Faatir

سُورَةُ فَاطِرٍ

Maha PenciptaMakkiyah

Juz 22
1

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ فَاطِرِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ جَاعِلِ ٱلْمَلَٰٓئِكَةِ رُسُلًا أُو۟لِىٓ أَجْنِحَةٍۢ مَّثْنَىٰ وَثُلَٰثَ وَرُبَٰعَ ۚ يَزِيدُ فِى ٱلْخَلْقِ مَا يَشَآءُ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍۢ قَدِيرٌۭ

Alhamdu lillaahi faatiris samaauaati wal ardi jaa'ilil malaaa'ikati rusulan ulie ajnihatim masnaa wa sulaasa wa rubaa'; yazidu fil khalqi maa yasyaaa'; innal laaha 'alaa kulli syai'in Qadir

ID

Segala puji bagi Allah Pencipta langit dan bumi, Yang menjadikan malaikat sebagai utusan-utusan (untuk mengurus berbagai macam urusan) yang mempunyai sayap, masing-masing (ada yang) dua, tiga dan empat. Allah menambahkan pada ciptaan-Nya apa yang dikehendaki-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

EN

ALL PRAISE is due to God, Originator of the heavens and the earth, who causes the angels to be (His) message-bearers, endowed with wings, two, or three, or four. [Unceasingly] He adds to His creation whatever He wills: for, verily, God has the power to will anything.

2

مَّا يَفْتَحِ ٱللَّهُ لِلنَّاسِ مِن رَّحْمَةٍۢ فَلَا مُمْسِكَ لَهَا ۖ وَمَا يُمْسِكْ فَلَا مُرْسِلَ لَهُۥ مِنۢ بَعْدِهِۦ ۚ وَهُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلْحَكِيمُ

Maa yaftahil laahu linnaaasi mir rahmatin falaa mumsika lahaa wa maa yumsik falaa mursila lahu mimb'dih; wa Huwal 'Azizul Hakim

ID

Apa saja yang Allah anugerahkan kepada manusia berupa rahmat, maka tidak ada seorangpun yang dapat menahannya; dan apa saja yang ditahan oleh Allah maka tidak seorangpun yang sanggup melepaskannya sesudah itu. Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

EN

Whatever grace God opens up to man, none can withhold it; and whatever He withholds, none can henceforth release: for He alone is almighty, truly wise.

3

يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ ٱذْكُرُوا۟ نِعْمَتَ ٱللَّهِ عَلَيْكُمْ ۚ هَلْ مِنْ خَٰلِقٍ غَيْرُ ٱللَّهِ يَرْزُقُكُم مِّنَ ٱلسَّمَآءِ وَٱلْأَرْضِ ۚ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ فَأَنَّىٰ تُؤْفَكُونَ

Yaaa aiyuhan naasuzkuru ni'matal laahi 'alaikum; hal min khaaliqin ghairul laahi yarzuqukum minas samaaa'i wal ard; laaa ilaaha illaa Huwa fa annaa tu'fakun

ID

Hai manusia, ingatlah akan nikmat Allah kepadamu. Adakah pencipta selain Allah yang dapat memberikan rezeki kepada kamu dari langit dan bumi? Tidak ada Tuhan selain Dia; maka mengapakah kamu berpaling (dari ketauhidan)?

EN

O men! Call to mind the blessings which God has bestowed upon you! Is there any creator, other than God, that could provide for you sustenance out of heaven and earth? There is no deity save Him: and yet, how perverted are your minds!

4

وَإِن يُكَذِّبُوكَ فَقَدْ كُذِّبَتْ رُسُلٌۭ مِّن قَبْلِكَ ۚ وَإِلَى ٱللَّهِ تُرْجَعُ ٱلْأُمُورُ

Wa iny yukazzibuka faqad kuzzibat Rusulum min qablik; wa ilal laahi turja'ul umur

ID

Dan jika mereka mendustakan kamu (sesudah kamu beri peringatan) maka sungguh telah didustakan pula rasul-rasul sebelum kamu. Dan hanya kepada Allahlah dikembalikan segala urusan.

EN

But if they [whose minds are perverted] give thee the lie, [O Prophet, remember that] even so, before thy time, have [other] apostles been given the lie: for [the unbelievers always refuse to admit that] all things go back to God [as their source].

5

يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ إِنَّ وَعْدَ ٱللَّهِ حَقٌّۭ ۖ فَلَا تَغُرَّنَّكُمُ ٱلْحَيَوٰةُ ٱلدُّنْيَا ۖ وَلَا يَغُرَّنَّكُم بِٱللَّهِ ٱلْغَرُورُ

Yaaa aiyuhan naasu inna wa'dal laahi haqqun falaa taghurrannakumul haiaatud dunyaa; wa laa yaghurran nakum billaahil gharur

ID

Hai manusia, sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka sekali-kali janganlah kehidupan dunia memperdayakan kamu dan sekali-kali janganlah syaitan yang pandai menipu, memperdayakan kamu tentang Allah.

EN

O men! Verily, God’s promise [of resurrection] is true indeed: let not, then, the life of this world delude you, and let not [your own] deceptive thoughts about God delude you!

6

إِنَّ ٱلشَّيْطَٰنَ لَكُمْ عَدُوٌّۭ فَٱتَّخِذُوهُ عَدُوًّا ۚ إِنَّمَا يَدْعُوا۟ حِزْبَهُۥ لِيَكُونُوا۟ مِنْ أَصْحَٰبِ ٱلسَّعِيرِ

Innasy syaitaana lakum 'aduwwun fattakhizuhu 'aduwwaa; innamaa yad'u hizbahu liyakunu min asyaabis sa'ir

ID

Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh bagimu, maka anggaplah ia musuh(mu), karena sesungguhnya syaitan-syaitan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala

EN

Behold, Satan is a foe unto you: so treat him as a foe. He but calls on his followers to the end that they might find themselves among such as are des­tined for the blazing flame –

7

ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ لَهُمْ عَذَابٌۭ شَدِيدٌۭ ۖ وَٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّٰلِحَٰتِ لَهُم مَّغْفِرَةٌۭ وَأَجْرٌۭ كَبِيرٌ

Allazina kafaru lahum 'azaabun syadid; wallazina aamanu wa 'amilus saalihaati lahum maghfiratunw wa ajrun kabir

ID

Orang-orang yang kafir bagi mereka azab yang keras. Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh bagi mereka ampunan dan pahala yang besar.

EN

[seeing that] for those who are bent on denying the truth there is suffering severe in store, just as for those who have attained to faith and do righteous deeds there is forgiveness of sins, and a great reward.

8

أَفَمَن زُيِّنَ لَهُۥ سُوٓءُ عَمَلِهِۦ فَرَءَاهُ حَسَنًۭا ۖ فَإِنَّ ٱللَّهَ يُضِلُّ مَن يَشَآءُ وَيَهْدِى مَن يَشَآءُ ۖ فَلَا تَذْهَبْ نَفْسُكَ عَلَيْهِمْ حَسَرَٰتٍ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلِيمٌۢ بِمَا يَصْنَعُونَ

Afaman zuyyina lahu suo'u 'amalihi fara aahu hasanaa; fa innal laaha yudillu mai yasyaaa'u wa yahdi mai yahaaa'u falaa tazhab nafsuka 'alaihim hasaraat; innal laaha 'alimun bimaa yasna'un

ID

Maka apakah orang yang dijadikan (syaitan) menganggap baik pekerjaannya yang buruk lalu dia meyakini pekerjaan itu baik, (sama dengan orang yang tidak ditipu oleh syaitan)? Maka sesungguhnya Allah menyesatkan siapa yang dikehendaki-Nya dan menunjuki siapa yang dikehendaki-Nya; maka janganlah dirimu binasa karena kesedihan terhadap mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.

EN

Is, then, he to whom the evil of his own doings is [so] alluring that [in the end] he regards it as good [anything but a follower of Satan]? For, verily, God lets go astray him that wills [to go astray], just as He guides him that wills [to be guided]. Hence, [O believer,] do not waste thyself in sorrowing over them: verily, God has full knowledge of all that they do!

9

وَٱللَّهُ ٱلَّذِىٓ أَرْسَلَ ٱلرِّيَٰحَ فَتُثِيرُ سَحَابًۭا فَسُقْنَٰهُ إِلَىٰ بَلَدٍۢ مَّيِّتٍۢ فَأَحْيَيْنَا بِهِ ٱلْأَرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا ۚ كَذَٰلِكَ ٱلنُّشُورُ

Wallaahul lazie arsalar riyaaha fatusiru syaaban fasuqnaahu ilaa baladim maiyitin fa ahyainaa bihil arda ba'da mautihaa; kazaalikan nusyur

ID

Dan Allah, Dialah Yang mengirimkan angin; lalu angin itu menggerakkan awan, maka Kami halau awan itu kesuatu negeri yang mati lalu Kami hidupkan bumi setelah matinya dengan hujan itu. Demikianlah kebangkitan itu.

EN

AND [remember:] it is God who sends forth the winds, so that they raise a cloud, whereupon We drive it towards dead land and thereby give life to the earth after it had been lifeless: even thus shall resur­rection be!

10

مَن كَانَ يُرِيدُ ٱلْعِزَّةَ فَلِلَّهِ ٱلْعِزَّةُ جَمِيعًا ۚ إِلَيْهِ يَصْعَدُ ٱلْكَلِمُ ٱلطَّيِّبُ وَٱلْعَمَلُ ٱلصَّٰلِحُ يَرْفَعُهُۥ ۚ وَٱلَّذِينَ يَمْكُرُونَ ٱلسَّيِّـَٔاتِ لَهُمْ عَذَابٌۭ شَدِيدٌۭ ۖ وَمَكْرُ أُو۟لَٰٓئِكَ هُوَ يَبُورُ

Man kaana yuridul 'izzata falillaahil 'izzatu jami'aa; ilaihi yas'adul kalimut taiyibu wal'amalus saalihu yarfa'uh; wallazina yamkurunas saiyiaati lahum 'azaabun syadid; wa makru ulaaa'ika huwa yabur

ID

Barangsiapa yang menghendaki kemuliaan, maka bagi Allah-lah kemuliaan itu semuanya. Kepada-Nya-lah naik perkataan-perkataan yang baik dan amal yang saleh dinaikkan-Nya. Dan orang-orang yang merencanakan kejahatan bagi mereka azab yang keras. Dan rencana jahat mereka akan hancur.

EN

He who desires might and glory [ought to know that] all might and glory belong to God [alone]. Unto Him ascend all good words, and the righteous deed does He exalt. But as for those who cunningly devise evil deeds - suffering severe awaits them; and all their devising is bound to come to nought.

11

وَٱللَّهُ خَلَقَكُم مِّن تُرَابٍۢ ثُمَّ مِن نُّطْفَةٍۢ ثُمَّ جَعَلَكُمْ أَزْوَٰجًۭا ۚ وَمَا تَحْمِلُ مِنْ أُنثَىٰ وَلَا تَضَعُ إِلَّا بِعِلْمِهِۦ ۚ وَمَا يُعَمَّرُ مِن مُّعَمَّرٍۢ وَلَا يُنقَصُ مِنْ عُمُرِهِۦٓ إِلَّا فِى كِتَٰبٍ ۚ إِنَّ ذَٰلِكَ عَلَى ٱللَّهِ يَسِيرٌۭ

Wallaahu khalaqakum min turaabin summa min nutfatin summa ja'alakum azwaajaa; wa maa tahmilu min unsaa wa laa tada'u illaa bi'ilmih; wa maa yu'ammaru mim mu'ammarinw wa laa yunqasu min 'umurihie illaa fi kitaab; inna zaalika 'alal laahi yasir

ID

Dan Allah menciptakan kamu dari tanah kemudian dari air mani, kemudian Dia menjadikan kamu berpasangan (laki-laki dan perempuan). Dan tidak ada seorang perempuanpun mengandung dan tidak (pula) melahirkan melainkan dengan sepengetahuan-Nya. Dan sekali-kali tidak dipanjangkan umur seorang yang berumur panjang dan tidak pula dikurangi umurnya, melainkan (sudah ditetapkan) dalam Kitab (Lauh Mahfuzh). Sesungguhnya yang demikian itu bagi Allah adalah mudah.

EN

And [remember:] God creates [every one of] you out of dust, then out of a drop of sperm; and then He fashions you into either of the two sexes. And no female conceives or gives birth unless it be with His knowledge; and none that is long-lived has his days lengthened - and neither is aught lessened of his days - unless it be thus laid down in [God’s] decree: for, behold, all this is easy for God.

12

وَمَا يَسْتَوِى ٱلْبَحْرَانِ هَٰذَا عَذْبٌۭ فُرَاتٌۭ سَآئِغٌۭ شَرَابُهُۥ وَهَٰذَا مِلْحٌ أُجَاجٌۭ ۖ وَمِن كُلٍّۢ تَأْكُلُونَ لَحْمًۭا طَرِيًّۭا وَتَسْتَخْرِجُونَ حِلْيَةًۭ تَلْبَسُونَهَا ۖ وَتَرَى ٱلْفُلْكَ فِيهِ مَوَاخِرَ لِتَبْتَغُوا۟ مِن فَضْلِهِۦ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Wa maa yastauil bahraani haaza 'azbun furaatun saaa'ighun syaraabuhu wa haazaa milhun ujaaj; wa min kullin taakuluna lahman tariyyanw wa tastakhrijuna hilyatan talbasunahaa wa taral fulka fihi mauaakhira litabtaghu min fadlihi wa la'allakm tasykurun

ID

Dan tiada sama (antara) dua laut; yang ini tawar, segar, sedap diminum dan yang lain asin lagi pahit. Dan dari masing-masing laut itu kamu dapat memakan daging yang segar dan kamu dapat mengeluarkan perhiasan yang dapat kamu memakainya, dan pada masing-masingnya kamu lihat kapal-kapal berlayar membelah laut supaya kamu dapat mencari karunia-Nya dan supaya kamu bersyukur.

EN

[Easy is it for Him to create likeness and variety:] thus, the two great bodies of water [on earth] are not alike the one sweet, thirst-allaying, pleasant to drink, and the other salty and bitter: and yet, from either of them do you eat fresh meat, and [from either] you take gems which you may wear; and on either thou canst see ships ploughing through the waves, so that you might [be able to] go forth in quest of some of His bounty, and thus have cause to be grateful.

13

يُولِجُ ٱلَّيْلَ فِى ٱلنَّهَارِ وَيُولِجُ ٱلنَّهَارَ فِى ٱلَّيْلِ وَسَخَّرَ ٱلشَّمْسَ وَٱلْقَمَرَ كُلٌّۭ يَجْرِى لِأَجَلٍۢ مُّسَمًّۭى ۚ ذَٰلِكُمُ ٱللَّهُ رَبُّكُمْ لَهُ ٱلْمُلْكُ ۚ وَٱلَّذِينَ تَدْعُونَ مِن دُونِهِۦ مَا يَمْلِكُونَ مِن قِطْمِيرٍ

Yulijul laila fin nahaari wa yulijun nahaara fil laili wa sakhkharasy syamsa wal qamara kulluny yajri li ajalim musammaa; zaalikumul lahuu Rabbukum lahul mulk; wallazina tad'una min dunihi maa yamlikuna min qitmir

ID

Dia memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam dan menundukkan matahari dan bulan, masing-masing berjalan menurut waktu yang ditentukan. Yang (berbuat) demikian itulah Allah Tuhanmu, kepunyaan-Nya-lah kerajaan. Dan orang-orang yang kamu seru (sembah) selain Allah tiada mempunyai apa-apa walaupun setipis kulit ari.

EN

He makes the night grow longer by shortening the day, and He makes the day grow longer by shortening the night; and He has made the sun and the moon subservient [to His laws], each running its course for a term set [by Him]. Thus is God, your Sustainer: unto Him belongs all dominion - whereas those whom you invoke instead of Him do not own so much as the husk of a date-stone!

14

إِن تَدْعُوهُمْ لَا يَسْمَعُوا۟ دُعَآءَكُمْ وَلَوْ سَمِعُوا۟ مَا ٱسْتَجَابُوا۟ لَكُمْ ۖ وَيَوْمَ ٱلْقِيَٰمَةِ يَكْفُرُونَ بِشِرْكِكُمْ ۚ وَلَا يُنَبِّئُكَ مِثْلُ خَبِيرٍۢ

in tad'uhum laa yasma'u du'aaa'akum wa lau sami'u mas tajaabu lakum; wa Yaumal Qiyaamati Yakfuruna bisyirkikum; wa laa yunabbi'uka mislu khabir

ID

Jika kamu menyeru mereka, mereka tiada mendengar seruanmu; dan kalau mereka mendengar, mereka tidak dapat memperkenankan permintaanmu. Dan dihari kiamat mereka akan mengingkari kemusyirikanmu dan tidak ada yang dapat memberi keterangan kepadamu sebagai yang diberikan oleh Yang Maha Mengetahui.

EN

If you invoke them, they do not hear your call; and even if they could hear, they would not [be able to] respond to you. And [withal,] on the Day of Resurrection they will utterly disown your having associated them with God. And none can make thee understand [the truth] like the One who is all-aware.

15

۞ يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ أَنتُمُ ٱلْفُقَرَآءُ إِلَى ٱللَّهِ ۖ وَٱللَّهُ هُوَ ٱلْغَنِىُّ ٱلْحَمِيدُ

Yaaa aiyunhan naasu antumul fuqaraaa'u ilallaahi wallaahu Huwal Ghaniyyul Hamid

ID

Hai manusia, kamulah yang berkehendak kepada Allah; dan Allah Dialah Yang Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) lagi Maha Terpuji.

EN

O men! It is you, who stand in need of God, whereas He alone is self-sufficient, the One to whom all praise is due.

16

إِن يَشَأْ يُذْهِبْكُمْ وَيَأْتِ بِخَلْقٍۢ جَدِيدٍۢ

Iny yasyaa yuzhibkum wa yaati bikhalqin jadid

ID

Jika Dia menghendaki, niscaya Dia memusnahkan kamu dan mendatangkan makhluk yang baru (untuk menggantikan kamu).

EN

If He so wills, He can do away with you and bring forth a new mankind [in your stead]:

17

وَمَا ذَٰلِكَ عَلَى ٱللَّهِ بِعَزِيزٍۢ

Wa maa zaalika 'alal laahi bi'aziz

ID

Dan yang demikian itu sekali-kali tidak sulit bagi Allah.

EN

nor is this difficult for God.

18

وَلَا تَزِرُ وَازِرَةٌۭ وِزْرَ أُخْرَىٰ ۚ وَإِن تَدْعُ مُثْقَلَةٌ إِلَىٰ حِمْلِهَا لَا يُحْمَلْ مِنْهُ شَىْءٌۭ وَلَوْ كَانَ ذَا قُرْبَىٰٓ ۗ إِنَّمَا تُنذِرُ ٱلَّذِينَ يَخْشَوْنَ رَبَّهُم بِٱلْغَيْبِ وَأَقَامُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ ۚ وَمَن تَزَكَّىٰ فَإِنَّمَا يَتَزَكَّىٰ لِنَفْسِهِۦ ۚ وَإِلَى ٱللَّهِ ٱلْمَصِيرُ

Wa laa taziru waaziratun wizra ukhraa; wa in tad'u musqalatun ilaa himlihaa laa yuhmal minhu syai'unw wa lau kaana zaa qurbaa; innamaa tunzirul lazina yakhsyauna Rabbahum bilghaibi wa aqaamus Sallah; wa man tazakkaa fa innamaa yatazakkaa linafsih; wa ilal laahil masir

ID

Dan orang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain. Dan jika seseorang yang berat dosanya memanggil (orang lain) untuk memikul dosanya itu tiadalah akan dipikulkan untuknya sedikitpun meskipun (yang dipanggilnya itu) kaum kerabatnya. Sesungguhnya yang dapat kamu beri peringatan hanya orang-orang yang takut kepada azab Tuhannya (sekalipun) mereka tidak melihat-Nya dan mereka mendirikan sembahyang. Dan barangsiapa yang mensucikan dirinya, sesungguhnya ia mensucikan diri untuk kebaikan dirinya sendiri. Dan kepada Allahlah kembali(mu).

EN

AND NO BEARER of burdens shall be made to bear another’s burden; and if one weighed down by his load calls upon [another] to help him carry it, nothing thereof may be carried [by that other], even if it be one’s near of kin. Hence, thou canst [truly] warn only those who stand in awe of their Sustainer although He is beyond the reach of their perception, and are constant in prayer, and [know that] whoever grows in purity, attains to purity but for the good of his own self, and [that] with God is all journeys’ end.

19

وَمَا يَسْتَوِى ٱلْأَعْمَىٰ وَٱلْبَصِيرُ

Wa maa tastauil a'maa wal basir

ID

Dan tidaklah sama orang yang buta dengan orang yang melihat.

EN

For [thus it is:] the blind and the seeing are not equal;

20

وَلَا ٱلظُّلُمَٰتُ وَلَا ٱلنُّورُ

Wa laz zulumaatu wa lannun

ID

dan tidak (pula) sama gelap gulita dengan cahaya,

EN

nor are the depths of darkness and the light;

21

وَلَا ٱلظِّلُّ وَلَا ٱلْحَرُورُ

Wa laz zillu wa lal harur

ID

dan tidak (pula) sama yang teduh dengan yang panas,

EN

nor the [cooling] shade and the scorching heat:

22

وَمَا يَسْتَوِى ٱلْأَحْيَآءُ وَلَا ٱلْأَمْوَٰتُ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ يُسْمِعُ مَن يَشَآءُ ۖ وَمَآ أَنتَ بِمُسْمِعٍۢ مَّن فِى ٱلْقُبُورِ

Wa maa yastauil ahyaaa'u wa lal amwaat; innal laaha yusmi'u mai yasyaaa'u wa maaa anta bimusi'im man fil qubur

ID

dan tidak (pula) sama orang-orang yang hidup dan orang-orang yang mati. Sesungguhnya Allah memberi pendengaran kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan kamu sekali-kali tiada sanggup menjadikan orang yang didalam kubur dapat mendengar.

EN

and neither are equal the living and the dead [of heart]. Behold, [O Muhammad,] God can make hear whomever He wills, whereas thou canst not make hear such as are [dead of heart like the dead] in their graves:

23

إِنْ أَنتَ إِلَّا نَذِيرٌ

In anta illaa nazir

ID

Kamu tidak lain hanyalah seorang pemberi peringatan.

EN

thou art nothing but a warner.

24

إِنَّآ أَرْسَلْنَٰكَ بِٱلْحَقِّ بَشِيرًۭا وَنَذِيرًۭا ۚ وَإِن مِّنْ أُمَّةٍ إِلَّا خَلَا فِيهَا نَذِيرٌۭ

Innaa arsalnaak bil haqqi basyiranw wa naziraa; wa im min ummatin illaa khalaa fihaa nazir

ID

Sesungguhnya Kami mengutus kamu dengan membawa kebenaran sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan. Dan tidak ada suatu umatpun melainkan telah ada padanya seorang pemberi peringatan.

EN

Verily, We have sent thee with the truth, as a bearer of glad tidings and a warner: for there never was any community but a warner has [lived and] passed away in its midst.

25

وَإِن يُكَذِّبُوكَ فَقَدْ كَذَّبَ ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ جَآءَتْهُمْ رُسُلُهُم بِٱلْبَيِّنَٰتِ وَبِٱلزُّبُرِ وَبِٱلْكِتَٰبِ ٱلْمُنِيرِ

Wa inyukazzibuka faqad kazzabal lazina min qablihim jaaa'at hum Rusuluhum bilbaiyinaati wa biz Zuburi wa bil Kitaabil Munir

ID

Dan jika mereka mendustakan kamu, maka sesungguhnya orang-orang yang sebelum mereka telah mendustakan (rasul-rasulnya); kepada mereka telah datang rasul-rasulnya dengan membawa mukjizat yang nyata, zubur, dan kitab yang memberi penjelasan yang sempurna.

EN

And if they give thee the lie - even so gave the lie to the truth [many of] those who lived before their time, [when] there came unto them their apostles with all evidence of the truth, and with books of divine wisdom, and with light-giving revelation;

26

ثُمَّ أَخَذْتُ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ ۖ فَكَيْفَ كَانَ نَكِيرِ

Summa akhaztul lazina kafaru fakaifa kaana nakir

ID

Kemudian Aku azab orang-orang yang kafir; maka (lihatlah) bagaimana (hebatnya) akibat kemurkaan-Ku.

EN

[but] in the end I took to task all those who were bent on denying the truth: and how awesome was My rejection!

27

أَلَمْ تَرَ أَنَّ ٱللَّهَ أَنزَلَ مِنَ ٱلسَّمَآءِ مَآءًۭ فَأَخْرَجْنَا بِهِۦ ثَمَرَٰتٍۢ مُّخْتَلِفًا أَلْوَٰنُهَا ۚ وَمِنَ ٱلْجِبَالِ جُدَدٌۢ بِيضٌۭ وَحُمْرٌۭ مُّخْتَلِفٌ أَلْوَٰنُهَا وَغَرَابِيبُ سُودٌۭ

Alam tara annal laaha anzala minas samaaa'i maaa'an fa akhrajnaa bihi samaraatim mukhtalifan alwaanuhaa; wa minal jibaali judadum bidunw wa humrum mukhtalifun alwaanuhaa wa gharaabibu sud

ID

Tidakkah kamu melihat bahwasanya Allah menurunkan hujan dari langit lalu Kami hasilkan dengan hujan itu buah-buahan yang beraneka macam jenisnya. Dan di antara gunung-gunung itu ada garis-garis putih dan merah yang beraneka macam warnanya dan ada (pula) yang hitam pekat.

EN

ART THOU NOT aware that God sends down water from the skies, whereby We bring forth fruits of many hues - just as in the mountains there are streaks of white and red of various shades, as well as (others) raven-black,

28

وَمِنَ ٱلنَّاسِ وَٱلدَّوَآبِّ وَٱلْأَنْعَٰمِ مُخْتَلِفٌ أَلْوَٰنُهُۥ كَذَٰلِكَ ۗ إِنَّمَا يَخْشَى ٱللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ ٱلْعُلَمَٰٓؤُا۟ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ عَزِيزٌ غَفُورٌ

Wa minan naasi wadda waaabbi wal an'aami mukhtalifun alwaanuhu kazalik; innamaa yakhsyal laaha min 'ibaadihil 'ulamaaa'; innal laaha 'Azizun Ghafur

ID

Dan demikian (pula) di antara manusia, binatang-binatang melata dan binatang-binatang ternak ada yang bermacam-macam warnanya (dan jenisnya). Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.

EN

and (as) there are in men, and in crawling beasts, and in cattle, too, many hues? Of all His servants, only such as are endowed with [innate] knowledge stand [truly] in awe of God: [for they alone comprehend that,] verily, God is almighty, much-forgiving.

29

إِنَّ ٱلَّذِينَ يَتْلُونَ كِتَٰبَ ٱللَّهِ وَأَقَامُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ وَأَنفَقُوا۟ مِمَّا رَزَقْنَٰهُمْ سِرًّۭا وَعَلَانِيَةًۭ يَرْجُونَ تِجَٰرَةًۭ لَّن تَبُورَ

Innal lazina yatluna Kitabbal laahi wa aqaamus Salaata wa anfaqu mimmaa razaqnaahum sirranw wa 'alaa niyatany yarjuna tijaaratal lan tabur

ID

Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi,

EN

(It is) they who [truly] follow God’s revelation, and are constant in prayer, and spend on others, secretly and openly, out of what We provide for them as sustenance - it is they who may look forward to a bargain that can never fail,

30

لِيُوَفِّيَهُمْ أُجُورَهُمْ وَيَزِيدَهُم مِّن فَضْلِهِۦٓ ۚ إِنَّهُۥ غَفُورٌۭ شَكُورٌۭ

Liyuwaffiyahum ujurahum wa yazidahum min fadlih; innahu Ghafurun Syakur

ID

agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.

EN

since He will grant them their just rewards, and give them yet more out of His bounty: for, verily, He is much-forgiving, ever-responsive to gratitude.

31

وَٱلَّذِىٓ أَوْحَيْنَآ إِلَيْكَ مِنَ ٱلْكِتَٰبِ هُوَ ٱلْحَقُّ مُصَدِّقًۭا لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ بِعِبَادِهِۦ لَخَبِيرٌۢ بَصِيرٌۭ

Wallaie auhainaaa ilaika minal Kitaabi huwal haqqu musaddiqal limaa baina yadaih; innal laaha bi'ibaadihi la khabirum Basir

ID

Dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu yaitu Al Kitab (Al Quran) itulah yang benar, dengan membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Mengetahui lagi Maha Melihat (keadaan) hamba-hamba-Nya.

EN

And [know that] all of the divine writ with which We have inspired thee is the very truth, confirming the truth of whatever there still remains of earlier revelations for, behold, of [the needs of] His servants God is fully aware, all-seeing.

32

ثُمَّ أَوْرَثْنَا ٱلْكِتَٰبَ ٱلَّذِينَ ٱصْطَفَيْنَا مِنْ عِبَادِنَا ۖ فَمِنْهُمْ ظَالِمٌۭ لِّنَفْسِهِۦ وَمِنْهُم مُّقْتَصِدٌۭ وَمِنْهُمْ سَابِقٌۢ بِٱلْخَيْرَٰتِ بِإِذْنِ ٱللَّهِ ۚ ذَٰلِكَ هُوَ ٱلْفَضْلُ ٱلْكَبِيرُ

Summa aurasnal Kitaaballazinas tafainaa min 'ibaadinaa faminhum zaalimul linafsihi wa minhum muqtasid, wa minhum saabiqum bilkhairaati bi iznil laah; zaalika huwal fadlul kabir

ID

Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada yang menganiaya diri mereka sendiri dan di antara mereka ada yang pertengahan dan diantara mereka ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allah. Yang demikian itu adalah karunia yang amat besar.

EN

And so, We have bestowed this divine writ as a heritage unto such of Our servants as We chose: and among them are some who sin against themselves; and some who keep half-way [between right and wrong]; and some who, by God’s leave, are fore­most in deeds of goodness: [and] this, indeed, is a merit most high!

33

جَنَّٰتُ عَدْنٍۢ يَدْخُلُونَهَا يُحَلَّوْنَ فِيهَا مِنْ أَسَاوِرَ مِن ذَهَبٍۢ وَلُؤْلُؤًۭا ۖ وَلِبَاسُهُمْ فِيهَا حَرِيرٌۭ

jannaatu 'adniny yad khulunahaa yuhallauna fiha min asaauira min zahabinw wa lu'lu'anw wa libaa suhum fihaa harir

ID

(Bagi mereka) surga 'Adn mereka masuk ke dalamnya, di dalamnya mereka diberi perhiasan dengan gelang-gelang dari emas, dan dengan mutiara, dan pakaian mereka didalamnya adalah sutera.

EN

[Hence,] gardens of perpetual bliss will they enter, therein to be adorned with bracelets of gold and pearls, and therein to be clad in raiments of silk;

34

وَقَالُوا۟ ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ ٱلَّذِىٓ أَذْهَبَ عَنَّا ٱلْحَزَنَ ۖ إِنَّ رَبَّنَا لَغَفُورٌۭ شَكُورٌ

Wa qaalul hamdu lillaahil lazie azhaba 'annal hazan; inna Rabbanaa la Ghafurun Syakur

ID

Dan mereka berkata: "Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan duka cita dari kami. Sesungguhnya Tuhan kami benar-benar Maha Pengampum lagi Maha Mensyukuri.

EN

and they will say: “All praise is due to God, who has caused all sorrow to leave us: for, verily, our Sustainer is indeed much-forgiving, ever-responsive to gratitude –

35

ٱلَّذِىٓ أَحَلَّنَا دَارَ ٱلْمُقَامَةِ مِن فَضْلِهِۦ لَا يَمَسُّنَا فِيهَا نَصَبٌۭ وَلَا يَمَسُّنَا فِيهَا لُغُوبٌۭ

Allazie ahallanaa daaral muqaamati min fadlihi laa yamassunaa fihaa nasabunw wa laa yamassunaa fihaa lughub

ID

Yang menempatkan kami dalam tempat yang kekal (surga) dari karunia-Nya; didalamnya kami tiada merasa lelah dan tiada pula merasa lesu".

EN

He who, out of His bounty, has made us alight in this abode of life enduring, wherein no struggle can assail us, and wherein no weariness can touch us!”

36

وَٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ لَهُمْ نَارُ جَهَنَّمَ لَا يُقْضَىٰ عَلَيْهِمْ فَيَمُوتُوا۟ وَلَا يُخَفَّفُ عَنْهُم مِّنْ عَذَابِهَا ۚ كَذَٰلِكَ نَجْزِى كُلَّ كَفُورٍۢ

Wallazina kafaru lahum naaru Jahannama laa yuqdaa 'alaihim fa yamutu wa laa yukhaffafu 'anhum min 'azaabihaa; kazaalika najzi kulla kafur

ID

Dan orang-orang kafir bagi mereka neraka Jahannam. Mereka tidak dibinasakan sehingga mereka mati dan tidak (pula) diringankan dari mereka azabnya. Demikianlah Kami membalas setiap orang yang sangat kafir.

EN

But as for those who are bent on denying the truth - the fire of hell awaits them: no end shall be put to their lives so that they could die, nor shall aught of the suffering caused by that [fire] be lightened for them: thus shall We requite all who are bereft of gratitude.

37

وَهُمْ يَصْطَرِخُونَ فِيهَا رَبَّنَآ أَخْرِجْنَا نَعْمَلْ صَٰلِحًا غَيْرَ ٱلَّذِى كُنَّا نَعْمَلُ ۚ أَوَلَمْ نُعَمِّرْكُم مَّا يَتَذَكَّرُ فِيهِ مَن تَذَكَّرَ وَجَآءَكُمُ ٱلنَّذِيرُ ۖ فَذُوقُوا۟ فَمَا لِلظَّٰلِمِينَ مِن نَّصِيرٍ

Wa hum yastarikhuna fihaa Rabbanaa akhrijnaa na'mal saalihan ghairal lazi kunnaa na'mal; aua lamnu 'ammirkum maa yatazak karu fihi man tazakkara wa jaaa'akumun naziru fazuqu famaa lizzaalimina min nasir

ID

Dan mereka berteriak di dalam neraka itu: "Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami niscaya kami akan mengerjakan amal yang saleh berlainan dengan yang telah kami kerjakan". Dan apakah Kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup untuk berfikir bagi orang yang mau berfikir, dan (apakah tidak) datang kepada kamu pemberi peringatan? maka rasakanlah (azab Kami) dan tidak ada bagi orang-orang yang zalim seorang penolongpun.

EN

And in that [hell] they will cry aloud: “O our Sustainer! Cause us to come out [of this suffering]! We shall [henceforth] do good deeds, not such as we were wont to do [aforetime]!” [But We shall answer:] “Did We not grant you a life long enough so that whoever was willing to take thought could bethink himself? And [withal,] a war­ner had come unto you! Taste, then, [the fruit of your evil deeds]: for evildoers shall have none to succour them!”

38

إِنَّ ٱللَّهَ عَٰلِمُ غَيْبِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۚ إِنَّهُۥ عَلِيمٌۢ بِذَاتِ ٱلصُّدُورِ

Innal laaha 'aalimu ghaibis samaauaati wal ard; innahu 'alimum bizaatis sudur

ID

Sesungguhnya Allah mengetahui yang tersembunyi di langit dan di bumi. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui segala isi hati.

EN

Verily, God knows the hidden reality of the heavens and the earth: [and,] behold, He has full knowledge of what is in the hearts [of men].

39

هُوَ ٱلَّذِى جَعَلَكُمْ خَلَٰٓئِفَ فِى ٱلْأَرْضِ ۚ فَمَن كَفَرَ فَعَلَيْهِ كُفْرُهُۥ ۖ وَلَا يَزِيدُ ٱلْكَٰفِرِينَ كُفْرُهُمْ عِندَ رَبِّهِمْ إِلَّا مَقْتًۭا ۖ وَلَا يَزِيدُ ٱلْكَٰفِرِينَ كُفْرُهُمْ إِلَّا خَسَارًۭا

Huwal lazi ja'alakum khalaaa'ifa fil ard; faman kafara fa'alaihi kufruhu; wa laa yazidul kaafirina kufruhum 'inda Rabbihim illaa maqtanw wa la yazidul kaafirina kufruhum illaa khasaaraa

ID

Dialah yang menjadikan kamu khalifah-khalifah di muka bumi. Barangsiapa yang kafir, maka (akibat) kekafirannya menimpa dirinya sendiri. Dan kekafiran orang-orang yang kafir itu tidak lain hanyalah akan menambah kemurkaan pada sisi Tuhannya dan kekafiran orang-orang yang kafir itu tidak lain hanyalah akan menambah kerugian mereka belaka.

EN

He it is who has made you inherit the earth. Hence, he who is bent on denying the truth [of God’s oneness and uniqueness ought to know that] this denial of his will fall back upon him: for their [per­sistent] denial of this truth does but add to the deniers’ loathsomeness in their Sustainer’s sight and, thus, their denial of this truth does but add to the deniers’ loss.

40

قُلْ أَرَءَيْتُمْ شُرَكَآءَكُمُ ٱلَّذِينَ تَدْعُونَ مِن دُونِ ٱللَّهِ أَرُونِى مَاذَا خَلَقُوا۟ مِنَ ٱلْأَرْضِ أَمْ لَهُمْ شِرْكٌۭ فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ أَمْ ءَاتَيْنَٰهُمْ كِتَٰبًۭا فَهُمْ عَلَىٰ بَيِّنَتٍۢ مِّنْهُ ۚ بَلْ إِن يَعِدُ ٱلظَّٰلِمُونَ بَعْضُهُم بَعْضًا إِلَّا غُرُورًا

Qul ara'aitum syurakaaa'a kumul lazina tad'una min dunil laah; aruni maazaa khalaqu minal ardi am lahum syirkun fis samaauaati am aatainaahum Kitaaban fahum 'alaa baiyinatim minh; bal iny ya'iiduz zaalimuna ba 'duhum ba'dan illaa ghururaa

ID

Katakanlah: "Terangkanlah kepada-Ku tentang sekutu-sekutumu yang kamu seru selain Allah. Perlihatkanlah kepada-Ku (bahagian) manakah dari bumi ini yang telah mereka ciptakan ataukah mereka mempunyai saham dalam (penciptaan) langit atau adakah Kami memberi kepada mereka sebuah Kitab sehingga mereka mendapat keterangan-keterangan yang jelas daripadanya? Sebenarnya orang-orang yang zalim itu sebahagian dari mereka tidak menjanjikan kepada sebahagian yang lain, melainkan tipuan belaka".

EN

Say: “Have you ever [really] considered those beings and forces to whom you ascribe a share in God’s divinity, [and] whom you invoke beside God? Show me what it is that they have created on earth - or do [you claim that] they have a share in [govern­ing] the heavens?” Have We ever vouchsafed them a divine writ on which they could rely as evidence [in support of their views]? Nay, [the hope which] the evildoers hold out to one another [is] nothing but a delusion.

41

۞ إِنَّ ٱللَّهَ يُمْسِكُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ أَن تَزُولَا ۚ وَلَئِن زَالَتَآ إِنْ أَمْسَكَهُمَا مِنْ أَحَدٍۢ مِّنۢ بَعْدِهِۦٓ ۚ إِنَّهُۥ كَانَ حَلِيمًا غَفُورًۭا

Innal laaha yumsikus samaauaati wal arda an tazulaaa; wa la'in zaalataaa in amsa kahumaa min ahadim mim ba'dih; innahu kaana Haliman Ghafuraa

ID

Sesungguhnya Allah menahan langit dan bumi supaya jangan lenyap; dan sungguh jika keduanya akan lenyap tidak ada seorangpun yang dapat menahan keduanya selain Allah. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun.

EN

Verily, it is God [alone] who upholds the celestial bodies and the earth, lest they deviate [from their orbits] - for if they should ever deviate, there is none that could uphold them after He will have ceased to do so. [But,] verily, He is ever-forbearing, much-for­giving!

42

وَأَقْسَمُوا۟ بِٱللَّهِ جَهْدَ أَيْمَٰنِهِمْ لَئِن جَآءَهُمْ نَذِيرٌۭ لَّيَكُونُنَّ أَهْدَىٰ مِنْ إِحْدَى ٱلْأُمَمِ ۖ فَلَمَّا جَآءَهُمْ نَذِيرٌۭ مَّا زَادَهُمْ إِلَّا نُفُورًا

Wa aqsamu billaahi jahda aimaanihim la'in jaaa'ahum nazirul laiakununna ahdaa min ihdal umami falam maa jaaa'ahum nazirum maa zaadahum illaa nufuraa

ID

Dan mereka bersumpah dengan nama Allah dengan sekuat-kuat sumpah; sesungguhnya jika datang kepada mereka seorang pemberi peringatan, niscaya mereka akan lebih mendapat petunjuk dari salah satu umat-umat (yang lain). Tatkala datang kepada mereka pemberi peringatan, maka kedatangannya itu tidak menambah kepada mereka, kecuali jauhnya mereka dari (kebenaran),

EN

As it is, they [who are averse to the truth often] swear by God with their most solemn oaths that if a warner should ever come to them, they would follow his guidance better than any of the communities [of old had followed the warner sent to them]: but now that a warner has come unto them, [his call] but increases their aversion,

43

ٱسْتِكْبَارًۭا فِى ٱلْأَرْضِ وَمَكْرَ ٱلسَّيِّئِ ۚ وَلَا يَحِيقُ ٱلْمَكْرُ ٱلسَّيِّئُ إِلَّا بِأَهْلِهِۦ ۚ فَهَلْ يَنظُرُونَ إِلَّا سُنَّتَ ٱلْأَوَّلِينَ ۚ فَلَن تَجِدَ لِسُنَّتِ ٱللَّهِ تَبْدِيلًۭا ۖ وَلَن تَجِدَ لِسُنَّتِ ٱللَّهِ تَحْوِيلًا

Istakbaaran fil ardi wa makras saiyi'; wa laa yahiqul makrus saiyi'u illaa bi ahlih; fahal yanzuruna illaa sunnatal auwalin; falan tajida lisunnatil laahi tabdilanw wa lan tajida lisunnatil laahi tahwila

ID

karena kesombongan (mereka) di muka bumi dan karena rencana (mereka) yang jahat. Rencana yang jahat itu tidak akan menimpa selain orang yang merencanakannya sendiri. Tiadalah yang mereka nanti-nantikan melainkan (berlakunya) sunnah (Allah yang telah berlaku) kepada orang-orang yang terdahulu. Maka sekali-kali kamu tidak akan mendapat penggantian bagi sunnah Allah, dan sekali-kali tidak (pula) akan menemui penyimpangan bagi sunnah Allah itu.

EN

their arro­gant behaviour on earth, and their devising of evil [arguments against God’s messages]. Yet [in the end,] such evil scheming will engulf none but its authors: and can they expect anything but [to be made to go] the way of those [sinners] of olden times? Thus [it is]: no change wilt thou ever find in God’s way; yea, no deviation wilt thou ever find in God’s way!

44

أَوَلَمْ يَسِيرُوا۟ فِى ٱلْأَرْضِ فَيَنظُرُوا۟ كَيْفَ كَانَ عَٰقِبَةُ ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ وَكَانُوٓا۟ أَشَدَّ مِنْهُمْ قُوَّةًۭ ۚ وَمَا كَانَ ٱللَّهُ لِيُعْجِزَهُۥ مِن شَىْءٍۢ فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَلَا فِى ٱلْأَرْضِ ۚ إِنَّهُۥ كَانَ عَلِيمًۭا قَدِيرًۭا

Aualam yasiru fil ardi fa yanzuru kaifa kaana 'aaqibatul lazina min qblihim wa kaanu asyadda minhum quwwah; wa maa kaanal laahu liyu'jizahu min syai'in fis samaauaati wa laa fil ard; innahu kaana 'Aliman Qadiraa

ID

Dan apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu melihat bagaimana kesudahan orang-orang yang sebelum mereka, sedangkan orang-orang itu adalah lebih besar kekuatannya dari mereka? Dan tiada sesuatupun yang dapat melemahkan Allah baik di langit maupun di bumi. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa.

EN

Have they never journeyed about the earth and beheld what happened in the end to those [deniers of the truth] who lived before their time and were [so much] greater than they in power? And [do they not see that the will of] God can never be foiled by anything whatever in the heavens or on earth, since, verily, He is all-knowing, infinite in His power?

45

وَلَوْ يُؤَاخِذُ ٱللَّهُ ٱلنَّاسَ بِمَا كَسَبُوا۟ مَا تَرَكَ عَلَىٰ ظَهْرِهَا مِن دَآبَّةٍۢ وَلَٰكِن يُؤَخِّرُهُمْ إِلَىٰٓ أَجَلٍۢ مُّسَمًّۭى ۖ فَإِذَا جَآءَ أَجَلُهُمْ فَإِنَّ ٱللَّهَ كَانَ بِعِبَادِهِۦ بَصِيرًۢا

Wa lau yu'aakhizul laahun naasa bima kasabu maa taraka 'alaa zahrihaa min daaabbatinw wa laakiny yu'akhkhiruhum ilaaa ajalim musamman fa izaa jaaa'a ajaluhum fa innal laaha kaana bi'ibaadihi Basiraa

ID

Dan kalau sekiranya Allah menyiksa manusia disebabkan usahanya, niscaya Dia tidak akan meninggalkan di atas permukaan bumi suatu mahluk yang melatapun akan tetapi Allah menangguhkan (penyiksaan) mereka, sampai waktu yang tertentu; maka apabila datang ajal mereka, maka sesungguhnya Allah adalah Maha Melihat (keadaan) hamba-hamba-Nya.

EN

Now if God were to take men [at once] to task for whatever [wrong] they commit [on earth], He would not leave a single living creature upon its surface. However, He grants them respite for a term set [by Him]: but when their term comes to an end - then, verily, [they come to know that] God sees all that is in [the hearts of] His servants.

Surah Faatir (Maha Pencipta) - Al-Quran Online Daril