihat azab yang pedih,
they will not believe in it till they behold the grievous suffering
فَيَأْتِيَهُم بَغْتَةًۭ وَهُمْ لَا يَشْعُرُونَ
Faiaatiyahum baghtatanw wa hum laa yasy'urun
maka datanglah azab kepada mereka dengan mendadak, sedang mereka tidak menyadarinya,
that will come upon them [on resurrection,] all of a sudden, without their being aware [of its approach];
فَيَقُولُوا۟ هَلْ نَحْنُ مُنظَرُونَ
Fa yaqulu hal nahnu munzarun
lalu mereka berkata: "Apakah kami dapat diberi tangguh?"
and then they will exclaim, “Could we have a respite?”
أَفَبِعَذَابِنَا يَسْتَعْجِلُونَ
Aafabi 'azaabinaa yasta'jilun
Maka apakah mereka meminta supaya disegerakan azab Kami?
Do they, then, [really] wish that Our chastisement be hastened on?
أَفَرَءَيْتَ إِن مَّتَّعْنَٰهُمْ سِنِينَ
Aara'aita im matta'naahum sinin
Maka bagaimana pendapatmu jika Kami berikan kepada mereka kenikmatan hidup bertahun-tahun,
But hast thou ever considered [this]: If We do allow them to enjoy [this life] for some years,
ثُمَّ جَآءَهُم مَّا كَانُوا۟ يُوعَدُونَ
Summa jaaa'ahum maa kaanu yu'adun
Kemudian datang kepada mereka azab yang telah diancamkan kepada mereka,
and thereupon that [chastisement] which they were promised befalls them –
مَآ أَغْنَىٰ عَنْهُم مَّا كَانُوا۟ يُمَتَّعُونَ
Maaa aghnaaa 'anhum maa kaanu yumaatu'un
niscaya tidak berguna bagi mereka apa yang mereka selalu menikmatinya.
of what avail to them will be all their past enjoyments?
وَمَآ أَهْلَكْنَا مِن قَرْيَةٍ إِلَّا لَهَا مُنذِرُونَ
Wa maaa ahlaknaa min qaryatin illaa lahaa munzirun
Dan Kami tidak membinasakan sesuatu negeripun, melainkan sesudah ada baginya orang-orang yang memberi peringatan;
And withal, never have We destroyed any community unless it had been warned
ذِكْرَىٰ وَمَا كُنَّا ظَٰلِمِينَ
Zikraa wa maa kunnaa zaalimin
untuk menjadi peringatan. Dan Kami sekali-kali tidak berlaku zalim.
and reminded: for, never do We wrong [anyone].
وَمَا تَنَزَّلَتْ بِهِ ٱلشَّيَٰطِينُ
Wa maa tanazzalat bihisy Syaiaatin
Dan Al Quran itu bukanlah dibawa turun oleh syaitan-syaitan.
And [this divine writ is such a reminder:] no evil spirits have brought it down:
وَمَا يَنۢبَغِى لَهُمْ وَمَا يَسْتَطِيعُونَ
Wa maa yambaghi lahum wa maa yastati'un
Dan tidaklah patut mereka membawa turun Al Quran itu, dan merekapun tidak akan kuasa.
for, neither does it suit their ends, nor is it in their power [to impart it to man]:
إِنَّهُمْ عَنِ ٱلسَّمْعِ لَمَعْزُولُونَ
Innahum 'anis sam'i lama'zulun
Sesungguhnya mereka benar-benar dijauhkan daripada mendengar Al Quran itu.
verily, [even] from hearing it are they utterly debarred!
فَلَا تَدْعُ مَعَ ٱللَّهِ إِلَٰهًا ءَاخَرَ فَتَكُونَ مِنَ ٱلْمُعَذَّبِينَ
Falaa tad'u ma'al laahi ilaahan aakhara fatakuna minal mu'azzabin
Maka janganlah kamu menyeru (menyembah) tuhan yang lain di samping Allah, yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang diazab.
Hence, [O man,] do not invoke any other deity side by side with God, lest thou find thyself among those who are made to suffer [on Judgment Day].
وَأَنذِرْ عَشِيرَتَكَ ٱلْأَقْرَبِينَ
Wa anzir 'asyiratakal aqrabin
Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat,
And warn [whomever thou canst reach, beginning with] thy kinsfolk,
وَٱخْفِضْ جَنَاحَكَ لِمَنِ ٱتَّبَعَكَ مِنَ ٱلْمُؤْمِنِينَ
Wakhfid janaahaka limanit taba 'aka minal mu'minin
dan rendahkanlah dirimu terhadap orang-orang yang mengikutimu, yaitu orang-orang yang beriman.
and spread the wings of thy tenderness over all of the believers who may follow thee;
فَإِنْ عَصَوْكَ فَقُلْ إِنِّى بَرِىٓءٌۭ مِّمَّا تَعْمَلُونَ
Fa in asauka faqul inni barie'um mimmmaa ta'malun
Jika mereka mendurhakaimu maka katakanlah: "Sesungguhnya aku tidak bertanggung jawab terhadap apa yang kamu kerjakan";
but if they disobey thee, say, “I am free of responsibility for aught that you may do!” –
وَتَوَكَّلْ عَلَى ٱلْعَزِيزِ ٱلرَّحِيمِ
Wa tauakkal alal 'Azizir Rahim
Dan bertawakkallah kepada (Allah) Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang,
and place thy trust in the Almighty, the Dispenser of Grace,
ٱلَّذِى يَرَىٰكَ حِينَ تَقُومُ
Allazi yaraaka hina taqum
Yang melihat kamu ketika kamu berdiri (untuk sembahyang),
who sees thee when thou standest [alone],
وَتَقَلُّبَكَ فِى ٱلسَّٰجِدِينَ
Wa taqallubaka fis saajidin
dan (melihat pula) perubahan gerak badanmu di antara orang-orang yang sujud.
and [sees] thy behaviour among those who prostrate themselves [before Him]:
إِنَّهُۥ هُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلْعَلِيمُ
Innahu Huwas Sami'ul 'Alim
Sesungguhnya Dia adalah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
for, verily, He alone is all-hearing, all-knowing!
هَلْ أُنَبِّئُكُمْ عَلَىٰ مَن تَنَزَّلُ ٱلشَّيَٰطِينُ
Hal unabbi'ukum 'alaa man tanazzalusy Syaiaatin
Apakah akan Aku beritakan kepadamu, kepada siapa syaitan-syaitan itu turun?
[And] shall I tell you upon whom it is that those evil spirits descend?
تَنَزَّلُ عَلَىٰ كُلِّ أَفَّاكٍ أَثِيمٍۢ
Tanazzalu 'alaa kulli affaakin asim
Mereka turun kepada tiap-tiap pendusta lagi yang banyak dosa,
They descend upon all sinful self-deceivers
يُلْقُونَ ٱلسَّمْعَ وَأَكْثَرُهُمْ كَٰذِبُونَ
Yulqunas sam'a wa aksaruhum aazibun
mereka menghadapkan pendengaran (kepada syaitan) itu, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang pendusta.
who readily lend ear [to every falsehood], and most of whom lie to others as well.
وَٱلشُّعَرَآءُ يَتَّبِعُهُمُ ٱلْغَاوُۥنَ
Wasysyu 'araaa'u yattabi 'uhumul ghaauun
Dan penyair-penyair itu diikuti oleh orang-orang yang sesat.
And as for the poets [they, too, are prone to deceive themselves: and so, only] those who are lost in grievous error would follow them.
أَلَمْ تَرَ أَنَّهُمْ فِى كُلِّ وَادٍۢ يَهِيمُونَ
Alam tara annahum fi kulli waadiny yahimun
Tidakkah kamu melihat bahwasanya mereka mengembara di tiap-tiap lembah,
Art thou not aware that they roam confusedly through all the valleys [of words and thoughts],
وَأَنَّهُمْ يَقُولُونَ مَا لَا يَفْعَلُونَ
Wa annahum yaquluna ma laa yaf'alun
dan bahwasanya mereka suka mengatakan apa yang mereka sendiri tidak mengerjakan(nya)?
and that they [so often] say what they do not do [or feel]?
إِلَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّٰلِحَٰتِ وَذَكَرُوا۟ ٱللَّهَ كَثِيرًۭا وَٱنتَصَرُوا۟ مِنۢ بَعْدِ مَا ظُلِمُوا۟ ۗ وَسَيَعْلَمُ ٱلَّذِينَ ظَلَمُوٓا۟ أَىَّ مُنقَلَبٍۢ يَنقَلِبُونَ
Illal lazina aamanu w a'amilus saalihaati wa zakarul laaha kasiranw wantasaru mim ba'di maa zulimu; wa saia'lamul lazina zalamuo aiya munqalbiny yanqalibun
kecuali orang-orang (penyair-penyair) yang beriman dan beramal saleh dan banyak menyebut Allah dan mendapat kemenangan sesudah menderita kezaliman. Dan orang-orang yang zalim itu kelak akan mengetahui ke tempat mana mereka akan kembali.
[Most of them are of this kind] save those who have attained to faith, and do righteous deeds, and remember God unceasingly, and defend themselves [only] after having been wronged, and [trust in God’s promise that] those who are bent on wrongdoing will in time come to know how evil a turn their destinies are bound to take!