Al-Anfaal
سُورَةُ الأَنفَالِ
Rampasan Perang • Madaniyah
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ يَسْـَٔلُونَكَ عَنِ ٱلْأَنفَالِ ۖ قُلِ ٱلْأَنفَالُ لِلَّهِ وَٱلرَّسُولِ ۖ فَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَأَصْلِحُوا۟ ذَاتَ بَيْنِكُمْ ۖ وَأَطِيعُوا۟ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُۥٓ إِن كُنتُم مُّؤْمِنِينَ
Yas'alunaka 'anil anfaali qulil anfaalu lillaahi war Rasuli fattaqul laaha wa ahlihu zaata bainikum wa ati'ul laaha wa Rasulahuo in kuntum mu'minin
Mereka menanyakan kepadamu tentang (pembagian) harta rampasan perang. Katakanlah: "Harta rampasan perang kepunyaan Allah dan Rasul, oleh sebab itu bertakwalah kepada Allah dan perbaikilah perhubungan di antara sesamamu; dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya jika kamu adalah orang-orang yang beriman".
HEY WILL ASK thee about the spoils of war. Say: "All spoils of war belong to God and the Apostle." Remain, then, conscious of God, and keep alive the bonds of brotherhood among yourselves, and pay heed unto God and His Apostle, if you are [truly] believers!
إِنَّمَا ٱلْمُؤْمِنُونَ ٱلَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ ٱللَّهُ وَجِلَتْ قُلُوبُهُمْ وَإِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ ءَايَٰتُهُۥ زَادَتْهُمْ إِيمَٰنًۭا وَعَلَىٰ رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ
Innamal mu'minunal lazina izaa zukiral laahu wajilat qulubuhum wa izaa tuliyat 'alaihim Aaiaatuhu zaadat hum imaananw wa 'alaa Rabbihim yatauakkalun
Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal.
Believers are only they whose hearts tremble with awe whenever God is mentioned, and whose faith is strengthened whenever His messages are conveyed unto them, and who in their Sustainer place their trust -
ٱلَّذِينَ يُقِيمُونَ ٱلصَّلَوٰةَ وَمِمَّا رَزَقْنَٰهُمْ يُنفِقُونَ
Allazina yuqimunas Salaata wa mimmaa razaqnaahum yunfiqun
(yaitu) orang-orang yang mendirikan shalat dan yang menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka.
those who are constant in prayer and spend on others out of what We provide for them as sustenance:
أُو۟لَٰٓئِكَ هُمُ ٱلْمُؤْمِنُونَ حَقًّۭا ۚ لَّهُمْ دَرَجَٰتٌ عِندَ رَبِّهِمْ وَمَغْفِرَةٌۭ وَرِزْقٌۭ كَرِيمٌۭ
Ulaaa'ika humul mu'minuna haqqaa; lahum darajaatun 'inda Rabbihim wa magh firatunw wa rizqun karim
Itulah orang-orang yang beriman dengan sebenar-benarnya. Mereka akan memperoleh beberapa derajat ketinggian di sisi Tuhannya dan ampunan serta rezeki (nikmat) yang mulia.
it is they, they who are truly believers! Theirs shall be great dignity in their Sustainer's sight, and forgiveness of sins, and a most excellent sustenance.
كَمَآ أَخْرَجَكَ رَبُّكَ مِنۢ بَيْتِكَ بِٱلْحَقِّ وَإِنَّ فَرِيقًۭا مِّنَ ٱلْمُؤْمِنِينَ لَكَٰرِهُونَ
Kaamaaa akhrajaka Rabbuka mim baitika bilhaqq; wa inna fariqam minal mu'minina lakaarihun
Sebagaimana Tuhanmu menyuruhmu pergi dan rumahmu dengan kebenaran, padahal sesungguhnya sebagian dari orang-orang yang beriman itu tidak menyukainya,
EVEN AS thy Sustainer brought thee forth from thy home [to fight] in the cause of the truth, although some of the believers were averse to it,
يُجَٰدِلُونَكَ فِى ٱلْحَقِّ بَعْدَمَا تَبَيَّنَ كَأَنَّمَا يُسَاقُونَ إِلَى ٱلْمَوْتِ وَهُمْ يَنظُرُونَ
Yujaadilunaka fil haqqi ba'da maa tabaiyana kaannamaa yasaaquna ilal mauti wa hum uanzurun
mereka membantahmu tentang kebenaran sesudah nyata (bahwa mereka pasti menang), seolah-olah mereka dihalau kepada kematian, sedang mereka melihat (sebab-sebab kematian itu).
[so, too,] they would argue with thee about the truth [itself] after it had become manifest - just as if they were being driven towards death and beheld it with their very eyes.
وَإِذْ يَعِدُكُمُ ٱللَّهُ إِحْدَى ٱلطَّآئِفَتَيْنِ أَنَّهَا لَكُمْ وَتَوَدُّونَ أَنَّ غَيْرَ ذَاتِ ٱلشَّوْكَةِ تَكُونُ لَكُمْ وَيُرِيدُ ٱللَّهُ أَن يُحِقَّ ٱلْحَقَّ بِكَلِمَٰتِهِۦ وَيَقْطَعَ دَابِرَ ٱلْكَٰفِرِينَ
Wa iz ya'idukumul laahu ihdat taaa'ifataini annahaa lakum wa tauadduna anna ghaira zaatisy syaukati takunu lakum wa yuridul laahu ai yuhiqqal haqqa bikalimaatihi wa taqta'a daabiral kaafirin
Dan (ingatlah), ketika Allah menjanjikan kepadamu bahwa salah satu dari dua golongan (yang kamu hadapi) adalah untukmu, sedang kamu menginginkan bahwa yang tidak mempunyai kekekuatan senjatalah yang untukmu, dan Allah menghendaki untuk membenarkan yang benar dengan ayat-ayat-Nya dan memusnahkan orang-orang kafir,
And, lo, God gave you the promise that one of the two [enemy] hosts would fall to you: and you would have liked to seize the less powerful one, whereas it was God's will to prove the truth to be true in accordance with His words, and to wipe out the last remnant of those who denied the truth -
لِيُحِقَّ ٱلْحَقَّ وَيُبْطِلَ ٱلْبَٰطِلَ وَلَوْ كَرِهَ ٱلْمُجْرِمُونَ
Liyuhiqqal haqqa wa tubtilal baatila wa lau karihal mujrimun
agar Allah menetapkan yang hak (Islam) dan membatalkan yang batil (syirik) walaupun orang-orang yang berdosa (musyrik) itu tidak menyukainya.
so that He might prove the truth to be true and the false to be false, however hateful this might be to those who were lost in sin.
إِذْ تَسْتَغِيثُونَ رَبَّكُمْ فَٱسْتَجَابَ لَكُمْ أَنِّى مُمِدُّكُم بِأَلْفٍۢ مِّنَ ٱلْمَلَٰٓئِكَةِ مُرْدِفِينَ
Iz tastaghisuna Rabbakum fastajaaba lakum anni mumiddukum bi alfim minal malaaa'ikati murdifin
(Ingatlah), ketika kamu memohon pertolongan kepada Tuhanmu, lalu diperkenankan-Nya bagimu: "Sesungguhnya Aku akan mendatangkan bala bantuan kepada kamu dengan seribu malaikat yang datang berturut-turut".
Lo! You were praying unto your Sustainer for aid, whereupon He thus responded to you: "I shall, verily, aid you with a thousand angels following one upon' another!"
وَمَا جَعَلَهُ ٱللَّهُ إِلَّا بُشْرَىٰ وَلِتَطْمَئِنَّ بِهِۦ قُلُوبُكُمْ ۚ وَمَا ٱلنَّصْرُ إِلَّا مِنْ عِندِ ٱللَّهِ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌ
Wa maa ja'alahul laahu illaa busyraa wa litatma'inna bihi qulubukum; wa man nasru illaa min 'indil laah; innal laaha Azizun Hakim
Dan Allah tidak menjadikannya (mengirim bala bantuan itu), melainkan sebagai kabar gembira dan agar hatimu menjadi tenteram karenanya. Dan kemenangan itu hanyalah dari sisi Allah. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
And God ordained this only as a glad tiding, and that your hearts should thereby be set at rest-since no succour can come from any save God: verily, God is almighty, wise!
إِذْ يُغَشِّيكُمُ ٱلنُّعَاسَ أَمَنَةًۭ مِّنْهُ وَيُنَزِّلُ عَلَيْكُم مِّنَ ٱلسَّمَآءِ مَآءًۭ لِّيُطَهِّرَكُم بِهِۦ وَيُذْهِبَ عَنكُمْ رِجْزَ ٱلشَّيْطَٰنِ وَلِيَرْبِطَ عَلَىٰ قُلُوبِكُمْ وَيُثَبِّتَ بِهِ ٱلْأَقْدَامَ
Iz yughasysyikumun nu'assa amanatam minhu wa yunazzilu 'alaikum minas samaaa'i maaa'al liyutah hirakum bihi wa yuzhiba 'ankum rijzasy Syaitaani wa liyarbita 'ala qulubikum wa yusabbita bihil aqdaam
(Ingatlah), ketika Allah menjadikan kamu mengantuk sebagai suatu penenteraman daripada-Nya, dan Allah menurunkan kepadamu hujan dari langit untuk mensucikan kamu dengan hujan itu dan menghilangkan dari kamu gangguan-gangguan syaitan dan untuk menguatkan hatimu dan mesmperteguh dengannya telapak kaki(mu).
[Remember how it was] when He caused inner calm to enfold you, as an assurance from Him, and sent down upon you water from the skies, so that He might purify you thereby and free you from Satan's unclean whisperings and strengthen your hearts and thus make firm your steps.
إِذْ يُوحِى رَبُّكَ إِلَى ٱلْمَلَٰٓئِكَةِ أَنِّى مَعَكُمْ فَثَبِّتُوا۟ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ۚ سَأُلْقِى فِى قُلُوبِ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ ٱلرُّعْبَ فَٱضْرِبُوا۟ فَوْقَ ٱلْأَعْنَاقِ وَٱضْرِبُوا۟ مِنْهُمْ كُلَّ بَنَانٍۢ
Iz yuhi Rabbuka ilal malaaa'ikati anni ma'akum fasabbitul lazina aamanu; sa ulqi fi qulubil lazina kafarur ru'ba fadribu fauqal a'naaqi wadribu minhum kulla banaan
(Ingatlah), ketika Tuhanmu mewahyukan kepada para malaikat: "Sesungguhnya Aku bersama kamu, maka teguhkan (pendirian) orang-orang yang telah beriman". Kelak akan Aku jatuhkan rasa ketakutan ke dalam hati orang-orang kafir, maka penggallah kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka.
Lo! Thy Sustainer inspired the angels [to convey this His message to the believers]: "I am with you!" [And He commanded the angels:] "And, give firmness unto those who have attained to faith [with these words from Me]: `I shall cast terror into the hearts of those who are bent on denying the truth; strike, then, their necks, [O believers,] and strike off every one of their finger-tips!"
ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ شَآقُّوا۟ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُۥ ۚ وَمَن يُشَاقِقِ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُۥ فَإِنَّ ٱللَّهَ شَدِيدُ ٱلْعِقَابِ
Zaalika bi annahum syaaaqqul laaha wa Rasulah; wa mai yusyaqiqil laaha wa Rasulahu fa innal laaha syadidul 'iqaab
(Ketentuan) yang demikian itu adalah karena sesungguhnya mereka menentang Allah dan Rasul-Nya; dan barangsiapa menentang Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya Allah amat keras siksaan-Nya.
This, because they have cut themselves off from God and His Apostle: and as for him who cuts himself off from God and His Apostle - verily, God is severe in retribution.
ذَٰلِكُمْ فَذُوقُوهُ وَأَنَّ لِلْكَٰفِرِينَ عَذَابَ ٱلنَّارِ
Zaalikum fazuquhu wa anna lilkaafirina 'azaaban Naar
Itulah (hukum dunia yang ditimpakan atasmu), maka rasakanlah hukuman itu. Sesungguhnya bagi orang-orang yang kafir itu ada (lagi) azab neraka.
This [for you, O enemies of God]! Taste it, then, [and know] that suffering through fire awaits those who deny the truth!
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِذَا لَقِيتُمُ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ زَحْفًۭا فَلَا تُوَلُّوهُمُ ٱلْأَدْبَارَ
Yaaa aiyuhal lazina aamanu izaa laqitumul lazina kafaru zahfan falaa tuwalluhumul adbaar
Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu bertemu dengan orang-orang yang kafir yang sedang menyerangmu, maka janganlah kamu membelakangi mereka (mundur).
O YOU who have attained to faith! When you meet in battle those who are bent on denying the truth, advancing in great force, do not turn your backs on them:
وَمَن يُوَلِّهِمْ يَوْمَئِذٍۢ دُبُرَهُۥٓ إِلَّا مُتَحَرِّفًۭا لِّقِتَالٍ أَوْ مُتَحَيِّزًا إِلَىٰ فِئَةٍۢ فَقَدْ بَآءَ بِغَضَبٍۢ مِّنَ ٱللَّهِ وَمَأْوَىٰهُ جَهَنَّمُ ۖ وَبِئْسَ ٱلْمَصِيرُ
Wa mai yuwallihim yauma'izin duburahuo illaa mutaharrifal liqitaalin au mutahaiyizan ilaa fi'atin faqad baaa'a bighadabim minal laahi wa maauaahu Jahannamu wa bi'sal masir
Barangsiapa yang membelakangi mereka (mundur) di waktu itu, kecuali berbelok untuk (sisat) perang atau hendak menggabungkan diri dengan pasukan yang lain, maka sesungguhnya orang itu kembali dengan membawa kemurkaan dari Allah, dan tempatnya ialah neraka Jahannam. Dan amat buruklah tempat kembalinya.
for, whoever on that day turns his back on them-unless it be in a battle manoeuvre or in an endeavour to join another troop [of the believers] - shall indeed have earned the burden of God's condemnation, and his goal shall be hell: and how vile a journey's end!
فَلَمْ تَقْتُلُوهُمْ وَلَٰكِنَّ ٱللَّهَ قَتَلَهُمْ ۚ وَمَا رَمَيْتَ إِذْ رَمَيْتَ وَلَٰكِنَّ ٱللَّهَ رَمَىٰ ۚ وَلِيُبْلِىَ ٱلْمُؤْمِنِينَ مِنْهُ بَلَآءً حَسَنًا ۚ إِنَّ ٱللَّهَ سَمِيعٌ عَلِيمٌۭ
Falam taqtuluhum wa laakinnal laaha qatalahum; wa maa ramaita iz ramaita wa laakinnal laaha ramaa; wa liyubliyal mu'minina minhu balaaa'an hasanaa; innal laaha Sami'un Alim
Maka (yang sebenarnya) bukan kamu yang membunuh mereka, akan tetapi Allahlah yang membunuh mereka, dan bukan kamu yang melempar ketika kamu melempar, tetapi Allah-lah yang melempar. (Allah berbuat demikian untuk membinasakan mereka) dan untuk memberi kemenangan kepada orang-orang mukmin, dengan kemenangan yang baik. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
And yet, [O believers,] it was not you who slew the enemy, but it was God who slew them; and it was not thou who cast [terror into them, O Prophet], when thou didst cast it, but it was God who cast it: and [He did all this] in order that He might test the believers by a goodly test of His Own or daining. Verily, God is all-hearing, all-knowing!
ذَٰلِكُمْ وَأَنَّ ٱللَّهَ مُوهِنُ كَيْدِ ٱلْكَٰفِرِينَ
Zaalikum wa annal laaha muhinu kaidil kaafirin
Itulah (karunia Allah yang dilimpahkan kepadamu), dan sesungguhnya Allah melemahkan tipu daya orang-orang yang kafir.
This [was God's purpose] -and also [to show] that God renders vain the artful schemes of those who deny the truth.
إِن تَسْتَفْتِحُوا۟ فَقَدْ جَآءَكُمُ ٱلْفَتْحُ ۖ وَإِن تَنتَهُوا۟ فَهُوَ خَيْرٌۭ لَّكُمْ ۖ وَإِن تَعُودُوا۟ نَعُدْ وَلَن تُغْنِىَ عَنكُمْ فِئَتُكُمْ شَيْـًۭٔا وَلَوْ كَثُرَتْ وَأَنَّ ٱللَّهَ مَعَ ٱلْمُؤْمِنِينَ
In tastaftihu faqad jaaa'akumul fatsu wa in tantahu fahuwa khairul lakum wa in ta'udu na'ud wa lan tughniya 'ankum fi'atukum syai'anw wa lau kasurat wa annal laaha ma'al mu'minin
Jika kamu (orang-orang musyrikin) mencari keputusan, maka telah datang keputusan kepadamu; dan jika kamu berhenti; maka itulah yang lehih baik bagimu; dan jika kamu kembali, niscaya Kami kembali (pula); dan angkatan perangmu sekali-kali tidak akan dapat menolak dari kamu sesuatu bahayapun, biarpun dia banyak dan sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang beriman.
If you have been praying for victory, [O believers] - victory has now indeed come unto you. And if you abstain [from sinning], it will be for your own good; but if you revert to it, We shall revoke [Our promise of aid] - and never will your community be of any avail to you, however great its numbers: for, behold, God is [only] with those who believe!
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ أَطِيعُوا۟ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُۥ وَلَا تَوَلَّوْا۟ عَنْهُ وَأَنتُمْ تَسْمَعُونَ
Yaaa aiyuhal lazina aamanu ati'ul laaha wa Rasulahu wa laa tauallau 'anhu wa antum tasm'un
Hai orang-orang yang beriman, taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya, dan janganlah kamu berpaling dari pada-Nya, sedang kamu mendengar (perintah-perintah-Nya),
[Hence,] O you who have attained to faith, pay heed unto God and His Apostle, and do not turn away from Him now that you hear [His message];
وَلَا تَكُونُوا۟ كَٱلَّذِينَ قَالُوا۟ سَمِعْنَا وَهُمْ لَا يَسْمَعُونَ
Wa laa takunu kallazina qaalu sami'naa wa hum laa yasma'un
dan janganlah kamu menjadi seperti orang-orang (munafik) vang berkata "Kami mendengarkan, padahal mereka tidak mendengarkan.
and be not like those who say, "We have heard", the while they do not hearken.
۞ إِنَّ شَرَّ ٱلدَّوَآبِّ عِندَ ٱللَّهِ ٱلصُّمُّ ٱلْبُكْمُ ٱلَّذِينَ لَا يَعْقِلُونَ
Inna syarrad dauaaabbi 'indal laahis summul bukmul lazina laa ya'qilun
Sesungguhnya binatang (makhluk) yang seburuk-buruknya pada sisi Allah ialah; orang-orang yang pekak dan tuli yang tidak mengerti apa-apapun.
Verily, the vilest of all creatures in the sight of God are those deaf, those dumb ones who do not use their reason.
وَلَوْ عَلِمَ ٱللَّهُ فِيهِمْ خَيْرًۭا لَّأَسْمَعَهُمْ ۖ وَلَوْ أَسْمَعَهُمْ لَتَوَلَّوا۟ وَّهُم مُّعْرِضُونَ
Wa lau 'alimal laahu fihim khairal la asma'ahum; wa lau asma'ahum latauallau wa hum mu'ridun
Kalau sekiranya Allah mengetahui kebaikan ada pada mereka, tentulah Allah menjadikan mereka dapat mendengar. Dan jikalau Allah menjadikan mereka dapat mendengar, niscaya mereka pasti berpaling juga, sedang mereka memalingkan diri (dari apa yang mereka dengar itu).
For, if God had seen any good in them, He would certainly have made them hear: but [as it is,] even if He had made them hear, they would surely have turned away in their obstinacy.
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱسْتَجِيبُوا۟ لِلَّهِ وَلِلرَّسُولِ إِذَا دَعَاكُمْ لِمَا يُحْيِيكُمْ ۖ وَٱعْلَمُوٓا۟ أَنَّ ٱللَّهَ يَحُولُ بَيْنَ ٱلْمَرْءِ وَقَلْبِهِۦ وَأَنَّهُۥٓ إِلَيْهِ تُحْشَرُونَ
Yaaa aiyuhal lazina aamanus tajibu lillaahi wa lir Rasuli izaa da'aakum limaa yuhyikum wa'lamuo annal laaha yahulu bainal mar'i wa qalbihi wa anahuo ilaihi tuhsyarun
Hai orang-orang yang beriman, penuhilah seruan Allah dan seruan Rasul apabila Rasul menyeru kamu kepada suatu yang memberi kehidupan kepada kamu, ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah membatasi antara manusia dan hatinya dan sesungguhnya kepada-Nya-lah kamu akan dikumpulkan.
O you who have attained to faith! Respond to the call of God and the Apostle whenever he calls you unto that which will give you life; and know that God intervenes between man and [the desires of] his heart, and that unto Him you shall be gathered.
وَٱتَّقُوا۟ فِتْنَةًۭ لَّا تُصِيبَنَّ ٱلَّذِينَ ظَلَمُوا۟ مِنكُمْ خَآصَّةًۭ ۖ وَٱعْلَمُوٓا۟ أَنَّ ٱللَّهَ شَدِيدُ ٱلْعِقَابِ
Wattaqu fitnatal laa tusibannal lazina zalamu minkum khaaaassatanw wa'lamuo annal laaha syadidul 'iqaab
Dan peliharalah dirimu dari pada siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang yang zalim saja di antara kamu. Dan ketahuilah bahwa Allah amat keras siksaan-Nya.
And beware of that temptation to evil which does not befall only those among you who are bent on denying the truth, to the exclusion of others; and know that God is severe in retribution.
وَٱذْكُرُوٓا۟ إِذْ أَنتُمْ قَلِيلٌۭ مُّسْتَضْعَفُونَ فِى ٱلْأَرْضِ تَخَافُونَ أَن يَتَخَطَّفَكُمُ ٱلنَّاسُ فَـَٔاوَىٰكُمْ وَأَيَّدَكُم بِنَصْرِهِۦ وَرَزَقَكُم مِّنَ ٱلطَّيِّبَٰتِ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ
Wazkuruo iz antum qalilum mustad 'afuna filardi takhaafuna ai yatakhat tafakumun naasu fa aauaakum wa aiyadakum binasrihi wa razaqakum minat taiyibaati la'allakum tasykurun
Dan ingatlah (hai para muhajirin) ketika kamu masih berjumlah sedikit, lagi tertindas di muka bumi (Mekah), kamu takut orang-orang (Mekah) akan menculik kamu, maka Allah memberi kamu tempat menetap (Madinah) dan dijadikan-Nya kamu kuat dengan pertolongan-Nya dan diberi-Nya kamu rezeki dari yang baik-baik agar kamu bersyukur.
And remember the time when you were few [and] helpless on earth, fearful lest people do away with you - whereupon He sheltered you, and strengthened you with His succour, and provided for you sustenance out of the good things of life, so that you might have cause to be grateful.
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَا تَخُونُوا۟ ٱللَّهَ وَٱلرَّسُولَ وَتَخُونُوٓا۟ أَمَٰنَٰتِكُمْ وَأَنتُمْ تَعْلَمُونَ
Yaaa aiyuhal lazina aamanu laa takhunal laaha war Rasula wa takhunuo amaanaatikum wa antum ta'lamun
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad) dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui.
[Hence,] O you who have attained to faith, do not be false to God and the Apostle, and do not knowingly be false to the trust that has been reposed in you;
وَٱعْلَمُوٓا۟ أَنَّمَآ أَمْوَٰلُكُمْ وَأَوْلَٰدُكُمْ فِتْنَةٌۭ وَأَنَّ ٱللَّهَ عِندَهُۥٓ أَجْرٌ عَظِيمٌۭ
Wa'lamuo annamaaa amwaalukum wa aulaadukum fitnatunw wa annal laaha 'indahuo ajrun azim
Dan ketahuilah, bahwa hartamu dan anak-anakmu itu hanyalah sebagai cobaan dan sesungguhnya di sisi Allah-lah pahala yang besar.
and know that your worldly goods and your children are but a trial and a temptation, and that with God there is a tremendous reward.
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِن تَتَّقُوا۟ ٱللَّهَ يَجْعَل لَّكُمْ فُرْقَانًۭا وَيُكَفِّرْ عَنكُمْ سَيِّـَٔاتِكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ۗ وَٱللَّهُ ذُو ٱلْفَضْلِ ٱلْعَظِيمِ
Yaaa aiyuhal lazina aamanuo in tattaqul laaha yaj'al lakum furqaananw wa yukaffir 'ankum saiyi aatikum wa yaghfir lakum; wallaahu zul fadlil 'azim
Hai orang-orang beriman, jika kamu bertakwa kepada Allah, Kami akan memberikan kepadamu Furqaan. Dan kami akan jauhkan dirimu dari kesalahan-kesalahanmu, dan mengampuni (dosa-dosa)mu. Dan Allah mempunyai karunia yang besar.
O you who have attained to faith! If you remain conscious of God. He will endow you with a standard by which to discern the true from the false, and will efface your bad deeds, and will forgive you your sins: for God is limitless in His great bounty.
وَإِذْ يَمْكُرُ بِكَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ لِيُثْبِتُوكَ أَوْ يَقْتُلُوكَ أَوْ يُخْرِجُوكَ ۚ وَيَمْكُرُونَ وَيَمْكُرُ ٱللَّهُ ۖ وَٱللَّهُ خَيْرُ ٱلْمَٰكِرِينَ
Wa iz yamkuru bikal lazina kafaru liyusbituka au yaqtuluka au yukhrijuk; wa yamkuruna wa yamkurul laahu wallaahu khairul maakirin
Dan (ingatlah), ketika orang-orang kafir (Quraisy) memikirkan daya upaya terhadapmu untuk menangkap dan memenjarakanmu atau membunuhmu, atau mengusirmu. Mereka memikirkan tipu daya dan Allah menggagalkan tipu daya itu. Dan Allah sebaik-baik Pembalas tipu daya.
AND [remember, O Prophet,] how those who were bent on denying the truth were scheming against thee, in order to restrain thee [from preaching], or to slay thee, or to drive thee away: thus have they [always] schemed: but God brought their scheming to nought-for God is above all schemers.
وَإِذَا تُتْلَىٰ عَلَيْهِمْ ءَايَٰتُنَا قَالُوا۟ قَدْ سَمِعْنَا لَوْ نَشَآءُ لَقُلْنَا مِثْلَ هَٰذَآ ۙ إِنْ هَٰذَآ إِلَّآ أَسَٰطِيرُ ٱلْأَوَّلِينَ
Wa izaa tutlaa 'alaihim Aaiaatunaa qaalu qad sami'naa lau nasyaaa'u laqulnaa misla haazaaa in haazaaa illaaa asaatirul auwalin
Dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat Kami, mereka berkata: "Sesungguhnya kami telah mendengar (ayat-ayat yang seperti ini), kalau kami menhendaki niscaya kami dapat membacakan yang seperti ini, (Al Quran) ini tidak lain hanyalah dongeng-dongengan orang-orang purbakala".
And whenever Our messages were conveyed to them, they would say, "We have heard [all this] before; if we wanted, we could certainly compose sayings like these [ourselves]: they are nothing but fables of ancient times!"
وَإِذْ قَالُوا۟ ٱللَّهُمَّ إِن كَانَ هَٰذَا هُوَ ٱلْحَقَّ مِنْ عِندِكَ فَأَمْطِرْ عَلَيْنَا حِجَارَةًۭ مِّنَ ٱلسَّمَآءِ أَوِ ٱئْتِنَا بِعَذَابٍ أَلِيمٍۢ
Wa iz qaalul laahumma in kaana haazaa huwal haqqa min 'indika fa amtir 'alainaa hijaaratam minas samaaa'i aui'tinaa bi 'azaabin alaim
Dan (ingatlah), ketika mereka (orang-orang musyrik) berkata: "Ya Allah, jika betul (Al Quran) ini, dialah yang benar dari sisi Engkau, maka hujanilah kami dengan batu dari langit, atau datangkanlah kepada kami azab yang pedih".
And, lo, they would say, "O God! If this. be indeed the truth from Thee, then rain down upon us stones from the skies, or inflict [some other] grievous suffering on us!"
وَمَا كَانَ ٱللَّهُ لِيُعَذِّبَهُمْ وَأَنتَ فِيهِمْ ۚ وَمَا كَانَ ٱللَّهُ مُعَذِّبَهُمْ وَهُمْ يَسْتَغْفِرُونَ
Wa maa kanal laahu liyu'az zibahum wa anta fihim; wa maa kaanal laahu mu'az zibahum wa hum yastaghfirun
Dan Allah sekali-kali tidak akan mengazab mereka, sedang kamu berada di antara mereka. Dan tidaklah (pula) Allah akan mengazab mereka, sedang mereka meminta ampun
But God did not choose thus to chastise them whip thou [O Prophet] wert still among them, nor would God chastise them when they [might yet] ask for forgiveness.
وَمَا لَهُمْ أَلَّا يُعَذِّبَهُمُ ٱللَّهُ وَهُمْ يَصُدُّونَ عَنِ ٱلْمَسْجِدِ ٱلْحَرَامِ وَمَا كَانُوٓا۟ أَوْلِيَآءَهُۥٓ ۚ إِنْ أَوْلِيَآؤُهُۥٓ إِلَّا ٱلْمُتَّقُونَ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَهُمْ لَا يَعْلَمُونَ
Wa maa lahum allaa yu'az zibahumul laahu wa hum yasudduna 'anil Masjidil-Haraami wa maa kaanuo auliyaaa'ah; in auliyaaa' uhuo illal muttaquna wa laakinna aksarahum laa ya'lamun
Kenapa Allah tidak mengazab mereka padahal mereka menghalangi orang untuk (mendatangi) Masjidilharam, dan mereka bukanlah orang-orang yang berhak menguasainya? Orang-orang yang berhak menguasai(nya) hanyalah orang-orang yang bertakwa. tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.
But what have they [now] in their favour that God should not chastise them-seeing that they bar [the believers] from the Inviolable House of Worship, although they are not its [rightful] guardians? None but the God-conscious can be its guardians: but of this most of these [evildoers] are unaware;
وَمَا كَانَ صَلَاتُهُمْ عِندَ ٱلْبَيْتِ إِلَّا مُكَآءًۭ وَتَصْدِيَةًۭ ۚ فَذُوقُوا۟ ٱلْعَذَابَ بِمَا كُنتُمْ تَكْفُرُونَ
Wa maa kaana Salaatuhum 'indal Baiti illa mukaaa anw-wa tasdiyah; fazuqul 'azaaba bimaa kuntum takfurun
Sembahyang mereka di sekitar Baitullah itu, lain tidak hanyalah siulan dan tepukan tangan. Maka rasakanlah azab disebabkan kekafiranmu itu.
and their prayers before the Temple are nothing but whistling and clapping of hands. Taste then, [O unbelievers,] this chastisement as an outcome of your persistent denial of the truth!
إِنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ يُنفِقُونَ أَمْوَٰلَهُمْ لِيَصُدُّوا۟ عَن سَبِيلِ ٱللَّهِ ۚ فَسَيُنفِقُونَهَا ثُمَّ تَكُونُ عَلَيْهِمْ حَسْرَةًۭ ثُمَّ يُغْلَبُونَ ۗ وَٱلَّذِينَ كَفَرُوٓا۟ إِلَىٰ جَهَنَّمَ يُحْشَرُونَ
Innal lazina kafaru yunfiquna amwaalahum liyasuddu 'an sabilil laah; fasaiunfiqunahaa summa takunu 'alaihim hasratan summa yughlabun; wal lazina kafaruo ilaa Jahannnama yuhsyaruna
Sesungguhnya orang-orang yang kafir menafkahkan harta mereka untuk menghalangi (orang) dari jalan Allah. Mereka akan menafkahkan harta itu, kemudian menjadi sesalan bagi mereka, dan mereka akan dikalahkan. Dan ke dalam Jahannamlah orang-orang yang kafir itu dikumpulkan,
Behold, those who are bent on denying the truth are spending their riches in order to turn others away from the path of God; and they will go on spending them until they become [a source of] intense regret for them; and then they will be overcome! And those who [until their death] have denied the truth shall be gathered unto hell,
لِيَمِيزَ ٱللَّهُ ٱلْخَبِيثَ مِنَ ٱلطَّيِّبِ وَيَجْعَلَ ٱلْخَبِيثَ بَعْضَهُۥ عَلَىٰ بَعْضٍۢ فَيَرْكُمَهُۥ جَمِيعًۭا فَيَجْعَلَهُۥ فِى جَهَنَّمَ ۚ أُو۟لَٰٓئِكَ هُمُ ٱلْخَٰسِرُونَ
Liyamizal laahul khabisa minat taiyibi wa yaj'alal khabisa ba'dahu 'ala ba'din faiarkumahu jami'an faiaj'alahu fi Jahannnam; ulaaa'ika humul khaasirun
supaya Allah memisahkan (golongan) yang buruk dari yang baik dan menjadikan (golongan) yang buruk itu sebagiannya di atas sebagian yang lain, lalu kesemuanya ditumpukkan-Nya, dan dimasukkan-Nya ke dalam neraka Jahannam. Mereka itulah orang-orang yang merugi.
so that God might separate the bad from the good, and join the bad with one another, and link them all together [within His condemnation], and then place them in hell. They, they are the lost!
قُل لِّلَّذِينَ كَفَرُوٓا۟ إِن يَنتَهُوا۟ يُغْفَرْ لَهُم مَّا قَدْ سَلَفَ وَإِن يَعُودُوا۟ فَقَدْ مَضَتْ سُنَّتُ ٱلْأَوَّلِينَ
Qul lillazina kafaruo iny yantahu yughfar lahum maa qad salafa wa iny ya'udu faqad madat sunnatul auwalin
Katakanlah kepada orang-orang yang kafir itu: "Jika mereka berhenti (dari kekafirannya), niscaya Allah akan mengampuni mereka tentang dosa-dosa mereka yang sudah lalu; dan jika mereka kembali lagi sesungguhnya akan berlaku (kepada mereka) sunnah (Allah tenhadap) orang-orang dahulu".
Tell those who are bent on denying the truth that if they desist, all that is past shall be forgiven them; but if they revert [to their wrongdoing], let them remember what happened to the like of them in times gone by.
وَقَٰتِلُوهُمْ حَتَّىٰ لَا تَكُونَ فِتْنَةٌۭ وَيَكُونَ ٱلدِّينُ كُلُّهُۥ لِلَّهِ ۚ فَإِنِ ٱنتَهَوْا۟ فَإِنَّ ٱللَّهَ بِمَا يَعْمَلُونَ بَصِيرٌۭ
Wa qaatiluhum hattaa laa takuna fitnatunw wa yakunaddinu kulluhu lillaah; fainin tahau fa innallaaha bimaa ya'maluna Basir
Dan perangilah mereka, supaya jangan ada fitnah dan supaya agama itu semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti (dari kekafiran), maka sesungguhnya Allah Maha Melihat apa yang mereka kerjakan.
And fight against them until there is no more oppression and all worship is devoted to God alone. And if they desist-behold, God sees all that they do;
وَإِن تَوَلَّوْا۟ فَٱعْلَمُوٓا۟ أَنَّ ٱللَّهَ مَوْلَىٰكُمْ ۚ نِعْمَ ٱلْمَوْلَىٰ وَنِعْمَ ٱلنَّصِيرُ
Wa in tauallau fa'lamuo annal laaha maulaakum; ni'mal maulaa wa ni'man nasir
Dan jika mereka berpaling, maka ketahuilah bahwasanya Allah Pelindungmu. Dia adalah sebaik-baik Pelindung dan sebaik-baik Penolong.
and if they turn away [from righteousness], know that God is your Lord Supreme: [and] how excellent is this Lord Supreme, and how excellent this Giver of Succour!
۞ وَٱعْلَمُوٓا۟ أَنَّمَا غَنِمْتُم مِّن شَىْءٍۢ فَأَنَّ لِلَّهِ خُمُسَهُۥ وَلِلرَّسُولِ وَلِذِى ٱلْقُرْبَىٰ وَٱلْيَتَٰمَىٰ وَٱلْمَسَٰكِينِ وَٱبْنِ ٱلسَّبِيلِ إِن كُنتُمْ ءَامَنتُم بِٱللَّهِ وَمَآ أَنزَلْنَا عَلَىٰ عَبْدِنَا يَوْمَ ٱلْفُرْقَانِ يَوْمَ ٱلْتَقَى ٱلْجَمْعَانِ ۗ وَٱللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍۢ قَدِيرٌ
Wa'lamuo annamaa ghanimtum min sya'in fa anna lillaahi khumusahu wa lir Rasuli wa lizil qurba walyataamaa walmasaakini wabnis sabili in kuntum aamantum billaahi wa maaa anzalnaa 'ala 'abdinaa yaumal Furqaani yaumaltaqal jam'aan; wal laahu 'alaa kulli syai'in Qadir
Ketahuilah, sesungguhnya apa saja yang dapat kamu peroleh sebagai rampasan perang, maka sesungguhnya seperlima untuk Allah, Rasul, kerabat Rasul, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan ibnussabil, jika kamu beriman kepada Allah dan kepada apa yang kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad) di hari Furqaan, yaitu di hari bertemunya dua pasukan. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
AND KNOW that whatever booty you acquire [in war], one-fifth thereof belongs to God and the Apostle, and the near of kin, and the orphans, and the needy, and the wayfarer. [This you must observe] if you believe in God and in what We bestowed from on high upon Our servant on the day when the true was distinguished from the false - the day when the two hosts met in battle. And God has the power to will anything.
إِذْ أَنتُم بِٱلْعُدْوَةِ ٱلدُّنْيَا وَهُم بِٱلْعُدْوَةِ ٱلْقُصْوَىٰ وَٱلرَّكْبُ أَسْفَلَ مِنكُمْ ۚ وَلَوْ تَوَاعَدتُّمْ لَٱخْتَلَفْتُمْ فِى ٱلْمِيعَٰدِ ۙ وَلَٰكِن لِّيَقْضِىَ ٱللَّهُ أَمْرًۭا كَانَ مَفْعُولًۭا لِّيَهْلِكَ مَنْ هَلَكَ عَنۢ بَيِّنَةٍۢ وَيَحْيَىٰ مَنْ حَىَّ عَنۢ بَيِّنَةٍۢ ۗ وَإِنَّ ٱللَّهَ لَسَمِيعٌ عَلِيمٌ
Iz antum bil'udwatid dunyaa wa hum bil'udwatil quswaa warrakbu asfala minkum; wa lau tauaa'attum lakhtalaftum fil mi'aadi wa laakil liyaqdiyal laahu amran kaana maf'ulal liyahlika man halaka 'am baiyinatinw wa yahyaa man haiya 'am baiyinah; wa innal laaha la Sami'un 'Alim
(Yaitu di hari) ketika kamu berada di pinggir lembah yang dekat dan mereka berada di pinggir lembah yang jauh sedang kafilah itu berada di bawah kamu. Sekiranya kamu mengadakan persetujuan (untuk menentukan hari pertempuran), pastilah kamu tidak sependapat dalam menentukan hari pertempuran itu, akan tetapi (Allah mempertemukan dua pasukan itu) agar Dia melakukan suatu urusan yang mesti dilaksanakan, yaitu agar orang yang binasa itu binasanya dengan keterangan yang nyata dan agar orang yang hidup itu hidupnya dengan keterangan yang nyata (pula). Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui,
[Remember that day] when you were at the near end of the valley [of Badr], and they were at its farthest end, while the caravan was below you. And if you had known that a battle was to take place, you would indeed have refused to accept the challenge: but [the battle was brought about none the less,] so that God might accomplish a thing [which He willed] to be done, [and] that he who would perish might perish in clear evidence of the truth, and that he who would remain alive might live in clear evidence of the truth. And, behold, God is indeed all-hearing, all-knowing.
إِذْ يُرِيكَهُمُ ٱللَّهُ فِى مَنَامِكَ قَلِيلًۭا ۖ وَلَوْ أَرَىٰكَهُمْ كَثِيرًۭا لَّفَشِلْتُمْ وَلَتَنَٰزَعْتُمْ فِى ٱلْأَمْرِ وَلَٰكِنَّ ٱللَّهَ سَلَّمَ ۗ إِنَّهُۥ عَلِيمٌۢ بِذَاتِ ٱلصُّدُورِ
Iz yurikahumul laahu fi manaamika qalila; wa lau araakahum kasiral lafasyiltum wa latanaaza'tum fil amri wa laakinnal laaha sallam; innahu 'alimum bizaatis sudur
(yaitu) ketika Allah menampakkan mereka kepadamu di dalam mimpimu (berjumlah) sedikit. Dan sekiranya Allah memperlihatkan mereka kepada kamu (berjumlah) banyak tentu saja kamu menjadi gentar dan tentu saja kamu akan berbantah-bantahan dalam urusan itu, akan tetapi Allah telah menyelamatkan kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala isi hati.
Lo! God showed them to thee in a dream as few: for, had He shown them to you as many, you would surely have lost heart, and would surely have disagreed with one another about what to do. But God saved [you from this]: verily, He has full knowledge of what is the hearts [of men].
وَإِذْ يُرِيكُمُوهُمْ إِذِ ٱلْتَقَيْتُمْ فِىٓ أَعْيُنِكُمْ قَلِيلًۭا وَيُقَلِّلُكُمْ فِىٓ أَعْيُنِهِمْ لِيَقْضِىَ ٱللَّهُ أَمْرًۭا كَانَ مَفْعُولًۭا ۗ وَإِلَى ٱللَّهِ تُرْجَعُ ٱلْأُمُورُ
Wa iz yurikumuhum izil taqaitum fie a'yunikum qalilanw wa yuqallilukum fie a'yunihim liyaqdiyal laahu amran kaana maf'ulaa; wa ilal laahi turja'ul umur
Dan ketika Allah menampakkan mereka kepada kamu sekalian, ketika kamu berjumpa dengan mereka berjumlah sedikit pada penglihatan matamu dan kamu ditampakkan-Nya berjumlah sedikit pada penglihatan mata mereka, karena Allah hendak melakukan suatu urusan yang mesti dilaksanakan. Dan hanyalah kepada Allahlah dikembalikan segala urusan.
And so, when you met in battle, He made them appear as few in your eyes -just as He made you appear as of little account in their eyes - so that God might accomplish a thing [which He willed] to be done: for all things go back to God [as their source].
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِذَا لَقِيتُمْ فِئَةًۭ فَٱثْبُتُوا۟ وَٱذْكُرُوا۟ ٱللَّهَ كَثِيرًۭا لَّعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
Yaaa aiyuhal lazina aamanuo izaa laqitum fi'atan fasbutu wazkurul laaha kasiral la'allakum tuflihun
Hai orang-orang yang beriman. apabila kamu memerangi pasukan (musuh), maka berteguh hatilah kamu dan sebutlah (nama) Allah sebanyak-banyaknya agar kamu beruntung.
[Hence,] O you who have attained to faith, when you meet a host in battle, be firm, and remember God often; so that you might attain to a happy state!
وَأَطِيعُوا۟ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُۥ وَلَا تَنَٰزَعُوا۟ فَتَفْشَلُوا۟ وَتَذْهَبَ رِيحُكُمْ ۖ وَٱصْبِرُوٓا۟ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ مَعَ ٱلصَّٰبِرِينَ
Wa ati'ul laaha wa Rasulahu wa laa tanaaza'u fatafsyalu wa tazhaba rihukum wasbiru; innal laaha ma'as saabirin
Dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya dan janganlah kamu berbantah-bantahan, yang menyebabkan kamu menjadi gentar dan hilang kekuatanmu dan bersabarlah. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.
And pay heed unto God and His Apostle, and do not [allow yourselves to] be at variance with one another, lest you lose heart and your moral strength desert you. And be patient in adversity: for, verily, God is with those who are patient in adversity.
وَلَا تَكُونُوا۟ كَٱلَّذِينَ خَرَجُوا۟ مِن دِيَٰرِهِم بَطَرًۭا وَرِئَآءَ ٱلنَّاسِ وَيَصُدُّونَ عَن سَبِيلِ ٱللَّهِ ۚ وَٱللَّهُ بِمَا يَعْمَلُونَ مُحِيطٌۭ
Wa laa takunu kallazina kharaju min diyaarihim bataranw wa ri'aaa'an naasi wa yasudduna 'an sabilil laah; wallaahu bimaa ya'maluna muhit
Dan janganlah kamu menjadi seperti orang-orang yang keluar dari kampungnya dengan rasa angkuh dan dengan maksud riya' kepada manusia serta menghalangi (orang) dari jalan Allah. Dan (ilmu) Allah meliputi apa yang mereka kerjakan.
And be not like those [unbelievers] who went forth from their homelands full of self-conceit and a desire to be seen and praised by men for they were trying to turn others away from the path of God -the while God encompassed all their doings [with His might].
وَإِذْ زَيَّنَ لَهُمُ ٱلشَّيْطَٰنُ أَعْمَٰلَهُمْ وَقَالَ لَا غَالِبَ لَكُمُ ٱلْيَوْمَ مِنَ ٱلنَّاسِ وَإِنِّى جَارٌۭ لَّكُمْ ۖ فَلَمَّا تَرَآءَتِ ٱلْفِئَتَانِ نَكَصَ عَلَىٰ عَقِبَيْهِ وَقَالَ إِنِّى بَرِىٓءٌۭ مِّنكُمْ إِنِّىٓ أَرَىٰ مَا لَا تَرَوْنَ إِنِّىٓ أَخَافُ ٱللَّهَ ۚ وَٱللَّهُ شَدِيدُ ٱلْعِقَابِ
Wa iz zaiyana lahumusy syaitaanu a'ma alahum wa qaala laa ghaaliba lakumul yauma minan naasi wa inni jaarul lakum falammaa taraaa'atil fi'ataani nakasa 'alaa aqibaihi wa qaala inni barie'um minkum inni araa maa laa tarauna innie akhaaful laah; wallaahu syadidul 'iqaab
Dan ketika syaitan menjadikan mereka memandang baik pekerjaan mereka dan mengatakan: "Tidak ada seorang manusiapun yang dapat menang terhadapmu pada hari ini, dan sesungguhnya saya ini adalah pelindungmu". Maka tatkala kedua pasukan itu telah dapat saling lihat melihat (berhadapan), syaitan itu balik ke belakang seraya berkata: "Sesungguhnya saya berlepas diri daripada kamu, sesungguhnya saya dapat melihat apa yang kamu sekalian tidak dapat melihat; sesungguhnya saya takut kepada Allah". Dan Allah sangat keras siksa-Nya.
And, lo, Satan made all their doings seem goodly to them, and said, "No one can overcome you this day, for, behold, I shall be your protector!" but as soon as the two hosts came within sight of one another, he turned on his heels and said, "Behold, I am not responsible for you: behold, I see something that you do not see: behold, I fear God-for God is severe in retribution!"
إِذْ يَقُولُ ٱلْمُنَٰفِقُونَ وَٱلَّذِينَ فِى قُلُوبِهِم مَّرَضٌ غَرَّ هَٰٓؤُلَآءِ دِينُهُمْ ۗ وَمَن يَتَوَكَّلْ عَلَى ٱللَّهِ فَإِنَّ ٱللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌۭ
Iz yaqulul munaafiquna wallazina fi qulubihim maradun gharra haaa'ulaaa'i dinuhum; wa mai yatauakkal 'alal laahi fa innal laaha 'azi zun Hakim
(Ingatlah), ketika orang-orang munafik dan orang-orang yang ada penyakit di dalam hatinya berkata: "Mereka itu (orang-orang mukmin) ditipu oleh agamanya". (Allah berfirman): "Barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah, maka sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana".
At the same time, the hypocrites and those in whose hearts was disease were saying, "Their faith has deluded these [believers]!" But he who places his trust in God [knows that], verily, God is almighty, wise.
وَلَوْ تَرَىٰٓ إِذْ يَتَوَفَّى ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ ۙ ٱلْمَلَٰٓئِكَةُ يَضْرِبُونَ وُجُوهَهُمْ وَأَدْبَٰرَهُمْ وَذُوقُوا۟ عَذَابَ ٱلْحَرِيقِ
Wa lau taraaa iz yatauaf fal lazina kafarul malaaa'ikatu yadribuna wujuhahum wa adbaarahum wa zuqu 'azaabal hariq
Kalau kamu melihat ketika para malaikat mencabut jiwa orang-orang yang kafir seraya memukul muka dan belakang mereka (dan berkata): "Rasakanlah olehmu siksa neraka yang membakar", (tentulah kamu akan merasa ngeri).
AND IF thou couldst but see [how it will be] when He causes those who are bent on denying the truth to die: the angels will strike their faces: and their backs, and [will say]: "Taste suffering through fire
ذَٰلِكَ بِمَا قَدَّمَتْ أَيْدِيكُمْ وَأَنَّ ٱللَّهَ لَيْسَ بِظَلَّٰمٍۢ لِّلْعَبِيدِ
Zaalika bimaa qaddamat aidikum wa anal laaha laisa bizallaamil lil 'abid
Demikian itu disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri. Sesungguhnya Allah sekali-kali tidak menganiaya hamba-Nya,
in return for what your own hands have wrought - for, never does God do the least wrong to His creatures!"
كَدَأْبِ ءَالِ فِرْعَوْنَ ۙ وَٱلَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ ۚ كَفَرُوا۟ بِـَٔايَٰتِ ٱللَّهِ فَأَخَذَهُمُ ٱللَّهُ بِذُنُوبِهِمْ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ قَوِىٌّۭ شَدِيدُ ٱلْعِقَابِ
Kadaabi Aali Fir'auna wal lazina min qablihim; kafaru bi Aaiaatil laahi fa akhazahu mul laahu bizunubihim; innal laaha qauiyyun syadidul 'iqaab
(keadaan mereka) serupa dengan keadaan Fir'aun dan pengikut-pengikutnya serta orang-orang yang sebelumnya. Mereka mengingkari ayat-ayat Allah, maka Allah menyiksa mereka disebabkan dosa-dosanya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi amat keras siksaan-Nya.
[To them shall happen.] the like of what happened to Pharaoh's people and those who lived before them: they denied the truth of God's messagesand so God took them to task for their sins. Verily, God is powerful, severe in retribution!
ذَٰلِكَ بِأَنَّ ٱللَّهَ لَمْ يَكُ مُغَيِّرًۭا نِّعْمَةً أَنْعَمَهَا عَلَىٰ قَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا۟ مَا بِأَنفُسِهِمْ ۙ وَأَنَّ ٱللَّهَ سَمِيعٌ عَلِيمٌۭ
Zaalika bi annal laaha lam yaku mughaiyiran ni matan an'amahaa 'alaa qaumin hattaa yughaiyiru maa bianfusihim wa annallaaha sami un 'Alim
(Siksaan) yang demikian itu adalah karena sesungguhnya Allah sekali-kali tidak akan meubah sesuatu nikmat yang telah dianugerahkan-Nya kepada suatu kaum, hingga kaum itu meubah apa-apa yang ada pada diri mereka sendiri, dan sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
This, because God would never change the blessings with which He has graced a people unless they change their inner selves: and [know] that God is all-hearing, all-seeing.
كَدَأْبِ ءَالِ فِرْعَوْنَ ۙ وَٱلَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ ۚ كَذَّبُوا۟ بِـَٔايَٰتِ رَبِّهِمْ فَأَهْلَكْنَٰهُم بِذُنُوبِهِمْ وَأَغْرَقْنَآ ءَالَ فِرْعَوْنَ ۚ وَكُلٌّۭ كَانُوا۟ ظَٰلِمِينَ
Kadaabi Aali Fir'auna wallazina min qablihim; kazzabu bi Aaiaati Rabbihim faahlaknaahum bizunubihim wa aghraqnaa Aala Fir'aun; wa kullun kaanu zaalimin
(keadaan mereka) serupa dengan keadaan Fir'aun dan pengikut-pengikutnya serta orang-orang yang sebelumnya. Mereka mendustakan ayat-ayat Tuhannya maka Kami membinasakan mereka disebabkan dosa-dosanya dan Kami tenggelamkan Fir'aun dan pengikut-pengikutnya; dan kesemuanya adalah orang-orang yang zalim.
[To those sinners shall happen] the like of what happened to Pharaoh's people and those who lived before them: they gave the lie to their Sustainer's messages - and so We destroyed them in return for their sins, and caused Pharaoh's people to drown: for they were evildoers all.
إِنَّ شَرَّ ٱلدَّوَآبِّ عِندَ ٱللَّهِ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ فَهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ
Inna syarrad dauaaabbi 'indal laahil lazina kafaru fahum laa yu'minun
Sesungguhnya binatang (makhluk) yang paling buruk di sisi Allah ialah orang-orang yang kafir, karena mereka itu tidak beriman.
Verily, the vilest creatures in the sight of God are those who are bent on denying the truth and therefore do not believe.
ٱلَّذِينَ عَٰهَدتَّ مِنْهُمْ ثُمَّ يَنقُضُونَ عَهْدَهُمْ فِى كُلِّ مَرَّةٍۢ وَهُمْ لَا يَتَّقُونَ
Allazina'aahatta min hum summa yanquduna 'ahdahum fi kulli marratinw wa hum laa yattaqun
(Yaitu) orang-orang yang kamu telah mengambil perjanjian dari mereka, sesudah itu mereka mengkhianati janjinya pada setiap kalinya, dan mereka tidak takut (akibat-akibatnya).
AS FOR THOSE with whom thou hast made a covenant, and who thereupon break their covenant on every occasion, not being conscious of God-
فَإِمَّا تَثْقَفَنَّهُمْ فِى ٱلْحَرْبِ فَشَرِّدْ بِهِم مَّنْ خَلْفَهُمْ لَعَلَّهُمْ يَذَّكَّرُونَ
Fa immaa tasqafannahum fil harbi fasyarrid bihim man khalfahum la'allahum yazzakkarun
Jika kamu menemui mereka dalam peperangan, maka cerai beraikanlah orang-orang yang di belakang mereka dengan (menumpas) mereka, supaya mereka mengambil pelajaran.
if thou find them at war [with you], make of them a fearsome example for those who follow them, so that they might take it to heart;
وَإِمَّا تَخَافَنَّ مِن قَوْمٍ خِيَانَةًۭ فَٱنۢبِذْ إِلَيْهِمْ عَلَىٰ سَوَآءٍ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُحِبُّ ٱلْخَآئِنِينَ
Wa immaa takhaafana min qaumin khiyaanatan fambiz ilaihim 'alaa sauaaa'; innal laaha laaiuhibbul khaaa'inin
Dan jika kamu khawatir akan (terjadinya) pengkhianatan dari suatu golongan, maka kembalikanlah perjanjian itu kepada mereka dengan cara yang jujur. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berkhianat.
or, if thou hast reason to fear treachery from people [with whom thou hast made a covenant], cast it back at them in an equitable manner: for, verily, God does not love the treacherous!
وَلَا يَحْسَبَنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ سَبَقُوٓا۟ ۚ إِنَّهُمْ لَا يُعْجِزُونَ
Wa laa yahsabannal lazina kafaru sabaquo; innahum laa yu'jizun
Dan janganlah orang-orang yang kafir itu mengira, bahwa mereka akan dapat lolos (dari kekuasaan Allah). Sesungguhnya mereka tidak dapat melemahkan (Allah).
And let them not think - those who are bent on denying the truth -that they shall escapee [God]: behold, they can never frustrate [His purpose].
وَأَعِدُّوا۟ لَهُم مَّا ٱسْتَطَعْتُم مِّن قُوَّةٍۢ وَمِن رِّبَاطِ ٱلْخَيْلِ تُرْهِبُونَ بِهِۦ عَدُوَّ ٱللَّهِ وَعَدُوَّكُمْ وَءَاخَرِينَ مِن دُونِهِمْ لَا تَعْلَمُونَهُمُ ٱللَّهُ يَعْلَمُهُمْ ۚ وَمَا تُنفِقُوا۟ مِن شَىْءٍۢ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ يُوَفَّ إِلَيْكُمْ وَأَنتُمْ لَا تُظْلَمُونَ
Wa a'iddu lahum mastata'tum min quwwatinw wa mirribaatil khaili turhibuna bihi 'aduwwal laahi wa 'aduwwakum wa aakharina min dunihim laa ta'lamu nahum Allaahu ya'lamuhum; wa maa tunfiqu min syai'in fi sabilil laahi yuwaf failaikum wa antum laa tuzlamun
Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah dan musuhmu dan orang orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya; sedang Allah mengetahuinya. Apa saja yang kamu nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalasi dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya (dirugikan).
Hence, make ready against them whatever force and war mounts you are able to muster, so that you might deter thereby the enemies of God, who are your enemies as well, and others besides them of whom you may be unaware, [but] of whom God is aware; and whatever you may expend in God's cause shall be repaid to you in full, and you shall not be wronged.
۞ وَإِن جَنَحُوا۟ لِلسَّلْمِ فَٱجْنَحْ لَهَا وَتَوَكَّلْ عَلَى ٱللَّهِ ۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلْعَلِيمُ
Wa in janahu lissalmi fajnah lahaa wa tauakkal 'alal laah; innahu Huwas Sami'ul 'Alim
Dan jika mereka condong kepada perdamaian, maka condonglah kepadanya dan bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
But if they incline to peace, incline thou to it as well, and place thy trust in God: verily, He alone is all-hearing, all-knowing!
وَإِن يُرِيدُوٓا۟ أَن يَخْدَعُوكَ فَإِنَّ حَسْبَكَ ٱللَّهُ ۚ هُوَ ٱلَّذِىٓ أَيَّدَكَ بِنَصْرِهِۦ وَبِٱلْمُؤْمِنِينَ
Wa iny yuriduo any-yakhda'uka fainna hasbakal laah; Huwal lazie aiyadaka binasrihi wa bilmu'minin
Dan jika mereka bermaksud menipumu, maka sesungguhnya cukuplah Allah (menjadi pelindungmu). Dialah yang memperkuatmu dengan pertolongan-Nya dan dengan para mukmin,
And should they seek but to deceive thee [by their show of peace] - behold, God is enough for thee! He it is who has strengthened thee with His succour, and by giving thee believing followers
وَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِهِمْ ۚ لَوْ أَنفَقْتَ مَا فِى ٱلْأَرْضِ جَمِيعًۭا مَّآ أَلَّفْتَ بَيْنَ قُلُوبِهِمْ وَلَٰكِنَّ ٱللَّهَ أَلَّفَ بَيْنَهُمْ ۚ إِنَّهُۥ عَزِيزٌ حَكِيمٌۭ
Wa allafa baina qulubihim; lau anfaqta maa fil ardi jami'am maaa allafta baina qulubihim wa laakinnallaaha allafa bainahum; innaahu 'Azizun Hakim
dan Yang mempersatukan hati mereka (orang-orang yang beriman). Walaupun kamu membelanjakan semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, akan tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka. Sesungguhnya Dia Maha Gagah lagi Maha Bijaksana.
whose hearts He has brought together: [for,] if thou hadst expended all that is on earth, thou couldst not have brought their hearts together [by thyself]: but God did bring them together. Verily, He is almighty, wise.
يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّبِىُّ حَسْبُكَ ٱللَّهُ وَمَنِ ٱتَّبَعَكَ مِنَ ٱلْمُؤْمِنِينَ
Yaaa aiyuhan Nabiyyu hasbukal laahu wa manittaba 'aka minal mu'minin
Hai Nabi, cukuplah Allah (menjadi Pelindung) bagimu dan bagi orang-orang mukmin yang mengikutimu.
O Prophet! God is enough for thee and those of the believers who follow thee!
يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّبِىُّ حَرِّضِ ٱلْمُؤْمِنِينَ عَلَى ٱلْقِتَالِ ۚ إِن يَكُن مِّنكُمْ عِشْرُونَ صَٰبِرُونَ يَغْلِبُوا۟ مِا۟ئَتَيْنِ ۚ وَإِن يَكُن مِّنكُم مِّا۟ئَةٌۭ يَغْلِبُوٓا۟ أَلْفًۭا مِّنَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ بِأَنَّهُمْ قَوْمٌۭ لَّا يَفْقَهُونَ
Yaaa aiyuhan Nabiyyu harridil mu'minina 'alal qitaal; iny-yakum minkum 'isyruna saabiruna yaghlibu mi'atain; wa iny-yakum minkum min'atuny yaghlibuo alfam minal lazina kafaru bi anahum qaumul laa yafqahun
Hai Nabi, kobarkanlah semangat para mukmin untuk berperang. Jika ada dua puluh orang yang sabar diantaramu, niscaya mereka akan dapat mengalahkan dua ratus orang musuh. Dan jika ada seratus orang yang sabar diantaramu, niscaya mereka akan dapat mengalahkan seribu dari pada orang kafir, disebabkan orang-orang kafir itu kaum yang tidak mengerti.
O Prophet! Inspire the believers to conquer all fear of death when fighting, [so that,] if there be twenty of you who are patient in adversity, they might overcome two hundred; and [that,] if there be one hundred of you, they might overcome one thousand of those who are bent on denying the truth, because they are people who cannot grasp it.
ٱلْـَٰٔنَ خَفَّفَ ٱللَّهُ عَنكُمْ وَعَلِمَ أَنَّ فِيكُمْ ضَعْفًۭا ۚ فَإِن يَكُن مِّنكُم مِّا۟ئَةٌۭ صَابِرَةٌۭ يَغْلِبُوا۟ مِا۟ئَتَيْنِ ۚ وَإِن يَكُن مِّنكُمْ أَلْفٌۭ يَغْلِبُوٓا۟ أَلْفَيْنِ بِإِذْنِ ٱللَّهِ ۗ وَٱللَّهُ مَعَ ٱلصَّٰبِرِينَ
Al'aana khaffafal laahu 'ankum wa 'alima anna fikum da'faa; fa-iny yakum minkum mi'atun saabiratuny yaghlibu mi'atain; wa iny-yakum minkum alfuny yaghlibuo alfaini bi iznil laah; wallaahu ma'as saabirin
Sekarang Allah telah meringankan kepadamu dan dia telah mengetahui bahwa padamu ada kelemahan. Maka jika ada diantaramu seratus orang yang sabar, niscaya mereka akan dapat mengalahkan dua ratus orang kafir; dan jika diantaramu ada seribu orang (yang sabar), niscaya mereka akan dapat mengalahkan dua ribu orang, dengan seizin Allah. Dan Allah beserta orang-orang yang sabar.
For the time being, [however,] God has lightened your burden. for He knows that you are weak: and so, if there be one hundred of you who are patient in adversity, they should [be able to]' overcome two hundred; and if there be one thousand of you, they should [be able to] overcome two thousand by God's leave: for God is with those who are patient in adversity.
مَا كَانَ لِنَبِىٍّ أَن يَكُونَ لَهُۥٓ أَسْرَىٰ حَتَّىٰ يُثْخِنَ فِى ٱلْأَرْضِ ۚ تُرِيدُونَ عَرَضَ ٱلدُّنْيَا وَٱللَّهُ يُرِيدُ ٱلْءَاخِرَةَ ۗ وَٱللَّهُ عَزِيزٌ حَكِيمٌۭ
Maa kaana li Nabiyyin ai yakuna lahuo asraa hatta yuskhina fil ard; turiduna aradad dunyaa wallaahu yuridul Aakhirah; wallaahu 'Azizun Hakim
Tidak patut, bagi seorang Nabi mempunyai tawanan sebelum ia dapat melumpuhkan musuhnya di muka bumi. Kamu menghendaki harta benda duniawiyah sedangkan Allah menghendaki (pahala) akhirat (untukmu). Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
IT DOES NOT behove a prophet to keep captives unless he has battled strenuously on earth. You may desire the fleeting gains of this world-but God desires [for you the good of] the life to come: and God is almighty, wise.
لَّوْلَا كِتَٰبٌۭ مِّنَ ٱللَّهِ سَبَقَ لَمَسَّكُمْ فِيمَآ أَخَذْتُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌۭ
Lau laa Kitaabum minal laahi sabaqa lamassakum fi maaa akhaztum 'azaabun 'azim
Kalau sekiranya tidak ada ketetapan yang telah terdahulu dari Allah, niscaya kamu ditimpa siksaan yang besar karena tebusan yang kamu ambil.
Had it not been for a decree from God that had already gone forth, there would indeed have befallen you a tremendous chastisement on account of all [the captives] that you took.
فَكُلُوا۟ مِمَّا غَنِمْتُمْ حَلَٰلًۭا طَيِّبًۭا ۚ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ غَفُورٌۭ رَّحِيمٌۭ
Fakulu mimaa ghanimtum halaalan taiyibaa; watta qullaah; innal laaha Ghafurur Rahim
Maka makanlah dari sebagian rampasan perang yang telah kamu ambil itu, sebagai makanan yang halal lagi baik, dan bertakwalah kepada Allah; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Enjoy, then, all that is lawful and good among the things which you have gained in war, and remain conscious of God: verily, God is much-forgiving, a dispenser of grace.
يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّبِىُّ قُل لِّمَن فِىٓ أَيْدِيكُم مِّنَ ٱلْأَسْرَىٰٓ إِن يَعْلَمِ ٱللَّهُ فِى قُلُوبِكُمْ خَيْرًۭا يُؤْتِكُمْ خَيْرًۭا مِّمَّآ أُخِذَ مِنكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ۗ وَٱللَّهُ غَفُورٌۭ رَّحِيمٌۭ
Yaaa aiyuhan Nabiyyu qul liman fie aidikum minal asraaa iny-ya lamillaahu fi qulubikum khairany yu'tikum khairam mimmaaa ukhiza minkum wa yaghfir lakum; wallaahu Ghafurur Rahim
Hai Nabi, katakanlah kepada tawanan-tawanan yang ada di tanganmu: "Jika Allah mengetahui ada kebaikan dalam hatimu, niscaya Dia akan memberikan kepadamu yang lebih baik dari apa yang telah diambil daripadamu dan Dia akan mengampuni kamu". Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
[Hence,] O Prophet, say unto the captives who are in your hands: "If God finds any good in your hearts, He will give you something better than all that has been taken from you, and will forgive you your sins: for God is much-forgiving, a dispenser of grace."
وَإِن يُرِيدُوا۟ خِيَانَتَكَ فَقَدْ خَانُوا۟ ٱللَّهَ مِن قَبْلُ فَأَمْكَنَ مِنْهُمْ ۗ وَٱللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ
Wa iny-yuridu khiyaa nataka faqad khaanullaaha min qablu fa amkana minhum; wallaahu 'alimum Hakim
Akan tetapi jika mereka (tawanan-tawanan itu) bermaksud hendak berkhianat kepadamu, maka sesungguhnya mereka telah berkhianat kepada Allah sebelum ini, lalu Allah menjadikan(mu) berkuasa terhadap mereka. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
And should they but seek to play false with thee -well, they were false to God [Himself] ere this: but He gave [the believers] mastery over them. And God is all-knowing, wise.
إِنَّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَهَاجَرُوا۟ وَجَٰهَدُوا۟ بِأَمْوَٰلِهِمْ وَأَنفُسِهِمْ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ وَٱلَّذِينَ ءَاوَوا۟ وَّنَصَرُوٓا۟ أُو۟لَٰٓئِكَ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَآءُ بَعْضٍۢ ۚ وَٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَلَمْ يُهَاجِرُوا۟ مَا لَكُم مِّن وَلَٰيَتِهِم مِّن شَىْءٍ حَتَّىٰ يُهَاجِرُوا۟ ۚ وَإِنِ ٱسْتَنصَرُوكُمْ فِى ٱلدِّينِ فَعَلَيْكُمُ ٱلنَّصْرُ إِلَّا عَلَىٰ قَوْمٍۭ بَيْنَكُمْ وَبَيْنَهُم مِّيثَٰقٌۭ ۗ وَٱللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌۭ
Innal lazina aamanu wa haajaru wa jaahadu bi amwaalihim wa anfusihim fi sabilil laahi wallazina aauau wa nasaruo ulaaa'ika ba'duhum auliyaaa'u ba'd; wallazina aamanu wa lam yuhaajiru maa lakum minw walaaiatihim min syai'in hatta yuhaajiru; wa inistan sarukum fid dini fa'alaiku munnasru illaa 'alaa qaumim bainakum wa bainahum misaaq; wallaahu bimaa ta'maluna Basir
Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad dengan harta dan jiwanya pada jalan Allah dan orang-orang yang memberikan tempat kediaman dan pertoIongan (kepada orang-orang muhajirin), mereka itu satu sama lain lindung-melindungi. Dan (terhadap) orang-orang yang beriman, tetapi belum berhijrah, maka tidak ada kewajiban sedikitpun atasmu melindungi mereka, sebelum mereka berhijrah. (Akan tetapi) jika mereka meminta pertolongan kepadamu dalam (urusan pembelaan) agama, maka kamu wajib memberikan pertolongan kecuali terhadap kaum yang telah ada perjanjian antara kamu dengan mereka. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.
BEHOLD, as for those who have attained to faith, and who have forsaken the domain of evil and are striving hard, with their possessions and their lives, in God's cause, as well as those who shelter and succour [them] - these are [truly] the friends and protectors of one another. But as for those who have come to believe without having migrated [to your country] - you are in no wise responsible for their protection until such a time as they migrate [to you]. Yet, if they ask you for succour against religious persecution, it is your duty to give [them] this succour-except against a people between whom and yourselves there is a covenant: for God sees all that you do.
وَٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَآءُ بَعْضٍ ۚ إِلَّا تَفْعَلُوهُ تَكُن فِتْنَةٌۭ فِى ٱلْأَرْضِ وَفَسَادٌۭ كَبِيرٌۭ
Wallazina kafaru ba'duhum auliyaaa'u ba'd; illaa taf'aluhu takun fitnatun fil ardi wa fasaadun kabir
Adapun orang-orang yang kafir, sebagian mereka menjadi pelindung bagi sebagian yang lain. Jika kamu (hai para muslimin) tidak melaksanakan apa yang telah diperintahkan Allah itu, niscaya akan terjadi kekacauan di muka bumi dan kerusakan yang besar.
With all this, [remember that] those who are bent on denying the truth are allies of one another; and unless you act likewise [among yourselves], oppression will reign on earth, and great corruption.
وَٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَهَاجَرُوا۟ وَجَٰهَدُوا۟ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ وَٱلَّذِينَ ءَاوَوا۟ وَّنَصَرُوٓا۟ أُو۟لَٰٓئِكَ هُمُ ٱلْمُؤْمِنُونَ حَقًّۭا ۚ لَّهُم مَّغْفِرَةٌۭ وَرِزْقٌۭ كَرِيمٌۭ
Wallazina aamanu wa haajaru wa jaahadu fi sabilil laahi wallazina aauau wa nasaruo ulaaa'ika humul mu'minuna haqqaa; lahum maghfiratunw wa rizqun karim
Dan orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad pada jalan Allah, dan orang-orang yang memberi tempat kediaman dan memberi pertolongan (kepada orang-orang muhajirin), mereka itulah orang-orang yang benar-benar beriman. Mereka memperoleh ampunan dan rezeki (nikmat) yang mulia.
And they who have attained to faith, and who have forsaken the domain of evil and are striving hard in God's cause, as well as those who shelter and succour [them]-it is they, they who are truly believers! Forgiveness of sins awaits them, and a most excellent sustenance.
وَٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ مِنۢ بَعْدُ وَهَاجَرُوا۟ وَجَٰهَدُوا۟ مَعَكُمْ فَأُو۟لَٰٓئِكَ مِنكُمْ ۚ وَأُو۟لُوا۟ ٱلْأَرْحَامِ بَعْضُهُمْ أَوْلَىٰ بِبَعْضٍۢ فِى كِتَٰبِ ٱللَّهِ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ بِكُلِّ شَىْءٍ عَلِيمٌۢ
Wallazina aamanu mim ba'du wa haajaru wa jaahadu ma;akum faulaaa'ika minkum; wa ulul arhaami baduhum aulaa biba'din fi Kitaabil laah; innal laaha bikulli syai'in 'Alim
Dan orang-orang yang beriman sesudah itu kemudian berhijrah serta berjihad bersamamu maka orang-orang itu termasuk golonganmu (juga). Orang-orang yang mempunyai hubungan kerabat itu sebagiannya lebih berhak terhadap sesamanya (daripada yang bukan kerabat) di dalam kitab Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.
And as for those who henceforth come to believe, and who forsake the domain of evil and strive hard [in God's cause] together with you - these [too] shall belong to you; and they who are [thus] closely related have the highest claim on one another in [accordance with] God's decree. Verily, God has full knowledge of everything.