Al-Ahqaf

سُورَةُ الأَحۡقَافِ

Bukit PasirMakkiyah

Juz 26
1

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ حمٓ

Haa-Miim

ID

Haa Miim.

EN

Ha. Mim.

2

تَنزِيلُ ٱلْكِتَٰبِ مِنَ ٱللَّهِ ٱلْعَزِيزِ ٱلْحَكِيمِ

Tanzilul Kitaabi minal laahil-'Azizil Hakim

ID

Diturunkan Kitab ini dari Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

EN

THE BESTOWAL from on high of this divine writ I issues from God, the Almighty, the Wise.

3

مَا خَلَقْنَا ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَآ إِلَّا بِٱلْحَقِّ وَأَجَلٍۢ مُّسَمًّۭى ۚ وَٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ عَمَّآ أُنذِرُوا۟ مُعْرِضُونَ

Maa khalaqnas samaauaati wal arda wa maa bainahumaaa illaa bilhaqqi wa ajalim musammaa; wallazina kafaru 'ammaaa unziru mu'ridun

ID

Kami tiada menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya melainkan dengan (tujuan) yang benar dan dalam waktu yang ditentukan. Dan orang-orang yang kafir berpaling dari apa yang diperingatkan kepada mereka.

EN

We have not created the heavens and the earth and all that is between them otherwise than in accord­ance with [an inner] truth, and for a term set [by Us]: and yet, they who are bent on denying the truth turn aside from the warning which has been conveyed unto them.

4

قُلْ أَرَءَيْتُم مَّا تَدْعُونَ مِن دُونِ ٱللَّهِ أَرُونِى مَاذَا خَلَقُوا۟ مِنَ ٱلْأَرْضِ أَمْ لَهُمْ شِرْكٌۭ فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ ۖ ٱئْتُونِى بِكِتَٰبٍۢ مِّن قَبْلِ هَٰذَآ أَوْ أَثَٰرَةٍۢ مِّنْ عِلْمٍ إِن كُنتُمْ صَٰدِقِينَ

Qul ara'aitum maa tad'una min dunil laahi aruni maazaa khalaqu minal ardi am lahum syirkun fis samaauaati ituni bi kitaabim min qabli haazaaa au asaaratim min 'ilmin in kuntum saadiqin

ID

Katakanlah: "Terangkanlah kepadaku tentang apa yang kamu sembah selain Allah; perlihatkan kepada-Ku apakah yang telah mereka ciptakan dari bumi ini atau adakah mereka berserikat (dengan Allah) dalam (penciptaan) langit? Bawalah kepada-Ku Kitab yang sebelum (Al Quran) ini atau peninggalan dari pengetahuan (orang-orang dahulu), jika kamu adalah orang-orang yang benar"

EN

Say: “Have you [really] given thought to what it is that you invoke instead of God? Show me what these [beings or forces] have created anywhere on earth! Or had they, perchance, a share in [creating] the heavens? [If so,] bring me any divine writ pre­ceding this one, or any [other] vestige of knowledge - if what you claim is true!”

5

وَمَنْ أَضَلُّ مِمَّن يَدْعُوا۟ مِن دُونِ ٱللَّهِ مَن لَّا يَسْتَجِيبُ لَهُۥٓ إِلَىٰ يَوْمِ ٱلْقِيَٰمَةِ وَهُمْ عَن دُعَآئِهِمْ غَٰفِلُونَ

Wa man adallu mimmany yad'u min dunil laahi mallaa yastajibu lahuo ilaa Yaumil Qiyaamati wa hum'an du'aaa'ihim ghaafilun

ID

Dan siapakah yang lebih sesat daripada orang yang menyembah sembahan-sembahan selain Allah yang tiada dapat memperkenankan (doa)nya sampai hari kiamat dan mereka lalai dari (memperhatikan) doa mereka?

EN

And who could be more astray than one who invokes, instead of God, such as will not respond to him either now or on the Day of Resurrection, and are not even conscious of being invoked?

6

وَإِذَا حُشِرَ ٱلنَّاسُ كَانُوا۟ لَهُمْ أَعْدَآءًۭ وَكَانُوا۟ بِعِبَادَتِهِمْ كَٰفِرِينَ

Wa izaa husyiran naasu kaanu lahum a'daaa'anw wa kaanu bi'ibaadatihim kaafirin

ID

Dan apabila manusia dikumpulkan (pada hari kiamat) niscaya sembahan-sembahan itu menjadi musuh mereka dan mengingkari pemujaan-pemujaan mereka.

EN

such as, when all mankind is gathered [for judgment], will be enemies unto those [who worshipped them], and will utterly reject their worship?

7

وَإِذَا تُتْلَىٰ عَلَيْهِمْ ءَايَٰتُنَا بَيِّنَٰتٍۢ قَالَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ لِلْحَقِّ لَمَّا جَآءَهُمْ هَٰذَا سِحْرٌۭ مُّبِينٌ

Wa izaa tutlaa 'alaihim Aaiaatunaa baiyinaatin qaalal lazina kafaru lilhaqqi lammaa jaaa'ahum haazaa sihrum mubin

ID

Dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat Kami yang menjelaskan, berkatalah orang-orang yang mengingkari kebenaran ketika kebenaran itu datang kepada mereka: "Ini adalah sihir yang nyata".

EN

But whenever Our messages are conveyed to them in all their clarity, they who are bent on denying the truth speak thus of the truth as soon as it is brought to them: “This is clearly nothing but spell­binding eloquence!”

8

أَمْ يَقُولُونَ ٱفْتَرَىٰهُ ۖ قُلْ إِنِ ٱفْتَرَيْتُهُۥ فَلَا تَمْلِكُونَ لِى مِنَ ٱللَّهِ شَيْـًٔا ۖ هُوَ أَعْلَمُ بِمَا تُفِيضُونَ فِيهِ ۖ كَفَىٰ بِهِۦ شَهِيدًۢا بَيْنِى وَبَيْنَكُمْ ۖ وَهُوَ ٱلْغَفُورُ ٱلرَّحِيمُ

Am yaqulunaf taraahu qul inif taraituhu falaa tamlikuna li minal laahi syai'an Huwa a'lamu bimaa tufiduna fihi kafaa bihi syahidam baini wa bainakum wa Huwal Ghafurur Rahim

ID

Bahkan mereka mengatakan: "Dia (Muhammad) telah mengada-adakannya (Al Quran)". Katakanlah: "Jika aku mengada-adakannya, maka kamu tiada mempunyai kuasa sedikitpun mempertahankan aku dari (azab) Allah itu. Dia lebih mengetahui apa-apa yang kamu percakapkan tentang Al Quran itu. Cukuplah Dia menjadi saksi antaraku dan antaramu dan Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang".

EN

Or do they say, “He has invented all this”? Say [O Muhammad]: “Had I invented it, you would not be of the least help to me against God. He is fully aware of that [slander] into which you so reck­lessly plunge: enough is He as a witness between me and you! And [withal,] He alone is truly-forgiving, a true dispenser of grace.”

9

قُلْ مَا كُنتُ بِدْعًۭا مِّنَ ٱلرُّسُلِ وَمَآ أَدْرِى مَا يُفْعَلُ بِى وَلَا بِكُمْ ۖ إِنْ أَتَّبِعُ إِلَّا مَا يُوحَىٰٓ إِلَىَّ وَمَآ أَنَا۠ إِلَّا نَذِيرٌۭ مُّبِينٌۭ

Qul maa kuntu bid'am minal Rusuli wa maaa adrie ma yuf'alu bi wa laa bikum in attabi'u illaa maa yuhaaa ilaiya ya maaa ana illaa nazirum mubin

ID

Katakanlah: "Aku bukanlah rasul yang pertama di antara rasul-rasul dan aku tidak mengetahui apa yang akan diperbuat terhadapku dan tidak (pula) terhadapmu. Aku tidak lain hanyalah mengikuti apa yang diwahyukan kepadaku dan aku tidak lain hanyalah seorang pemberi peringatan yang menjelaskan".

EN

Say: “I am not the first of [God’s] apostles; and [like all of them,] I do not know what will be done with me or with you: for I am nothing but a plain warner.”

10

قُلْ أَرَءَيْتُمْ إِن كَانَ مِنْ عِندِ ٱللَّهِ وَكَفَرْتُم بِهِۦ وَشَهِدَ شَاهِدٌۭ مِّنۢ بَنِىٓ إِسْرَٰٓءِيلَ عَلَىٰ مِثْلِهِۦ فَـَٔامَنَ وَٱسْتَكْبَرْتُمْ ۖ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يَهْدِى ٱلْقَوْمَ ٱلظَّٰلِمِينَ

Qul ara'aitum in kaana min 'indil laahi wa kafartum bihi wa syahida syaahidum mim Bani Israaa'ila 'alaa mislihi fa aamana wastak bartum innal laaha laa yahdil qaumaz zaalimin

ID

Katakanlah: "Terangkanlah kepadaku, bagaimanakah pendapatmu jika Al Quran itu datang dari sisi Allah, padahal kamu mengingkarinya dan seorang saksi dari Bani Israil mengakui (kebenaran) yang serupa dengan (yang tersebut dalam) Al Quran lalu dia beriman, sedang kamu menyombongkan diri. Sesungguhnya Allah tiada memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim".

EN

Say: “Have you given thought [to how you will fare] if this be truly [a revelation] from God and yet you deny its truth? - even though a witness from among the children of Israel has already borne wit­ness to [the advent of] one like himself, and has believed [in him], the while you glory in your arro­gance [and reject his message]? Verily, God does not grace [such] evildoing folk with His guidance!”

11

وَقَالَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ لِلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَوْ كَانَ خَيْرًۭا مَّا سَبَقُونَآ إِلَيْهِ ۚ وَإِذْ لَمْ يَهْتَدُوا۟ بِهِۦ فَسَيَقُولُونَ هَٰذَآ إِفْكٌۭ قَدِيمٌۭ

Wa qaalal lazina kafaru lillazina aamanu lau kaana khairam maa sabaqunaaa ilyh; wa iz lam yahtadu bihi fasa yaquluna haazaaa ifkun qadim

ID

Dan orang-orang kafir berkata kepada orang-orang yang beriman: "Kalau sekiranya di (Al Quran) adalah suatu yang baik, tentulah mereka tiada mendahului kami (beriman) kepadanya. Dan karena mereka tidak mendapat petunjuk dengannya maka mereka akan berkata: "Ini adalah dusta yang lama".

EN

But they who are bent on denying the truth speak thus of those who have attained to faith: “If this [message] were any good, these [people] would not have preceded us in accepting it!” And since they refuse to be guided by it, they will always say, “This is [but] an ancient falsehood!”

12

وَمِن قَبْلِهِۦ كِتَٰبُ مُوسَىٰٓ إِمَامًۭا وَرَحْمَةًۭ ۚ وَهَٰذَا كِتَٰبٌۭ مُّصَدِّقٌۭ لِّسَانًا عَرَبِيًّۭا لِّيُنذِرَ ٱلَّذِينَ ظَلَمُوا۟ وَبُشْرَىٰ لِلْمُحْسِنِينَ

Wa min qablihi kitaabu Musaaa imaamanw-wa rahmah; wa haazaa Kitaabum musad diqul lisaanan 'Arabiyyal liyunziral lazina zalamu wa busyraa lilmuhsinin

ID

Dan sebelum Al Quran itu telah ada kitab Musa sebagai petunjuk dan rahmat. Dan ini (Al Quran) adalah kitab yang membenarkannya dalam bahasa Arab untuk memberi peringatan kepada orang-orang yang zalim dan memberi kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik.

EN

And yet, before this there was the revelation of Moses, a guide and a [sign of God’s] grace; and this [Qur’an] is a divine writ confirming the truth [of the Torah] in the Arabic tongue, to warn those who are bent on evildoing, and [to bring] a glad tiding to the doers of good:

13

إِنَّ ٱلَّذِينَ قَالُوا۟ رَبُّنَا ٱللَّهُ ثُمَّ ٱسْتَقَٰمُوا۟ فَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ

Innal lazina qaalu Rabbunal laahu summas taqaamu falaa khaufun 'alaihim wa laahum yahzanun

ID

Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: "Tuhan kami ialah Allah", kemudian mereka tetap istiqamah maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka tiada (pula) berduka cita.

EN

for, behold, all who say, “Our Sustainer is God”, and thereafter stand firm [in their faith] - no fear need they have, and neither shall they grieve:

14

أُو۟لَٰٓئِكَ أَصْحَٰبُ ٱلْجَنَّةِ خَٰلِدِينَ فِيهَا جَزَآءًۢ بِمَا كَانُوا۟ يَعْمَلُونَ

Ulaaa'ika Asyabul Jannati khaalidina fihaa jazaaa'am bimaa kaano ya'malun

ID

Mereka itulah penghuni-penghuni surga, mereka kekal di dalamnya; sebagai balasan atas apa yang telah mereka kerjakan.

EN

it is they who are destined for paradise, therein to abide as a reward for all that they have done.

15

وَوَصَّيْنَا ٱلْإِنسَٰنَ بِوَٰلِدَيْهِ إِحْسَٰنًا ۖ حَمَلَتْهُ أُمُّهُۥ كُرْهًۭا وَوَضَعَتْهُ كُرْهًۭا ۖ وَحَمْلُهُۥ وَفِصَٰلُهُۥ ثَلَٰثُونَ شَهْرًا ۚ حَتَّىٰٓ إِذَا بَلَغَ أَشُدَّهُۥ وَبَلَغَ أَرْبَعِينَ سَنَةًۭ قَالَ رَبِّ أَوْزِعْنِىٓ أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ ٱلَّتِىٓ أَنْعَمْتَ عَلَىَّ وَعَلَىٰ وَٰلِدَىَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَٰلِحًۭا تَرْضَىٰهُ وَأَصْلِحْ لِى فِى ذُرِّيَّتِىٓ ۖ إِنِّى تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّى مِنَ ٱلْمُسْلِمِينَ

Wa wassainal insaana biwaalidaihi ihsaanan hamalatsu ummuhu kurhanw-wa wada'atsu kurhanw wa hamluhu wa fisaaluhu salaasuna syahraa; hattaaa izaa balagha asyuddahu wa balagho arba'ina sanatan qaala Rabbi aqzi'nie an asykura ni'matakal latie an'amta 'alaiya wa 'alaa waalidaiya wa an a'mala saalihan tardaahu wa aslih li fi zurriyyati inni tubtu ilaika wa inni minal muslimin

ID

Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdoa: "Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri".

EN

NOW [among the best of the deeds which] We have enjoined upon man is goodness towards his parents. In pain did his mother bear him, and in pain did she give him birth; and her bearing him and his utter dependence on her took thirty months. and so, when he attains to full maturity and reaches forty years, he [that is righteous] prays: “O my Sustainer! Inspire me so that I may forever be grateful for those blessings of Thine with which Thou hast graced me and my parents, and that I may do what is right [in a manner] that will meet with Thy goodly acceptance; and grant me righteousness in my offspring [as well]. Verily, unto Thee have I turned in repentance: for, verily, I am of those who have surrendered themselves unto Thee!”

16

أُو۟لَٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ نَتَقَبَّلُ عَنْهُمْ أَحْسَنَ مَا عَمِلُوا۟ وَنَتَجَاوَزُ عَن سَيِّـَٔاتِهِمْ فِىٓ أَصْحَٰبِ ٱلْجَنَّةِ ۖ وَعْدَ ٱلصِّدْقِ ٱلَّذِى كَانُوا۟ يُوعَدُونَ

Ulaaa'ikal lazina nata qabbalu 'anhum ahsana maa 'amilu wa natajaauazu 'an saiyiaatihim fie Asyaabil jannati Wa'das sidqil lazi kaanu yu'adun

ID

Mereka itulah orang-orang yang Kami terima dari mereka amal yang baik yang telah mereka kerjakan dan Kami ampuni kesalahan-kesalahan mereka, bersama penghuni-penghuni surga, sebagai janji yang benar yang telah dijanjikan kepada mereka.

EN

It is [such as] these from whom We shall accept the best that they ever did, and whose bad deeds We shall overlook: [they will find themselves] among those who are destined for paradise, in fulfillment of the true promise which they were given [in this world].

17

وَٱلَّذِى قَالَ لِوَٰلِدَيْهِ أُفٍّۢ لَّكُمَآ أَتَعِدَانِنِىٓ أَنْ أُخْرَجَ وَقَدْ خَلَتِ ٱلْقُرُونُ مِن قَبْلِى وَهُمَا يَسْتَغِيثَانِ ٱللَّهَ وَيْلَكَ ءَامِنْ إِنَّ وَعْدَ ٱللَّهِ حَقٌّۭ فَيَقُولُ مَا هَٰذَآ إِلَّآ أَسَٰطِيرُ ٱلْأَوَّلِينَ

Wallazi qaala liwaali daihi uffil lakumaaa ata'idaninie an ukhraja wa qad khalatil qurunu min qabli wa humaa yastaghisaanil laaha wailaka aamin inna wa'dal laahi haqq, fa yaqulu maa haazaaa illaaa asaatirul auwalin

ID

Dan orang yang berkata kepada dua orang ibu bapaknya: "Cis bagi kamu keduanya, apakah kamu keduanya memperingatkan kepadaku bahwa aku akan dibangkitkan, padahal sungguh telah berlalu beberapa umat sebelumku? lalu kedua ibu bapaknya itu memohon pertolongan kepada Allah seraya mengatakan: "Celaka kamu, berimanlah! Sesungguhnya janji Allah adalah benar". Lalu dia berkata: "Ini tidak lain hanyalah dongengan orang-orang dahulu belaka".

EN

But [there is many a one] who says to his parents [whenever they try to imbue him with faith in God]: “Fie upon both of you! Do you promise me that I shall be brought forth [from the dead], although [so many] generations have passed away before me?” And [while] they both pray for God’s help [and say], “Alas for thee! For, behold, God’s promise always comes true!” - he but answers, “All this is nothing but fables of ancient times!”

18

أُو۟لَٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ حَقَّ عَلَيْهِمُ ٱلْقَوْلُ فِىٓ أُمَمٍۢ قَدْ خَلَتْ مِن قَبْلِهِم مِّنَ ٱلْجِنِّ وَٱلْإِنسِ ۖ إِنَّهُمْ كَانُوا۟ خَٰسِرِينَ

Ulaaa'ikal lazina haqqa 'alaihimul qaulu fie umamin qad khalat min qablihim minal jinni wal insi innahum kaanu khaasirin

ID

Mereka itulah orang-orang yang telah pasti ketetapan (azab) atas mereka bersama umat-umat yang telah berlalu sebelum mereka dari jin dan manusia. Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang merugi.

EN

It is [such as] these upon whom the sentence [of doom] will fall due, together with the [other sinful] communities of invisible beings and humans that have passed away before their time. Verily, they will be lost:

19

وَلِكُلٍّۢ دَرَجَٰتٌۭ مِّمَّا عَمِلُوا۟ ۖ وَلِيُوَفِّيَهُمْ أَعْمَٰلَهُمْ وَهُمْ لَا يُظْلَمُونَ

Wa likullin darajaatum mimmaa 'amilu wa liyuwaf fiyahum a'maalahum wa hum laa yuzlamun

ID

Dan bagi masing-masing mereka derajat menurut apa yang telah mereka kerjakan dan agar Allah mencukupkan bagi mereka (balasan) pekerjaan-pekerjaan mereka sedang mereka tiada dirugikan.

EN

for, [in the life to come,] all shall have their degrees in accordance with whatever [good or evil] they did: and so, He will repay them in full for their doings, and none shall be wronged.

20

وَيَوْمَ يُعْرَضُ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ عَلَى ٱلنَّارِ أَذْهَبْتُمْ طَيِّبَٰتِكُمْ فِى حَيَاتِكُمُ ٱلدُّنْيَا وَٱسْتَمْتَعْتُم بِهَا فَٱلْيَوْمَ تُجْزَوْنَ عَذَابَ ٱلْهُونِ بِمَا كُنتُمْ تَسْتَكْبِرُونَ فِى ٱلْأَرْضِ بِغَيْرِ ٱلْحَقِّ وَبِمَا كُنتُمْ تَفْسُقُونَ

Wa Yauma yu'radul lazina kafaru 'alan Naai azhabtum taiyibaatikum fi haiaatikumud dunyaa wastam ta'tum bihaa fal Yauma tujzauna 'azaabal huni bimaa kuntum tastakbiruna fil ardi bighairil haqqi wa bimaa kuntum tafsuqun

ID

Dan (ingatlah) hari (ketika) orang-orang kafir dihadapkan ke neraka (kepada mereka dikatakan): "Kamu telah menghabiskan rezekimu yang baik dalam kehidupan duniawimu (saja) dan kamu telah bersenang-senang dengannya; maka pada hari ini kamu dibalasi dengan azab yang menghinakan karena kamu telah menyombongkan diri di muka bumi tanpa hak dan karena kamu telah fasik".

EN

And on the Day when those who were bent on denying the truth will be brought within sight of the fire, [they will be told:] “You have exhausted your [share of] good things in your worldly life, having enjoyed them [without any thought of the hereafter]: and so today you shall be requited with the suffering of humiliation for having gloried on earth in your arrogance, offending against all that is right, and for all your iniquitous doings!”

21

۞ وَٱذْكُرْ أَخَا عَادٍ إِذْ أَنذَرَ قَوْمَهُۥ بِٱلْأَحْقَافِ وَقَدْ خَلَتِ ٱلنُّذُرُ مِنۢ بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِۦٓ أَلَّا تَعْبُدُوٓا۟ إِلَّا ٱللَّهَ إِنِّىٓ أَخَافُ عَلَيْكُمْ عَذَابَ يَوْمٍ عَظِيمٍۢ

Wazkur akhaa 'Aad, iz anzara qaumahu bil Ahqaafi wa qad khalatin nuzuru mim baini yadaihi wa min khalfihie allaa ta'buduo illal laaha innie akhaafu 'alaikum 'azaaba Yaumin 'azim

ID

Dan ingatlah (Hud) saudara kaum 'Aad yaitu ketika dia memberi peringatan kepada kaumnya di Al Ahqaaf dan sesungguhnya telah terdahulu beberapa orang pemberi peringatan sebelumnya dan sesudahnya (dengan mengatakan): "Janganlah kamu menyembah selain Allah, sesungguhnya aku khawatir kamu akan ditimpa azab hari yang besar".

EN

AND REMEMBER that brother of [the tribe of] Ad, how - seeing that [other] warnings had already come and gone within his own knowledge as well as in times beyond his ken - he warned his people [who lived] among those sand-dunes: “Worship none but God! Verily, I fear lest suffering befall you on an awesome day!”

22

قَالُوٓا۟ أَجِئْتَنَا لِتَأْفِكَنَا عَنْ ءَالِهَتِنَا فَأْتِنَا بِمَا تَعِدُنَآ إِن كُنتَ مِنَ ٱلصَّٰدِقِينَ

Qaalu aji'tanaa litaa fikanaa 'an aalihatinaa faatinaa bimaa ta'idunaaa in kunta minas saadiqin

ID

Mereka menjawab: "Apakah kamu datang kepada kami untuk memalingkan kami dari (menyembah) tuhan-tuhan kami? Maka datangkanlah kepada kami azab yang telah kamu ancamkan kepada kami jika kamu termasuk orang-orang yang benar".

EN

They answered: “Hast thou come to seduce us away from our gods? Bring, then, upon us that [doom] with which thou threaten us, if thou art a man of truth!”

23

قَالَ إِنَّمَا ٱلْعِلْمُ عِندَ ٱللَّهِ وَأُبَلِّغُكُم مَّآ أُرْسِلْتُ بِهِۦ وَلَٰكِنِّىٓ أَرَىٰكُمْ قَوْمًۭا تَجْهَلُونَ

Qaala innamal 'ilmu indal laahi wa uballighukum maaa uriltu bihi wa laakinnie araakum qauman tajhalun

ID

Ia berkata: "Sesungguhnya pengetahuan (tentang itu) hanya pada sisi Allah dan aku (hanya) menyampaikan kepadamu apa yang aku diutus dengan membawanya tetapi aku lihat kamu adalah kaum yang bodoh".

EN

Said he: “Knowledge [of when it is to befall you] rests with God alone: I but convey unto you the message with which I have been entrusted; but I see that you are people ignorant [of right and wrong]!”

24

فَلَمَّا رَأَوْهُ عَارِضًۭا مُّسْتَقْبِلَ أَوْدِيَتِهِمْ قَالُوا۟ هَٰذَا عَارِضٌۭ مُّمْطِرُنَا ۚ بَلْ هُوَ مَا ٱسْتَعْجَلْتُم بِهِۦ ۖ رِيحٌۭ فِيهَا عَذَابٌ أَلِيمٌۭ

Falammaa ra auhu 'aaridam mustaqbila audiyatihim qaalu haazaa 'aaridum mumtirunaa; bal huwa masta'jaltum bihi rihun fihaa 'azaabun alim

ID

Maka tatkala mereka melihat azab itu berupa awan yang menuju ke lembah-lembah mereka, berkatalah mereka: "Inilah awan yang akan menurunkan hujan kepada kami". (Bukan!) bahkan itulah azab yang kamu minta supaya datang dengan segera (yaitu) angin yang mengandung azab yang pedih,

EN

And so, when they beheld it in the shape of a dense cloud approaching their valleys, they exclaimed, “This is but a heavy cloud which will bring us [wel­come] rain!” [But Hud said:] “Nay, but it is the very thing which you [so contemptuously] sought to hasten - a wind bearing grievous suffering,

25

تُدَمِّرُ كُلَّ شَىْءٍۭ بِأَمْرِ رَبِّهَا فَأَصْبَحُوا۟ لَا يُرَىٰٓ إِلَّا مَسَٰكِنُهُمْ ۚ كَذَٰلِكَ نَجْزِى ٱلْقَوْمَ ٱلْمُجْرِمِينَ

Tudammiru kulla syai'im bi-amri Rabbihaa fa asbahu laa yuraaa illaa masaakinuhum; kazaalika najzil qaumal mujrimin

ID

yang menghancurkan segala sesuatu dengan perintah Tuhannya, maka jadilah mereka tidak ada yang kelihatan lagi kecuali (bekas-bekas) tempat tinggal mereka. Demikianlah Kami memberi balasan kepada kaum yang berdosa.

EN

bound to destroy everything at its Sustainer’s behest!” And then they were so utterly wiped out that nothing could be seen save their [empty] dwellings: thus do We requite people lost in sin.

26

وَلَقَدْ مَكَّنَّٰهُمْ فِيمَآ إِن مَّكَّنَّٰكُمْ فِيهِ وَجَعَلْنَا لَهُمْ سَمْعًۭا وَأَبْصَٰرًۭا وَأَفْـِٔدَةًۭ فَمَآ أَغْنَىٰ عَنْهُمْ سَمْعُهُمْ وَلَآ أَبْصَٰرُهُمْ وَلَآ أَفْـِٔدَتُهُم مِّن شَىْءٍ إِذْ كَانُوا۟ يَجْحَدُونَ بِـَٔايَٰتِ ٱللَّهِ وَحَاقَ بِهِم مَّا كَانُوا۟ بِهِۦ يَسْتَهْزِءُونَ

Wa laqad makkannaahum fimaaa im makkannaakum fihi waj'alnaa lahum sam'anw wa absaaranw wa af'idatan famaaa aghnaa 'anhum samu'uhum wa laaa absaaruhum wa laaa af'idatuhum min syai'in iz kaanu yajhaduna bi Aaiaatil laahi wa haaqa bihim maa kaanu bihi yastahzi'un

ID

Dan sesungguhnya Kami telah meneguhkan kedudukan mereka dalam hal-hal yang Kami belum pernah meneguhkan kedudukanmu dalam hal itu dan Kami telah memberikan kepada mereka pendengaran, penglihatan dan hati; tetapi pendengaran, penglihatan dan hati mereka itu tidak berguna sedikit juapun bagi mereka, karena mereka selalu mengingkari ayat-ayat Allah dan mereka telah diliputi oleh siksa yang dahulu selalu mereka memperolok-olokkannya.

EN

And yet, We had established them securely in a manner in which We have never established you, [O people of later times;] and We had endowed them with hearing, and sight, and [knowledgeable] hearts: but neither their hearing, nor their sight, nor their hearts were of the least avail to them, seeing that they went on rejecting God’s messages; and [in the end] they were overwhelmed by the very thing which they had been wont to deride.

27

وَلَقَدْ أَهْلَكْنَا مَا حَوْلَكُم مِّنَ ٱلْقُرَىٰ وَصَرَّفْنَا ٱلْءَايَٰتِ لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ

Wa laqad ahlaknaa ma haulakum minal quraa wa sarrafnal Aaiaati la'allahum yarji'un

ID

Dan sesungguhnya Kami telah membinasakan negeri-negeri di sekitarmu dan Kami telah mendatangkan tanda-tanda kebesaran Kami berulang-ulang supaya mereka kembali (bertaubat).

EN

Thus have We destroyed many a [sinful] community living round about you; and yet, [before destroying them,] We had given many facets to [Our warning] messages, so that they might turn back [from their evil ways].

28

فَلَوْلَا نَصَرَهُمُ ٱلَّذِينَ ٱتَّخَذُوا۟ مِن دُونِ ٱللَّهِ قُرْبَانًا ءَالِهَةًۢ ۖ بَلْ ضَلُّوا۟ عَنْهُمْ ۚ وَذَٰلِكَ إِفْكُهُمْ وَمَا كَانُوا۟ يَفْتَرُونَ

Falau laa nasarahumul lazinat takhazu min dunil laahi qurbaanan aalihatam bal dallu 'anhum' wa zaalika ifkuhum wa maa kaanu yaftarun

ID

Maka mengapa yang mereka sembah selain Allah sebagai Tuhan untuk mendekatkan diri (kepada Allah) tidak dapat menolong mereka. Bahkan tuhan-tuhan itu telah lenyap dari mereka? Itulah akibat kebohongan mereka dan apa yang dahulu mereka ada-adakan.

EN

But, then, did those [beings] whom they had chosen to worship as deities beside God, hoping that they would bring them nearer [to Him], help them [in the end]? Nay, they forsook them: for that [alleged divinity] was but an outcome of their self-delusion and all their false imagery.

29

وَإِذْ صَرَفْنَآ إِلَيْكَ نَفَرًۭا مِّنَ ٱلْجِنِّ يَسْتَمِعُونَ ٱلْقُرْءَانَ فَلَمَّا حَضَرُوهُ قَالُوٓا۟ أَنصِتُوا۟ ۖ فَلَمَّا قُضِىَ وَلَّوْا۟ إِلَىٰ قَوْمِهِم مُّنذِرِينَ

Wa iz sarafinaaa ilaika nafaram minal jinni yastami'unal Quraana falammaa hadaruhu qaaluo ansitu falammaa qudiya wallau ilaa qaumihim munzirin

ID

Dan (ingatlah) ketika Kami hadapkan serombongan jin kepadamu yang mendengarkan Al Quran, maka tatkala mereka menghadiri pembacaan(nya) lalu mereka berkata: "Diamlah kamu (untuk mendengarkannya)". Ketika pembacaan telah selesai mereka kembali kepada kaumnya (untuk) memberi peringatan.

EN

AND LO! We caused a group of unseen beings to incline towards thee, [O Muhammad,] so that they might give ear to the Qur’an; and so, as soon as they became aware of it, they said [unto one another], “Listen in silence!” And when [the recitation] was ended, they returned to their people as warners.

30

قَالُوا۟ يَٰقَوْمَنَآ إِنَّا سَمِعْنَا كِتَٰبًا أُنزِلَ مِنۢ بَعْدِ مُوسَىٰ مُصَدِّقًۭا لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ يَهْدِىٓ إِلَى ٱلْحَقِّ وَإِلَىٰ طَرِيقٍۢ مُّسْتَقِيمٍۢ

Qaalu yaa qaumanaaa innaa sami'naa Kitaaban unzila mim ba'di Musa musaddiqal limaa baina yadihi yahdie ilal haqqi wa ilaa Tariqim Mustaqim

ID

Mereka berkata: "Hai kaum kami, sesungguhnya kami telah mendengarkan kitab (Al Quran) yang telah diturunkan sesudah Musa yang membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya lagi memimpin kepada kebenaran dan kepada jalan yang lurus.

EN

They said: “O our people! Behold, we have been listening to a revelation bestowed from on high after [that of] Moses, confirming the truth of what­ever there still remains [of the Torah]: it guides towards the truth, and onto a straight way.

31

يَٰقَوْمَنَآ أَجِيبُوا۟ دَاعِىَ ٱللَّهِ وَءَامِنُوا۟ بِهِۦ يَغْفِرْ لَكُم مِّن ذُنُوبِكُمْ وَيُجِرْكُم مِّنْ عَذَابٍ أَلِيمٍۢ

Yaa qaumanaaa ajibu daa'iyal laahi wa aaminu bihi yaghfir lakum min zunubikum wa yujirkum min 'azaabin alim

ID

Hai kaum kami, terimalah (seruan) orang yang menyeru kepada Allah dan berimanlah kepada-Nya, niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosa kamu dan melepaskan kamu dari azab yang pedih.

EN

“O our people! Respond to God’s call, and have faith in Him: He will forgive you [whatever is past] of your sins, and deliver you from grievous suffering [in the life to come].

32

وَمَن لَّا يُجِبْ دَاعِىَ ٱللَّهِ فَلَيْسَ بِمُعْجِزٍۢ فِى ٱلْأَرْضِ وَلَيْسَ لَهُۥ مِن دُونِهِۦٓ أَوْلِيَآءُ ۚ أُو۟لَٰٓئِكَ فِى ضَلَٰلٍۢ مُّبِينٍ

Wa mal laa yujib daa'iyal laahi falaisa bimu'jizin fil ardi wa laisa lahu min dunihie auliyaaa'; ulaaa ika fi dalaalim mubin

ID

Dan orang yang tidak menerima (seruan) orang yang menyeru kepada Allah maka dia tidak akan melepaskan diri dari azab Allah di muka bumi dan tidak ada baginya pelindung selain Allah. Mereka itu dalam kesesatan yang nyata".

EN

But he who does not respond to God’s call can never elude [Him] on earth, nor can he has any protector against Him [in the life to come]: all such are most obviously lost in error.”

33

أَوَلَمْ يَرَوْا۟ أَنَّ ٱللَّهَ ٱلَّذِى خَلَقَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ وَلَمْ يَعْىَ بِخَلْقِهِنَّ بِقَٰدِرٍ عَلَىٰٓ أَن يُحْۦِىَ ٱلْمَوْتَىٰ ۚ بَلَىٰٓ إِنَّهُۥ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍۢ قَدِيرٌۭ

Aualam yarau annal laahal lazi khalaqas samaauaati wal larda wa lam ya'ya bikhal qihinna biqaadirin 'alaaa anyyuhiyal mautaa; balaaa innahu 'alaa kulli syai'in Qadir

ID

Dan apakah mereka tidak memperhatikan bahwa sesungguhnya Allah yang menciptakan langit dan bumi dan Dia tidak merasa payah karena menciptakannya, kuasa menghidupkan orang-orang mati? Ya (bahkan) sesungguhnya Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.

EN

ARE, THEN, they [who deny the life to come] not aware that God, who has created the heavens and the earth and never been wearied by their creation, has [also] the power to bring the dead back to life? Yea, verily, He has the power to will anything!

34

وَيَوْمَ يُعْرَضُ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ عَلَى ٱلنَّارِ أَلَيْسَ هَٰذَا بِٱلْحَقِّ ۖ قَالُوا۟ بَلَىٰ وَرَبِّنَا ۚ قَالَ فَذُوقُوا۟ ٱلْعَذَابَ بِمَا كُنتُمْ تَكْفُرُونَ

Wa Yauma yu'radul lazina kafaru 'alan naari alaisa haaza bil haqq; qaalu balaa wa Rabbinaa; qaala fazuqul 'azaaba bimaa kuntum takfurun

ID

Dan (ingatlah) hari (ketika) orang-orang kafir dihadapkan kepada neraka, (dikatakan kepada mereka): "Bukankah (azab) ini benar?" Mereka menjawab: "Ya benar, demi Tuhan kami". Allah berfirman "Maka rasakanlah azab ini disebabkan kamu selalu ingkar".

EN

And so, on the Day when those who were bent on denying the truth will be brought within sight of the fire [and will be asked], “Is not this the truth?” - they will answer, “Yea, by Our Sustainer!” [And] He will say: “Taste, then, this suffering as an outcome of your denial of the truth!”

35

فَٱصْبِرْ كَمَا صَبَرَ أُو۟لُوا۟ ٱلْعَزْمِ مِنَ ٱلرُّسُلِ وَلَا تَسْتَعْجِل لَّهُمْ ۚ كَأَنَّهُمْ يَوْمَ يَرَوْنَ مَا يُوعَدُونَ لَمْ يَلْبَثُوٓا۟ إِلَّا سَاعَةًۭ مِّن نَّهَارٍۭ ۚ بَلَٰغٌۭ ۚ فَهَلْ يُهْلَكُ إِلَّا ٱلْقَوْمُ ٱلْفَٰسِقُونَ

Fasbir kamaa sabara ulul 'azmi minar Rusuli wa laa tasta'jil lahum; ka annahum Yauma yarauna maa yu'aduna lam yalbasuo illaa saa'atam min nahaar; balaagh; fahal yuhlaku illal qaumul faasiqun

ID

Maka bersabarlah kamu seperti orang-orang yang mempunyai keteguhan hati dari rasul-rasul telah bersabar dan janganlah kamu meminta disegerakan (azab) bagi mereka. Pada hari mereka melihat azab yang diancamkan kepada mereka (merasa) seolah-olah tidak tinggal (di dunia) melainkan sesaat pada siang hari. (Inilah) suatu pelajaran yang cukup, maka tidak dibinasakan melainkan kaum yang fasik.

EN

REMAIN, then, [O believer,] patient in adversity, just as all of the apostles, endowed with firmness of heart, bore themselves with patience. And do not ask for a speedy doom of those [who still deny the truth]: on the Day when they see [the fulfillment of] what they were promised, [it will seem to them] as though they had dwelt [on earth] no longer than one hour of [an earthly] day! [This is Our] message. Will, then, any be [really] destroyed save iniquitous folk?”