Al-Fath
سُورَةُ الفَتۡحِ
Kemenangan • Madaniyah
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ إِنَّا فَتَحْنَا لَكَ فَتْحًۭا مُّبِينًۭا
Innaa fatahnaa laka Fatsam Mubinaa
Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu kemenangan yang nyata,
VERILY, [O Muhammad,] We have laid open before thee a manifest victory,
لِّيَغْفِرَ لَكَ ٱللَّهُ مَا تَقَدَّمَ مِن ذَنۢبِكَ وَمَا تَأَخَّرَ وَيُتِمَّ نِعْمَتَهُۥ عَلَيْكَ وَيَهْدِيَكَ صِرَٰطًۭا مُّسْتَقِيمًۭا
Liyaghfira lakal laahu maa taqaddama min zambika wa maa ta akhkhara wa yutimma ni'matahu 'alaika wa yahdiyaka siraatam mustaqima
supaya Allah memberi ampunan kepadamu terhadap dosamu yang telah lalu dan yang akan datang serta menyempurnakan nikmat-Nya atasmu dan memimpin kamu kepada jalan yang lurus,
so that God might show His forgiveness of all thy faults, past as well as future, and [thus] bestow upon thee the full measure of His blessings, and guide thee on a straight way,
وَيَنصُرَكَ ٱللَّهُ نَصْرًا عَزِيزًا
Wa yansurakal laahu nasran 'azizaa
dan supaya Allah menolongmu dengan pertolongan yang kuat (banyak).
and [show] that God will succour thee with [His] mighty succour.
هُوَ ٱلَّذِىٓ أَنزَلَ ٱلسَّكِينَةَ فِى قُلُوبِ ٱلْمُؤْمِنِينَ لِيَزْدَادُوٓا۟ إِيمَٰنًۭا مَّعَ إِيمَٰنِهِمْ ۗ وَلِلَّهِ جُنُودُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۚ وَكَانَ ٱللَّهُ عَلِيمًا حَكِيمًۭا
Huwal lazie anzalas sakinata fi qulubil mu'minina liyazdaaduo imaanamma'a imaanihim; wa lillaahi junudus samauaati wal ard; wa kaanal laahu 'Aliman Hakimaa
Dialah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin supaya keimanan mereka bertambah di samping keimanan mereka (yang telah ada). Dan kepunyaan Allah-lah tentara langit dan bumi dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana,
It is He who from on high has bestowed inner peace upon the hearts of the believers, so that - seeing that God’s are all the forces of the heavens and the earth, and that God is all-knowing, truly wise - they might grow yet more firm in their faith;
لِّيُدْخِلَ ٱلْمُؤْمِنِينَ وَٱلْمُؤْمِنَٰتِ جَنَّٰتٍۢ تَجْرِى مِن تَحْتِهَا ٱلْأَنْهَٰرُ خَٰلِدِينَ فِيهَا وَيُكَفِّرَ عَنْهُمْ سَيِّـَٔاتِهِمْ ۚ وَكَانَ ذَٰلِكَ عِندَ ٱللَّهِ فَوْزًا عَظِيمًۭا
Liyudkhilal mu'minina walmu'minaati jannaatin tajri min tahtihal anhaaru khaalidina fihaa wa yukaffira 'anhum saiyi aatihim; wa kaana zaalika 'indal laahi fauzan 'azimaa
supaya Dia memasukkan orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya dan supaya Dia menutupi kesalahan-kesalahan mereka. Dan yang demikian itu adalah keberuntungan yang besar di sisi Allah,
[and] that He might admit the believers, both men and women, into gardens through which running waters flow, therein to abide, and that He might efface their [past bad] deeds: and that is, in the sight of God, indeed a triumph supreme!
وَيُعَذِّبَ ٱلْمُنَٰفِقِينَ وَٱلْمُنَٰفِقَٰتِ وَٱلْمُشْرِكِينَ وَٱلْمُشْرِكَٰتِ ٱلظَّآنِّينَ بِٱللَّهِ ظَنَّ ٱلسَّوْءِ ۚ عَلَيْهِمْ دَآئِرَةُ ٱلسَّوْءِ ۖ وَغَضِبَ ٱللَّهُ عَلَيْهِمْ وَلَعَنَهُمْ وَأَعَدَّ لَهُمْ جَهَنَّمَ ۖ وَسَآءَتْ مَصِيرًۭا
Wa yu'azzibal munaafiqina walmunaafiqaati wal musyrikina walmusyrikaatiz zaaannina billaahi zannas sau'; 'alaihim daaa'iratus sau'i wa ghadibal laahu 'alaihim wa la'anahum wa a'adda lahum jahannama wa saaa' at masiraa
dan supaya Dia mengazab orang-orang munafik laki-laki dan perempuan dan orang-orang musyrik laki-laki dan perempuan yang mereka itu berprasangka buruk terhadap Allah. Mereka akan mendapat giliran (kebinasaan) yang amat buruk dan Allah memurkai dan mengutuk mereka serta menyediakan bagi mereka neraka Jahannam. Dan (neraka Jahannam) itulah sejahat-jahat tempat kembali.
And [God has willed] to impose suffering [in the life to come] on the hypocrites, both men and women, and on those who ascribe divinity to aught beside Him, both men and women: all who entertain evil thoughts about God. Evil encompasses them from all sides, and God’s condemnation rests upon them; and He has rejected them [from His grace], and has readied hell for them: and how evil a journey’s end!
وَلِلَّهِ جُنُودُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۚ وَكَانَ ٱللَّهُ عَزِيزًا حَكِيمًا
Wa lillaahi junudus samaauaati wal ard; wa kaanal laahu 'azizan hakima
Dan kepunyaan Allah-lah tentara langit dan bumi. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
For, God’s are all the forces of the heavens and the earth; and God is indeed almighty, truly wise!
إِنَّآ أَرْسَلْنَٰكَ شَٰهِدًۭا وَمُبَشِّرًۭا وَنَذِيرًۭا
Innaaa arsalnaaka syaahi danw wa mubasysyiranw wa nazira
Sesungguhnya Kami mengutus kamu sebagai saksi, pembawa berita gembira dan pemberi peringatan,
VERILY, [O Muhammad,] We have sent thee as a witness [to the truth], and as a herald of glad tidings and a warner –
لِّتُؤْمِنُوا۟ بِٱللَّهِ وَرَسُولِهِۦ وَتُعَزِّرُوهُ وَتُوَقِّرُوهُ وَتُسَبِّحُوهُ بُكْرَةًۭ وَأَصِيلًا
Litu minu billaahi wa Rasulihi wa tu'azziruhu watuwaqqiruhu watusabbi huhu bukratanw wa asilaa
supaya kamu sekalian beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, menguatkan (agama)Nya, membesarkan-Nya. Dan bertasbih kepada-Nya di waktu pagi dan petang.
so that you [O men] might believe in God and His Apostle, and might honour Him, and revere Him, and extol His limitless glory from morn to evening.
إِنَّ ٱلَّذِينَ يُبَايِعُونَكَ إِنَّمَا يُبَايِعُونَ ٱللَّهَ يَدُ ٱللَّهِ فَوْقَ أَيْدِيهِمْ ۚ فَمَن نَّكَثَ فَإِنَّمَا يَنكُثُ عَلَىٰ نَفْسِهِۦ ۖ وَمَنْ أَوْفَىٰ بِمَا عَٰهَدَ عَلَيْهُ ٱللَّهَ فَسَيُؤْتِيهِ أَجْرًا عَظِيمًۭا
Innal lazina yubaaii'unaka innamaa yubaaii'unal laaha yadul laahi fauqa aidehim; faman nakasa fainnamaa yuankusu 'alaa nafsihi wa man aufaa bimaa 'aahada 'alihul laaha fasa yu'tihi ajran 'azimaa
Bahwasanya orang-orang yang berjanji setia kepada kamu sesungguhnya mereka berjanji setia kepada Allah. Tangan Allah di atas tangan mereka, maka barangsiapa yang melanggar janjinya niscaya akibat ia melanggar janji itu akan menimpa dirinya sendiri dan barangsiapa menepati janjinya kepada Allah maka Allah akan memberinya pahala yang besar.
Behold, all who pledge their allegiance to thee pledge their allegiance to God: the hand of God is over their hands. Hence, he who breaks his oath, breaks it only to his own hurt; whereas he who remains true to what he has pledged unto God, on him will He bestow a reward supreme.
سَيَقُولُ لَكَ ٱلْمُخَلَّفُونَ مِنَ ٱلْأَعْرَابِ شَغَلَتْنَآ أَمْوَٰلُنَا وَأَهْلُونَا فَٱسْتَغْفِرْ لَنَا ۚ يَقُولُونَ بِأَلْسِنَتِهِم مَّا لَيْسَ فِى قُلُوبِهِمْ ۚ قُلْ فَمَن يَمْلِكُ لَكُم مِّنَ ٱللَّهِ شَيْـًٔا إِنْ أَرَادَ بِكُمْ ضَرًّا أَوْ أَرَادَ بِكُمْ نَفْعًۢا ۚ بَلْ كَانَ ٱللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرًۢا
Sa yaqulu lakal mukhal lafuna minal-A'raabi syaighalatnaaa amwaalunaa wa ahlunaa fastaghfir lanaa; yaquluna bi alsinatihim maa laisa fi qulubihim; qul famany yamliku lakum minal laahi syai'an in araada bikum darran au araada bikum naf'aa; bal kaanal laahu bimaa ta'maluna Khabiraa
Orang-orang Badwi yang tertinggal (tidak turut ke Hudaibiyah) akan mengatakan: "Harta dan keluarga kami telah merintangi kami, maka mohonkanlah ampunan untuk kami"; mereka mengucapkan dengan lidahnya apa yang tidak ada dalam hatinya. Katakanlah: "Maka siapakah (gerangan) yang dapat menghalang-halangi kehendak Allah jika Dia menghendaki kemudharatan bagimu atau jika Dia menghendaki manfaat bagimu. Sebenarnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
Those of the bedouin who stayed behind will say unto thee: “[The need to take care of] our chattels and our families kept us busy: do then, [O Prophet,] ask God to forgive us!” [Thus,] they will utter with their tongues something that is not in their hearts. Say: “Who, then, has it in his power to avert from you aught that God may have willed, whether it be His will to harm you or to confer a benefit on you? Nay, but God is fully aware of what you do!
بَلْ ظَنَنتُمْ أَن لَّن يَنقَلِبَ ٱلرَّسُولُ وَٱلْمُؤْمِنُونَ إِلَىٰٓ أَهْلِيهِمْ أَبَدًۭا وَزُيِّنَ ذَٰلِكَ فِى قُلُوبِكُمْ وَظَنَنتُمْ ظَنَّ ٱلسَّوْءِ وَكُنتُمْ قَوْمًۢا بُورًۭا
Bal zanantum al lany yanqalibar Rasulu walmu'minuna ilaaa ahlihim abadanw wa zuyyina zaalika fi qulubikum wa zanantum zannnas sau'i wa kuntum qaumam buraa
Tetapi kamu menyangka bahwa Rasul dan orang-orang mukmin tidak sekali-kali akan kembali kepada keluarga mereka selama-lamanya dan syaitan telah menjadikan kamu memandang baik dalam hatimu persangkaan itu, dan kamu telah menyangka dengan sangkaan yang buruk dan kamu menjadi kaum yang binasa.
Nay, you thought that the Apostle and the believers would never return to their kith and kin: and this seemed goodly to your hearts. And you entertained [such] evil thoughts because you have always been people devoid of all good!”
وَمَن لَّمْ يُؤْمِنۢ بِٱللَّهِ وَرَسُولِهِۦ فَإِنَّآ أَعْتَدْنَا لِلْكَٰفِرِينَ سَعِيرًۭا
Wa mal lam yu'mim billaahi wa Rasulihi fainnaaa a'tadnaa lilkaafirina sa'iraa
Dan barangsiapa yang tidak beriman kepada Allah dan Rasul-Nya maka sesungguhnya Kami menyediakan untuk orang-orang yang kafir neraka yang bernyala-nyala.
Now as for those who will not believe in God and His Apostle - verily, We have readied a blazing flame for all [such] deniers of the truth!
وَلِلَّهِ مُلْكُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۚ يَغْفِرُ لِمَن يَشَآءُ وَيُعَذِّبُ مَن يَشَآءُ ۚ وَكَانَ ٱللَّهُ غَفُورًۭا رَّحِيمًۭا
Wa lillaahii mulkus samaauaati wal ard; yaghfiru limany yasyaaa'u wa yu'azzibu many yasyaaa'; wa kaanal laahu Ghafurar Rahimaa
Dan hanya kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi. Dia memberikan ampun kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan mengazab siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
But God’s is the dominion over the heavens and the earth: He forgives whomever He wills, and imposes suffering on whomever He wills - and [withal,] He is indeed much-forgiving, a dispenser of grace.
سَيَقُولُ ٱلْمُخَلَّفُونَ إِذَا ٱنطَلَقْتُمْ إِلَىٰ مَغَانِمَ لِتَأْخُذُوهَا ذَرُونَا نَتَّبِعْكُمْ ۖ يُرِيدُونَ أَن يُبَدِّلُوا۟ كَلَٰمَ ٱللَّهِ ۚ قُل لَّن تَتَّبِعُونَا كَذَٰلِكُمْ قَالَ ٱللَّهُ مِن قَبْلُ ۖ فَسَيَقُولُونَ بَلْ تَحْسُدُونَنَا ۚ بَلْ كَانُوا۟ لَا يَفْقَهُونَ إِلَّا قَلِيلًۭا
Sa yaqulul mukhalla funa izan talaqtum ilaa maghaanima litaakhuzuhaa zarunaa nattabi'kum yuriduna any yubaddilu Kalaamallaah; qul lan tattabi'unaa kazaalikum qaalal laahu min qablu fasa yaquluna bal tahsudunanna; bal kaanu laa yafqahuna illaa qalila
Orang-orang Badwi yang tertinggal itu akan berkata apabila kamu berangkat untuk mengambil barang rampasan: "Biarkanlah kami, niscaya kami mengikuti kamu"; mereka hendak merubah janji Allah. Katakanlah: "Kamu sekali-kali tidak (boleh) mengikuti kami; demikian Allah telah menetapkan sebelumnya"; mereka akan mengatakan: "Sebenarnya kamu dengki kepada kami". Bahkan mereka tidak mengerti melainkan sedikit sekali.
As soon as you [O believers] are about to set forth on a war that promises booty, those who stayed behind [aforetime] will surely say, “Allow us to go with you” - [thus showing that] they would like to alter the Word of God. Say: “By no means shall you go with us: God has declared aforetime [to whom all spoils shall belong].” Thereupon they will [surely] answer, “Nay, but you begrudge us [our share of booty]!” Nay, they can grasp but so little of the truth!
قُل لِّلْمُخَلَّفِينَ مِنَ ٱلْأَعْرَابِ سَتُدْعَوْنَ إِلَىٰ قَوْمٍ أُو۟لِى بَأْسٍۢ شَدِيدٍۢ تُقَٰتِلُونَهُمْ أَوْ يُسْلِمُونَ ۖ فَإِن تُطِيعُوا۟ يُؤْتِكُمُ ٱللَّهُ أَجْرًا حَسَنًۭا ۖ وَإِن تَتَوَلَّوْا۟ كَمَا تَوَلَّيْتُم مِّن قَبْلُ يُعَذِّبْكُمْ عَذَابًا أَلِيمًۭا
Qul lilmukhallafina minal A'raabi satud'auna ilaa qaumin uli baasin syadidin tuqaati lunahum au yuslimuna fa in tuti'u yu'tikumul laahu ajran hasananw wa in tatauallau kamaa tauallaitum min qablu yu'azzibkum 'azaaban alimaa
Katakanlah kepada orang-orang Badwi yang tertinggal: "Kamu akan diajak untuk (memerangi) kaum yang mempunyai kekuatan yang besar, kamu akan memerangi mereka atau mereka menyerah (masuk Islam). Maka jika kamu patuhi (ajakan itu) niscaya Allah akan memberikan kepadamu pahala yang baik dan jika kamu berpaling sebagaimana kamu telah berpaling sebelumnya, niscaya Dia akan mengazab kamu dengan azab yang pedih".
Say unto those bedouin who stayed behind: “In time you will be called upon [to fight] against people of great prowess in war: you will have to fight against them [until you die] or they surrender. And then, if you heed [that call], God will bestow on you a goodly reward; but if you turn away as you turned away this time, He will chastise you with grievous chastisement.”
لَّيْسَ عَلَى ٱلْأَعْمَىٰ حَرَجٌۭ وَلَا عَلَى ٱلْأَعْرَجِ حَرَجٌۭ وَلَا عَلَى ٱلْمَرِيضِ حَرَجٌۭ ۗ وَمَن يُطِعِ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُۥ يُدْخِلْهُ جَنَّٰتٍۢ تَجْرِى مِن تَحْتِهَا ٱلْأَنْهَٰرُ ۖ وَمَن يَتَوَلَّ يُعَذِّبْهُ عَذَابًا أَلِيمًۭا
Laisa 'alal a'maa harajunw wa laa 'alal a'raji harajunw wa laa 'alal maridi haraj' wa many yutil'il laaha wa Rasulahu yudkhilhu jannaatin tajri min tahtihal anhaaru wa many yataualla yu'azzibhu 'azaaban alimaa
Tiada dosa atas orang-orang yang buta dan atas orang yang pincang dan atas orang yang sakit (apabila tidak ikut berperang). Dan barangsiapa yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya; niscaya Allah akan memasukkannya ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai dan barang siapa yang berpaling niscaya akan diazab-Nya dengan azab yang pedih.
No blame attaches to the blind, nor does blame attach to the lame, nor does blame attach to the sick [for staying away from a war in God’s cause]; but whoever heeds [the call of] God and His Apostle [in deed or in heart], him will He admit into gardens through which running waters flow; whereas him who turns away will He chastise with grievous chastisement.
۞ لَّقَدْ رَضِىَ ٱللَّهُ عَنِ ٱلْمُؤْمِنِينَ إِذْ يُبَايِعُونَكَ تَحْتَ ٱلشَّجَرَةِ فَعَلِمَ مَا فِى قُلُوبِهِمْ فَأَنزَلَ ٱلسَّكِينَةَ عَلَيْهِمْ وَأَثَٰبَهُمْ فَتْحًۭا قَرِيبًۭا
Laqad radiyal laahu 'anil mu'minina iz yubaaii 'unaka tahtasy syajarati fa'alima maa fi qulubihim fa anzalas sakinata 'alaihim wa asaa bahum fat han qaribaa
Sesungguhnya Allah telah ridha terhadap orang-orang mukmin ketika mereka berjanji setia kepadamu di bawah pohon, maka Allah mengetahui apa yang ada dalam hati mereka lalu menurunkan ketenangan atas mereka dan memberi balasan kepada mereka dengan kemenangan yang dekat (waktunya).
INDEED, well-pleased was God with the believers when they pledged their allegiance unto thee [O Muhammad] under that tree, for He knew what was in their hearts; and so He bestowed inner peace upon them from on high, and rewarded them with [the glad tiding of] a victory soon to come
وَمَغَانِمَ كَثِيرَةًۭ يَأْخُذُونَهَا ۗ وَكَانَ ٱللَّهُ عَزِيزًا حَكِيمًۭا
Wa maghaanima kasira tany yaakhuzunahaa; wa kaanal laahu 'Azizan Hakimaa
Serta harta rampasan yang banyak yang dapat mereka ambil. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
and [of] many war-gains which they would achieve: for God is indeed almighty, wise.
وَعَدَكُمُ ٱللَّهُ مَغَانِمَ كَثِيرَةًۭ تَأْخُذُونَهَا فَعَجَّلَ لَكُمْ هَٰذِهِۦ وَكَفَّ أَيْدِىَ ٱلنَّاسِ عَنكُمْ وَلِتَكُونَ ءَايَةًۭ لِّلْمُؤْمِنِينَ وَيَهْدِيَكُمْ صِرَٰطًۭا مُّسْتَقِيمًۭا
Wa'adakumul laahu ma ghaanima kasiratan taakhuzu nahaa fa'ajjala lakum haazihi wa kaffa aidiyan naasi 'ankum wa litakuna aaiatal lilmu'minina wa yahdiyakum siraatam mustaqima
Allah menjanjikan kepada kamu harta rampasan yang banyak yang dapat kamu ambil, maka disegerakan-Nya harta rampasan ini untukmu dan Dia menahan tangan manusia dari (membinasakan)mu (agar kamu mensyukuri-Nya) dan agar hal itu menjadi bukti bagi orang-orang mukmin dan agar Dia menunjuki kamu kepada jalan yang lurus.
[O you who believe!] God has promised you many war-gains which you shall yet achieve; and He has vouchsafed you these [worldly gains] well in advance, and has stayed from you the hands of [hostile] people, so that this [your inner strength] may become a symbol to the believers [who will come after you], and that He may guide you all on a straight way.
وَأُخْرَىٰ لَمْ تَقْدِرُوا۟ عَلَيْهَا قَدْ أَحَاطَ ٱللَّهُ بِهَا ۚ وَكَانَ ٱللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍۢ قَدِيرًۭا
Wa ukhraa lam taqdiru 'alaihaa qad ahaatal laahu bihaa; wa kaanal laahu 'alaa kulli syai'in qadira
Dan (telah menjanjikan pula kemenangan-kemenangan) yang lain (atas negeri-negeri) yang kamu belum dapat menguasainya yang sungguh Allah telah menentukan-Nya. Dan adalah Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
And there are yet other [gains] which are still beyond your grasp, [but] which God has already encompassed [for you]: for God has the power to will anything.
وَلَوْ قَٰتَلَكُمُ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ لَوَلَّوُا۟ ٱلْأَدْبَٰرَ ثُمَّ لَا يَجِدُونَ وَلِيًّۭا وَلَا نَصِيرًۭا
Wa lau qaatalakumul lazina kafaru la wallauul adbaara summa laa yajiduna waliyanw-wa laa nasiraa
Dan sekiranya orang-orang kafir itu memerangi kamu pastilah mereka berbalik melarikan diri ke belakang (kalah) kemudian mereka tiada memperoleh pelindung dan tidak (pula) penolong.
And [now,] if they who are bent on denying the truth should fight against you, they will indeed turn their backs [in flight], and will find none to protect them and none to bring them succour:
سُنَّةَ ٱللَّهِ ٱلَّتِى قَدْ خَلَتْ مِن قَبْلُ ۖ وَلَن تَجِدَ لِسُنَّةِ ٱللَّهِ تَبْدِيلًۭا
Sunnatal laahil lati qad khalat min qablu wa lan tajida lisunnatil laahi tabdilaa
Sebagai suatu sunnatullah yang telah berlaku sejak dahulu, kamu sekali-kali tiada akan menemukan perubahan bagi sunnatullah itu.
such being God’s way which has ever obtained in the past - and never wilt thou find any change in God’s way!
وَهُوَ ٱلَّذِى كَفَّ أَيْدِيَهُمْ عَنكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ عَنْهُم بِبَطْنِ مَكَّةَ مِنۢ بَعْدِ أَنْ أَظْفَرَكُمْ عَلَيْهِمْ ۚ وَكَانَ ٱللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرًا
Wa Huwal lazi kaffa aidiyahum 'ankum wa aidiyakum 'anhum bibatni Makkata mim ba'di an azfarakum 'alaihim; wa kaanal laahu bimaa ta'maluna Basira
Dan Dialah yang menahan tangan mereka dari (membinasakan) kamu dan (menahan) tangan kamu dari (membinasakan) mereka di tengah kota Mekah sesudah Allah memenangkan kamu atas mereka, dan adalah Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.
And He it is who, in the valley of Mecca, stayed their hands from you, and your hands from them, after He had enabled you to vanquish them; and God saw indeed what you were doing.
هُمُ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ وَصَدُّوكُمْ عَنِ ٱلْمَسْجِدِ ٱلْحَرَامِ وَٱلْهَدْىَ مَعْكُوفًا أَن يَبْلُغَ مَحِلَّهُۥ ۚ وَلَوْلَا رِجَالٌۭ مُّؤْمِنُونَ وَنِسَآءٌۭ مُّؤْمِنَٰتٌۭ لَّمْ تَعْلَمُوهُمْ أَن تَطَـُٔوهُمْ فَتُصِيبَكُم مِّنْهُم مَّعَرَّةٌۢ بِغَيْرِ عِلْمٍۢ ۖ لِّيُدْخِلَ ٱللَّهُ فِى رَحْمَتِهِۦ مَن يَشَآءُ ۚ لَوْ تَزَيَّلُوا۟ لَعَذَّبْنَا ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ مِنْهُمْ عَذَابًا أَلِيمًا
Humul lazina kafaru wa saddukum 'anil-Masjidil-Haraami walhadya ma'kufan any yablugha mahillah; wa lau laa rijaalum mu'minuna wa nisaaa'um mu'minaatul lam ta'lamuhum an tata'uhum fatusibakum minhum ma'arratum bighairi 'ilmin liyud khilal laahu fi rahmatihi many yasyaaa'; lau tazaiyalu la'azzabnal lazina kafaru minhum 'azaaban alima
Merekalah orang-orang yang kafir yang menghalangi kamu dari (masuk) Masjidil Haram dan menghalangi hewan korban sampai ke tempat (penyembelihan)nya. Dan kalau tidaklah karena laki-laki yang mukmin dan perempuan-perempuan yang mukmin yang tiada kamu ketahui, bahwa kamu akan membunuh mereka yang menyebabkan kamu ditimpa kesusahan tanpa pengetahuanmu (tentulah Allah tidak akan menahan tanganmu dari membinasakan mereka). Supaya Allah memasukkan siapa yang dikehendaki-Nya ke dalam rahmat-Nya. Sekiranya mereka tidak bercampur-baur, tentulah Kami akan mengazab orang-orang yag kafir di antara mereka dengan azab yang pedih.
[It was not for your enemies sake that He stayed your hands from them: for] it was they who were bent on denying the truth, and who debarred you from the Inviolable House of Worship and prevented your offering from reaching its destination. And had it not been for the believing men and believing women [in Mecca], whom you might have unwittingly trampled underfoot, and on whose account you might have become guilty, without knowing it, of a grievous wrong-: [had it not been for this, you would have been allowed to fight your way into the city: but you were forbidden to fight] so that [in time] God might admit to His grace whomever He wills. Had they [who deserve Our mercy and they whom We have condemned] been clearly discernible [to you], We would indeed have imposed grievous suffering [at your hands] on such of them as were bent on denying the truth.
إِذْ جَعَلَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ فِى قُلُوبِهِمُ ٱلْحَمِيَّةَ حَمِيَّةَ ٱلْجَٰهِلِيَّةِ فَأَنزَلَ ٱللَّهُ سَكِينَتَهُۥ عَلَىٰ رَسُولِهِۦ وَعَلَى ٱلْمُؤْمِنِينَ وَأَلْزَمَهُمْ كَلِمَةَ ٱلتَّقْوَىٰ وَكَانُوٓا۟ أَحَقَّ بِهَا وَأَهْلَهَا ۚ وَكَانَ ٱللَّهُ بِكُلِّ شَىْءٍ عَلِيمًۭا
Iz ja'alal lazina kafaru fi qulubihimul hamiyyata hamiyyatal jaahiliyyati fa anzalal laahu sakinatahu 'alaa Rasulihi wa 'alal mu minina wa alzamahum kalimatat taqwaa wa kaanuo ahaqqa bihaa wa ahlahaa; wa kaanal laahu bikulli syai'in Alima
Ketika orang-orang kafir menanamkan dalam hati mereka kesombongan (yaitu) kesombongan jahiliyah lalu Allah menurunkan ketenangan kepada Rasul-Nya, dan kepada orang-orang mukmin dan Allah mewajibkan kepada mereka kalimat-takwa dan adalah mereka berhak dengan kalimat takwa itu dan patut memilikinya. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.
Whereas they who are bent on denying the truth harboured a stubborn disdain in their hearts - the stubborn disdain [born] of ignorance God bestowed from on high His [gift of] inner peace upon His Apostle and the believers, and bound them to the spirit of God-consciousness: for they were most worthy of this [divine gift], and deserved it well. And God has full knowledge of all things.
لَّقَدْ صَدَقَ ٱللَّهُ رَسُولَهُ ٱلرُّءْيَا بِٱلْحَقِّ ۖ لَتَدْخُلُنَّ ٱلْمَسْجِدَ ٱلْحَرَامَ إِن شَآءَ ٱللَّهُ ءَامِنِينَ مُحَلِّقِينَ رُءُوسَكُمْ وَمُقَصِّرِينَ لَا تَخَافُونَ ۖ فَعَلِمَ مَا لَمْ تَعْلَمُوا۟ فَجَعَلَ مِن دُونِ ذَٰلِكَ فَتْحًۭا قَرِيبًا
Laqad sadaqal laahu Rasulahur ru'yaa bilhaqq, latadkhulunnal Masjidal-Haraama in syaaa'al laahu aaminina muhalliqina ru'usakum wa muqassirina laa takhaafuna fa'alima maa lam ta'lamu faja'ala min duni zaalika fatsan qaribaa
Sesungguhnya Allah akan membuktikan kepada Rasul-Nya, tentang kebenaran mimpinya dengan sebenarnya (yaitu) bahwa sesungguhnya kamu pasti akan memasuki Masjidil Haram, insya Allah dalam keadaan aman, dengan mencukur rambut kepala dan mengguntingnya, sedang kamu tidak merasa takut. Maka Allah mengetahui apa yang tiada kamu ketahui dan Dia memberikan sebelum itu kemenangan yang dekat.
Indeed, God has shown the truth in His Apostle’s true vision: most certainly shall you enter the Inviolable House of Worship, if God so wills, in full security, with your heads shaved or your hair cut short, without any fear: for He has [always] known that which you yourselves could not know. And He has ordained [for you], besides this, a victory soon to come.
هُوَ ٱلَّذِىٓ أَرْسَلَ رَسُولَهُۥ بِٱلْهُدَىٰ وَدِينِ ٱلْحَقِّ لِيُظْهِرَهُۥ عَلَى ٱلدِّينِ كُلِّهِۦ ۚ وَكَفَىٰ بِٱللَّهِ شَهِيدًۭا
Huwal lazie arsala Rasulahu bilhudaa wa dinil haqqi liyuzhirahu 'alad dini kullih; wa kafaa billaahi Syahida
Dialah yang mengutus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang hak agar dimenangkan-Nya terhadap semua agama. Dan cukuplah Allah sebagai saksi.
He it is who has sent forth His Apostle with the [task of spreading] guidance and the religion of truth, to the end that He make it prevail over every [false] religion; and none can bear witness [to the truth] as God does.
مُّحَمَّدٌۭ رَّسُولُ ٱللَّهِ ۚ وَٱلَّذِينَ مَعَهُۥٓ أَشِدَّآءُ عَلَى ٱلْكُفَّارِ رُحَمَآءُ بَيْنَهُمْ ۖ تَرَىٰهُمْ رُكَّعًۭا سُجَّدًۭا يَبْتَغُونَ فَضْلًۭا مِّنَ ٱللَّهِ وَرِضْوَٰنًۭا ۖ سِيمَاهُمْ فِى وُجُوهِهِم مِّنْ أَثَرِ ٱلسُّجُودِ ۚ ذَٰلِكَ مَثَلُهُمْ فِى ٱلتَّوْرَىٰةِ ۚ وَمَثَلُهُمْ فِى ٱلْإِنجِيلِ كَزَرْعٍ أَخْرَجَ شَطْـَٔهُۥ فَـَٔازَرَهُۥ فَٱسْتَغْلَظَ فَٱسْتَوَىٰ عَلَىٰ سُوقِهِۦ يُعْجِبُ ٱلزُّرَّاعَ لِيَغِيظَ بِهِمُ ٱلْكُفَّارَ ۗ وَعَدَ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّٰلِحَٰتِ مِنْهُم مَّغْفِرَةًۭ وَأَجْرًا عَظِيمًۢا
Muhammadur Rasulul laah; wallazina ma'ahuo asyiddaaa'u 'alal kuffaaari ruhamaaa'u bainahum taraahum rukka'an sujjadany yabtaghuna fadlam minal laahi wa ridwaanan simaahum fi wujuhihim min asaris sujud; zaalika masaluhum fit tauraah; wa masaluhum fil Injili kazar'in akhraja syat 'ahu fa 'aazarahu fastaghlaza fastauaa 'alaa suqihi yu'jibuz zurraa'a liyaghiza bihimul kuffaar; wa'adal laahul lazina aamanu wa 'amilus saalihaati minhum maghfiratanw wa ajran 'azimaa
Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka. Kamu lihat mereka ruku' dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud. Demikianlah sifat-sifat mereka dalam Taurat dan sifat-sifat mereka dalam Injil, yaitu seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya maka tunas itu menjadikan tanaman itu kuat lalu menjadi besarlah dia dan tegak lurus di atas pokoknya; tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang mukmin). Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh di antara mereka ampunan dan pahala yang besar.
MUHAMMAD is God’s Apostle; and those who are [truly] with him are firm and unyielding towards all deniers of the truth, [yet] full of mercy towards one another. Thou canst see them bowing down, prostrating themselves [in prayer], seeking favour with God and [His] goodly acceptance: their marks are on their faces, traced by prostration. This is their parable in the Torah as well as their parable in the Gospel: [they are] like a seed that brings forth its shoot, and then He strengthens it, so that it grows stout, and [in the end] stands firm upon its stem, delighting the sowers. [Thus will God cause the believers to grow in strength,] so that through them He might confound the deniers of the truth. [But] unto such of them as may [yet] attain to faith and do righteous deeds, God has promised forgiveness and a reward supreme.