Muhammad
سُورَةُ مُحَمَّدٍ
Muhammad • Madaniyah
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ وَصَدُّوا۟ عَن سَبِيلِ ٱللَّهِ أَضَلَّ أَعْمَٰلَهُمْ
Allazina kafaru wa saddu'an sabilil laahi adalla a'maalahum
Orang-orang yang kafir dan menghalangi (manusia) dari jalan Allah, Allah menyesatkan perbuatan-perbuatan mereka.
AS FOR THOSE who are bent on denying the truth and on barring [others] from the path of God - all their [good] deeds will He let go to waste;
وَٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّٰلِحَٰتِ وَءَامَنُوا۟ بِمَا نُزِّلَ عَلَىٰ مُحَمَّدٍۢ وَهُوَ ٱلْحَقُّ مِن رَّبِّهِمْ ۙ كَفَّرَ عَنْهُمْ سَيِّـَٔاتِهِمْ وَأَصْلَحَ بَالَهُمْ
Wallazina aamanu wa 'amilus saalihaati wa aamanu bimaa nuzzila 'alaa Muhammadinw-wa huwal haqqu mir Rabbihim kaffara 'anhum saiyiaatihim wa aslaha baalahum
Dan orang-orang mukmin dan beramal soleh serta beriman kepada apa yang diturunkan kepada Muhammad dan itulah yang haq dari Tuhan mereka, Allah menghapuskan kesalahan-kesalahan mereka dan memperbaiki keadaan mereka.
whereas those who have attained to faith and do righteous deeds, and have come to believe in what has been bestowed from on high on Muhammad - for it is the truth from their Sustainer - [shall attain to God’s grace:] He will efface their [past] bad deeds, and will set their hearts at rest.
ذَٰلِكَ بِأَنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ ٱتَّبَعُوا۟ ٱلْبَٰطِلَ وَأَنَّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱتَّبَعُوا۟ ٱلْحَقَّ مِن رَّبِّهِمْ ۚ كَذَٰلِكَ يَضْرِبُ ٱللَّهُ لِلنَّاسِ أَمْثَٰلَهُمْ
Zaalika bi annal lazina kafarut taba'ul baatila wa annal lazina aamanut taba'ul haqqa mir Rabbihim; kazaalika yadribul laahu linnaasi amsaalahum
Yang demikian adalah karena sesungguhnya orang-orang kafir mengikuti yang bathil dan sesungguhnya orang-orang mukmin mengikuti yang haq dari Tuhan mereka. Demikianlah Allah membuat untuk manusia perbandingan-perbandingan bagi mereka.
This, because they who are bent on denying the truth pursue falsehood, whereas they who have attained to faith pursue [but] the truth [that flows] from their Sustainer. In this way does God set forth unto man the parables of their true state.
فَإِذَا لَقِيتُمُ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ فَضَرْبَ ٱلرِّقَابِ حَتَّىٰٓ إِذَآ أَثْخَنتُمُوهُمْ فَشُدُّوا۟ ٱلْوَثَاقَ فَإِمَّا مَنًّۢا بَعْدُ وَإِمَّا فِدَآءً حَتَّىٰ تَضَعَ ٱلْحَرْبُ أَوْزَارَهَا ۚ ذَٰلِكَ وَلَوْ يَشَآءُ ٱللَّهُ لَٱنتَصَرَ مِنْهُمْ وَلَٰكِن لِّيَبْلُوَا۟ بَعْضَكُم بِبَعْضٍۢ ۗ وَٱلَّذِينَ قُتِلُوا۟ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ فَلَن يُضِلَّ أَعْمَٰلَهُمْ
Fa-izaa laqitumul lazina kafaru fadarbar riqaab, hattaaa izaa askhan tumuhum fasyuddul wasaaq, fa immaa mannnam ba'du wa immaa fidaaa'an hattaa tada'al harbu auzaarahaa; zaalika wa lau yasyaaa'ul laahu lantasara minhum wa laakil laiyabluwa ba'dakum biba'd; wallazina qutilu fi sabilil laahi falany yudilla a'maalahum
Apabila kamu bertemu dengan orang-orang kafir (di medan perang) maka pancunglah batang leher mereka. Sehingga apabila kamu telah mengalahkan mereka maka tawanlah mereka dan sesudah itu kamu boleh membebaskan mereka atau menerima tebusan sampai perang berakhir. Demikianlah apabila Allah menghendaki niscaya Allah akan membinasakan mereka tetapi Allah hendak menguji sebahagian kamu dengan sebahagian yang lain. Dan orang-orang yang syahid pada jalan Allah, Allah tidak akan menyia-nyiakan amal mereka.
NOW WHEN you meet [in war] those who are bent on denying the truth, smite their necks until you overcome them fully, and then tighten their bonds; but thereafter [set them free,] either by an act of grace or against ransom, so that the burden of war may be lifted: thus [shall it be]. And [know that] had God so willed, He could indeed punish them [Himself]; but [He wills you to struggle] so as to test you [all] by means of one another. And as for those who are slain in God’s cause, never will He let their deeds go to waste:
سَيَهْدِيهِمْ وَيُصْلِحُ بَالَهُمْ
Sa-yahdihim wa yusihu baalahum
Allah akan memberi pimpinan kepada mereka dan memperbaiki keadaan mereka,
He will guide them [in the hereafter as well], and will set their hearts at rest,
وَيُدْخِلُهُمُ ٱلْجَنَّةَ عَرَّفَهَا لَهُمْ
Wa yudkhiluhumul jannata 'arrafahaa lahum
dan memasukkan mereka ke dalam jannah yang telah diperkenankan-Nya kepada mereka.
and will admit them to the paradise which He has promised them.
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِن تَنصُرُوا۟ ٱللَّهَ يَنصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ أَقْدَامَكُمْ
Yaaa aiyuhal lazina aamanuo in tansurul laaha yansurkum wa yusabbit aqdaamakum
Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.
O you who have attained to faith! If you help [the cause of] God, He will help you, and will make firm your steps;
وَٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ فَتَعْسًۭا لَّهُمْ وَأَضَلَّ أَعْمَٰلَهُمْ
Wallazina kafaru fata's al lahum wa adalla a'maalahum
Dan orang-orang yang kafir, maka kecelakaanlah bagi mereka dan Allah menyesatkan amal-amal mereka.
but as for those who are bent on denying the truth, ill fortune awaits them, since He will let all their [good] deeds go to waste:
ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ كَرِهُوا۟ مَآ أَنزَلَ ٱللَّهُ فَأَحْبَطَ أَعْمَٰلَهُمْ
Zaalika bi annahum karihu maaa anzalal laahu faahbata a'maalahum
Yang demikian itu adalah karena Sesungguhnya mereka benci kepada apa yang diturunkan Allah (Al Quran) lalu Allah menghapuskan (pahala-pahala) amal-amal mereka.
this, because they hate [the very thought of] what God has bestowed from on high and thus He causes all their deeds to come to nought!
۞ أَفَلَمْ يَسِيرُوا۟ فِى ٱلْأَرْضِ فَيَنظُرُوا۟ كَيْفَ كَانَ عَٰقِبَةُ ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ ۚ دَمَّرَ ٱللَّهُ عَلَيْهِمْ ۖ وَلِلْكَٰفِرِينَ أَمْثَٰلُهَا
Afalam yasiru fil ardi faianzuru kaifa kaana 'aaqibatul lazina min qablihim; dammaral laahu 'alaihim wa lilkaafirina amsaaluhaa
Maka apakah mereka tidak mengadakan perjalanan di muka bumi sehingga mereka dapat memperhatikan bagaimana kesudahan orang-orang sebelum mereka; Allah telah menimpakan kebinasaan atas mereka dan orang-orang kafir akan menerima (akibat-akibat) seperti itu.
Have they, then, never journeyed about the earth and beheld what happened in the end to those [willful sinners] who lived before their time? God destroyed them utterly: and the like thereof awaits all who deny the truth.
ذَٰلِكَ بِأَنَّ ٱللَّهَ مَوْلَى ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَأَنَّ ٱلْكَٰفِرِينَ لَا مَوْلَىٰ لَهُمْ
Zaalika bi annal laaha maulal lazina aamanu wa annal kaafirina laa maulaa lahum
Yang demikian itu karena sesungguhnya Allah adalah pelindung orang-orang yang beriman dan karena sesungguhnya orang-orang kafir itu tidak mempunyai pelindung.
This, because God is the Protector of all who have attained to faith, whereas they who deny the truth have no protector.
إِنَّ ٱللَّهَ يُدْخِلُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّٰلِحَٰتِ جَنَّٰتٍۢ تَجْرِى مِن تَحْتِهَا ٱلْأَنْهَٰرُ ۖ وَٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ يَتَمَتَّعُونَ وَيَأْكُلُونَ كَمَا تَأْكُلُ ٱلْأَنْعَٰمُ وَٱلنَّارُ مَثْوًۭى لَّهُمْ
Innal-laaha yudkhilul lazina aamanu wa 'amilus saalihaati Jannaatin tajri min tahtihal anhaaru wallazina kafaru yatamatta'una wa yaakuluna kamaa taakuluian'aamu wan Naaru maswallahum
Sesungguhnya Allah memasukkan orang-orang mukmin dan beramal saleh ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Dan orang-orang kafir bersenang-senang (di dunia) dan mereka makan seperti makannya binatang. Dan jahannam adalah tempat tinggal mereka.
Verily, God will admit all who attain to faith and do righteous deeds into gardens through which running waters flow, whereas they who are bent on denying the truth shall have - even though they may enjoy their life [in this world] and eat as cattle eat - the fire [of the hereafter] for their abode.
وَكَأَيِّن مِّن قَرْيَةٍ هِىَ أَشَدُّ قُوَّةًۭ مِّن قَرْيَتِكَ ٱلَّتِىٓ أَخْرَجَتْكَ أَهْلَكْنَٰهُمْ فَلَا نَاصِرَ لَهُمْ
Wa ka aiyim min qaryatin hiya asyaddu quwwatam min qaryatikal latie akhrajatka ahlaknaahum falaa naasira lahum
Dan betapa banyaknya negeri yang (penduduknya) lebih kuat dari pada (penduduk) negerimu (Muhammad) yang telah mengusirmu itu. Kami telah membinasakan mereka, maka tidak ada seorang penolongpun bagi mereka.
And how many a community of greater power than this thy community which has driven thee out, [O Muhammad,] have We destroyed, with none to succour them!
أَفَمَن كَانَ عَلَىٰ بَيِّنَةٍۢ مِّن رَّبِّهِۦ كَمَن زُيِّنَ لَهُۥ سُوٓءُ عَمَلِهِۦ وَٱتَّبَعُوٓا۟ أَهْوَآءَهُم
Afaman kaana 'alaa baiyinatim mir Rabbihi kaman zuyyina lahu suo'u 'amalihi wattaba'uo ahwaaa'ahum
Maka apakah orang yang berpegang pada keterangan yang datang dari Rabbnya sama dengan orang yang (shaitan) menjadikan dia memandang baik perbuatannya yang buruk itu dan mengikuti hawa nafsunya?
CAN, THEN, he who takes his stand on a clear evidence from his Sustainer be likened Unto one to whom the evil of his own doings [always] seems goodly, and unto such as would follow but their own lusts?
مَّثَلُ ٱلْجَنَّةِ ٱلَّتِى وُعِدَ ٱلْمُتَّقُونَ ۖ فِيهَآ أَنْهَٰرٌۭ مِّن مَّآءٍ غَيْرِ ءَاسِنٍۢ وَأَنْهَٰرٌۭ مِّن لَّبَنٍۢ لَّمْ يَتَغَيَّرْ طَعْمُهُۥ وَأَنْهَٰرٌۭ مِّنْ خَمْرٍۢ لَّذَّةٍۢ لِّلشَّٰرِبِينَ وَأَنْهَٰرٌۭ مِّنْ عَسَلٍۢ مُّصَفًّۭى ۖ وَلَهُمْ فِيهَا مِن كُلِّ ٱلثَّمَرَٰتِ وَمَغْفِرَةٌۭ مِّن رَّبِّهِمْ ۖ كَمَنْ هُوَ خَٰلِدٌۭ فِى ٱلنَّارِ وَسُقُوا۟ مَآءً حَمِيمًۭا فَقَطَّعَ أَمْعَآءَهُمْ
Masalul jannatil lati wu'idal muttaquna fihaaa anhaarum mim maaa'in ghairi aasininw wa anhaarum mil labanil lam yataghaiyar ta'muhu wa anhaarum min khamril lazzatil lisysyaaribina wa anhaarum min 'asalim musaffanw wa lahum fiha min kullis samaraati wa maghfiratum mir Rabbihim kaman huwa khaalidun fin naari wa suqu maaa'an hamiman faqatta'a am'aaa'ahum
(Apakah) perumpamaan (penghuni) jannah yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tiada berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tidak berubah rasanya, sungai-sungai dari khamar yang lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai-sungai dari madu yang disaring; dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Rabb mereka, sama dengan orang yang kekal dalam jahannam dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong ususnya?
[And can] the parable of the paradise which the God-conscious are promised [a paradise] wherein there are rivers of water which time does not corrupt, and rivers of milk the taste whereof never alters, and rivers of wine delightful to those who drink it, and rivers of honey of all impurity cleansed, and the enjoyment of all the fruits [of their good deeds] and of forgiveness from their Sustainer -: can this [parable of paradise] be likened unto [the parable of the recompense of] such as are to abide in the fire and be given waters of burning despair to drink, so that it will tear their bowels asunder?
وَمِنْهُم مَّن يَسْتَمِعُ إِلَيْكَ حَتَّىٰٓ إِذَا خَرَجُوا۟ مِنْ عِندِكَ قَالُوا۟ لِلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْعِلْمَ مَاذَا قَالَ ءَانِفًا ۚ أُو۟لَٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ طَبَعَ ٱللَّهُ عَلَىٰ قُلُوبِهِمْ وَٱتَّبَعُوٓا۟ أَهْوَآءَهُمْ
Wa minhum mai yastami' ilaika hattaaa izaa kharaju min 'indika qaalu lillazina utul 'ilma maazaa qaala aanifaa; ulaaa'ikal lazina taba'al laahu 'alaa qulubihim wattaba'uo ahwaaa'ahum
Dan di antara mereka ada orang yang mendengarkan perkataanmu sehingga apabila mereka keluar dari sisimu orang-orang berkata kepada orang yang telah diberi ilmu pengetahuan (sahabat-sahabat Nabi): "Apakah yang dikatakannya tadi?" Mereka itulah orang-orang yang dikunci mati hati mereka oleh Allah dan mengikuti hawa nafsu mereka.
Now among those [hapless sinners] are such as [pretend to] listen to thee, [O Muhammad,] and then, as soon as they leave thy presence, speak [with scorn] unto those who have understood [thy message]: “What is it that he has said just now?” It is such as these whose hearts God has sealed because they [always] followed but their own lusts
وَٱلَّذِينَ ٱهْتَدَوْا۟ زَادَهُمْ هُدًۭى وَءَاتَىٰهُمْ تَقْوَىٰهُمْ
Wallazinah tadau zaadahum hudanw wa aataahum taqwaahum
Dan orang-orang yang mau menerima petunjuk, Allah menambah petunjuk kepada mereka dan memberikan balasan ketakwaannya.
just as for those who are [willing to be] guided, He increases their [ability to follow His] guidance and causes them to grow in God-consciousness.
فَهَلْ يَنظُرُونَ إِلَّا ٱلسَّاعَةَ أَن تَأْتِيَهُم بَغْتَةًۭ ۖ فَقَدْ جَآءَ أَشْرَاطُهَا ۚ فَأَنَّىٰ لَهُمْ إِذَا جَآءَتْهُمْ ذِكْرَىٰهُمْ
Fahal yanzuruna illas Saa'ata an taatiyahum baghtatan faqad jaaa'a asyraatuhaa; fa-annnaa lahum izaa jaaa'at hum zikraahum
Maka tidaklah yang mereka tunggu-tunggu melainkan hari kiamat (yaitu) kedatangannya kepada mereka dengan tiba-tiba, karena sesungguhnya telah datang tanda-tandanya. Maka apakah faedahnya bagi mereka kesadaran mereka itu apabila Kiamat sudah datang?
Are, then, they [whose hearts are sealed] waiting for the Last Hour - [waiting] that it come upon them of a sudden? But it has already been foretold! And what will their remembrance [of their past sins] avail them, once it has come upon them?
فَٱعْلَمْ أَنَّهُۥ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا ٱللَّهُ وَٱسْتَغْفِرْ لِذَنۢبِكَ وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَٱلْمُؤْمِنَٰتِ ۗ وَٱللَّهُ يَعْلَمُ مُتَقَلَّبَكُمْ وَمَثْوَىٰكُمْ
Fa'lam annahu laaa ilaaha illal laahu wastaghfir lizambika wa lilmu'minina walmu'minaat; wallaahu ya'lamu mutaqallabakum wa maswaakum
Maka ketahuilah, bahwa sesungguhnya tidak ada Ilah (sesembahan, tuhan) selain Allah dan mohonlah ampunan bagi dosamu dan bagi (dosa) orang-orang mukmin, laki-laki dan perempuan. Dan Allah mengetahui tempat kamu berusaha dan tempat kamu tinggal.
Know, then, [O man,] that there is no deity save God, and [while there is yet time,] ask forgiveness for thy sins and for [the sins of] all other believing men and women: for God knows all your comings and goings as well as your abiding [at rest].
وَيَقُولُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَوْلَا نُزِّلَتْ سُورَةٌۭ ۖ فَإِذَآ أُنزِلَتْ سُورَةٌۭ مُّحْكَمَةٌۭ وَذُكِرَ فِيهَا ٱلْقِتَالُ ۙ رَأَيْتَ ٱلَّذِينَ فِى قُلُوبِهِم مَّرَضٌۭ يَنظُرُونَ إِلَيْكَ نَظَرَ ٱلْمَغْشِىِّ عَلَيْهِ مِنَ ٱلْمَوْتِ ۖ فَأَوْلَىٰ لَهُمْ
Wa yaqulul lazina aamanu lau laa nuzzilat Suratun fa izaaa unzilat Suratum Muhkamatunw wa zukira fihal qitaalu ra aital lazina fi qulubihim maraduny yanzuruna ilaika nazaral maghsyiyyi 'alaihi minal mauti fa'aulaa lahum
Dan orang-orang yang beriman berkata: "Mengapa tiada diturunkan suatu surat?" Maka apabila diturunkan suatu surat yang jelas maksudnya dan disebutkan di dalamnya (perintah) perang, kamu lihat orang-orang yang ada penyakit di dalam hatinya memandang kepadamu seperti pandangan orang yang pingsan karena takut mati, dan kecelakaanlah bagi mereka.
NOW THOSE who have attained to faith say, “Would that a revelation [allowing us to fight] was bestowed from on high!” But now that a revelation clear in and by itself, mentioning war, has been bestowed from on high, thou canst see those in whose hearts is disease looking at thee, [O Muhammad,] with the look of one who is about to faint for fear of death! And yet, far better for them would be
طَاعَةٌۭ وَقَوْلٌۭ مَّعْرُوفٌۭ ۚ فَإِذَا عَزَمَ ٱلْأَمْرُ فَلَوْ صَدَقُوا۟ ٱللَّهَ لَكَانَ خَيْرًۭا لَّهُمْ
Taa'atunw wa qaulum ma'ruf; fa izaa 'azamal amru falau sadaqul laaha lakaana khairal lahum
Taat dan mengucapkan perkataan yang baik (adalah lebih baik bagi mereka). Apabila telah tetap perintah perang (mereka tidak menyukainya). Tetapi jikalau mereka benar (imannya) terhadap Allah, niscaya yang demikian itu lebih baik bagi mereka.
obedience [to God’s call] and a word that could win [His] approval: for, since the matter has been resolved [by His revelation], it would be but for their own good to remain true to God.
فَهَلْ عَسَيْتُمْ إِن تَوَلَّيْتُمْ أَن تُفْسِدُوا۟ فِى ٱلْأَرْضِ وَتُقَطِّعُوٓا۟ أَرْحَامَكُمْ
Fahal 'asaitum in tauallaitum an tufsidu fil ardi wa tuqatti'uo arhaamakum
Maka apakah kiranya jika kamu berkuasa kamu akan membuat kerusakan di muka bumi dan memutuskan hubungan kekeluargaan?
[Ask them:] “Would you, perchance, after having turned away [from God’s commandment, prefer to revert to your old ways, and] spread corruption on earth, and [once again] cut asunder your ties of kinship?”
أُو۟لَٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ لَعَنَهُمُ ٱللَّهُ فَأَصَمَّهُمْ وَأَعْمَىٰٓ أَبْصَٰرَهُمْ
Ulaaa'ikal lazina la'anahumul laahu fa asammahum wa a'maaa absaarahum
Mereka itulah orang-orang yang dilaknati Allah dan ditulikan-Nya telinga mereka dan dibutakan-Nya penglihatan mereka.
It is such as these whom God rejects, and whom He makes deaf [to the voice of truth], and whose eyes He blinds [to its sight]!
أَفَلَا يَتَدَبَّرُونَ ٱلْقُرْءَانَ أَمْ عَلَىٰ قُلُوبٍ أَقْفَالُهَآ
Afalaa yatadabbarunal Qur-aana am 'alaa qulubin aqfaaluhaa
Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Quran ataukah hati mereka terkunci?
Will they not, then, ponder over this Qur’an? - or are there locks upon their hearts?
إِنَّ ٱلَّذِينَ ٱرْتَدُّوا۟ عَلَىٰٓ أَدْبَٰرِهِم مِّنۢ بَعْدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُمُ ٱلْهُدَى ۙ ٱلشَّيْطَٰنُ سَوَّلَ لَهُمْ وَأَمْلَىٰ لَهُمْ
Innal lazinar taddu 'alaaa adbaarihim mim ba'di maa tabaiyana lahumul hudasy Syaitaanu sauwala lahum wa amlaa lahum
Sesungguhnya orang-orang yang kembali ke belakang (kepada kekafiran) sesudah petunjuk itu jelas bagi mereka, syaitan telah menjadikan mereka mudah (berbuat dosa) dan memanjangkan angan-angan mereka.
VERILY, those who turn their backs [on this message] after guidance has been vouchsafed to them, [do it because] Satan has embellished their fancies and filled them with false hopes:
ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ قَالُوا۟ لِلَّذِينَ كَرِهُوا۟ مَا نَزَّلَ ٱللَّهُ سَنُطِيعُكُمْ فِى بَعْضِ ٱلْأَمْرِ ۖ وَٱللَّهُ يَعْلَمُ إِسْرَارَهُمْ
Zaalika bi annahum qaalu lillazina karihu maa nazzalal laahu sanuti'ukum fi ba'dil amri wallaahu ya'lamu israarahum
Yang demikian itu karena sesungguhnya mereka (orang-orang munafik) itu berkata kepada orang-orang yang benci kepada apa yang diturunkan Allah (orang-orang Yahudi): "Kami akan mematuhi kamu dalam beberapa urusan", sedang Allah mengetahui rahasia mereka.
[they do turn their backs on it] inasmuch as they are wont to say unto those who abhor all that God has revealed, “We will comply with your views on some points.” But God knows their secret thoughts:
فَكَيْفَ إِذَا تَوَفَّتْهُمُ ٱلْمَلَٰٓئِكَةُ يَضْرِبُونَ وُجُوهَهُمْ وَأَدْبَٰرَهُمْ
Fakaifa izaa tauaffat humul malaaa'ikatu yadribuna wujuhahum wa adbaa rahum
Bagaimanakah (keadaan mereka) apabila malaikat mencabut nyawa mereka seraya memukul-mukul muka mereka dan punggung mereka?
hence, how [will they fare] when the angels gather them in death, striking their faces and their backs?
ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمُ ٱتَّبَعُوا۟ مَآ أَسْخَطَ ٱللَّهَ وَكَرِهُوا۟ رِضْوَٰنَهُۥ فَأَحْبَطَ أَعْمَٰلَهُمْ
Zaalika bi annahumut taba'u maaa askhatal laaha wa karihu ridwaanahu fa ahbata a'maalahum
Yang demikian itu adalah karena sesungguhnya mereka mengikuti apa yang menimbulkan kemurkaan Allah dan karena mereka membenci keridhaan-Nya, sebab itu Allah menghapus (pahala) amal-amal mereka.
This, because they were wont to pursue what God condemns and to hate [whatever would meet with] His goodly acceptance: and so He has caused all their [good] deeds to come to nought.
أَمْ حَسِبَ ٱلَّذِينَ فِى قُلُوبِهِم مَّرَضٌ أَن لَّن يُخْرِجَ ٱللَّهُ أَضْغَٰنَهُمْ
Am hasibal lazina fi qulubihim maradun al lan yukhrijal laahu adghaanahum
Atau apakah orang-orang yang ada penyakit dalam hatinya mengira bahwa Allah tidak akan menampakkan kedengkian mereka?
Or do they in whose hearts is disease think, perchance, that God would never bring their moral failings to light?
وَلَوْ نَشَآءُ لَأَرَيْنَٰكَهُمْ فَلَعَرَفْتَهُم بِسِيمَٰهُمْ ۚ وَلَتَعْرِفَنَّهُمْ فِى لَحْنِ ٱلْقَوْلِ ۚ وَٱللَّهُ يَعْلَمُ أَعْمَٰلَكُمْ
Wa lau nasyaaa'u la-arainaakahum fala 'araftahum bi simaahum; wa lata'rifan nahum fi lahnil qaul; wallaahu ya'lamu a'maalakum
Dan kalau Kami kehendaki, niscaya Kami tunjukkan mereka kepadamu sehingga kamu benar-benar dapat mengenal mereka dengan tanda-tandanya. Dan kamu benar-benar akan mengenal mereka dari kiasan-kiasan perkataan mereka dan Allah mengetahui perbuatan-perbuatan kamu.
Now had We so willed, We could have shown them clearly to thee, so that thou wouldst know them for sure as by a visible mark: but [even so,] thou wilt most certainly recognize them by the tone of their voice. And God knows all that you do, [O men;]
وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ حَتَّىٰ نَعْلَمَ ٱلْمُجَٰهِدِينَ مِنكُمْ وَٱلصَّٰبِرِينَ وَنَبْلُوَا۟ أَخْبَارَكُمْ
Wa lanabluwannakum hattaa na'lamal mujaahidina minkum wassaabirina wa nabluwa akhbaarakum
Dan sesungguhnya Kami benar-benar akan menguji kamu agar Kami mengetahui orang-orang yang berjihad dan bersabar di antara kamu, dan agar Kami menyatakan (baik buruknya) hal ihwalmu.
and most certainly We shall try you all, so that We might mark out those of you who strive hard [in Our cause] and are patient in adversity: for We shall put to a test [the truth of] all your assertions.
إِنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ وَصَدُّوا۟ عَن سَبِيلِ ٱللَّهِ وَشَآقُّوا۟ ٱلرَّسُولَ مِنۢ بَعْدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُمُ ٱلْهُدَىٰ لَن يَضُرُّوا۟ ٱللَّهَ شَيْـًۭٔا وَسَيُحْبِطُ أَعْمَٰلَهُمْ
Innnal lazina kafaru wa saddu 'an sabilil laahi wa syaaaqqur Rasula mim ba'di maa tabaiyana lahumul hudaa lany yadurrul laaha syai'anw wa sa yuhbitu a'maalahum
Sesungguhnya orang-orang kafir dan (yang) menghalangi manusia dari jalan Allah serta memusuhi Rasul setelah petunjuk itu jelas bagi mereka, mereka tidak dapat memberi mudharat kepada Allah sedikitpun. Dan Allah akan menghapuskan (pahala) amal-amal mereka.
Verily, they who are bent on denying the truth and on barring [others] from the path of God, and [who thus] cut themselves off from the Apostle after guidance has been vouchsafed to them, can in no wise harm God; but He will cause all their deeds to come to nought.
۞ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ أَطِيعُوا۟ ٱللَّهَ وَأَطِيعُوا۟ ٱلرَّسُولَ وَلَا تُبْطِلُوٓا۟ أَعْمَٰلَكُمْ
Yaaa aiyuhal lazina aamanu ati'ul laaha wa ati'ur Rasula wa laa tubtiluo a'maalakum
Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul dan janganlah kamu merusakkan (pahala) amal-amalmu.
O you who have attained to faith! Pay heed unto God, and pay heed unto the Apostle, and let not your [good] deeds come to nought!
إِنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ وَصَدُّوا۟ عَن سَبِيلِ ٱللَّهِ ثُمَّ مَاتُوا۟ وَهُمْ كُفَّارٌۭ فَلَن يَغْفِرَ ٱللَّهُ لَهُمْ
Innal lazina kafaru wa saddu 'an sabilil laahi summa maatu wa hum kuffaarun falany yaghfirallaahu lahum
Sesungguhnya orang-orang kafir dan (yang) menghalangi manusia dari jalan Allah kemudian mereka mati dalam keadaan kafir, maka sekali-kali Allah tidak akan memberi ampun kepada mereka.
Verily, as for those who are bent on denying the truth and on barring [others] from the path of God, and then die as deniers of the truth - indeed, God will not grant them forgiveness!
فَلَا تَهِنُوا۟ وَتَدْعُوٓا۟ إِلَى ٱلسَّلْمِ وَأَنتُمُ ٱلْأَعْلَوْنَ وَٱللَّهُ مَعَكُمْ وَلَن يَتِرَكُمْ أَعْمَٰلَكُمْ
Falaa tahinu wa tad'uo ilas salmi wa antumul a'launa wallaahu ma'akum wa lany yatirakum a'maalakum
Janganlah kamu lemah dan minta damai padahal kamulah yang di atas dan Allah pun bersamamu dan Dia sekali-kali tidak akan mengurangi pahala amal-amalmu.
AND SO, [when you fight in a just cause,] do not lose heart and [never] beg for peace: for, seeing that God is with you, you are bound to rise high [in the end]; and never will He let your [good] deeds go to waste.
إِنَّمَا ٱلْحَيَوٰةُ ٱلدُّنْيَا لَعِبٌۭ وَلَهْوٌۭ ۚ وَإِن تُؤْمِنُوا۟ وَتَتَّقُوا۟ يُؤْتِكُمْ أُجُورَكُمْ وَلَا يَسْـَٔلْكُمْ أَمْوَٰلَكُمْ
Innamal haiaatud dunyaa la'ibunw wa lahw; wa in to'minu wa tattaqu yu'tikum ujurakum wa laa yas'alkum amwaalakum
Sesungguhnya kehidupan dunia hanyalah permainan dan senda gurau. Dan jika kamu beriman dan bertakwa, Allah akan memberikan pahala kepadamu dan Dia tidak akan meminta harta-hartamu.
The life of this world is but a play and a passing delight: but if you believe [in God] and are conscious of Him, He will grant you your deserts. And withal, He does not demand of you [to sacrifice in His cause all of] your possessions:
إِن يَسْـَٔلْكُمُوهَا فَيُحْفِكُمْ تَبْخَلُوا۟ وَيُخْرِجْ أَضْغَٰنَكُمْ
Iny yas'alkumuhaa fa yuhfikum tabkhalu wa yukhrij adghaanakum
Jika Dia meminta harta kepadamu lalu mendesak kamu (supaya memberikan semuanya) niscaya kamu akan kikir dan Dia akan menampakkan kedengkianmu.
[for,] if He were to demand of you all of them, and urge you, you would niggardly cling [to them], and so He would [but] bring out your moral failings.
هَٰٓأَنتُمْ هَٰٓؤُلَآءِ تُدْعَوْنَ لِتُنفِقُوا۟ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ فَمِنكُم مَّن يَبْخَلُ ۖ وَمَن يَبْخَلْ فَإِنَّمَا يَبْخَلُ عَن نَّفْسِهِۦ ۚ وَٱللَّهُ ٱلْغَنِىُّ وَأَنتُمُ ٱلْفُقَرَآءُ ۚ وَإِن تَتَوَلَّوْا۟ يَسْتَبْدِلْ قَوْمًا غَيْرَكُمْ ثُمَّ لَا يَكُونُوٓا۟ أَمْثَٰلَكُم
haaa antum haaa'ulaaa'i tud'auna litunfiqu fi sabilillaahi faminkum many yabkhalu wa many yabkhal fa innamaa yabkhalu 'an nafsih; wallaahu Ghaniyyu wa antumul fuqaraaa'; wa in tatwal lau yastabdil qauman ghairakum summa laa yakunuo amsaalakum
Ingatlah, kamu ini orang-orang yang diajak untuk menafkahkan (hartamu) pada jalan Allah. Maka di antara kamu ada yang kikir, dan siapa yang kikir sesungguhnya dia hanyalah kikir terhadap dirinya sendiri. Dan Allah-lah yang Maha Kaya sedangkan kamulah orang-orang yang berkehendak (kepada-Nya); dan jika kamu berpaling niscaya Dia akan mengganti (kamu) dengan kaum yang lain; dan mereka tidak akan seperti kamu ini.
Behold, [O believers,] it is you who are called upon to spend freely in God’s cause: but [even] among you are such as turn out to be niggardly! And yet, he who acts niggardly [in God’s cause] is but niggardly towards his own self: for God is indeed self-sufficient, whereas you stand in need [of Him]; and if you turn away [from Him], He will cause other people to take your place, and they will not be the likes of you!