Al-Mujaadila
سُورَةُ المُجَادلَةِ
Gugatan • Madaniyah
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ قَدْ سَمِعَ ٱللَّهُ قَوْلَ ٱلَّتِى تُجَٰدِلُكَ فِى زَوْجِهَا وَتَشْتَكِىٓ إِلَى ٱللَّهِ وَٱللَّهُ يَسْمَعُ تَحَاوُرَكُمَآ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ سَمِيعٌۢ بَصِيرٌ
Qad sami'al laahu qaulal lati tujaadiluka fi zaujihaa wa tasytakie ilal laahi wallaahu yasma'u tahaauurakumaa; innal laaha sami'um basir
Sesungguhnya Allah telah mendengar perkataan wanita yang mengajukan gugatan kepada kamu tentang suaminya, dan mengadukan (halnya) kepada Allah. Dan Allah mendengar soal jawab antara kamu berdua. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.
GOD has indeed heard the words of her who pleads with thee concerning her husband, and complains Unto God. And God does hear what you both have to say: verily, God is all-hearing, all-seeing.
ٱلَّذِينَ يُظَٰهِرُونَ مِنكُم مِّن نِّسَآئِهِم مَّا هُنَّ أُمَّهَٰتِهِمْ ۖ إِنْ أُمَّهَٰتُهُمْ إِلَّا ٱلَّٰٓـِٔى وَلَدْنَهُمْ ۚ وَإِنَّهُمْ لَيَقُولُونَ مُنكَرًۭا مِّنَ ٱلْقَوْلِ وَزُورًۭا ۚ وَإِنَّ ٱللَّهَ لَعَفُوٌّ غَفُورٌۭ
Allazina yuzaahiruna minkum min nisaaa'ihim maa hunnaa ummahaatihim in ummahaatuhum illal laaa'i waladnahum; wa innaahum la yaquluna munkaram minal qauli wa zuraa; wa innal laaha la'afuwwun ghafur
Orang-orang yang menzhihar isterinya di antara kamu, (menganggap isterinya sebagai ibunya, padahal) tiadalah isteri mereka itu ibu mereka. Ibu-ibu mereka tidak lain hanyalah wanita yang melahirkan mereka. Dan sesungguhnya mereka sungguh-sungguh mengucapkan suatu perkataan mungkar dan dusta. Dan sesungguhnya Allah Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun.
As for those of you who [henceforth] separate themselves from their wives by saying, “Thou art as unlawful to me as my mother”, [let them bear in mind that] they can never be [as] their mothers: none are their mothers save those who gave them birth: and so, behold, they but utter a saying that runs counter to reason, and is [therefore] false. But, behold, God is indeed an absolver of sins, much-forgiving:
وَٱلَّذِينَ يُظَٰهِرُونَ مِن نِّسَآئِهِمْ ثُمَّ يَعُودُونَ لِمَا قَالُوا۟ فَتَحْرِيرُ رَقَبَةٍۢ مِّن قَبْلِ أَن يَتَمَآسَّا ۚ ذَٰلِكُمْ تُوعَظُونَ بِهِۦ ۚ وَٱللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌۭ
Wallazina yuzaahiruna min nisaaa'ihim summa ya'uduna limaa qaalu fatabriru raqabatim min qabli any-yatamaaassaa; zaalikum tu'azuna bih; wallaahu bimaa ta'maluna khabir
Orang-orang yang menzhihar isteri mereka, kemudian mereka hendak menarik kembali apa yang mereka ucapkan, maka (wajib atasnya) memerdekakan seorang budak sebelum kedua suami isteri itu bercampur. Demikianlah yang diajarkan kepada kamu, dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
hence, as for those who would separate themselves from their wives by saying, “Thou art as unlawful to me as my mother”, and thereafter would go back on what they have said, [their atonement] shall be the freeing of a human being from bondage before the couple may touch one another again: this you are [hereby] exhorted to do - for God is fully aware of all that you do.
فَمَن لَّمْ يَجِدْ فَصِيَامُ شَهْرَيْنِ مُتَتَابِعَيْنِ مِن قَبْلِ أَن يَتَمَآسَّا ۖ فَمَن لَّمْ يَسْتَطِعْ فَإِطْعَامُ سِتِّينَ مِسْكِينًۭا ۚ ذَٰلِكَ لِتُؤْمِنُوا۟ بِٱللَّهِ وَرَسُولِهِۦ ۚ وَتِلْكَ حُدُودُ ٱللَّهِ ۗ وَلِلْكَٰفِرِينَ عَذَابٌ أَلِيمٌ
Famal lam yajid fa siyaamu syahraini mutataabi'aini min qabli any-yatamaaassaa famal lam yastati' fa-it'aamu sittina miskina; zaalika litu'minu billaahi wa rasulih'wa tilka hududul laah; wa lilkaafirina 'azaabun alim
Barangsiapa yang tidak mendapatkan (budak), maka (wajib atasnya) berpuasa dua bulan berturut-turut sebelum keduanya bercampur. Maka siapa yang tidak kuasa (wajiblah atasnya) memberi makan enam puluh orang miskin. Demikianlah supaya kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. Dan itulah hukum-hukum Allah, dan bagi orang kafir ada siksaan yang sangat pedih.
However, he who does not have the wherewithal shall fast [instead] for two consecutive months before the couple may touch one another again; and he who is unable to do it shall feed sixty needy ones: this, so that you might prove your faith in God and His Apostle. Now these are the bounds set by God; and grievous suffering [in the life to come] awaits all who deny the truth.
إِنَّ ٱلَّذِينَ يُحَآدُّونَ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُۥ كُبِتُوا۟ كَمَا كُبِتَ ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ ۚ وَقَدْ أَنزَلْنَآ ءَايَٰتٍۭ بَيِّنَٰتٍۢ ۚ وَلِلْكَٰفِرِينَ عَذَابٌۭ مُّهِينٌۭ
Innal lazina yuhaaaddunal laaha wa Rasulahu kubitu kamaa kubital lazina min qablihim; wa qad anzalnaaa aaiaatim baiyinaat; wa lilkaa firina 'azaabum muhin
Sesungguhnya orang-orang yang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, pasti mendapat kehinaan sebagaimana orang-orang yang sebelum mereka telah mendapat kehinaan. Sesungguhnya Kami telah menurunkan bukti-bukti nyata. Dan bagi orang-orang kafir ada siksa yang menghinakan.
Verily, those who contend against God and His Apostle shall be brought low even as those [evildoers] who lived before them were brought low after We had bestowed [on them] clear messages from on high. And [so,] for those who deny the truth there will be shameful suffering in store
يَوْمَ يَبْعَثُهُمُ ٱللَّهُ جَمِيعًۭا فَيُنَبِّئُهُم بِمَا عَمِلُوٓا۟ ۚ أَحْصَىٰهُ ٱللَّهُ وَنَسُوهُ ۚ وَٱللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍۢ شَهِيدٌ
Yauma yab'asuhumul laahu jami'an faiunabbi'uhum bimaa 'amilu; ahsaahul laahu wa nasuh; wallaahu 'alaa kulli syai'in syahid
Pada hari ketika mereka dibangkitkan Allah semuanya, lalu diberitakan-Nya kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan. Allah mengumpulkan (mencatat) amal perbuatan itu, padahal mereka telah melupakannya. Dan Allah Maha Menyaksikan segala sesuatu.
on the Day when God will raise them all from the dead and will make them truly understand all that they did [in life]: God will have taken [all of] it into account, even though they [themselves] may have forgotten it - for God is witness unto everything.
أَلَمْ تَرَ أَنَّ ٱللَّهَ يَعْلَمُ مَا فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِى ٱلْأَرْضِ ۖ مَا يَكُونُ مِن نَّجْوَىٰ ثَلَٰثَةٍ إِلَّا هُوَ رَابِعُهُمْ وَلَا خَمْسَةٍ إِلَّا هُوَ سَادِسُهُمْ وَلَآ أَدْنَىٰ مِن ذَٰلِكَ وَلَآ أَكْثَرَ إِلَّا هُوَ مَعَهُمْ أَيْنَ مَا كَانُوا۟ ۖ ثُمَّ يُنَبِّئُهُم بِمَا عَمِلُوا۟ يَوْمَ ٱلْقِيَٰمَةِ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ بِكُلِّ شَىْءٍ عَلِيمٌ
Alam tara annal laaha ya'lamu maa fis samaauaati wa maa fil ardi maa yakunu min najwaa salaasatin illaa Huwa raabi'uhum wa laa khamsatin illaa huwa saadisuhum wa laaa adnaa min zaalika wa laaa aksara illaa huwa ma'ahum aina, maa kaanu summa yunabbi'uhum bimaa 'amilu yaumal qiyaamah; innal laaha bikulli syai'in alim
Tidakkah kamu perhatikan, bahwa sesungguhnya Allah mengetahui apa yang ada di langit dan di bumi? Tiada pembicaraan rahasia antara tiga orang, melainkan Dialah keempatnya. Dan tiada (pembicaraan antara) lima orang, melainkan Dialah keenamnya. Dan tiada (pula) pembicaraan antara jumlah yang kurang dari itu atau lebih banyak, melainkan Dia berada bersama mereka di manapun mereka berada. Kemudian Dia akan memberitahukan kepada mereka pada hari kiamat apa yang telah mereka kerjakan. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui segala sesuatu.
ART THOU NOT aware that God knows all that is in the heavens and all that is on earth? Never can there be a secret confabulation between three persons without His being the fourth of them, nor between five without His being the sixth of them; and neither between less than that, or more, without His being with them wherever they may he. But in the end, on Resurrection Day, He will make them truly understand what they did: for, verily, God has full knowledge of everything.
أَلَمْ تَرَ إِلَى ٱلَّذِينَ نُهُوا۟ عَنِ ٱلنَّجْوَىٰ ثُمَّ يَعُودُونَ لِمَا نُهُوا۟ عَنْهُ وَيَتَنَٰجَوْنَ بِٱلْإِثْمِ وَٱلْعُدْوَٰنِ وَمَعْصِيَتِ ٱلرَّسُولِ وَإِذَا جَآءُوكَ حَيَّوْكَ بِمَا لَمْ يُحَيِّكَ بِهِ ٱللَّهُ وَيَقُولُونَ فِىٓ أَنفُسِهِمْ لَوْلَا يُعَذِّبُنَا ٱللَّهُ بِمَا نَقُولُ ۚ حَسْبُهُمْ جَهَنَّمُ يَصْلَوْنَهَا ۖ فَبِئْسَ ٱلْمَصِيرُ
Alam tara ilal lazina nuhu 'anin najwaa summa ya'uduna limaa nuhu 'anhu wa yatanaajauna bil ismi wal'udwaani wa ma'siyatir rasuli wa izaa jaaa'uka haiyauka bimaa lam yuhai yika bihil laahu wa yaquluna fi anfusihim lau laa yu'azzibunal laahu bimaa naqul; hasbuhum jahannnamu yaslaunahaa fabi'sal masir
Apakah tidak kamu perhatikan orang-orang yang telah dilarang mengadakan pembicaraan rahasia, kemudian mereka kembali (mengerjakan) larangan itu dan mereka mengadakan pembicaraan rahasia untuk berbuat dosa, permusuhan dan durhaka kepada Rasul. Dan apabila mereka datang kepadamu, mereka mengucapkan salam kepadamu dengan memberi salam yang bukan sebagai yang ditentukan Allah untukmu. Dan mereka mengatakan kepada diri mereka sendiri: "Mengapa Allah tidak menyiksa kita disebabkan apa yang kita katakan itu?" Cukuplah bagi mereka Jahannam yang akan mereka masuki. Dan neraka itu adalah seburuk-buruk tempat kembali.
Art thou not aware of such as have been forbidden [to intrigue through] secret confabulations, and yet [always] revert to that which they have been forbidden, and conspire with one another with a view to sinful doings, and aggressive conduct, and disobedience to the Apostle? Now whenever such [people] approach thee, [O Muhammad,] they salute thee with a greeting which God has never countenanced; and they say to themselves, “Why does not God chastise us for what we are saying?” Hell shall be their allotted portion: they shall [indeed] enter it - and how vile a journey’s end!
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِذَا تَنَٰجَيْتُمْ فَلَا تَتَنَٰجَوْا۟ بِٱلْإِثْمِ وَٱلْعُدْوَٰنِ وَمَعْصِيَتِ ٱلرَّسُولِ وَتَنَٰجَوْا۟ بِٱلْبِرِّ وَٱلتَّقْوَىٰ ۖ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ ٱلَّذِىٓ إِلَيْهِ تُحْشَرُونَ
Yaaa aiyuhal lazina aamanu izaa tanaajaitum falaa tatanaajau bil ismi wal 'udwaani wa ma'siyatir rasuli wa tanaajau bil birri wattaqwaa wattaqul laahal lazie ilaihi tuhsyarun
Hai orang-orang beriman, apabila kamu mengadakan pembicaraan rahasia, janganlah kamu membicarakan tentang membuat dosa, permusuhan dan berbuat durhaka kepada Rasul. Dan bicarakanlah tentang membuat kebajikan dan takwa. Dan bertakwalah kepada Allah yang kepada-Nya kamu akan dikembalikan.
[Hence,] O you who have attained to faith, when you do hold secret confabulations, do not conspire with one another with a view to sinful doings, and aggressive conduct, and disobedience to the Apostle, but [rather] hold counsel in the cause of virtue and God-consciousness: and [always] remain conscious of God, unto whom you all shall be gathered.
إِنَّمَا ٱلنَّجْوَىٰ مِنَ ٱلشَّيْطَٰنِ لِيَحْزُنَ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَلَيْسَ بِضَآرِّهِمْ شَيْـًٔا إِلَّا بِإِذْنِ ٱللَّهِ ۚ وَعَلَى ٱللَّهِ فَلْيَتَوَكَّلِ ٱلْمُؤْمِنُونَ
Innaman najwaa minasy syaitaani liyahzunal lazina aamanu wa laisa bidaaarrihim syai'an illaa bi-iznil laah; wa 'alal laahi falyatauakkalil mu'minun
Sesungguhnya pembicaraan rahasia itu adalah dari syaitan, supaya orang-orang yang beriman itu berduka cita, sedang pembicaraan itu tiadalah memberi mudharat sedikitpun kepada mereka, kecuali dengan izin Allah dan kepada Allah-lah hendaknya orang-orang yang beriman bertawakkal.
[All other kinds of] secret confabulations are but of Satan’s doing, so that he might cause grief to those who have attained to faith; yet he cannot harm them in the least, unless it be by God’s leave: in God, then, let the believers place their trust!
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِذَا قِيلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوا۟ فِى ٱلْمَجَٰلِسِ فَٱفْسَحُوا۟ يَفْسَحِ ٱللَّهُ لَكُمْ ۖ وَإِذَا قِيلَ ٱنشُزُوا۟ فَٱنشُزُوا۟ يَرْفَعِ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ مِنكُمْ وَٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْعِلْمَ دَرَجَٰتٍۢ ۚ وَٱللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌۭ
Yaaa aiyuhal lazina aamanu izaa qila lakum tafassahu fil majaalisi fafsahu yafsahil laahu lakum wa izaa qilan syuzu fansyuzu yarfa'il laahul lazina aamanu minkum wallazina utul 'ilma darajaat; wallaahu bimaa ta'maluna khabir
Hai orang-orang beriman apabila dikatakan kepadamu: "Berlapang-lapanglah dalam majlis", maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan: "Berdirilah kamu", maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
O YOU who have attained to faith! When you are told, “Make room for one another in your collective life”, do make room: [and in return,] God will make room for you [in His grace]. And whenever you are told, “Rise up [for a good deed]”, do rise up; [and] God will exalt by [many] degrees those of you who have attained to faith and, [above all,] such as have been vouchsafed [true] knowledge: for God is fully aware of all that you do.
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِذَا نَٰجَيْتُمُ ٱلرَّسُولَ فَقَدِّمُوا۟ بَيْنَ يَدَىْ نَجْوَىٰكُمْ صَدَقَةًۭ ۚ ذَٰلِكَ خَيْرٌۭ لَّكُمْ وَأَطْهَرُ ۚ فَإِن لَّمْ تَجِدُوا۟ فَإِنَّ ٱللَّهَ غَفُورٌۭ رَّحِيمٌ
Yaaa aiyuhal lazina aamanuo izaa naajitumur Rasula faqaddimu baina yadai najwaakum sadaqah; zaalika khairul lakum wa atsar; fa il lam tajidu fa innal laaha ghafurur Rahim
Hai orang-orang beriman, apabila kamu mengadakan pembicaraan khusus dengan Rasul hendaklah kamu mengeluarkan sedekah (kepada orang miskin) sebelum pembicaraan itu. Yang demikian itu lebih baik bagimu dan lebih bersih; jika kamu tidak memperoleh (yang akan disedekahkan) maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
O YOU who have attained to faith! Whenever you [intend to] consult the Apostle, offer up something in charity on the occasion of your consultation: this will be for your own good, and more conducive to your [inner] purity. Yet if you are unable to do so, [know that,] verily, God is much-forgiving, a dispenser of grace.
ءَأَشْفَقْتُمْ أَن تُقَدِّمُوا۟ بَيْنَ يَدَىْ نَجْوَىٰكُمْ صَدَقَٰتٍۢ ۚ فَإِذْ لَمْ تَفْعَلُوا۟ وَتَابَ ٱللَّهُ عَلَيْكُمْ فَأَقِيمُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ وَءَاتُوا۟ ٱلزَّكَوٰةَ وَأَطِيعُوا۟ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُۥ ۚ وَٱللَّهُ خَبِيرٌۢ بِمَا تَعْمَلُونَ
'A-asyfaqtum an tuqaddimu baina yadai najwaakum sadaqaat; fa-iz lam taf'alu wa taabal laahu 'alaikum fa aqimus Salaata wa aatuz Zakaata wa ati'ul laaha wa rasulah; wallaahu khabirum bimaa ta'malun
Apakah kamu takut akan (menjadi miskin) karena kamu memberikan sedekah sebelum mengadakan pembicaraan dengan Rasul? Maka jika kamu tiada memperbuatnya dan Allah telah memberi taubat kepadamu maka dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat, taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya; dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
Do you, perchance, fear lest [you may be sinning if] you cannot offer up anything in charity on the occasion of your consultation [with the Apostle]? But if you fail to do it [for lack of opportunity], and God turns unto you in His mercy, remain but constant in prayer and render [no more than] the purifying dues, and [thus] pay heed unto God and His Apostle: for God is fully aware of all that you do.
۞ أَلَمْ تَرَ إِلَى ٱلَّذِينَ تَوَلَّوْا۟ قَوْمًا غَضِبَ ٱللَّهُ عَلَيْهِم مَّا هُم مِّنكُمْ وَلَا مِنْهُمْ وَيَحْلِفُونَ عَلَى ٱلْكَذِبِ وَهُمْ يَعْلَمُونَ
Alam tara ilal lazina tauallau qauman ghadibal laahu 'alaihim maa hum minkum wa laa minhum wa yahlifuna 'alal kazibi wa hum ya'lamun
Tidakkah kamu perhatikan orang-orang yang menjadikan suatu kaum yang dimurkai Allah sebagai teman? Orang-orang itu bukan dari golongan kamu dan bukan (pula) dari golongan mereka. Dan mereka bersumpah untuk menguatkan kebohongan, sedang mereka mengetahui.
ART THOU NOT aware of those who would be friends with people whom God has condemned? They are neither of you [O believers] nor of those [who utterly reject the truth]: and so they swear to a falsehood the while they know [it to be false].
أَعَدَّ ٱللَّهُ لَهُمْ عَذَابًۭا شَدِيدًا ۖ إِنَّهُمْ سَآءَ مَا كَانُوا۟ يَعْمَلُونَ
A'addal laahu lahum 'azaaban syadidan innahum saaa'a maa kaanu ya'malun
Allah telah menyediakan bagi mereka azab yang sangat keras, sesungguhnya amat buruklah apa yang telah mereka kerjakan.
God has readied for them suffering severe [in the life to come]. Behold, evil indeed is what they are wont to do:
ٱتَّخَذُوٓا۟ أَيْمَٰنَهُمْ جُنَّةًۭ فَصَدُّوا۟ عَن سَبِيلِ ٱللَّهِ فَلَهُمْ عَذَابٌۭ مُّهِينٌۭ
Ittakhazuo aimaanahum junnatan fasaddu 'an sabilil laahi falahum 'azaabum muhin
Mereka menjadikan sumpah-sumpah mereka sebagai perisai, lalu mereka halangi (manusia) dari jalan Allah; karena itu mereka mendapat azab yang menghinakan.
they have made their oaths a cover [for their falseness], and thus they turn others away from the path of God: hence, shameful suffering awaits them.
لَّن تُغْنِىَ عَنْهُمْ أَمْوَٰلُهُمْ وَلَآ أَوْلَٰدُهُم مِّنَ ٱللَّهِ شَيْـًٔا ۚ أُو۟لَٰٓئِكَ أَصْحَٰبُ ٱلنَّارِ ۖ هُمْ فِيهَا خَٰلِدُونَ
Lan tughniya 'anhum amwaaluhum wa laaa auladuhum minal laahi syai'aa; ulaaa 'ika As haabun Naari hum fihaa khaalidun
Harta benda dan anak-anak mereka tiada berguna sedikitpun (untuk menolong) mereka dari azab Allah. Mereka itulah penghuni neraka, dan mereka kekal di dalamnya.
Neither their worldly possessions nor their offspring will be of the least avail to them against God: it is they who are destined for the fire, therein to abide!
يَوْمَ يَبْعَثُهُمُ ٱللَّهُ جَمِيعًۭا فَيَحْلِفُونَ لَهُۥ كَمَا يَحْلِفُونَ لَكُمْ ۖ وَيَحْسَبُونَ أَنَّهُمْ عَلَىٰ شَىْءٍ ۚ أَلَآ إِنَّهُمْ هُمُ ٱلْكَٰذِبُونَ
Yauma yab'asuhumul laahujami'an fa yahlifuna lahu kamaa yahlifuna lakum wa yahsabuna annahum 'alaa syai'; alaaa innahum humul kaazibun
(Ingatlah) hari (ketika) mereka semua dibangkitkan Allah lalu mereka bersumpah kepada-Nya (bahwa mereka bukan musyrikin) sebagaimana mereka bersumpah kepadamu; dan mereka menyangka bahwa mereka akan memperoleh suatu (manfaat). Ketahuilah, bahwa sesungguhnya merekalah orang-orang pendusta.
On the Day when God will raise them all from the dead, they will swear before Him as they [now] swear before you, thinking that they are on firm ground [in their assumptions]. Oh, verily, it is they, they who are the [greatest] liars!
ٱسْتَحْوَذَ عَلَيْهِمُ ٱلشَّيْطَٰنُ فَأَنسَىٰهُمْ ذِكْرَ ٱللَّهِ ۚ أُو۟لَٰٓئِكَ حِزْبُ ٱلشَّيْطَٰنِ ۚ أَلَآ إِنَّ حِزْبَ ٱلشَّيْطَٰنِ هُمُ ٱلْخَٰسِرُونَ
Istahwaza 'alaihimusy syaitaanu fa ansaahum zikral laah; ulaaa'ika hizbusy syaitaaan; alaaa innaa hizbasy syaitaani humul khaasirun
Syaitan telah menguasai mereka lalu menjadikan mereka lupa mengingat Allah; mereka itulah golongan syaitan. Ketahuilah, bahwa sesungguhnya golongan syaitan itulah golongan yang merugi.
Satan has gained mastery over them, and has caused them to remain oblivious of the remembrance of God. Such as these are Satan’s partisans: oh, verily, it is they, the partisans of Satan, who will truly be the losers!
إِنَّ ٱلَّذِينَ يُحَآدُّونَ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُۥٓ أُو۟لَٰٓئِكَ فِى ٱلْأَذَلِّينَ
Innal lazina yuhaaaddunal laaha wa Rasulahuo ulaaa'ika fil azallin
Sesungguhnya orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, mereka termasuk orang-orang yang sangat hina.
Verily, those who contend against God and His Apostle - it is they who [on Judgment Day] shall find themselves among the most abject.
كَتَبَ ٱللَّهُ لَأَغْلِبَنَّ أَنَا۠ وَرُسُلِىٓ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ قَوِىٌّ عَزِيزٌۭ
Katabal laahu la aghlibanna ana wa Rusuli; innal laaha qauiyyun 'Aziz
Allah telah menetapkan: "Aku dan rasul-rasul-Ku pasti menang". Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa.
[For] God has thus ordained: “I shall most certainly prevail, I and My apostles!” Verily, God is powerful, almighty!
لَّا تَجِدُ قَوْمًۭا يُؤْمِنُونَ بِٱللَّهِ وَٱلْيَوْمِ ٱلْءَاخِرِ يُوَآدُّونَ مَنْ حَآدَّ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُۥ وَلَوْ كَانُوٓا۟ ءَابَآءَهُمْ أَوْ أَبْنَآءَهُمْ أَوْ إِخْوَٰنَهُمْ أَوْ عَشِيرَتَهُمْ ۚ أُو۟لَٰٓئِكَ كَتَبَ فِى قُلُوبِهِمُ ٱلْإِيمَٰنَ وَأَيَّدَهُم بِرُوحٍۢ مِّنْهُ ۖ وَيُدْخِلُهُمْ جَنَّٰتٍۢ تَجْرِى مِن تَحْتِهَا ٱلْأَنْهَٰرُ خَٰلِدِينَ فِيهَا ۚ رَضِىَ ٱللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا۟ عَنْهُ ۚ أُو۟لَٰٓئِكَ حِزْبُ ٱللَّهِ ۚ أَلَآ إِنَّ حِزْبَ ٱللَّهِ هُمُ ٱلْمُفْلِحُونَ
Laa tajidu qaumany yu'minuna billaahi wal yaumil aakhiri yuwaaadduna man haaaddal laaha wa Rasulahu wa lau kaanuo aabaaa'ahum au abnaaa'ahum au ikhwaa nahum au 'asyiratahum; ulaaa'ika kataba fi qulubihi mul imaana wa aiyadahum biruhimminhu wa yudkhilu hum jannatin tajri min tahtihal anhaaru khaalidina fihaa; radiyal laahu 'anhum wa radu 'anh; ulaaa 'ika hizbul laah; alaaa inna hizbal laahi humul muflihun
Kamu tak akan mendapati kaum yang beriman pada Allah dan hari akhirat, saling berkasih-sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, sekalipun orang-orang itu bapak-bapak, atau anak-anak atau saudara-saudara ataupun keluarga mereka. Mereka itulah orang-orang yang telah menanamkan keimanan dalam hati mereka dan menguatkan mereka dengan pertolongan yang datang daripada-Nya. Dan dimasukan-Nya mereka ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Allah ridha terhadap mereka, dan merekapun merasa puas terhadap (limpahan rahmat)-Nya. Mereka itulah golongan Allah. Ketahuilah, bahwa sesungguhnya hizbullah itu adalah golongan yang beruntung.
Thou canst not find people who [truly] believe in God and the Last Day and [at the same time] love anyone who contends against God and His Apostle - even though they be their fathers, or their sons, or their brothers, or [others of] their kindred. [As for the true believers,] it is they in whose hearts He has inscribed faith, and whom He has strengthened with inspiration from Himself, and whom [in time] He will admit into gardens through which running waters flow, therein to abide. Well-pleased is God with them, and well-pleased are they with Him. They are God’s partisans: oh, verily, it is they, the partisans of God, who shall attain to a happy state!