Al-Hadid
سُورَةُ الحَدِيدِ
Besi • Madaniyah
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ سَبَّحَ لِلَّهِ مَا فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۖ وَهُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلْحَكِيمُ
Sabbaha lillaahi maa fissamaauaati wal ardi wa Huwal 'Azizul Hakim
Semua yang berada di langit dan yang berada di bumi bertasbih kepada Allah (menyatakan kebesaran Allah). Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
ALL THAT IS in the heavens and on earth extols God’s limitless glory: for He alone is almighty, truly wise!
لَهُۥ مُلْكُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۖ يُحْىِۦ وَيُمِيتُ ۖ وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍۢ قَدِيرٌ
Lahu mulkus samaauaati wal ardi yuhyi wa yumitu wa Huwa 'alaa kulli syai'in Qadir
Kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi, Dia menghidupkan dan mematikan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.
His is the dominion over the heavens and the earth; He grants life and deals death; and He has the power to will anything.
هُوَ ٱلْأَوَّلُ وَٱلْءَاخِرُ وَٱلظَّٰهِرُ وَٱلْبَاطِنُ ۖ وَهُوَ بِكُلِّ شَىْءٍ عَلِيمٌ
Huwal Auwalu wal'Aakhiru waz Zaahiru wal Baatinu wa huwa bikulli syai'in Alim
Dialah Yang Awal dan Yang Akhir Yang Zhahir dan Yang Bathin; dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.
He is the First and the Last, and the Outward as well as the Inward: and He has full knowledge of everything.
هُوَ ٱلَّذِى خَلَقَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ فِى سِتَّةِ أَيَّامٍۢ ثُمَّ ٱسْتَوَىٰ عَلَى ٱلْعَرْشِ ۚ يَعْلَمُ مَا يَلِجُ فِى ٱلْأَرْضِ وَمَا يَخْرُجُ مِنْهَا وَمَا يَنزِلُ مِنَ ٱلسَّمَآءِ وَمَا يَعْرُجُ فِيهَا ۖ وَهُوَ مَعَكُمْ أَيْنَ مَا كُنتُمْ ۚ وَٱللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌۭ
Huwal lazi khalaqas samaauaati wal arda fi sittati aiyaamin summas tauaa 'alal 'Arsy; ya'lamu maa yaliju filardi wa maa yakhruju minhaa wa maa yanzilu minas samaaa'i wa maa ya'ruju fiha wa Huwa ma'akum aina maa kuntum; wallaahu bimaa ta'maluna Basir
Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa: Kemudian Dia bersemayam di atas 'Arsy. Dia mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi dan apa yang keluar daripadanya dan apa yang turun dari langit dan apa yang naik kepada-Nya. Dan Dia bersama kamu di mana saja kamu berada. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.
He it is who has created the heavens and the earth in six aeons, and is established on the throne of His almightiness. He knows all that enters the earth, and all that comes out of it, as well as all that descends from the skies, and all that ascends to them. And He is with you wherever you may be; and God sees all that you do.
لَّهُۥ مُلْكُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۚ وَإِلَى ٱللَّهِ تُرْجَعُ ٱلْأُمُورُ
Lahu mulkus samaauaati wal ard; wa ilal laahi turja'ul umur
Kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi. Dan kepada Allah-lah dikembalikan segala urusan.
His is the dominion over the heavens and the earth; and all things go back unto God [as their source].
يُولِجُ ٱلَّيْلَ فِى ٱلنَّهَارِ وَيُولِجُ ٱلنَّهَارَ فِى ٱلَّيْلِ ۚ وَهُوَ عَلِيمٌۢ بِذَاتِ ٱلصُّدُورِ
Yulijul laila fin nahaari wa yulijun nahaara fil lail; wa Huwa 'Alimum bizaatis sudur
Dialah yang memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam. Dan Dia Maha Mengetahui segala isi hati.
He makes the night grow longer by shortening the day, and makes the day grow longer by shortening the night; and He has full knowledge of what is in the hearts [of men].
ءَامِنُوا۟ بِٱللَّهِ وَرَسُولِهِۦ وَأَنفِقُوا۟ مِمَّا جَعَلَكُم مُّسْتَخْلَفِينَ فِيهِ ۖ فَٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ مِنكُمْ وَأَنفَقُوا۟ لَهُمْ أَجْرٌۭ كَبِيرٌۭ
Aaaminu billaahi wa Rasulihi wa anfiqu mimmaa ja'alakum mustakh lafina fihi fallazina aamanu minkum wa anfaqu lahum ajrun kabir
Berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan nafkahkanlah sebagian dari hartamu yang Allah telah menjadikan kamu menguasainya. Maka orang-orang yang beriman di antara kamu dan menafkahkan (sebagian) dari hartanya memperoleh pahala yang besar.
BELIEVE in God and His Apostle, and spend on others out of that of which He has made you trustees: for, those of you who have attained to faith and who spend freely [in God’s cause] shall have a great reward.
وَمَا لَكُمْ لَا تُؤْمِنُونَ بِٱللَّهِ ۙ وَٱلرَّسُولُ يَدْعُوكُمْ لِتُؤْمِنُوا۟ بِرَبِّكُمْ وَقَدْ أَخَذَ مِيثَٰقَكُمْ إِن كُنتُم مُّؤْمِنِينَ
Wa maa lakum laa tu'minuna billaahi war Rasulu yad'ukum lituu'minu bi Rabbikum wa qad akhaza misaaqakum in kuntum mu'minin
Dan mengapa kamu tidak beriman kepada Allah padahal Rasul menyeru kamu supaya kamu beriman kepada Tuhanmu. Dan sesungguhnya Dia telah mengambil perjanjianmu jika kamu adalah orang-orang yang beriman.
And why should you not believe in God, seeing that the Apostle calls you to believe in [Him who is] your Sustainer, and [seeing that] He has taken a pledge from you? [Why should you not believe in Him] if you are able to believe [in anything]?
هُوَ ٱلَّذِى يُنَزِّلُ عَلَىٰ عَبْدِهِۦٓ ءَايَٰتٍۭ بَيِّنَٰتٍۢ لِّيُخْرِجَكُم مِّنَ ٱلظُّلُمَٰتِ إِلَى ٱلنُّورِ ۚ وَإِنَّ ٱللَّهَ بِكُمْ لَرَءُوفٌۭ رَّحِيمٌۭ
Huwal lazi yunazzilu 'alaa 'abdihie Aaiaatim baiyinaatil liyukhrijakum minaz zulumaati ilan nur; wa innal laaha bikum la Ra'ufur Rahim
Dialah yang menurunkan kepada hamba-Nya ayat-ayat yang terang (Al-Quran) supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya. Dan sesungguhnya Allah benar-benar Maha Penyantun lagi Maha Penyayang terhadapmu.
It is He who bestows from on high clear messages unto [this] His servant, to lead you out of the deep darkness into the light: for, behold, God is most compassionate towards you, a dispenser of grace.
وَمَا لَكُمْ أَلَّا تُنفِقُوا۟ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ وَلِلَّهِ مِيرَٰثُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۚ لَا يَسْتَوِى مِنكُم مَّنْ أَنفَقَ مِن قَبْلِ ٱلْفَتْحِ وَقَٰتَلَ ۚ أُو۟لَٰٓئِكَ أَعْظَمُ دَرَجَةًۭ مِّنَ ٱلَّذِينَ أَنفَقُوا۟ مِنۢ بَعْدُ وَقَٰتَلُوا۟ ۚ وَكُلًّۭا وَعَدَ ٱللَّهُ ٱلْحُسْنَىٰ ۚ وَٱللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌۭ
Wa maa lakum allaa tunfiqu fi sabilil laahi wa lillaahi miraasus samaauaati wal-ard; laa yastaui minkum man anfaqa min qablil fat-hi wa qaatal; ulaaaika a'zamu darajatam minal lazina anfaqu mim ba'du wa qaatalu; wa kullanw wa'adallaahul husnaa; wallaahu bimaa ta'maluna Khabir
Dan mengapa kamu tidak menafkahkan (sebagian hartamu) pada jalan Allah, padahal Allah-lah yang mempusakai (mempunyai) langit dan bumi? Tidak sama di antara kamu orang yang menafkahkan (hartanya) dan berperang sebelum penaklukan (Mekah). Mereka lebih tingi derajatnya daripada orang-orang yang menafkahkan (hartanya) dan berperang sesudah itu. Allah menjanjikan kepada masing-masing mereka (balasan) yang lebih baik. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.
And why should you not spend freely in the cause of God, seeing that God’s [alone] is the heritage of the heavens and the earth? Not equal are those of you who spent and fought [in God’s cause] before the Victory [and those who did not do so]: they are of a higher rank than those who would spend and fight [only] after it - although God has promised the ultimate good to all [who strive in His cause]. and god is aware of that you do.
مَّن ذَا ٱلَّذِى يُقْرِضُ ٱللَّهَ قَرْضًا حَسَنًۭا فَيُضَٰعِفَهُۥ لَهُۥ وَلَهُۥٓ أَجْرٌۭ كَرِيمٌۭ
man zal lazi yuqridul laaha qardan hasanan fa yudaa'ifahu lahu wa lahuo ajrun karim
Siapakah yang mau meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, maka Allah akan melipat-gandakan (balasan) pinjaman itu untuknya, dan dia akan memperoleh pahala yang banyak.
WHO IS IT that will offer up unto God a goodly loan, which He will amply repay For, such [as do so] shall have a noble reward
يَوْمَ تَرَى ٱلْمُؤْمِنِينَ وَٱلْمُؤْمِنَٰتِ يَسْعَىٰ نُورُهُم بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَبِأَيْمَٰنِهِم بُشْرَىٰكُمُ ٱلْيَوْمَ جَنَّٰتٌۭ تَجْرِى مِن تَحْتِهَا ٱلْأَنْهَٰرُ خَٰلِدِينَ فِيهَا ۚ ذَٰلِكَ هُوَ ٱلْفَوْزُ ٱلْعَظِيمُ
Yauma taral mu'minina walmu'minaati yas'aa nuruhum baina aidihim wa biaimaanihim busyraakumul yauma jannaatun tajri min tahtihal anhaaru khaalidina fiha; zaalika huwal fauzul 'azim
(yaitu) pada hari ketika kamu melihat orang mukmin laki-laki dan perempuan, sedang cahaya mereka bersinar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, (dikatakan kepada mereka): "Pada hari ini ada berita gembira untukmu, (yaitu) surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, yang kamu kekal di dalamnya. Itulah keberuntungan yang besar".
on the Day when thou shalt see all believing men and believing women, with their light spreading rapidly before them and on their right, [and with this welcome awaiting them:] “A glad tiding for you today: gardens through which running waters flow, therein to abide! This, this is the triumph supreme!”
يَوْمَ يَقُولُ ٱلْمُنَٰفِقُونَ وَٱلْمُنَٰفِقَٰتُ لِلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱنظُرُونَا نَقْتَبِسْ مِن نُّورِكُمْ قِيلَ ٱرْجِعُوا۟ وَرَآءَكُمْ فَٱلْتَمِسُوا۟ نُورًۭا فَضُرِبَ بَيْنَهُم بِسُورٍۢ لَّهُۥ بَابٌۢ بَاطِنُهُۥ فِيهِ ٱلرَّحْمَةُ وَظَٰهِرُهُۥ مِن قِبَلِهِ ٱلْعَذَابُ
Yauma yaqulul munaa fiquna walmunaafiqaatu lillazina aamanun zurunaa naqtabis min nurikum qilarji'u waraaa'akum faltamisu nuran faduriba bainahum bisuril lahu baab, baatinuhu fihir rahmatu wa zaahiruhu min qibalihi-'azaab
Pada hari ketika orang-orang munafik laki-laki dan perempuan berkata kepada orang-orang yang beriman: "Tunggulah kami supaya kami dapat mengambil sebahagian dari cahayamu". Dikatakan (kepada mereka): "Kembalilah kamu ke belakang dan carilah sendiri cahaya (untukmu)". Lalu diadakan di antara mereka dinding yang mempunyai pintu. Di sebelah dalamnya ada rahmat dan di sebelah luarnya dari situ ada siksa.
On that Day shall the hypocrites, both men and women, speak [thus] unto those who have attained to faith: “Wait for us! Let us have a [ray of] light from your light!” [But] they will be told: “Turn back, and seek a light [of your own]!” And thereupon a wall will be raised between them [and the believers], with a gate in it: within it will be grace and mercy, and against the outside thereof, suffering.
يُنَادُونَهُمْ أَلَمْ نَكُن مَّعَكُمْ ۖ قَالُوا۟ بَلَىٰ وَلَٰكِنَّكُمْ فَتَنتُمْ أَنفُسَكُمْ وَتَرَبَّصْتُمْ وَٱرْتَبْتُمْ وَغَرَّتْكُمُ ٱلْأَمَانِىُّ حَتَّىٰ جَآءَ أَمْرُ ٱللَّهِ وَغَرَّكُم بِٱللَّهِ ٱلْغَرُورُ
Yunaadunahum alam nakum ma'akum qaalu balaa wa laakinnakum fatantum anfusakum wa tarabbastum wartabtum wa gharratkumul amaaniyyu hatta jaaa'a amrul laahi wa gharrakum billaahil gharur
Orang-orang munafik itu memanggil mereka (orang-orang mukmin) seraya berkata: "Bukankah kami dahulu bersama-sama dengan kamu?" Mereka menjawab: "Benar, tetapi kamu mencelakakan dirimu sendiri dan menunggu (kehancuran kami) dan kamu ragu-ragu serta ditipu oleh angan-angan kosong sehingga datanglah ketetapan Allah; dan kamu telah ditipu terhadap Allah oleh (syaitan) yang amat penipu.
They [who will remain without] will call out to those [within], “Were we not with you?” - [to which] the others will answer: “So it was! But you allowed yourselves to succumb to temptation, and you were hesitant [in your faith], and you were doubtful [of resurrection]; and your wishful thinking beguiled you until God’s command came to pass: for, [indeed, your own] deceptive thoughts about God deluded you
فَٱلْيَوْمَ لَا يُؤْخَذُ مِنكُمْ فِدْيَةٌۭ وَلَا مِنَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ ۚ مَأْوَىٰكُمُ ٱلنَّارُ ۖ هِىَ مَوْلَىٰكُمْ ۖ وَبِئْسَ ٱلْمَصِيرُ
Fal Yauma laa yu'khazu minkum fidyatunw wa laa minal lazina kafaru; maauaakumun Naaru hiya mau laakum wa bi'sal masir
Maka pada hari ini tidak diterima tebusan dari kamu dan tidak pula dari orang-orang kafir. Tempat kamu ialah neraka. Dialah tempat berlindungmu. Dan dia adalah sejahat-jahat tempat kembali".
“And so, no ransom shall be accepted today from you, and neither from those who were [openly] bent on denying the truth. Your goal is the fire: it is your [only] refuge - and how evil a journey’s end!”
۞ أَلَمْ يَأْنِ لِلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ أَن تَخْشَعَ قُلُوبُهُمْ لِذِكْرِ ٱللَّهِ وَمَا نَزَلَ مِنَ ٱلْحَقِّ وَلَا يَكُونُوا۟ كَٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْكِتَٰبَ مِن قَبْلُ فَطَالَ عَلَيْهِمُ ٱلْأَمَدُ فَقَسَتْ قُلُوبُهُمْ ۖ وَكَثِيرٌۭ مِّنْهُمْ فَٰسِقُونَ
Alam yaani laillzina aamanuo an takhsya'a qulu buhum lizikril laahi wa maa nazala minal haqqi wa laa yakunu kallazina utul Kitaaba min qablu fataala 'alaihimul amadu faqasat qulubuhum wa kasirum minhum faasiqun
Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka), dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Al Kitab kepadanya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik.
IS IT NOT time that the hearts of all who have attained to faith should feel humble at the remembrance of God and of all the truth that has been bestowed [on them] from on high, lest they become like those who were granted revelation aforetime, and whose hearts have hardened with the passing of time so that many of them are [now] depraved?
ٱعْلَمُوٓا۟ أَنَّ ٱللَّهَ يُحْىِ ٱلْأَرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا ۚ قَدْ بَيَّنَّا لَكُمُ ٱلْءَايَٰتِ لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ
I'lamuo annal laaha yuhyil arda ba'da mautihaa; qad baiyannaa lakumul Aaiaati la'allakum ta'qilun
Ketahuilah olehmu bahwa sesungguhnya Allah menghidupkan bumi sesudah matinya. Sesungguhnya Kami telah menjelaskan kepadamu tanda-tanda kebesaran (Kami) supaya kamu memikirkannya.
[But] know that God gives life to the earth after it has been lifeless! We have indeed made Our messages clear unto you, so that you might use your reason.
إِنَّ ٱلْمُصَّدِّقِينَ وَٱلْمُصَّدِّقَٰتِ وَأَقْرَضُوا۟ ٱللَّهَ قَرْضًا حَسَنًۭا يُضَٰعَفُ لَهُمْ وَلَهُمْ أَجْرٌۭ كَرِيمٌۭ
Innal mussaddiqina wal mussaddiqaati wa aqradul laaha qardan hassanany yudaa'afu lahum wa lahum ajrun karim
Sesungguhnya orang-orang yang membenarkan (Allah dan Rasul-Nya) baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipatgandakan (pembayarannya) kepada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak.
Verily, as for the men and women who accept the truth as true and who [thus] offer up unto God a goodly loan, they will be amply repaid, and shall have a noble reward [in the life to come].
وَٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ بِٱللَّهِ وَرُسُلِهِۦٓ أُو۟لَٰٓئِكَ هُمُ ٱلصِّدِّيقُونَ ۖ وَٱلشُّهَدَآءُ عِندَ رَبِّهِمْ لَهُمْ أَجْرُهُمْ وَنُورُهُمْ ۖ وَٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ وَكَذَّبُوا۟ بِـَٔايَٰتِنَآ أُو۟لَٰٓئِكَ أَصْحَٰبُ ٱلْجَحِيمِ
Wallazina aamanu billaahi wa Rusulihie ulaaa'ika humus siddiquna wasy syuhadaaa'u 'inda Rabbihim lahum ajruhum wa nuruhum wallazina kafaru wa kazzabu bi aaiaatinaaa ulaaaika As haabul jahim
Dan orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, mereka itu orang-orang Shiddiqien dan orang-orang yang menjadi saksi di sisi Tuhan mereka. Bagi mereka pahala dan cahaya mereka. Dan orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itulah penghuni-penghuni neraka.
For, they who have attained to faith in God and His Apostle - it is they, they who uphold the truth, and they who bear witness [thereto] before God: [and so] they shall have their reward and their light! But as for those who are bent on denying the truth and on giving the lie to Our messages - it is they who are destined for the blazing fire!
ٱعْلَمُوٓا۟ أَنَّمَا ٱلْحَيَوٰةُ ٱلدُّنْيَا لَعِبٌۭ وَلَهْوٌۭ وَزِينَةٌۭ وَتَفَاخُرٌۢ بَيْنَكُمْ وَتَكَاثُرٌۭ فِى ٱلْأَمْوَٰلِ وَٱلْأَوْلَٰدِ ۖ كَمَثَلِ غَيْثٍ أَعْجَبَ ٱلْكُفَّارَ نَبَاتُهُۥ ثُمَّ يَهِيجُ فَتَرَىٰهُ مُصْفَرًّۭا ثُمَّ يَكُونُ حُطَٰمًۭا ۖ وَفِى ٱلْءَاخِرَةِ عَذَابٌۭ شَدِيدٌۭ وَمَغْفِرَةٌۭ مِّنَ ٱللَّهِ وَرِضْوَٰنٌۭ ۚ وَمَا ٱلْحَيَوٰةُ ٱلدُّنْيَآ إِلَّا مَتَٰعُ ٱلْغُرُورِ
I'lamuo annamal haiaa tud dunyaa la'ibunw wa lahwunw wa zinatunw wa takaasurun bainakum wa takaasurn fil amwaali wal aulaad, kamasali ghaisin a'jabal kuffaara nabaatuhu summa yahiju fataraahu musfaaran summa yakunu hutaamaa; wa fil aakhirati 'azaabun syadidunw wa magh firatum minal laahi wa ridwaan; wa mal haiyaa tuddun yaaa illaa mataa'ul ghurur
Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.
KNOW [O men] that the life of this world is but a play and a passing delight, and a beautiful show, and [the cause of] your boastful vying with one another, and [of your] greed for more and more riches and children. Its parable is that of [life-giving] rain: the herbage which it causes to grow delights the tillers of the soil; but then it withers, and thou canst see it turn yellow; and in the end it crumbles into dust. But [the abiding truth of man’s condition will become fully apparent] in the life to come: [either] suffering severe, or God’s forgiveness and His goodly acceptance: for the life of this world is nothing but an enjoyment of self-delusion.
سَابِقُوٓا۟ إِلَىٰ مَغْفِرَةٍۢ مِّن رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا كَعَرْضِ ٱلسَّمَآءِ وَٱلْأَرْضِ أُعِدَّتْ لِلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ بِٱللَّهِ وَرُسُلِهِۦ ۚ ذَٰلِكَ فَضْلُ ٱللَّهِ يُؤْتِيهِ مَن يَشَآءُ ۚ وَٱللَّهُ ذُو ٱلْفَضْلِ ٱلْعَظِيمِ
Saabiquo ilaa maghfiratim mir Rabbikum wa jannatin 'arduhaa ka-'ardis samaaa'i wal ardi u'iddat lillazina aamanu billaahi wa Rusulih; zaalika fadlul laahi yu'tihi many yasyaaa'; wal laahu zul fadlil 'azim
Berlomba-lombalah kamu kepada (mendapatkan) ampunan dari Tuhanmu dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-rasul-Nya. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah mempunyai karunia yang besar.
[Hence,] vie with one another in seeking to attain to your Sustainer’s forgiveness, and [thus] to a paradise as vast as the heavens and the earth, which has been readied for those who have attained to faith in God and His Apostle: such is the bounty of God which He grants unto whomever He wills - for God is limitless in His great bounty.
مَآ أَصَابَ مِن مُّصِيبَةٍۢ فِى ٱلْأَرْضِ وَلَا فِىٓ أَنفُسِكُمْ إِلَّا فِى كِتَٰبٍۢ مِّن قَبْلِ أَن نَّبْرَأَهَآ ۚ إِنَّ ذَٰلِكَ عَلَى ٱللَّهِ يَسِيرٌۭ
Maaa asaaba mim musi batin fil ardi wa laa fie anfusikum illaa fi kitaabim min qabli an nabra ahaa; innaa zaalika 'alal laahi yasir
Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.
NO CALAMITY can ever befall the earth, and neither your own selves, unless it be [laid down] in Our decree before We bring it into being: verily, all this is easy for God.
لِّكَيْلَا تَأْسَوْا۟ عَلَىٰ مَا فَاتَكُمْ وَلَا تَفْرَحُوا۟ بِمَآ ءَاتَىٰكُمْ ۗ وَٱللَّهُ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍۢ فَخُورٍ
Likailaa taasau 'alaa maa faatakum wa laa tafrahu bimaaa aataakum; wallaahu laa yuhibbu kulla mukhtaalin fakhur
(Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri,
[Know this,] so that you may not despair over whatever [good] has escaped you nor exult [unduly] over whatever [good] has come to you: for, God does not love any of those who, out of self-conceit, act in a boastful manner –
ٱلَّذِينَ يَبْخَلُونَ وَيَأْمُرُونَ ٱلنَّاسَ بِٱلْبُخْلِ ۗ وَمَن يَتَوَلَّ فَإِنَّ ٱللَّهَ هُوَ ٱلْغَنِىُّ ٱلْحَمِيدُ
Allaziena yabkhaluna wa yaamurunan naasa bil bukhl; wa many yataualla fa innal laaha Huwal Ghaniyyul Hamid
(yaitu) orang-orang yang kikir dan menyuruh manusia berbuat kikir. Dan barangsiapa yang berpaling (dari perintah-perintah Allah) maka sesungguhnya Allah Dialah Yang Maha Kaya lagi Maha Terpuji.
those who are niggardly [with God’s bounty] and bid others to be niggardly! And he who turns his back [on this truth ought to know that], verily, God alone is self-sufficient, the One to whom all praise is due!
لَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلَنَا بِٱلْبَيِّنَٰتِ وَأَنزَلْنَا مَعَهُمُ ٱلْكِتَٰبَ وَٱلْمِيزَانَ لِيَقُومَ ٱلنَّاسُ بِٱلْقِسْطِ ۖ وَأَنزَلْنَا ٱلْحَدِيدَ فِيهِ بَأْسٌۭ شَدِيدٌۭ وَمَنَٰفِعُ لِلنَّاسِ وَلِيَعْلَمَ ٱللَّهُ مَن يَنصُرُهُۥ وَرُسُلَهُۥ بِٱلْغَيْبِ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ قَوِىٌّ عَزِيزٌۭ
Laqad arsalnaa Rusulanaa bilbaiyinaati wa anzalnaa ma'ahumul Kitaaba wal Mizaana liyaquman naasu bilqist, wa anzalnal hadida fihi baasun syadidunw wa manaafi'u linnaasi wa liya'lamal laahu many yansuruhu wa Rusulahu bilghaib; innal laaha Qauiyyn 'Aziz
Sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan bersama mereka Al Kitab dan neraca (keadilan) supaya manusia dapat melaksanakan keadilan. Dan Kami ciptakan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia, (supaya mereka mempergunakan besi itu) dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolong (agama)Nya dan rasul-rasul-Nya padahal Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa.
Indeed, [even aforetime] did We send forth Our apostles with all evidence of [this] truth; and through them We bestowed revelation from on high, and [thus gave you] a balance [wherewith to weigh right and wrong], so that men might behave with equity; and We bestowed [upon you] from on high [the ability to make use of] iron, in which there is awesome power as well as [a source of] benefits for man: and [all this was given to you] so that God might mark out those who would stand up for him and His Apostle, even though He [Himself] is beyond the reach of human perception. Verily, God is powerful, almighty!
وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا نُوحًۭا وَإِبْرَٰهِيمَ وَجَعَلْنَا فِى ذُرِّيَّتِهِمَا ٱلنُّبُوَّةَ وَٱلْكِتَٰبَ ۖ فَمِنْهُم مُّهْتَدٍۢ ۖ وَكَثِيرٌۭ مِّنْهُمْ فَٰسِقُونَ
Wa laqad arsalnaa Nuhanw wa Ibraahima wa ja'alnaa fi zurriyyatihiman nubuwwata wal Kitaaba faminhum muhtad; wa kasirum minhum faasiqun
Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh dan Ibrahim dan Kami jadikan kepada keturunan keduanya kenabian dan Al Kitab, maka di antara mereka ada yang menerima petunjuk dan banyak di antara mereka fasik.
And, indeed, [to the same end] We sent forth Noah and Abraham [as Our message-bearers], and established prophethood and revelation among their descendants; and some of them were on the right way, but many were iniquitous.
ثُمَّ قَفَّيْنَا عَلَىٰٓ ءَاثَٰرِهِم بِرُسُلِنَا وَقَفَّيْنَا بِعِيسَى ٱبْنِ مَرْيَمَ وَءَاتَيْنَٰهُ ٱلْإِنجِيلَ وَجَعَلْنَا فِى قُلُوبِ ٱلَّذِينَ ٱتَّبَعُوهُ رَأْفَةًۭ وَرَحْمَةًۭ وَرَهْبَانِيَّةً ٱبْتَدَعُوهَا مَا كَتَبْنَٰهَا عَلَيْهِمْ إِلَّا ٱبْتِغَآءَ رِضْوَٰنِ ٱللَّهِ فَمَا رَعَوْهَا حَقَّ رِعَايَتِهَا ۖ فَـَٔاتَيْنَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ مِنْهُمْ أَجْرَهُمْ ۖ وَكَثِيرٌۭ مِّنْهُمْ فَٰسِقُونَ
Summa qaffainaa 'alaa aasaarihim bi Rusulinaa wa qaffainaa be 'Isab ni Maryama wa aatainaahul Injila wa ja'alnaa fi qulubil lazinat taba' uhu raafatanw wa rahmatanw wa rahbaaniyyatanib tada' uhaa maa katanaahaa 'alaihim illab tighaaa'a ridwaanil laahi famaa ra'auhaa haqqa ri'aaiatihaa fa aatainal lazina aamanu minhum ajrahum wa kasirum minhum faasiqun
Kemudian Kami iringi di belakang mereka dengan rasul-rasul Kami dan Kami iringi (pula) dengan Isa putra Maryam; dan Kami berikan kepadanya Injil dan Kami jadikan dalam hati orang-orang yang mengikutinya rasa santun dan kasih sayang. Dan mereka mengada-adakan rahbaniyyah padahal kami tidak mewajibkannya kepada mereka tetapi (mereka sendirilah yang mengada-adakannya) untuk mencari keridhaan Allah, lalu mereka tidak memeliharanya dengan pemeliharaan yang semestinya. Maka Kami berikan kepada orang-orang yang beriman di antara mereka pahalanya dan banyak di antara mereka orang-orang fasik.
And thereupon We caused [other of] Our apostles to follow in their footsteps; and [in the course of time] We caused them to be followed by Jesus, the son of Mary, upon whom We bestowed the Gospel; and in the hearts of those who [truly] followed him We engendered compassion and mercy. But as for monastic asceticism - We did not enjoin it upon them: they invented it themselves out of a desire for God’s goodly acceptance. But then, they did not [always] observe it as it ought to have been observed: and so We granted their recompense unto such of them as had [truly] attained to faith, whereas many of them became iniquitous.
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَءَامِنُوا۟ بِرَسُولِهِۦ يُؤْتِكُمْ كِفْلَيْنِ مِن رَّحْمَتِهِۦ وَيَجْعَل لَّكُمْ نُورًۭا تَمْشُونَ بِهِۦ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ۚ وَٱللَّهُ غَفُورٌۭ رَّحِيمٌۭ
Yaaa aiyuhal lazina aamaanut taqullaaha wa aaminu bi Rasulihi yu'tikum kiflaini mir rahmatihi wa yaj'al lakum nuran tamsyuna bihi wa yaghfir lakum; wallaahu Ghafurur Rahim
Hai orang-orang yang beriman (kepada para rasul), bertakwalah kepada Allah dan berimanlah kepada Rasul-Nya, niscaya Allah memberikan rahmat-Nya kepadamu dua bagian, dan menjadikan untukmu cahaya yang dengan cahaya itu kamu dapat berjalan dan Dia mengampuni kamu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
O YOU who have attained to faith! Remain conscious of God, and believe in His Apostle, [and] He will grant you doubly of His grace, and will light for you a light wherein you shall walk, and will forgive you [your past sins]: for God is much-forgiving, a dispenser of grace.
لِّئَلَّا يَعْلَمَ أَهْلُ ٱلْكِتَٰبِ أَلَّا يَقْدِرُونَ عَلَىٰ شَىْءٍۢ مِّن فَضْلِ ٱللَّهِ ۙ وَأَنَّ ٱلْفَضْلَ بِيَدِ ٱللَّهِ يُؤْتِيهِ مَن يَشَآءُ ۚ وَٱللَّهُ ذُو ٱلْفَضْلِ ٱلْعَظِيمِ
Li'alla ya'lama Ahlul kitaabi allaa yaqdiruna 'alaa syai'im min fadlil laahi wa annal fadla bi Yadil laahi u'tihi many yasyaaa'; wallaahu Zul fadilil 'azim
(Kami terangkan yang demikian itu) supaya ahli Kitab mengetahui bahwa mereka tiada mendapat sedikitpun akan karunia Allah (jika mereka tidak beriman kepada Muhammad), dan bahwasanya karunia itu adalah di tangan Allah. Dia berikan karunia itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah mempunyai karunia yang besar.
And the followers of earlier revelation should know that they have no power whatever over any of God’s bounty, seeing that all bounty is in God’s hand [alone]: He grants it unto whomever He wills - for God is limitless in His great bounty.