Adh-Dhaariyat
سُورَةُ الذَّارِيَاتِ
Angin yang Menerbangkan • Makkiyah
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ وَٱلذَّٰرِيَٰتِ ذَرْوًۭا
Waz-zaariyaati zarwaa
Demi (angin) yang menerbangkan debu dengan kuat.
CONSIDER the winds that scatter the dust far and wide,
فَٱلْحَٰمِلَٰتِ وِقْرًۭا
Falhaamilaati wiqraa
dan awan yang mengandung hujan,
and those that carry the burden [of heavy clouds],
فَٱلْجَٰرِيَٰتِ يُسْرًۭا
Faljaariyaati yusraa
dan kapal-kapal yang berlayar dengan mudah.
and those that speed along with gentle ease,
فَٱلْمُقَسِّمَٰتِ أَمْرًا
Falmuqassimaati amraa
dan (malaikat-malaikat) yang membagi-bagi urusan,
and those that apportion [the gift of life] at [God’s] behest!
إِنَّمَا تُوعَدُونَ لَصَادِقٌۭ
Innamaa tu'aduna la-saadiq
sesungguhnya apa yang dijanjikan kepadamu pasti benar.
Verily, that which you are promised is true indeed,
وَإِنَّ ٱلدِّينَ لَوَٰقِعٌۭ
Wa innad dina la waaqi'
dan sesungguhnya (hari) pembalasan pasti terjadi.
and, verily, judgment is bound to come!
وَٱلسَّمَآءِ ذَاتِ ٱلْحُبُكِ
Wassamaaa'i zaatil hubuk
Demi langit yang mempunyai jalan-jalan,
CONSIDER the firmament full of starry paths!
إِنَّكُمْ لَفِى قَوْلٍۢ مُّخْتَلِفٍۢ
Innakum lafi qaulim mukhtalif
sesungguhnya kamu benar-benar dalam keadaan berbeda pendapat,
Verily, [O men,] you are deeply at variance as to what to believe:
يُؤْفَكُ عَنْهُ مَنْ أُفِكَ
Yu'faku 'anhu man ufik
dipalingkan daripadanya (Rasul dan Al-Quran) orang yang dipalingkan.
perverted in his views thereon is he who would deceive himself!
قُتِلَ ٱلْخَرَّٰصُونَ
Qutilal kharraasun
Terkutuklah orang-orang yang banyak berdusta,
They but destroy themselves, they who are given to guessing at what they cannot ascertain –
ٱلَّذِينَ هُمْ فِى غَمْرَةٍۢ سَاهُونَ
Allazina hum fi ghamratin saahun
(yaitu) orang-orang yang terbenam dalam kebodohan yang lalai,
they who blunder along, in ignorance lost –
يَسْـَٔلُونَ أَيَّانَ يَوْمُ ٱلدِّينِ
Yas'aluna aiyaana yaumud Din
mereka bertanya: "Bilakah hari pembalasan itu?"
they who [mockingly] ask, “When is that Day of Judgment to be?”
يَوْمَ هُمْ عَلَى ٱلنَّارِ يُفْتَنُونَ
Yauma hum 'alan naari yuftanun
(Hari pembalasan itu) ialah pada hari ketika mereka diazab di atas api neraka.
[It will be] a Day when they will be sorely tried by the fire,
ذُوقُوا۟ فِتْنَتَكُمْ هَٰذَا ٱلَّذِى كُنتُم بِهِۦ تَسْتَعْجِلُونَ
Zuqu fitnatakum haa zal lazi kuntum bihi tas ta'jilun
(Dikatakan kepada mereka): "Rasakanlah azabmu itu. Inilah azab yang dulu kamu minta untuk disegerakan".
[and will be told:] “Taste this your trial! It is this that you were so hastily asking for!”
إِنَّ ٱلْمُتَّقِينَ فِى جَنَّٰتٍۢ وَعُيُونٍ
Innal muttaqina fi jannaatinw wa 'uyun
Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa itu berada dalam taman-taman (surga) dan mata air-mata air,
[But,] behold, the God-conscious will find themselves amid gardens and springs,
ءَاخِذِينَ مَآ ءَاتَىٰهُمْ رَبُّهُمْ ۚ إِنَّهُمْ كَانُوا۟ قَبْلَ ذَٰلِكَ مُحْسِنِينَ
Aakhizina maaa aataahum Rabbuhum; innahum kaanu qabla zaalika muhsinin
sambil menerima segala pemberian Rabb mereka. Sesungguhnya mereka sebelum itu di dunia adalah orang-orang yang berbuat kebaikan.
enjoying all that their Sustainer will have granted them [because], verily, they were doers of good in the past:
كَانُوا۟ قَلِيلًۭا مِّنَ ٱلَّيْلِ مَا يَهْجَعُونَ
kaanu qalilam minal laili maa yahja'un
Di dunia mereka sedikit sekali tidur diwaktu malam.
they would lie asleep during but a small part of the night,
وَبِٱلْأَسْحَارِ هُمْ يَسْتَغْفِرُونَ
Wa bilasyaari hum yastaghfirun
Dan selalu memohonkan ampunan diwaktu pagi sebelum fajar.
and would pray for forgiveness from their innermost hearts;
وَفِىٓ أَمْوَٰلِهِمْ حَقٌّۭ لِّلسَّآئِلِ وَٱلْمَحْرُومِ
Wa fie amwaalihim haqqul lissaaa'ili walmahrum
Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bagian.
and [would assign] in all that they possessed a due share unto such as might ask [for help] and such as might suffer privation.
وَفِى ٱلْأَرْضِ ءَايَٰتٌۭ لِّلْمُوقِنِينَ
Wa fil ardi aaiaatul lilmuqinin
Dan di bumi itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang yakin.
AND ON EARTH there are signs [of God’s existence, visible] to all who are endowed with inner certainty,
وَفِىٓ أَنفُسِكُمْ ۚ أَفَلَا تُبْصِرُونَ
Wa fie anfusikum; afalaa tubsirun
dan (juga) pada dirimu sendiri. Maka apakah kamu tidak memperhatikan?
just as [there are signs thereof] within your own selves: can you not, then, see?
وَفِى ٱلسَّمَآءِ رِزْقُكُمْ وَمَا تُوعَدُونَ
Wa fissamaaa'i rizqukum wa maa tu'adun
Dan di langit terdapat (sebab-sebab) rezekimu dan terdapat (pula) apa yang dijanjikan kepadamu.
And in heaven is [the source of] your sustenance [on earth] and [of] all that you are promised [for your life after death]:
فَوَرَبِّ ٱلسَّمَآءِ وَٱلْأَرْضِ إِنَّهُۥ لَحَقٌّۭ مِّثْلَ مَآ أَنَّكُمْ تَنطِقُونَ
Faua Rabbis samaaa'i wal ardi innahu lahaqqum misla maa annakum tantiqun
Maka demi Tuhan langit dan bumi, sesungguhnya yang dijanjikan itu adalah benar-benar (akan terjadi) seperti perkataan yang kamu ucapkan.
for, by the Sustainer of heaven and earth, this [life after death] is the very truth - as true as that you are endowed with speech!
هَلْ أَتَىٰكَ حَدِيثُ ضَيْفِ إِبْرَٰهِيمَ ٱلْمُكْرَمِينَ
Hal ataaka hadisu daifi Ibraahimal mukramin
Sudahkah sampai kepadamu (Muhammad) cerita tentang tamu Ibrahim (yaitu malaikat-malaikat) yang dimuliakan?
AND HAS the story of Abraham’s honoured guests ever come within thy ken?
إِذْ دَخَلُوا۟ عَلَيْهِ فَقَالُوا۟ سَلَٰمًۭا ۖ قَالَ سَلَٰمٌۭ قَوْمٌۭ مُّنكَرُونَ
Iz dakhalu 'alaihi faqaalu salaaman qaala salaamun qaumum munkarun
(Ingatlah) ketika mereka masuk ke tempatnya lalu mengucapkan: "Salaamun". Ibrahim menjawab: "Salaamun (kamu) adalah orang-orang yang tidak dikenal".
When those [heavenly messengers] came unto him and bade him peace, he answered, “[And upon you be] peace!” - [saying to himself,] “They are strangers.”
فَرَاغَ إِلَىٰٓ أَهْلِهِۦ فَجَآءَ بِعِجْلٍۢ سَمِينٍۢ
Faraagha ilaaa ahlihi fajaaa'a bi'ijlin samin
Maka dia pergi dengan diam-diam menemui keluarganya, kemudian dibawanya daging anak sapi gemuk.
Then he turned quietly to his household, and brought forth a fat [roasted] calf,
فَقَرَّبَهُۥٓ إِلَيْهِمْ قَالَ أَلَا تَأْكُلُونَ
Faqarrabahuo ilaihim qaala alaa taakulun
Lalu dihidangkannya kepada mereka. Ibrahim lalu berkata: "Silahkan anda makan".
and placed it before them, saying, “Will you not eat?”
فَأَوْجَسَ مِنْهُمْ خِيفَةًۭ ۖ قَالُوا۟ لَا تَخَفْ ۖ وَبَشَّرُوهُ بِغُلَٰمٍ عَلِيمٍۢ
Fa aujasa minhm khi fatan qaalu laa takhaf wa basysyaruhu bighulaamin 'alim
(Tetapi mereka tidak mau makan), karena itu Ibrahim merasa takut terhadap mereka. Mereka berkata: "Janganlah kamu takut", dan mereka memberi kabar gembira kepadanya dengan (kelahiran) seorang anak yang alim (Ishak).
[And when he saw that the guests would not eat,] he became apprehensive of them; [but] they said, “Fear not” - and gave him the glad tiding of [the birth of] a son who would be endowed with deep knowledge.
فَأَقْبَلَتِ ٱمْرَأَتُهُۥ فِى صَرَّةٍۢ فَصَكَّتْ وَجْهَهَا وَقَالَتْ عَجُوزٌ عَقِيمٌۭ
Fa aqbalatim ra-atuhu fi sarratin fasakkat wajhahaa wa qaalat 'ajuzun 'aqim
Kemudian isterinya datang memekik lalu menepuk mukanya sendiri seraya berkata: "(Aku adalah) seorang perempuan tua yang mandul".
Thereupon his wife approached [the guests] with a loud cry, and struck her face [in astonishment] and exclaimed: “A barren old woman [like me]!”
قَالُوا۟ كَذَٰلِكِ قَالَ رَبُّكِ ۖ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلْحَكِيمُ ٱلْعَلِيمُ
Qaalu kazaaliki qaala Rabbuki innahu huwal hakimul 'alim
Mereka berkata: "Demikianlah Tuhanmu memfirmankan" Sesungguhnya Dialah yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.
They answered: “Thus has thy Sustainer decreed; and, verily, He alone is truly wise, all- knowing!”
۞ قَالَ فَمَا خَطْبُكُمْ أَيُّهَا ٱلْمُرْسَلُونَ
Qaala famaa khatbukum aiyuhal mursalun
Ibrahim bertanya: "Apakah urusanmu hai para utusan?"
Said [Abraham]: “And what [else] may you have in view, O you [heavenly] messengers?”
قَالُوٓا۟ إِنَّآ أُرْسِلْنَآ إِلَىٰ قَوْمٍۢ مُّجْرِمِينَ
Qaaluo innaaa ursilnaaa ilaa qaumim mujrimin
Mereka menjawab: "Sesungguhnya kami diutus kepada kaum yang berdosa (kaum Luth),
They answered: “Behold, we have been sent unto a people lost in sin,
لِنُرْسِلَ عَلَيْهِمْ حِجَارَةًۭ مِّن طِينٍۢ
Linursila 'alaihim hijaa ratam min tin
agar kami timpakan kepada mereka batu-batu dari tanah,
to let loose upon them stone-hard blows of chastisement,
مُّسَوَّمَةً عِندَ رَبِّكَ لِلْمُسْرِفِينَ
Musauwamatan 'inda rabbika lilmusrifin
yang ditandai di sisi Tuhanmu untuk membinasakan orang-orang yang melampaui batas".
marked out in thy Sustainer’s sight for [the punishment of] such as have wasted their own selves.”
فَأَخْرَجْنَا مَن كَانَ فِيهَا مِنَ ٱلْمُؤْمِنِينَ
Fa akhrajnaa man kaana fihaa minal mu'minin
Lalu Kami keluarkan orang-orang yang beriman yang berada di negeri kaum Luth itu.
And in the course of time We brought out [of Lot ’s city] such [few] believers as were there:
فَمَا وَجَدْنَا فِيهَا غَيْرَ بَيْتٍۢ مِّنَ ٱلْمُسْلِمِينَ
Famaa wajadnaa fihaa ghaira baitim minal muslimin
Dan Kami tidak mendapati negeri itu, kecuali sebuah rumah dari orang yang berserah diri.
for apart from one [single] house We did not find there any who had surrendered themselves to Us.
وَتَرَكْنَا فِيهَآ ءَايَةًۭ لِّلَّذِينَ يَخَافُونَ ٱلْعَذَابَ ٱلْأَلِيمَ
Wa taraknaa fihaaa aaiatal lillazina yakhaafunal 'azaabal alim
Dan Kami tinggalkan pada negeri itu suatu tanda bagi orang-orang yang takut kepada siksa yang pedih.
And so We left therein a message for those who fear the grievous suffering [which awaits all evildoers].
وَفِى مُوسَىٰٓ إِذْ أَرْسَلْنَٰهُ إِلَىٰ فِرْعَوْنَ بِسُلْطَٰنٍۢ مُّبِينٍۢ
Wa fi Musaaa iz arsalnaahu ilaa Fir'wna bisultaa nim mubin
Dan juga pada Musa (terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah) ketika Kami mengutusnya kepada Fir'aun dengan membawa mukjizat yang nyata.
AND IN [the story of Pharaoh and] Moses, too, [We left the same message: for] when We sent him unto Pharaoh with [Our] manifest authority,
فَتَوَلَّىٰ بِرُكْنِهِۦ وَقَالَ سَٰحِرٌ أَوْ مَجْنُونٌۭ
Fataualla biruknihi wa qaala saahirun au majnun
Maka dia (Fir'aun) berpaling (dari iman) bersama tentaranya dan berkata: "Dia adalah seorang tukang sihir atau seorang gila".
and he turned away in [the pride of] his power and said, “A sorcerer [is this Moses], or a madman!” –
فَأَخَذْنَٰهُ وَجُنُودَهُۥ فَنَبَذْنَٰهُمْ فِى ٱلْيَمِّ وَهُوَ مُلِيمٌۭ
Fa akhaznaahu wa junu dahu fanabaznaahum fil yammi wa huwa mulim
Maka Kami siksa dia dan tentaranya lalu Kami lemparkan mereka ke dalam laut, sedang dia melakukan pekerjaan yang tercela.
We seized him and his hosts, and cast them all into the sea: and [none but Pharaoh] himself was to blame [for what happened].
وَفِى عَادٍ إِذْ أَرْسَلْنَا عَلَيْهِمُ ٱلرِّيحَ ٱلْعَقِيمَ
Wa fi 'Aadin iz arsalnaa 'alaihimur rihal'aqim
Dan juga pada (kisah) Aad ketika Kami kirimkan kepada mereka angin yang membinasakan,
And [you have the same message] in [what happened to the tribe of] Ad, when We let loose against them that life-destroying wind
مَا تَذَرُ مِن شَىْءٍ أَتَتْ عَلَيْهِ إِلَّا جَعَلَتْهُ كَٱلرَّمِيمِ
Maa tazaru min syai'in atat 'alaihi illaa ja'alat hu karramim
angin itu tidak membiarkan satupun yang dilaluinya, melainkan dijadikannya seperti serbuk.
which spared nothing of what it came upon, but caused [all of] it to become like bones dead and decayed.
وَفِى ثَمُودَ إِذْ قِيلَ لَهُمْ تَمَتَّعُوا۟ حَتَّىٰ حِينٍۢ
Wa fi Samuda iz qila lahum tamatta''u hattaa hin
Dan pada (kisah) kaum Tsamud ketika dikatakan kepada mereka: "Bersenang-senanglah kalian sampai suatu waktu".
And in [the story of the tribe of] Thamud, too, when they were told, “You shall enjoy your life for [but] a little while,”
فَعَتَوْا۟ عَنْ أَمْرِ رَبِّهِمْ فَأَخَذَتْهُمُ ٱلصَّٰعِقَةُ وَهُمْ يَنظُرُونَ
Fa'atau 'an amri Rabbihim fa akhazal humus saa'iqatu wa hum yanzurun
Maka mereka berlaku angkuh terhadap perintah Tuhannya, lalu mereka disambar petir dan mereka melihatnya.
after they had turned with disdain from their Sustainer’s commandment - whereupon the thunderbolt of punishment overtook them while they were [helplessly] looking on:
فَمَا ٱسْتَطَٰعُوا۟ مِن قِيَامٍۢ وَمَا كَانُوا۟ مُنتَصِرِينَ
Famas tataa'u min qiyaaminw wa maa kaanu muntasirin
Maka mereka sekali-kali tidak dapat bangun dan tidak pula mendapat pertolongan,
for they were unable even to rise, and could not defend themselves.
وَقَوْمَ نُوحٍۢ مِّن قَبْلُ ۖ إِنَّهُمْ كَانُوا۟ قَوْمًۭا فَٰسِقِينَ
Wa qauma Nuhim min qablu innahum kaano qauman faasiqin
dan (Kami membinasakan) kaum Nuh sebelum itu. Sesungguhnya mereka adalah kaum yang fasik.
And [thus, too, We destroyed] Noah’s people aforetime: for they were iniquitous folk.
وَٱلسَّمَآءَ بَنَيْنَٰهَا بِأَيْي۟دٍۢ وَإِنَّا لَمُوسِعُونَ
Wassamaaa'a banainaa haa bi aidinw wa innaa lamusi'un
Dan langit itu Kami bangun dengan kekuasaan (Kami) dan sesungguhnya Kami benar-benar berkuasa
AND IT IS We who have built the universe with [Our creative] power; and, verily, it is We who are steadily expanding it.
وَٱلْأَرْضَ فَرَشْنَٰهَا فَنِعْمَ ٱلْمَٰهِدُونَ
Wal arda farasynaahaa fani'mal maahidun
Dan bumi itu Kami hamparkan, maka sebaik-baik yang menghamparkan (adalah Kami).
And the earth have We spread out wide - and how well have We ordered it!
وَمِن كُلِّ شَىْءٍ خَلَقْنَا زَوْجَيْنِ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ
Wa min kulli syai'in khalaqnaa zaujaini la'allakum tazakkarun
Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat kebesaran Allah.
And in everything have We created opposites, so that you might bear in mind [that God alone is One].
فَفِرُّوٓا۟ إِلَى ٱللَّهِ ۖ إِنِّى لَكُم مِّنْهُ نَذِيرٌۭ مُّبِينٌۭ
Fafirruo ilal laahi inni lakum minhu nazirum mubin
Maka segeralah kembali kepada (mentaati) Allah. Sesungguhnya aku seorang pemberi peringatan yang nyata dari Allah untukmu.
And so, [O Muhammad, say unto them:] “Flee unto God [from all that is false and evil]! Verily, I am a plain warner to you from Him!
وَلَا تَجْعَلُوا۟ مَعَ ٱللَّهِ إِلَٰهًا ءَاخَرَ ۖ إِنِّى لَكُم مِّنْهُ نَذِيرٌۭ مُّبِينٌۭ
Wa laa taj'alu ma'al laahi ilaahan aakhara inni lakum minhu nazirum mubin
Dan janganlah kamu mengadakan tuhan yang lain disamping Allah. Sesungguhnya aku seorang pemberi peringatan yang nyata dari Allah untukmu.
And do not ascribe divinity to aught side by side with God: verily, I am a plain warner to you from Him!”
كَذَٰلِكَ مَآ أَتَى ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِهِم مِّن رَّسُولٍ إِلَّا قَالُوا۟ سَاحِرٌ أَوْ مَجْنُونٌ
Kazaalika maaa atal lazina min qablihim mir Rasulin illaa qaalu saahirun au majnun
Demikianlah tidak seorang rasulpun yang datang kepada orang-orang yang sebelum mereka, melainkan mereka mengatakan: "Dia adalah seorang tukang sihir atau seorang gila".
[But] thus it is: never yet came any apostle to those who lived before their time but they said, “A spellbinder [Lit., "sorcerer".] [is he], or a madman!”
أَتَوَاصَوْا۟ بِهِۦ ۚ بَلْ هُمْ قَوْمٌۭ طَاغُونَ
Atauaasau bih; bal hum qaumun taaghun
Apakah mereka saling berpesan tentang apa yang dikatakan itu. Sebenarnya mereka adalah kaum yang melampaui batas.
Have they, perchance, handed down this [way of thinking] as a legacy unto one another? Nay, they are people filled with overweening arrogance!
فَتَوَلَّ عَنْهُمْ فَمَآ أَنتَ بِمَلُومٍۢ
Fataualla 'anhum famaaa anta bimalum
Maka berpalinglah kamu dari mereka dan kamu sekali-kali tidak tercela.
Turn, then, away from them, and thou shalt incur no blame;
وَذَكِّرْ فَإِنَّ ٱلذِّكْرَىٰ تَنفَعُ ٱلْمُؤْمِنِينَ
Wa zakkir fa innaz zikraa tanfa'ul mu'minin
Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman.
yet go on reminding [all who would listen]: for, verily, such a reminder will profit the believers.
وَمَا خَلَقْتُ ٱلْجِنَّ وَٱلْإِنسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ
Wa maa khalaqtul jinna wal insa illaa liya'budun
Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.
And [tell them that] I have not created the invisible beings and men to any end other than that they may [know and] worship Me.
مَآ أُرِيدُ مِنْهُم مِّن رِّزْقٍۢ وَمَآ أُرِيدُ أَن يُطْعِمُونِ
Maaa uridu minhum mir rizqinw wa maaa uridu anyyut'imun
Aku tidak menghendaki rezeki sedikitpun dari mereka dan Aku tidak menghendaki supaya mereka memberi-Ku makan.
[But withal,] no sustenance do I ever demand of them, nor do I demand that they feed Me:
إِنَّ ٱللَّهَ هُوَ ٱلرَّزَّاقُ ذُو ٱلْقُوَّةِ ٱلْمَتِينُ
Innal laaha Huwar Razzaaqu Zul Quwwatil Matin
Sesungguhnya Allah Dialah Maha Pemberi rezeki Yang mempunyai Kekuatan lagi Sangat Kokoh.
for, verily, God Himself is the Provider of all sustenance, the Lord of all might, the Eternal!
فَإِنَّ لِلَّذِينَ ظَلَمُوا۟ ذَنُوبًۭا مِّثْلَ ذَنُوبِ أَصْحَٰبِهِمْ فَلَا يَسْتَعْجِلُونِ
Fa inna lillazina zalamu zanubam misla zanubi asyaabihim falaa yasta'jilun
Maka sesungguhnya untuk orang-orang zalim ada bagian (siksa) seperti bahagian teman mereka (dahulu); maka janganlah mereka meminta kepada-Ku untuk menyegerakannya.
And, verily, they who are bent on doing evil shall have their share [of evil] like unto the share of their fellows [of old]: so let them not ask Me to hasten [their doom]!
فَوَيْلٌۭ لِّلَّذِينَ كَفَرُوا۟ مِن يَوْمِهِمُ ٱلَّذِى يُوعَدُونَ
Fauailul lillazina kafaru miny yaumihimul lazi yu'adun
Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang kafir pada hari yang diancamkan kepada mereka.
For, woe unto those who are bent on denying the truth - [woe] on the Day which they have been promised