Saba
سُورَةُ سَبَإٍ
Saba' • Makkiyah
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ ٱلَّذِى لَهُۥ مَا فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِى ٱلْأَرْضِ وَلَهُ ٱلْحَمْدُ فِى ٱلْءَاخِرَةِ ۚ وَهُوَ ٱلْحَكِيمُ ٱلْخَبِيرُ
Alhamdu lillaahil lazi lahu maa fis samaauaati wa maa fil ardi wa lahul hamdu fil aakhirah; wa Huwal Hakimul Khabir
Segala puji bagi Allah yang memiliki apa yang di langit dan apa yang di bumi dan bagi-Nya (pula) segala puji di akhirat. Dan Dialah Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.
ALL PRAISE is due to God, to whom all that is in the heavens and all that is on earth belongs; and to Him will be due all praise in the life to come. For He alone is truly wise, all-aware:
يَعْلَمُ مَا يَلِجُ فِى ٱلْأَرْضِ وَمَا يَخْرُجُ مِنْهَا وَمَا يَنزِلُ مِنَ ٱلسَّمَآءِ وَمَا يَعْرُجُ فِيهَا ۚ وَهُوَ ٱلرَّحِيمُ ٱلْغَفُورُ
Ya'lamu maa yaliju fil ardi wa maa yakhruju minhaa wa maa yanzilu minas samaaa'i wa maa ya'ruju fihaa; wa Huwar Rahimul Ghafur
Dia mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi, apa yang ke luar daripadanya, apa yang turun dari langit dan apa yang naik kepadanya. Dan Dialah Yang Maha Penyayang lagi Maha Pengampun.
He knows all that enters the earth, and all that comes out of it, as well as all that descends from the skies, and all that ascends to them. And He alone is a dispenser of grace, truly-forgiving.
وَقَالَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ لَا تَأْتِينَا ٱلسَّاعَةُ ۖ قُلْ بَلَىٰ وَرَبِّى لَتَأْتِيَنَّكُمْ عَٰلِمِ ٱلْغَيْبِ ۖ لَا يَعْزُبُ عَنْهُ مِثْقَالُ ذَرَّةٍۢ فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَلَا فِى ٱلْأَرْضِ وَلَآ أَصْغَرُ مِن ذَٰلِكَ وَلَآ أَكْبَرُ إِلَّا فِى كِتَٰبٍۢ مُّبِينٍۢ
Wa qaalal lazina kafaru laa taatinas Saa'ah; qul balaa wa Rabbi lataatiyannakum 'Aalimul Ghaib; laa ya'zubu 'anhu misqaalu zarratin fis samaauaati wa laa fil ardi wa laaa asgharu min zaalika wa laaa akbaru illaa fi kitaabim mubin
Dan orang-orang yang kafir berkata: "Hari berbangkit itu tidak akan datang kepada kami". Katakanlah: "Pasti datang, demi Tuhanku Yang Mengetahui yang ghaib, sesungguhnya kiamat itu pasti akan datang kepadamu. Tidak ada tersembunyi daripada-Nya sebesar zarrahpun yang ada di langit dan yang ada di bumi dan tidak ada (pula) yang lebih kecil dari itu dan yang lebih besar, melainkan tersebut dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh)",
And yet, they who are bent on denying the truth assert, “Never will the Last Hour come upon us!” Say: “Nay, by my Sustainer! By Him who knows all that is beyond the reach of a created being’s perception: it will most certainly come upon you!” Not an atom’s weight [of whatever there is] in the heavens or on earth escapes His knowledge; and neither is there anything smaller than that, or larger, but is recorded in [His] clear decree,
لِّيَجْزِىَ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّٰلِحَٰتِ ۚ أُو۟لَٰٓئِكَ لَهُم مَّغْفِرَةٌۭ وَرِزْقٌۭ كَرِيمٌۭ
Liyajziyal lazina aamanu wa 'amilus saalihaat; ulaaa'ika lahum maghfiratunw wa rizqun karim
supaya Allah memberi balasan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh. Mereka itu adalah orang-orang yang baginya ampunan dan rezeki yang mulia.
to the end that He may reward those who believe and do righteous deeds: [for] it is they whom forgiveness of sins awaits, and a most excellent sustenance
وَٱلَّذِينَ سَعَوْ فِىٓ ءَايَٰتِنَا مُعَٰجِزِينَ أُو۟لَٰٓئِكَ لَهُمْ عَذَابٌۭ مِّن رِّجْزٍ أَلِيمٌۭ
Wallazina sa'au fie aaiaatinaa mu'aajizina ulaaa 'ika lahum 'azaabum mir irjzin alim
Dan orang-orang yang berusaha untuk (menentang) ayat-ayat Kami dengan anggapan mereka dapat melemahkan (menggagalkan azab Kami), mereka itu memperoleh azab, yaitu (jenis) azab yang pedih.
whereas for those who strive against Our messages, seeking to defeat their purpose, there is grievous suffering in store as an outcome of [their] vileness.
وَيَرَى ٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْعِلْمَ ٱلَّذِىٓ أُنزِلَ إِلَيْكَ مِن رَّبِّكَ هُوَ ٱلْحَقَّ وَيَهْدِىٓ إِلَىٰ صِرَٰطِ ٱلْعَزِيزِ ٱلْحَمِيدِ
Wa yaral lazina utul 'Ilmal lazie unzila ilaika mir Rabbika huwal haqqa wa yahdie ilaaa siraatil 'Azizil Hamid
Dan orang-orang yang diberi ilmu (Ahli Kitab) berpendapat bahwa wahyu yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu itulah yang benar dan menunjuki (manusia) kepada jalan Tuhan Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji.
NOW THEY who are endowed with [innate] knowledge are well aware that whatever has been bestowed upon thee from on high by thy Sustainer is indeed the truth, and that it guides onto the way that leads to the Almighty, the One to whom all praise is due!
وَقَالَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ هَلْ نَدُلُّكُمْ عَلَىٰ رَجُلٍۢ يُنَبِّئُكُمْ إِذَا مُزِّقْتُمْ كُلَّ مُمَزَّقٍ إِنَّكُمْ لَفِى خَلْقٍۢ جَدِيدٍ
Wa qaalal lazina kafaru hal nadullukum 'alaa rajuliny yanabbi 'ukum izaa muzziqtum kulla mumazzaqin innakum lafi khalqin jadid
Dan orang-orang kafir berkata (kepada teman-temannya). "Maukah kamu kami tunjukkan kepadamu seorang laki-laki yang memberitakan kepadamu bahwa apabila badanmu telah hancur sehancur-hancurnya, sesungguhnya kamu benar-benar (akan dibangkitkan kembali) dalam ciptaan yang baru?
As against this, they who are bent on denying the truth say [unto all who are of like mind]: “Shall we point out to you a man who will tell you that [after your death,] when you will have been scattered in countless fragments, you shall - lo and behold! - be [restored to life] in a new act of creation?
أَفْتَرَىٰ عَلَى ٱللَّهِ كَذِبًا أَم بِهِۦ جِنَّةٌۢ ۗ بَلِ ٱلَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِٱلْءَاخِرَةِ فِى ٱلْعَذَابِ وَٱلضَّلَٰلِ ٱلْبَعِيدِ
Aftaraa 'alal laahi kaziban am bihi jinnah; balil lazina laa yu'minuna bil Aakhirati fil'azaabi waddad laalil ba'id
Apakah dia mengada-adakan kebohongan terhadap Allah ataukah ada padanya penyakit gila?" (Tidak), tetapi orang-orang yang tidak beriman kepada negeri akhirat berada dalam siksaan dan kesesatan yang jauh.
Does he [knowingly] attribute his own lying inventions to God - or is he a madman?” Nay, [there is no madness in this Prophet -] but they who will not believe in the life to come are [bound to lose themselves] in suffering and in a profound aberration.
أَفَلَمْ يَرَوْا۟ إِلَىٰ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُم مِّنَ ٱلسَّمَآءِ وَٱلْأَرْضِ ۚ إِن نَّشَأْ نَخْسِفْ بِهِمُ ٱلْأَرْضَ أَوْ نُسْقِطْ عَلَيْهِمْ كِسَفًۭا مِّنَ ٱلسَّمَآءِ ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَءَايَةًۭ لِّكُلِّ عَبْدٍۢ مُّنِيبٍۢ
Afalam yarau ilaa maa baina aidihim wa maa khalfahum minas samaaa'i wal ard; in nasyad nakhsif bihimul arda au nusqit 'alaihim kisafam minas samaaa'; inna fi zaalika la Aaiatal likulli 'abdim munib
Maka apakah mereka tidak melihat langit dan bumi yang ada di hadapan dan di belakang mereka? Jika Kami menghendaki, niscaya Kami benamkan mereka di bumi atau Kami jatuhkan kepada mereka gumpalan dari langit. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Tuhan) bagi setiap hamba yang kembali (kepada-Nya).
Are they, then, not aware of how little of the sky and the earth lies open before them, and how much is hidden from them? [or that,] if We so willed, We could cause the earth to swallow them, or cause fragments of the sky to fall down upon them? In all this, behold, there is a message indeed for every servant [of God] who is wont to turn unto Him [in repentance].
۞ وَلَقَدْ ءَاتَيْنَا دَاوُۥدَ مِنَّا فَضْلًۭا ۖ يَٰجِبَالُ أَوِّبِى مَعَهُۥ وَٱلطَّيْرَ ۖ وَأَلَنَّا لَهُ ٱلْحَدِيدَ
Wa laqad aatainaa Daauuda minnaa fadlany yaa jibaalu auwibi ma'ahu wattaira wa alannaa lahul hadid
Dan sesungguhnya telah Kami berikan kepada Daud kurnia dari Kami. (Kami berfirman): "Hai gunung-gunung dan burung-burung, bertasbihlah berulang-ulang bersama Daud", dan Kami telah melunakkan besi untuknya,
AND [thus], indeed, did We grace David with Our favour: “O you mountains! Sing with him the praise of God! And [likewise] you birds!” And We softened all sharpness in him,
أَنِ ٱعْمَلْ سَٰبِغَٰتٍۢ وَقَدِّرْ فِى ٱلسَّرْدِ ۖ وَٱعْمَلُوا۟ صَٰلِحًا ۖ إِنِّى بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌۭ
Ani'mal saabighaatinw wa qaddir fis sardi wa'malu saalihan inni bimaa ta'maluna Basir
(yaitu) buatlah baju besi yang besar-besar dan ukurlah anyamannya; dan kerjakanlah amalan yang saleh. Sesungguhnya Aku melihat apa yang kamu kerjakan.
[and inspired him thus:] “Do good deeds lavishly, without stint, and give deep thought to their steady flow.” And [thus should you all, O believers,] do righteous deeds: for, verily, I see all that you do!
وَلِسُلَيْمَٰنَ ٱلرِّيحَ غُدُوُّهَا شَهْرٌۭ وَرَوَاحُهَا شَهْرٌۭ ۖ وَأَسَلْنَا لَهُۥ عَيْنَ ٱلْقِطْرِ ۖ وَمِنَ ٱلْجِنِّ مَن يَعْمَلُ بَيْنَ يَدَيْهِ بِإِذْنِ رَبِّهِۦ ۖ وَمَن يَزِغْ مِنْهُمْ عَنْ أَمْرِنَا نُذِقْهُ مِنْ عَذَابِ ٱلسَّعِيرِ
Wa li-Sulaimaanar riha ghuduwwuhaa syahrunw wa ra-waahuhaa syahrunw wa asalnaa lahu 'ainal qitr; wa minal jinni mai ya'malu baina yadaihi bi izni Rabbih; wa mai yazigh minhum 'an amrinaa nuziqhu min 'azaabis sa'ir
Dan Kami (tundukkan) angin bagi Sulaiman, yang perjalanannya di waktu pagi sama dengan perjalanan sebulan dan perjalanannya di waktu sore sama dengan perjalanan sebulan (pula) dan Kami alirkan cairan tembaga baginya. Dan sebahagian dari jin ada yang bekerja di hadapannya (di bawah kekuasaannya) dengan izin Tuhannya. Dan siapa yang menyimpang di antara mereka dari perintah Kami, Kami rasakan kepadanya azab neraka yang apinya menyala-nyala.
AND UNTO Solomon [We made subservient] the wind: its morning course [covered the distance of] a month’s journey, and its evening course, a month’s journey. And We caused a fountain of molten copper to flow at his behest; and [even] among the invisible beings there were some that had [been constrained] to labour for him by his Sustainer’s leave and whichever of them deviated from Our command, him would We let taste suffering through a blazing flame -:
يَعْمَلُونَ لَهُۥ مَا يَشَآءُ مِن مَّحَٰرِيبَ وَتَمَٰثِيلَ وَجِفَانٍۢ كَٱلْجَوَابِ وَقُدُورٍۢ رَّاسِيَٰتٍ ۚ ٱعْمَلُوٓا۟ ءَالَ دَاوُۥدَ شُكْرًۭا ۚ وَقَلِيلٌۭ مِّنْ عِبَادِىَ ٱلشَّكُورُ
Ya'maluna lahu ma yasyaaa'u mim mahaariba wa tamaasila wa jifaanin kaljauaabi wa qudurir raasiyaat; i'malu aala Daauuda syukraa; wa qalilum min 'ibaadiyasy syakur
Para jin itu membuat untuk Sulaiman apa yang dikehendakinya dari gedung-gedung yang tinggi dan patung-patung dan piring-piring yang (besarnya) seperti kolam dan periuk yang tetap (berada di atas tungku). Bekerjalah hai keluarga Daud untuk bersyukur (kepada Allah). Dan sedikit sekali dari hamba-hamba-Ku yang berterima kasih.
they made for him whatever he wished of sanctuaries, and statues, and basins as [large as] great watering - troughs, and cauldrons firmly anchored. [And We said:] “Labour, O David’s people, in gratitude [towards Me] and [remember that] few are the truly grateful [even] among My servants!”
فَلَمَّا قَضَيْنَا عَلَيْهِ ٱلْمَوْتَ مَا دَلَّهُمْ عَلَىٰ مَوْتِهِۦٓ إِلَّا دَآبَّةُ ٱلْأَرْضِ تَأْكُلُ مِنسَأَتَهُۥ ۖ فَلَمَّا خَرَّ تَبَيَّنَتِ ٱلْجِنُّ أَن لَّوْ كَانُوا۟ يَعْلَمُونَ ٱلْغَيْبَ مَا لَبِثُوا۟ فِى ٱلْعَذَابِ ٱلْمُهِينِ
Falammaa qadainaa 'alaihil mauta ma dallahum 'alaa mautihie illaa daaabbatul ardi taakulu minsa atahu falammaa kharra tabaiyanatil jinnu al lau kaanu ya'lamunal ghaiba maa labisu fil 'azaabil muhin
Maka tatkala Kami telah menetapkan kematian Sulaiman, tidak ada yang menunjukkan kepada mereka kematiannya itu kecuali rayap yang memakan tongkatnya. Maka tatkala ia telah tersungkur, tahulah jin itu bahwa kalau sekiranya mereka mengetahui yang ghaib tentulah mereka tidak akan tetap dalam siksa yang menghinakan.
Yet [even Solomon had to die; but] when We decreed that he should die, nothing showed them that he was dead except an earthworm that gnawed away his staff. And when he fell to the ground, those invisible beings [subservient to him] saw clearly that, had they but understood the reality which was beyond the reach of their perception, they would not have continued [to toil] in the shameful suffering [of servitude]
لَقَدْ كَانَ لِسَبَإٍۢ فِى مَسْكَنِهِمْ ءَايَةٌۭ ۖ جَنَّتَانِ عَن يَمِينٍۢ وَشِمَالٍۢ ۖ كُلُوا۟ مِن رِّزْقِ رَبِّكُمْ وَٱشْكُرُوا۟ لَهُۥ ۚ بَلْدَةٌۭ طَيِّبَةٌۭ وَرَبٌّ غَفُورٌۭ
Laqad kaana li Saba-in fi maskanihim Aaiatun jannataani 'ai yamininw wa syimaalin kulu mir rizq Rabbikum wasykurulah; baldatun taiyibatunw wa Rabbun Ghafur
Sesungguhnya bagi kaum Saba' ada tanda (kekuasaan Tuhan) di tempat kediaman mereka yaitu dua buah kebun di sebelah kanan dan di sebelah kiri. (kepada mereka dikatakan): "Makanlah olehmu dari rezeki yang (dianugerahkan) Tuhanmu dan bersyukurlah kamu kepada-Nya. (Negerimu) adalah negeri yang baik dan (Tuhanmu) adalah Tuhan Yang Maha Pengampun".
INDEED, in [the luxuriant beauty of] their homeland, the people of Sheba had an evidence [of God’s grace] two [vast expanses of] gardens, to the right and to the left, [calling out to them, as it were:] “Eat of what your Sustainer has provided for you, and render thanks unto Him: a land most goodly, and a Sustainer much-forgiving!”
فَأَعْرَضُوا۟ فَأَرْسَلْنَا عَلَيْهِمْ سَيْلَ ٱلْعَرِمِ وَبَدَّلْنَٰهُم بِجَنَّتَيْهِمْ جَنَّتَيْنِ ذَوَاتَىْ أُكُلٍ خَمْطٍۢ وَأَثْلٍۢ وَشَىْءٍۢ مِّن سِدْرٍۢ قَلِيلٍۢ
Fa-a''radu fa-arsalnaa 'alaihim Sailal 'Arimi wa baddalnaahum bijannataihim jannataini azwaatai ukulin khamtinw wa aslinw wa syai'im min sidrin qalil
Tetapi mereka berpaling, maka Kami datangkan kepada mereka banjir yang besar dan Kami ganti kedua kebun mereka dengan dua kebun yang ditumbuhi (pohon-pohon) yang berbuah pahit, pohon Atsl dan sedikit dari pohon Sidr.
But they turned away [from Us], and so We let loose upon them a flood that overwhelmed the dams, and changed their two [expanses of luxuriant] gardens into a couple of gardens yielding bitter fruit, and tamarisks, and some few [wild] lote-trees:
ذَٰلِكَ جَزَيْنَٰهُم بِمَا كَفَرُوا۟ ۖ وَهَلْ نُجَٰزِىٓ إِلَّا ٱلْكَفُورَ
Zaalika jazainaahum bimaa kafaru wa hal nujaazie illal kafur
Demikianlah Kami memberi balasan kepada mereka karena kekafiran mereka. Dan Kami tidak menjatuhkan azab (yang demikian itu), melainkan hanya kepada orang-orang yang sangat kafir.
thus We requited them for their having denied the truth. But do We ever requite [thus] any but the utterly ingrate?
وَجَعَلْنَا بَيْنَهُمْ وَبَيْنَ ٱلْقُرَى ٱلَّتِى بَٰرَكْنَا فِيهَا قُرًۭى ظَٰهِرَةًۭ وَقَدَّرْنَا فِيهَا ٱلسَّيْرَ ۖ سِيرُوا۟ فِيهَا لَيَالِىَ وَأَيَّامًا ءَامِنِينَ
Wa ja'alnaa bainahum wa bainal qural lati baaraknaa fihaa quran zaahiratanw wa qaddamaa fihas sair; siru fihaa la yaalirya wa aiyaaman aaminin
Dan Kami jadikan antara mereka dan antara negeri-negeri yang Kami limpahkan berkat kepadanya, beberapa negeri yang berdekatan dan Kami tetapkan antara negeri-negeri itu (jarak-jarak) perjalanan. Berjalanlah kamu di kota-kota itu pada malam hari dan siang hari dengan dengan aman.
Now [before their downfall,] We had placed between them and the cities which We had blessed [many] towns within sight of one another; and thus We had made traveling easy [for them, as if to say]: “Travel safely in this [land], by night or by day!”
فَقَالُوا۟ رَبَّنَا بَٰعِدْ بَيْنَ أَسْفَارِنَا وَظَلَمُوٓا۟ أَنفُسَهُمْ فَجَعَلْنَٰهُمْ أَحَادِيثَ وَمَزَّقْنَٰهُمْ كُلَّ مُمَزَّقٍ ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَءَايَٰتٍۢ لِّكُلِّ صَبَّارٍۢ شَكُورٍۢ
Faqaalu Rabbanaa baa'id baina asfaarinaa wa zalamuo anfusahum faja'alnaahum ahaadisa wa mazzaq naahum kulla mumazzaq; inna fi zaalika la Aaiaatil likulli sabbaarin syakur
Maka mereka berkata: "Ya Tuhan kami jauhkanlah jarak perjalanan kami", dan mereka menganiaya diri mereka sendiri; maka Kami jadikan mereka buah mulut dan Kami hancurkan mereka sehancur-hancurnya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi setiap orang yang sabar lagi bersyukur.
But now they would say, “Long has our Sustainer made the distance between our journey- stages!” - for they had sinned against themselves. And in the end We caused them to become [one of those] tales [of things long past], and scattered them in countless fragments. Herein, behold, there are messages indeed for all who are wholly patient in adversity and deeply grateful [to God].
وَلَقَدْ صَدَّقَ عَلَيْهِمْ إِبْلِيسُ ظَنَّهُۥ فَٱتَّبَعُوهُ إِلَّا فَرِيقًۭا مِّنَ ٱلْمُؤْمِنِينَ
Wa laqad saddaq 'alaihim Iblisu zannnabhu fattaba'uhu illaa fariqam minal mu'minin
Dan sesungguhnya iblis telah dapat membuktikan kebenaran sangkaannya terhadap mereka lalu mereka mengikutinya, kecuali sebahagian orang-orang yang beriman.
Now, indeed, Iblis did prove that his opinion of them had been right: for [when he called them,] they followed him - all but some of the believers [among them].
وَمَا كَانَ لَهُۥ عَلَيْهِم مِّن سُلْطَٰنٍ إِلَّا لِنَعْلَمَ مَن يُؤْمِنُ بِٱلْءَاخِرَةِ مِمَّنْ هُوَ مِنْهَا فِى شَكٍّۢ ۗ وَرَبُّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ حَفِيظٌۭ
Wa maa kaana lahu 'alaihim min sultaanin illaa lina'lama mai yu minu bil Aakhirati mimman huwa minhaa fi syakk; wa Rabbuka 'alaa kulli syai'in Hafiz
Dan tidak adalah kekuasaan iblis terhadap mereka, melainkan hanyalah agar Kami dapat membedakan siapa yang beriman kepada adanya kehidupan akhirat dari siapa yang ragu-ragu tentang itu. Dan Tuhanmu Maha Memelihara segala sesuatu.
And yet, he had no power at all over them: [for if We allow him to tempt man,] it is only to the end that We might make a clear distinction between those who [truly] believe in the life to come and those who are in doubt thereof: for thy Sustainer watches over all things.
قُلِ ٱدْعُوا۟ ٱلَّذِينَ زَعَمْتُم مِّن دُونِ ٱللَّهِ ۖ لَا يَمْلِكُونَ مِثْقَالَ ذَرَّةٍۢ فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَلَا فِى ٱلْأَرْضِ وَمَا لَهُمْ فِيهِمَا مِن شِرْكٍۢ وَمَا لَهُۥ مِنْهُم مِّن ظَهِيرٍۢ
Qulid 'ul lazina za'amtum min dunil laahi laa yamlikuna misqaala zarratin fissamaauaati wa laa fil ardi wa maa lahum fihimaa min syirkinw wa maa lahu minhum min zahir
Katakanlah: "Serulah mereka yang kamu anggap (sebagai tuhan) selain Allah, mereka tidak memiliki (kekuasaan) seberat zarrahpun di langit dan di bumi, dan mereka tidak mempunyai suatu sahampun dalam (penciptaan) langit dan bumi dan sekali-kali tidak ada di antara mereka yang menjadi pembantu bagi-Nya.
SAY: “Call upon those [beings] whom you imagine [to be endowed with divine powers] beside God: they have not an atom’s weight of power either in the heavens or on earth, nor have they any share in [governing] either, nor does He [choose to] have any helper from among them.”
وَلَا تَنفَعُ ٱلشَّفَٰعَةُ عِندَهُۥٓ إِلَّا لِمَنْ أَذِنَ لَهُۥ ۚ حَتَّىٰٓ إِذَا فُزِّعَ عَن قُلُوبِهِمْ قَالُوا۟ مَاذَا قَالَ رَبُّكُمْ ۖ قَالُوا۟ ٱلْحَقَّ ۖ وَهُوَ ٱلْعَلِىُّ ٱلْكَبِيرُ
Wa laa tanfa'usy syafaa'atu 'indahuo illaa liman azina lah; hattaaa izaa fuzzi'a 'an qulubihim qaalu maazaa qaala Rabbukum; qaalul haqq, wa Huwal 'Aliyul Kabir
Dan tiadalah berguna syafa'at di sisi Allah melainkan bagi orang yang telah diizinkan-Nya memperoleh syafa'at itu, sehingga apabila telah dihilangkan ketakutan dari hati mereka, mereka berkata "Apakah yang telah difirmankan oleh Tuhan-mu?" Mereka menjawab: (Perkataan) yang benar", dan Dialah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar.
And, before Him, intercession can be of no avail [to any] save one in whose case He may have granted leave [there for]: so much so that when the terror [of the Last Hour] is lifted from their hearts, they [who have been resurrected] will ask [one another], “What has your Sustainer decreed [for you]?” - [to which] the others will answer, “Whatever is true and deserved - for He alone is exalted, great!”
۞ قُلْ مَن يَرْزُقُكُم مِّنَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۖ قُلِ ٱللَّهُ ۖ وَإِنَّآ أَوْ إِيَّاكُمْ لَعَلَىٰ هُدًى أَوْ فِى ضَلَٰلٍۢ مُّبِينٍۢ
Qul mai yarzuqukum minas samaauaati wal ardi qulil laahu wa innaaa au iyyaakum la'alaa hudan au fi dalaalim mubin
Katakanlah: "Siapakan yang memberi rezeki kepadamu dari langit dan dari bumi?" Katakanlah: "Allah", dan sesungguhnya kami atau kamu (orang-orang musyrik), pasti berada dalam kebenaran atau dalam kesesatan yang nyata.
Say: “Who is it that provides for you sustenance out of the heavens and the earth?” Say: “It is God. And, behold, either we [who believe in Him] or you [who deny His oneness] are on the right path, or have clearly gone astray!”
قُل لَّا تُسْـَٔلُونَ عَمَّآ أَجْرَمْنَا وَلَا نُسْـَٔلُ عَمَّا تَعْمَلُونَ
Qul laa tus'aluna 'ammaaa ajramnaa wa laa nus'alu 'ammaa ta'malun
Katakanlah: "Kamu tidak akan ditanya (bertanggung jawab) tentang dosa yang kami perbuat dan kami tidak akan ditanya (pula) tentang apa yang kamu perbuat".
Say: “Neither shall you be called to account for whatever we may have become guilty of, nor shall we be called to account for whatever you are doing.”
قُلْ يَجْمَعُ بَيْنَنَا رَبُّنَا ثُمَّ يَفْتَحُ بَيْنَنَا بِٱلْحَقِّ وَهُوَ ٱلْفَتَّاحُ ٱلْعَلِيمُ
Qul yajma'u bainanaa Rabbunaa summa yaftahu bainanaa bilhaqq; wa Huwal Fattaahul 'Alim
Katakanlah: "Tuhan kita akan mengumpulkan kita semua, kemudian Dia memberi keputusan antara kita dengan benar. Dan Dialah Maha Pemberi keputusan lagi Maha Mengetahui".
Say: “Our Sustainer will bring us all together [on Judgment Day], and then He will lay open the truth between us, in justice - for He alone is the One who opens all truth, the All-Knowing!”
قُلْ أَرُونِىَ ٱلَّذِينَ أَلْحَقْتُم بِهِۦ شُرَكَآءَ ۖ كَلَّا ۚ بَلْ هُوَ ٱللَّهُ ٱلْعَزِيزُ ٱلْحَكِيمُ
Qul aruniyal lazina alhaqtum bihi syurakaaa'a kallaa; bal Huwal Laahul 'Azizul Hakim
Katakanlah: "Perlihatkanlah kepadaku sembah-sembahan yang kamu hubungkan dengan Dia sebagai sekutu-sekutu-Nya, sekali-kali tidak mungkin! Sebenarnya Dialah Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
Say: “Point out to me those [beings] that you have joined with Him [in your minds] as partners [in His divinity]! Nay - nay, but He [alone] is God, the Almighty, the Wise!”
وَمَآ أَرْسَلْنَٰكَ إِلَّا كَآفَّةًۭ لِّلنَّاسِ بَشِيرًۭا وَنَذِيرًۭا وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ ٱلنَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ
Wa maaa arsalnaaka illaa kaaffatal linnaasi basyiranw wa naziranw wa laakinna aksaran naasi laa ya'lamun
Dan Kami tidak mengutus kamu, melainkan kepada umat manusia seluruhnya sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan, tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahui.
NOW [as for thee, O Muhammad,] We have not sent thee otherwise than to mankind at large, to be a herald of glad tidings and a warner; but most people do not understand [this],
وَيَقُولُونَ مَتَىٰ هَٰذَا ٱلْوَعْدُ إِن كُنتُمْ صَٰدِقِينَ
Wa yaquluna mataa haazal wa'du in kuntum saadiqin
Dan mereka berkata: "Kapankah (datangnya) janji ini, jika kamu adalah orang-orang yang benar?".
and so they ask, “When is this promise [of resurrection and judgment] to be fulfilled? [Answer this, O you who believe in it,] if you are men of truth!”
قُل لَّكُم مِّيعَادُ يَوْمٍۢ لَّا تَسْتَـْٔخِرُونَ عَنْهُ سَاعَةًۭ وَلَا تَسْتَقْدِمُونَ
Qul lakum mi'aadu Yaumil laa tastaakhiruna 'anhu saa'atanw wa la tastaqdimun
Katakanlah: "Bagimu ada hari yang telah dijanjikan (hari kiamat) yang tiada dapat kamu minta mundur daripadanya barang sesaatpun dan tidak (pula) kamu dapat meminta supaya diajukan".
Say: “There has been appointed for you a Day, which you can neither delay nor advance by a single moment.”
وَقَالَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ لَن نُّؤْمِنَ بِهَٰذَا ٱلْقُرْءَانِ وَلَا بِٱلَّذِى بَيْنَ يَدَيْهِ ۗ وَلَوْ تَرَىٰٓ إِذِ ٱلظَّٰلِمُونَ مَوْقُوفُونَ عِندَ رَبِّهِمْ يَرْجِعُ بَعْضُهُمْ إِلَىٰ بَعْضٍ ٱلْقَوْلَ يَقُولُ ٱلَّذِينَ ٱسْتُضْعِفُوا۟ لِلَّذِينَ ٱسْتَكْبَرُوا۟ لَوْلَآ أَنتُمْ لَكُنَّا مُؤْمِنِينَ
Wa qaalal lazina kafaru lan nu'mina bihaazal Quraani wa laa billazi baina yadaih; wa lau taraaa iziz zaalimuna mauqufuna 'inda Rabbihim yarji'u ba'duhum ilaa ba'dinil qaula yaqulul lazinas tud'ifu lillazinas takbaru lau laaa antum lakunnaa mu'minin
Dan orang-orang kafir berkata: "Kami sekali-kali tidak akan beriman kepada Al Quran ini dan tidak (pula) kepada kitab yang sebelumnya". Dan (alangkah hebatnya) kalau kamu lihat ketika orang-orang yang zalim itu dihadapkan kepada Tuhannya, sebahagian dari mereka menghadap kan perkataan kepada sebagian yang lain; orang-orang yang dianggap lemah berkata kepada orang-orang yang menyombongkan diri: "Kalau tidaklah karena kamu tentulah kami menjadi orang-orang yang beriman".
And [yet,] those who are bent on denying the truth do say, “We shall never believe in this Qur’an, and neither in whatever there still remains of earlier revelations!” But if thou couldst only see [how it will be on Judgment Day,] when these evildoers shall be made to stand before their Sustainer, hurling reproaches back and forth at one another! Those [of them] who had been weak [on earth] will say unto those who had gloried in their arrogance: “Had it not been for you, we would certainly have been believers!”
قَالَ ٱلَّذِينَ ٱسْتَكْبَرُوا۟ لِلَّذِينَ ٱسْتُضْعِفُوٓا۟ أَنَحْنُ صَدَدْنَٰكُمْ عَنِ ٱلْهُدَىٰ بَعْدَ إِذْ جَآءَكُم ۖ بَلْ كُنتُم مُّجْرِمِينَ
Qaalal lazinas takbaru lillazinas tud'ifuo anahnu sadadnaakum 'anil hudaa ba'da iz jaaa'akum bal kuntum mujrimin
Orang-orang yang menyombongkan diri berkata kepada orang-orang yang dianggap lemah: "Kamikah yang telah menghalangi kamu dari petunjuk sesudah petunjuk itu datang kepadamu? (Tidak), sebenarnya kamu sendirilah orang-orang yang berdosa".
[And] those who were wont to glory in their arrogance will say unto those who had been weak: “Why - did we keep you [forcibly] from following the right path after it had become obvious to you? Nay, it was but you [yourselves] who were guilty!”
وَقَالَ ٱلَّذِينَ ٱسْتُضْعِفُوا۟ لِلَّذِينَ ٱسْتَكْبَرُوا۟ بَلْ مَكْرُ ٱلَّيْلِ وَٱلنَّهَارِ إِذْ تَأْمُرُونَنَآ أَن نَّكْفُرَ بِٱللَّهِ وَنَجْعَلَ لَهُۥٓ أَندَادًۭا ۚ وَأَسَرُّوا۟ ٱلنَّدَامَةَ لَمَّا رَأَوُا۟ ٱلْعَذَابَ وَجَعَلْنَا ٱلْأَغْلَٰلَ فِىٓ أَعْنَاقِ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ ۚ هَلْ يُجْزَوْنَ إِلَّا مَا كَانُوا۟ يَعْمَلُونَ
Wa qaalal lazinastud'ifu lillazinas takbaru bal makrul laili wannahaari iz taamurunanaaa an nakfura billaahi wa naj'ala lahuo andaadaa; wa asarrun nadaamata lammaa ra auul 'azaab; wa ja'alnal aghlaala fie a'naaqil lazina kafaru; hal yujzauna illaa maa kanu ya'malun
Dan orang-orang yang dianggap lemah berkata kepada orang-orang yang menyombongkan diri: "(Tidak) sebenarnya tipu daya(mu) di waktu malam dan siang (yang menghalangi kami), ketika kamu menyeru kami supaya kami kafir kepada Allah dan menjadikan sekutu-sekutu bagi-Nya". Kedua belah pihak menyatakan penyesalan tatkala mereka melihat azab. Dan kami pasang belenggu di leher orang-orang yang kafir. Mereka tidak dibalas melainkan dengan apa yang telah mereka kerjakan.
But those who had been weak will say unto those who had gloried in their arrogance: “Nay, [what kept us away was your] devising of false arguments, night and day, [against God’s messages- as you did] when you persuaded us to blaspheme against God and to claim that there are powers that could rival Him!” And when they see the suffering [that awaits them], they will [all] be unable to express [the full depth of] their remorse: for We shall have put shackles around the necks of those who had been bent on denying the truth: [and] will this be aught but a [just] requital for what they were doing?
وَمَآ أَرْسَلْنَا فِى قَرْيَةٍۢ مِّن نَّذِيرٍ إِلَّا قَالَ مُتْرَفُوهَآ إِنَّا بِمَآ أُرْسِلْتُم بِهِۦ كَٰفِرُونَ
Wa maaa arsalnaa' fi qaryatim min nazirin illaa qaala mutrafuaa innaa bimaaa ursiltum bihi kaafirun
Dan Kami tidak mengutus kepada suatu negeri seorang pemberi peringatanpun, melainkan orang-orang yang hidup mewah di negeri itu berkata: "Sesungguhnya kami mengingkari apa yang kamu diutus untuk menyampaikannya".
For [thus it is:] whenever We sent a warner to any community, those of its people who had lost themselves entirely in the pursuit of pleasures would declare, “Behold, we deny that there is any truth in [what you claim to be] your message!” –
وَقَالُوا۟ نَحْنُ أَكْثَرُ أَمْوَٰلًۭا وَأَوْلَٰدًۭا وَمَا نَحْنُ بِمُعَذَّبِينَ
Wa qaalu nahnu aksaru amwaalanw wa aulaadanw wa maa nahnu bimu 'azzabin
Dan mereka berkata: "Kami lebih banyak mempunyai harta dan anak-anak (daripada kamu) dan kami sekali-kali tidak akan diazab.
and they would add, “Richer [than you] are we in wealth and in children, and [so] we are not going to be made to suffer!”
قُلْ إِنَّ رَبِّى يَبْسُطُ ٱلرِّزْقَ لِمَن يَشَآءُ وَيَقْدِرُ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ ٱلنَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ
Qul inna Rabbi yabsutur rizqa limai yasyaaa'u wa yaqdiru wa laakinna aksaran naasi laa ya'lamun
Katakanlah: "Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya dan menyempitkan (bagi siapa yang dikehendaki-Nya). akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui".
Say: “Behold, my Sustainer grants abundant sustenance, or gives it in scant measure, unto whomever He wills: but most men do not understand [God’s ways].”
وَمَآ أَمْوَٰلُكُمْ وَلَآ أَوْلَٰدُكُم بِٱلَّتِى تُقَرِّبُكُمْ عِندَنَا زُلْفَىٰٓ إِلَّا مَنْ ءَامَنَ وَعَمِلَ صَٰلِحًۭا فَأُو۟لَٰٓئِكَ لَهُمْ جَزَآءُ ٱلضِّعْفِ بِمَا عَمِلُوا۟ وَهُمْ فِى ٱلْغُرُفَٰتِ ءَامِنُونَ
Wa maaa amwaalukum wa laaa aulaadukum billati tuqarribukum 'indanaa zulfaaa illaa man aamana wa 'amila saalihan fa ulaaa'ika lahum jazaaa'ud di'fi bimaa 'amilu wa hum fil ghurufaati aaminun
Dan sekali-kali bukanlah harta dan bukan (pula) anak-anak kamu yang mendekatkan kamu kepada Kami sedikitpun; tetapi orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal (saleh, mereka itulah yang memperoleh balasan yang berlipat ganda disebabkan apa yang telah mereka kerjakan; dan mereka aman sentosa di tempat-tempat yang tinggi (dalam surga).
For, it is neither your riches nor your children that can bring you nearer to Us: only he who attains to faith and does what is right and just [comes near unto Us]; and it is [such as] these whom multiple recompense awaits for all that they have done; and it is they who shall dwell secure in the mansions [of paradise] –
وَٱلَّذِينَ يَسْعَوْنَ فِىٓ ءَايَٰتِنَا مُعَٰجِزِينَ أُو۟لَٰٓئِكَ فِى ٱلْعَذَابِ مُحْضَرُونَ
Wallazina yas'auna fie Aaiaatinaa mu'aajizina ulaaa'ika fil'azaabi muhdarun
Dan orang-orang yang berusaha (menentang) ayat-ayat Kami dengan anggapan untuk dapat melemahkan (menggagalkan azab Kami), mereka itu dimasukkan ke dalam azab.
whereas all who strive against Our messages, seeking to defeat their purpose, shall be given over to suffering.
قُلْ إِنَّ رَبِّى يَبْسُطُ ٱلرِّزْقَ لِمَن يَشَآءُ مِنْ عِبَادِهِۦ وَيَقْدِرُ لَهُۥ ۚ وَمَآ أَنفَقْتُم مِّن شَىْءٍۢ فَهُوَ يُخْلِفُهُۥ ۖ وَهُوَ خَيْرُ ٱلرَّٰزِقِينَ
Qul inna Rabbi yabsutur rizqa limai yasyaaa'u min 'ibaadihi wa yaqdiru lah; wa maaa anfaqtum min syai'in fahuwa yukhlifuhu wa Huwa khairur raaziqin
Katakanlah: "Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya)". Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dialah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya.
Say: “Behold, my Sustainer grants abundant sustenance, or gives it in scant measure, unto whomever He wills of His servants; and whatever it be that you spend on others, He [always] replaces it: for He is the best of providers.”
وَيَوْمَ يَحْشُرُهُمْ جَمِيعًۭا ثُمَّ يَقُولُ لِلْمَلَٰٓئِكَةِ أَهَٰٓؤُلَآءِ إِيَّاكُمْ كَانُوا۟ يَعْبُدُونَ
Wa yauma yahsyuruhum jami'an summa yaqulu lilmalaaa'ikati a-haaa'ulaaa'i iyyaakum kaanu ya'budun
Dan (ingatlah) hari (yang di waktu itu) Allah mengumpulkan mereka semuanya kemudian Allah berfirman kepada malaikat: "Apakah mereka ini dahulu menyembah kamu?".
And [as for those who now deny the truth,] one Day He will gather them all together, and will ask the angels, “Was it you that they were wont to worship?”
قَالُوا۟ سُبْحَٰنَكَ أَنتَ وَلِيُّنَا مِن دُونِهِم ۖ بَلْ كَانُوا۟ يَعْبُدُونَ ٱلْجِنَّ ۖ أَكْثَرُهُم بِهِم مُّؤْمِنُونَ
Qaalu Subhaanaka Anta waliyyunaa min dunihim bal kaanu ya'budunal jinna aksaruhum bihim mu'minun
Malaikat-malaikat itu menjawab: "Maha Suci Engkau. Engkaulah pelindung kami, bukan mereka; bahkan mereka telah menyembah jin; kebanyakan mereka beriman kepada jin itu".
They will answer: “Limitless art Thou in Thy glory! Thou [alone] art close unto us, not they! Nay, [when they thought that they were worshipping us,] they were but [blindly] worshipping forces concealed from their senses; most of them believed in them.”
فَٱلْيَوْمَ لَا يَمْلِكُ بَعْضُكُمْ لِبَعْضٍۢ نَّفْعًۭا وَلَا ضَرًّۭا وَنَقُولُ لِلَّذِينَ ظَلَمُوا۟ ذُوقُوا۟ عَذَابَ ٱلنَّارِ ٱلَّتِى كُنتُم بِهَا تُكَذِّبُونَ
Fal Yauma laa yamliku ba'dukum liba'din naf'anw wa laa darraa; wa naqulu lilzina zalamu zuqu 'azaaban Naaril lati kuntum bihaa tukazzibun
Maka pada hari ini sebahagian kamu tidak berkuasa (untuk memberikan) kemanfaatan dan tidak pula kemudharatan kepada sebahagian yang lain. Dan Kami katakan kepada orang-orang yang zalim: "Rasakanlah olehmu azab neraka yang dahulunya kamu dustakan itu".
And [on that Day God will say]: “None of you [created beings] has today any power to benefit or to harm another!” And [then] We shall say unto those who had been bent on evildoing: “Taste [now] that suffering through fire which you were wont to call a lie!”
وَإِذَا تُتْلَىٰ عَلَيْهِمْ ءَايَٰتُنَا بَيِّنَٰتٍۢ قَالُوا۟ مَا هَٰذَآ إِلَّا رَجُلٌۭ يُرِيدُ أَن يَصُدَّكُمْ عَمَّا كَانَ يَعْبُدُ ءَابَآؤُكُمْ وَقَالُوا۟ مَا هَٰذَآ إِلَّآ إِفْكٌۭ مُّفْتَرًۭى ۚ وَقَالَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ لِلْحَقِّ لَمَّا جَآءَهُمْ إِنْ هَٰذَآ إِلَّا سِحْرٌۭ مُّبِينٌۭ
Wa izaa tutlaa 'alaihim Aaiaatunaa baiyinaatin qaalu maa haazaa illaa rajuluny yuridu ai-yasuddakum 'ammaa kaana ya'budu aabaaa'ukum wa qaalu maa haazaaa illaaa ifkum muftaraa; wa qaalal lazina kafaru lilhaqqi lammaa jaaa'ahum in haazaaa illaa sihrum mubin
Dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat Kami yang terang, mereka berkata: "Orang ini tiada lain hanyalah seorang laki-laki yang ingin menghalangi kamu dari apa yang disembah oleh bapak-bapakmu", dan mereka berkata: "(Al Quran) ini tidak lain hanyalah kebohongan yang diada-adakan saja". Dan orang-orang kafir berkata terhadap kebenaran tatkala kebenaran itu datang kepada mereka: "Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata".
For [thus it is:] whenever Our messages are conveyed unto them in all their clarity, they [who are bent on denying the truth] say [to one another], “This [Muhammad] is nothing but a man who wants to turn you away from what your forefathers were wont to worship!” And they say, “This [Qur’an] is nothing but a falsehood invented [by man]!” And [finally,] they who are bent on denying the truth speak thus of the truth when it comes to them: “This is clearly nothing but spellbinding eloquence!”
وَمَآ ءَاتَيْنَٰهُم مِّن كُتُبٍۢ يَدْرُسُونَهَا ۖ وَمَآ أَرْسَلْنَآ إِلَيْهِمْ قَبْلَكَ مِن نَّذِيرٍۢ
Wa maaa aatainaahum min Kutubiny yadrusunahaa wa maaa arsalnaaa ilaihim qablaka min nazir
Dan Kami tidak pernah memberikan kepada mereka kitab-kitab yang mereka baca dan sekali-kali tidak pernah (pula) mengutus kepada mereka sebelum kamu seorang pemberi peringatanpun.
And yet, [O Muhammad,] never have We vouchsafed them any revelations which they could quote, and neither have We sent unto them any warner before thee.
وَكَذَّبَ ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ وَمَا بَلَغُوا۟ مِعْشَارَ مَآ ءَاتَيْنَٰهُمْ فَكَذَّبُوا۟ رُسُلِى ۖ فَكَيْفَ كَانَ نَكِيرِ
Wa kazzabal lazina min qablihim wa maa balaghu mi'syaara maaa aatainaahum fakazzabu Rusuli; fakaifa kaana nakir
Dan orang-orang yang sebelum mereka telah mendustakan sedang orang-orang kafir Mekah itu belum sampai menerima sepersepuluh dari apa yang telah Kami berikan kepada orang-orang dahulu itu lalu mereka mendustakan rasul-rasul-Ku. Maka alangkah hebatnya akibat kemurkaan-Ku.
Thus, too, gave the lie to the truth [many of] those who lived before them; and although those [earlier people] had not attained to even a tenth of [the evidence of the truth] which We have vouchsafed unto these [late successors of theirs], yet when they gave the lie to My apostles, how awesome was My rejection!
۞ قُلْ إِنَّمَآ أَعِظُكُم بِوَٰحِدَةٍ ۖ أَن تَقُومُوا۟ لِلَّهِ مَثْنَىٰ وَفُرَٰدَىٰ ثُمَّ تَتَفَكَّرُوا۟ ۚ مَا بِصَاحِبِكُم مِّن جِنَّةٍ ۚ إِنْ هُوَ إِلَّا نَذِيرٌۭ لَّكُم بَيْنَ يَدَىْ عَذَابٍۢ شَدِيدٍۢ
Qul innamaaa a'izukum biwaahidatin an taqumu lillaahi masnaa wa furaadaa summa tatafakkaru; maa bisaahibikum min jinnah; in huwa illaa nazirul lakum baina yadai 'azaabin syadid
Katakanlah: "Sesungguhnya aku hendak memperingatkan kepadamu suatu hal saja, yaitu supaya kamu menghadap Allah (dengan ikhlas) berdua-dua atau sendiri-sendiri; kemudian kamu fikirkan (tentang Muhammad) tidak ada penyakit gila sedikitpun pada kawanmu itu. Dia tidak lain hanyalah pemberi peringatan bagi kamu sebelum (menghadapi) azab yang keras.
Say: “I counsel you one thing only: Be [ever conscious of] standing before God, whether you are in the company of others or alone; and then bethink yourselves [that] there is no madness in [this prophet,] your fellow-man: he is only a warner to you of suffering severe to come.”
قُلْ مَا سَأَلْتُكُم مِّنْ أَجْرٍۢ فَهُوَ لَكُمْ ۖ إِنْ أَجْرِىَ إِلَّا عَلَى ٱللَّهِ ۖ وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍۢ شَهِيدٌۭ
Qul maa sa-altukum min ajrin fahuwa lakum in ajriya illaa 'alal laahi wa Huwa 'alaa kullin syai-in Syahid
Katakanlah: "Upah apapun yang aku minta kepadamu, maka itu untuk kamu. Upahku hanyalah dari Allah, dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu".
Say: “No reward have I ever asked of you [out of anything] that is yours: my reward rests with none but God, and He is witness unto everything!”
قُلْ إِنَّ رَبِّى يَقْذِفُ بِٱلْحَقِّ عَلَّٰمُ ٱلْغُيُوبِ
Qul inna Rabbi yaqzifu bilhaqq 'Allaamul Ghuyub
Katakanlah: "Sesungguhnya Tuhanku mewahyukan kebenaran. Dia Maha Mengetahui segala yang ghaib".
Say: “Verily, my Sustainer hurls the truth [against all that is false] He who fully knows all the things that are beyond the reach of a created being’s perception!”
قُلْ جَآءَ ٱلْحَقُّ وَمَا يُبْدِئُ ٱلْبَٰطِلُ وَمَا يُعِيدُ
Qul jaaa'al haqqu wa maa yubdi'ul baatilu wa maa yu'id
Katakanlah: "Kebenaran telah datang dan yang batil itu tidak akan memulai dan tidak (pula) akan mengulangi".
Say: “The truth has now come [to light, and falsehood is bound to wither away]: for, falsehood cannot bring forth anything new, nor can it bring back [what has passed away].”
قُلْ إِن ضَلَلْتُ فَإِنَّمَآ أَضِلُّ عَلَىٰ نَفْسِى ۖ وَإِنِ ٱهْتَدَيْتُ فَبِمَا يُوحِىٓ إِلَىَّ رَبِّىٓ ۚ إِنَّهُۥ سَمِيعٌۭ قَرِيبٌۭ
Qul in dalaltu fainnamaaa adillu 'alaa nafsi wa inih-tadaitu fabimaa yuhi ilaiya Rabbi; innahu Sami'un Qarib
Katakanlah: "Jika aku sesat maka sesungguhnya aku sesat atas kemudharatan diriku sendiri; dan jika aku mendapat petunjuk maka itu adalah disebabkan apa yang diwahyukan Tuhanku kepadaku. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Dekat".
Say: “Were I to go astray, I would but go astray [due to my own self, and] to the hurt of myself; but if I am on the right path, it is but by virtue of what my Sustainer reveals unto me: for, verily, He is all-hearing, ever-near!”
وَلَوْ تَرَىٰٓ إِذْ فَزِعُوا۟ فَلَا فَوْتَ وَأُخِذُوا۟ مِن مَّكَانٍۢ قَرِيبٍۢ
Wa lau taraaa iz fazi'u falaa fauta wa ukhizu mim makaanin qarib
Dan (alangkah hebatnya) jikalau kamu melihat ketika mereka (orang-orang kafir) terperanjat ketakutan (pada hari kiamat); maka mereka tidak dapat melepaskan diri dan mereka ditangkap dari tempat yang dekat (untuk dibawa ke neraka),
IF THOU couldst but see [how the deniers of the truth will fare on Resurrection Day,] when they will shrink in terror, with nowhere to escape - since they will have been seized from so close nearby
وَقَالُوٓا۟ ءَامَنَّا بِهِۦ وَأَنَّىٰ لَهُمُ ٱلتَّنَاوُشُ مِن مَّكَانٍۭ بَعِيدٍۢ
Wa qalu aamannaa bihi wa annaa lahumut tanaauusyu mim makaanim ba'id
dan (di waktu itu) mereka berkata: "Kami beriman kepada Allah", bagaimanakah mereka dapat mencapai (keimanan) dari tempat yang jauh itu.
and will cry, “We do [now] believe in it!” But how can they [hope to] attain [to salvation] from so far away,
وَقَدْ كَفَرُوا۟ بِهِۦ مِن قَبْلُ ۖ وَيَقْذِفُونَ بِٱلْغَيْبِ مِن مَّكَانٍۭ بَعِيدٍۢ
Wa qad kafaru bihi min qablu wa yaqzifuna bilghaibi mim makaanim ba'id
Dan sesungguhnya mereka telah mengingkari Allah sebelum itu; dan mereka menduga-duga tentang yang ghaib dari tempat yang jauh.
seeing that aforetime they had been bent on denying the truth, and had been wont to cast scorn, from far away, on something that was beyond the reach of human perception?
وَحِيلَ بَيْنَهُمْ وَبَيْنَ مَا يَشْتَهُونَ كَمَا فُعِلَ بِأَشْيَاعِهِم مِّن قَبْلُ ۚ إِنَّهُمْ كَانُوا۟ فِى شَكٍّۢ مُّرِيبٍۭ
Wa hila bainahum wa baina maa yasytahuna kamaa fu'ila bi-asyyaa'ihim min qabl; innahum kaanu fi syakkim murib
Dan dihalangi antara mereka dengan apa yang mereka ingini sebagaimana yang dilakukan terhadap orang-orang yang serupa dengan mereka pada masa dahulu. Sesungguhnya mereka dahulu (di dunia) dalam keraguan yang mendalam.
And so, a barrier will be set between them and all that they had [ever] desired, as will be done to such of their kind as lived before their time: for, behold, they [too] were lost in doubt amounting to suspicion.