Al-Waaqia
سُورَةُ الوَاقِعَةِ
Hari Kiamat • Makkiyah
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ إِذَا وَقَعَتِ ٱلْوَاقِعَةُ
Izaa waqa'atil waaqi'ah
Apabila terjadi hari kiamat,
WHEN THAT which must come to pass [at last] comes to pass,
لَيْسَ لِوَقْعَتِهَا كَاذِبَةٌ
Laisa liwaq'atihaa kaazibah
tidak seorangpun dapat berdusta tentang kejadiannya.
there will be nought that could give the lie to its having come to pass,
خَافِضَةٌۭ رَّافِعَةٌ
Khafidatur raafi'ah
(Kejadian itu) merendahkan (satu golongan) dan meninggikan (golongan yang lain),
abasing [some], exalting [others]!
إِذَا رُجَّتِ ٱلْأَرْضُ رَجًّۭا
Izaa rujjatil ardu rajjaa
apabila bumi digoncangkan sedahsyat-dahsyatnya,
When the earth is shaken with a shaking [severe],
وَبُسَّتِ ٱلْجِبَالُ بَسًّۭا
Wa bussatil jibaalu bassaa
dan gunung-gunung dihancur luluhkan seluluh-luluhnya,
and the mountains are shattered into [countless] shards,
فَكَانَتْ هَبَآءًۭ مُّنۢبَثًّۭا
Fakaanat habaaa'am mumbassaa
maka jadilah ia debu yang beterbangan,
so that they become as scattered dust –
وَكُنتُمْ أَزْوَٰجًۭا ثَلَٰثَةًۭ
Wa kuntum azwaajan salaasah
dan kamu menjadi tiga golongan.
[on that Day,] then, shall you be [divided into] three kinds.
فَأَصْحَٰبُ ٱلْمَيْمَنَةِ مَآ أَصْحَٰبُ ٱلْمَيْمَنَةِ
Fa as haabul maimanati maaa as haabul maimanah
Yaitu golongan kanan. Alangkah mulianya golongan kanan itu.
Thus, there shall be such as will have attained to what is right: oh, how [happy] will be they who have attained to what is right!
وَأَصْحَٰبُ ٱلْمَشْـَٔمَةِ مَآ أَصْحَٰبُ ٱلْمَشْـَٔمَةِ
Wa as haabul masy'amati maaa as haabul masy'amah
Dan golongan kiri. Alangkah sengsaranya golongan kiri itu.
And there shall be such as will have lost themselves in evil: oh, how [unhappy] will be they who have lost themselves in evil!
وَٱلسَّٰبِقُونَ ٱلسَّٰبِقُونَ
Wassaabiqunas saabiqun
Dan orang-orang yang beriman paling dahulu,
But the foremost shall be [they who in life were] the foremost [in faith and good works]:
أُو۟لَٰٓئِكَ ٱلْمُقَرَّبُونَ
Ulaaa'ikal muqarrabun
Mereka itulah yang didekatkan kepada Allah.
they who were [always] drawn close unto God!
فِى جَنَّٰتِ ٱلنَّعِيمِ
Fi Jannaatin Na'im
Berada dalam jannah kenikmatan.
In gardens of bliss [will they dwell] -
ثُلَّةٌۭ مِّنَ ٱلْأَوَّلِينَ
Sullatum minal auwalin
Segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu,
a good many of those of olden times,
وَقَلِيلٌۭ مِّنَ ٱلْءَاخِرِينَ
Wa qalilum minal aa khirin
dan segolongan kecil dari orang-orang yang kemudian
but [only] a few of later times.
عَلَىٰ سُرُرٍۢ مَّوْضُونَةٍۢ
'Alaa sururim maudunah
Mereka berada di atas dipan yang bertahta emas dan permata,
[They will be seated] on gold-encrusted thrones of happiness,
مُّتَّكِـِٔينَ عَلَيْهَا مُتَقَٰبِلِينَ
Muttaki'ina 'alaihaa mutaqabilin
seraya bertelekan di atasnya berhadap-hadapan.
reclining upon them, facing one another [in love].
يَطُوفُ عَلَيْهِمْ وِلْدَٰنٌۭ مُّخَلَّدُونَ
Yatufu 'alaihim wildaa num mukkhalladun
Mereka dikelilingi oleh anak-anak muda yang tetap muda,
Immortal youths will wait upon them
بِأَكْوَابٍۢ وَأَبَارِيقَ وَكَأْسٍۢ مِّن مَّعِينٍۢ
Bi akwaabinw wa abaariq, wa kaasim mim ma'in
dengan membawa gelas, cerek dan minuman yang diambil dari air yang mengalir,
with goblets, and ewers, and cups filled with water from unsullied springs
لَّا يُصَدَّعُونَ عَنْهَا وَلَا يُنزِفُونَ
Laa yusadda'una 'anhaa wa laa yunzifun
mereka tidak pening karenanya dan tidak pula mabuk,
by which their minds will not be clouded and which will not make them drunk;
وَفَٰكِهَةٍۢ مِّمَّا يَتَخَيَّرُونَ
Wa faakihatim mimmaa yatakhaiyarun
dan buah-buahan dari apa yang mereka pilih,
and with fruit of any kind that they may choose,
وَلَحْمِ طَيْرٍۢ مِّمَّا يَشْتَهُونَ
Wa lahmi tairim mimmaa yasytahun
dan daging burung dari apa yang mereka inginkan.
and with the flesh of any fowl that they may desire.
وَحُورٌ عِينٌۭ
Wa hurun'in
Dan ada bidadari-bidadari bermata jeli,
And [with them will be their] companions pure, most beautiful of eye,
كَأَمْثَٰلِ ٱللُّؤْلُؤِ ٱلْمَكْنُونِ
Ka amsaalil lu'lu'il maknun
laksana mutiara yang tersimpan baik.
like unto pearls [still] hidden in their shells.
جَزَآءًۢ بِمَا كَانُوا۟ يَعْمَلُونَ
Jazaaa'am bimaa kaanu ya'malun
Sebagai balasan bagi apa yang telah mereka kerjakan.
[And this will be] a reward for what they did [in life].
لَا يَسْمَعُونَ فِيهَا لَغْوًۭا وَلَا تَأْثِيمًا
Laa yasma'una fihaa laghwanw wa laa taasimaa
Mereka tidak mendengar di dalamnya perkataan yang sia-sia dan tidak pula perkataan yang menimbulkan dosa,
No empty talk will they hear there, nor any call to sin,
إِلَّا قِيلًۭا سَلَٰمًۭا سَلَٰمًۭا
Illaa qilan salaaman salaamaa
akan tetapi mereka mendengar ucapan salam.
but only the tiding of inner soundness and peace.
وَأَصْحَٰبُ ٱلْيَمِينِ مَآ أَصْحَٰبُ ٱلْيَمِينِ
Wa as haabul yamini maaa as haabul Yamin
Dan golongan kanan, alangkah bahagianya golongan kanan itu.
NOW AS FOR those who have attained to righteousness - what of those who have attained to righteousness?
فِى سِدْرٍۢ مَّخْضُودٍۢ
Fi sidrim makhdud
Berada di antara pohon bidara yang tak berduri,
[They, too, will find themselves] amidst fruit- laden lote-trees,
وَطَلْحٍۢ مَّنضُودٍۢ
Wa talhim mandud
dan pohon pisang yang bersusun-susun (buahnya),
and acacias flower-clad,
وَظِلٍّۢ مَّمْدُودٍۢ
Wa zillim mamdud
dan naungan yang terbentang luas,
and shade extended,
وَمَآءٍۢ مَّسْكُوبٍۢ
Wa maaa'im maskub
dan air yang tercurah,
and waters gushing,
وَفَٰكِهَةٍۢ كَثِيرَةٍۢ
Wa faakihatin kasirah
dan buah-buahan yang banyak,
and fruit abounding,
لَّا مَقْطُوعَةٍۢ وَلَا مَمْنُوعَةٍۢ
Laa maqtu'atinw wa laa mamnu'ah
yang tidak berhenti (berbuah) dan tidak terlarang mengambilnya.
never-failing and never out of reach.
وَفُرُشٍۢ مَّرْفُوعَةٍ
Wa furusyim marfu'ah
dan kasur-kasur yang tebal lagi empuk.
And [with them will be their] spouses, raised high:
إِنَّآ أَنشَأْنَٰهُنَّ إِنشَآءًۭ
Innaaa ansyaanaahunna insyaaa'aa
Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari) dengan langsung
for, behold, We shall have brought them into being in a life renewed,
فَجَعَلْنَٰهُنَّ أَبْكَارًا
Faja'alnaahunna abkaaraa
dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan.
having resurrected them as virgins,
عُرُبًا أَتْرَابًۭا
'Uruban atraabaa
penuh cinta lagi sebaya umurnya.
full of love, well-matched
لِّأَصْحَٰبِ ٱلْيَمِينِ
Li as haabil yamin
(Kami ciptakan mereka) untuk golongan kanan,
with those who have attained to righteousness:
ثُلَّةٌۭ مِّنَ ٱلْأَوَّلِينَ
Sullatum minal auwa lin
(yaitu) segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu.
a good many of olden times,
وَثُلَّةٌۭ مِّنَ ٱلْءَاخِرِينَ
Wa sullatum minal aakhirin
dan segolongan besar pula dari orang-orang yang kemudian.
and a good many of later times.
وَأَصْحَٰبُ ٱلشِّمَالِ مَآ أَصْحَٰبُ ٱلشِّمَالِ
Wa as haabusy syimaali maaa as haabusy syimaal
Dan golongan kiri, siapakah golongan kiri itu?
BUT AS FOR those who have persevered in evil - what of those who have persevered in evil?
فِى سَمُومٍۢ وَحَمِيمٍۢ
Fi samuminw wa hamim
Dalam (siksaan) angin yang amat panas, dan air panas yang mendidih,
[They will find themselves] in the midst of scorching winds, and burning despair,
وَظِلٍّۢ مِّن يَحْمُومٍۢ
Wa zillim miny yahmum
dan dalam naungan asap yang hitam.
and the shadows of black smoke -
لَّا بَارِدٍۢ وَلَا كَرِيمٍ
Laa baaridinw wa laa karim
Tidak sejuk dan tidak menyenangkan.
[shadows] neither cooling nor soothing.
إِنَّهُمْ كَانُوا۟ قَبْلَ ذَٰلِكَ مُتْرَفِينَ
Innaahum kaanu qabla zaalika mutrafin
Sesungguhnya mereka sebelum itu hidup bermewahan.
For, behold, in times gone by they were wont to abandon themselves wholly to the pursuit of pleasures,
وَكَانُوا۟ يُصِرُّونَ عَلَى ٱلْحِنثِ ٱلْعَظِيمِ
Wa kaanu yusirruna 'alal hinsil 'azim
Dan mereka terus-menerus mengerjakan dosa besar.
and would persist in heinous sinning,
وَكَانُوا۟ يَقُولُونَ أَئِذَا مِتْنَا وَكُنَّا تُرَابًۭا وَعِظَٰمًا أَءِنَّا لَمَبْعُوثُونَ
Wa kaanu yaquluna a'izaa mitnaa wa kunnaa turaabanw wa izaaman'ainnaa lamab'usun
Dan mereka selalu mengatakan: "Apakah bila kami mati dan menjadi tanah dan tulang belulang, apakah sesungguhnya kami akan benar-benar dibangkitkan kembali?
and would say, “What! After we have died and become mere dust and bones, shall we, forsooth, be raised from the dead? -
أَوَءَابَآؤُنَا ٱلْأَوَّلُونَ
Aua aabaaa'unal auwalun
apakah bapak-bapak kami yang terdahulu (juga)?"
and perhaps, too, our forebears of old?”
قُلْ إِنَّ ٱلْأَوَّلِينَ وَٱلْءَاخِرِينَ
Qul innal auwalina wal aakhirin
Katakanlah: "Sesungguhnya orang-orang yang terdahulu dan orang-orang yang terkemudian,
Say: “Verily, those of olden times and those of later times
لَمَجْمُوعُونَ إِلَىٰ مِيقَٰتِ يَوْمٍۢ مَّعْلُومٍۢ
Lamajmu'una ilaa miqaati yaumim ma'lun
benar-benar akan dikumpulkan di waktu tertentu pada hari yang dikenal.
will indeed be gathered together at an appointed time on a Day known [only to God]:
ثُمَّ إِنَّكُمْ أَيُّهَا ٱلضَّآلُّونَ ٱلْمُكَذِّبُونَ
summa innakum aiyuhad daaallunal mukazzibun
Kemudian sesungguhnya kamu hai orang-orang yang sesat lagi mendustakan,
and then, verily, O you who have gone astray and called the truth a lie,
لَءَاكِلُونَ مِن شَجَرٍۢ مِّن زَقُّومٍۢ
La aakiluna min syaja rim min zaqqum
benar-benar akan memakan pohon zaqqum,
you will indeed have to taste of the tree of deadly fruit,
فَمَالِـُٔونَ مِنْهَا ٱلْبُطُونَ
Famaali'una minhal butun
dan akan memenuhi perutmu dengannya.
and will have to fill your bellies therewith,
فَشَٰرِبُونَ عَلَيْهِ مِنَ ٱلْحَمِيمِ
Fasyaaribuna 'alaihi minal hamim
Sesudah itu kamu akan meminum air yang sangat panas.
and will thereupon have to drink [many a draught] of burning despair -
فَشَٰرِبُونَ شُرْبَ ٱلْهِيمِ
Fasyaaribuna syurbal him
Maka kamu minum seperti unta yang sangat haus minum.
drink it as the most insatiably thirsty camels drink!”
هَٰذَا نُزُلُهُمْ يَوْمَ ٱلدِّينِ
Haazaa nuzuluhum yaumad din
Itulah hidangan untuk mereka pada hari Pembalasan".
Such will be their welcome on Judgment Day!
نَحْنُ خَلَقْنَٰكُمْ فَلَوْلَا تُصَدِّقُونَ
Nahnu khalaqnaakum falau laa tusaddiqun
Kami telah menciptakan kamu, maka mengapa kamu tidak membenarkan?
WE who have created you, [O men:] why, then, do you not accept the truth?
أَفَرَءَيْتُم مَّا تُمْنُونَ
Afara'aitum maa tumnun
Maka terangkanlah kepadaku tentang nutfah yang kamu pancarkan.
Have you ever considered that [seed] which you emit?
ءَأَنتُمْ تَخْلُقُونَهُۥٓ أَمْ نَحْنُ ٱلْخَٰلِقُونَ
'A-antum takhluqu nahuo am nahnul khaaliqun
Kamukah yang menciptakannya, atau Kamikah yang menciptakannya?
Is it you who create it - or are We the source of its creation?
نَحْنُ قَدَّرْنَا بَيْنَكُمُ ٱلْمَوْتَ وَمَا نَحْنُ بِمَسْبُوقِينَ
Nahnu qaddarnaa baina kumul mauta wa maa nahnu bimasbuqin
Kami telah menentukan kematian di antara kamu dan Kami sekali-sekali tidak akan dapat dikalahkan,
We have [indeed] decreed that death shall be [ever-present] among you: but there is nothing to prevent Us
عَلَىٰٓ أَن نُّبَدِّلَ أَمْثَٰلَكُمْ وَنُنشِئَكُمْ فِى مَا لَا تَعْلَمُونَ
'Alaaa an nubaddila amsaalakum wa nunsyi'akum fi maa laa ta'lamun
untuk menggantikan kamu dengan orang-orang yang seperti kamu (dalam dunia) dan menciptakan kamu kelak (di akhirat) dalam keadaan yang tidak kamu ketahui.
from changing the nature of your existence and bringing you into being [anew] in a manner [as yet] unknown to you.
وَلَقَدْ عَلِمْتُمُ ٱلنَّشْأَةَ ٱلْأُولَىٰ فَلَوْلَا تَذَكَّرُونَ
Wa laqad 'alimtumun nasy atal ulaa falau laa tazakkarun
Dan Sesungguhnya kamu telah mengetahui penciptaan yang pertama, maka mengapakah kamu tidak mengambil pelajaran (untuk penciptaan yang kedua)?
And [since] you are indeed aware of the [miracle of your] coming into being in the first instance - why, then, do you not bethink yourselves [of Us]?
أَفَرَءَيْتُم مَّا تَحْرُثُونَ
Afara'aitum maa tahrusun
Maka terangkanlah kepadaku tentang yang kamu tanam.
Have you ever considered the seed which you cast upon the soil?
ءَأَنتُمْ تَزْرَعُونَهُۥٓ أَمْ نَحْنُ ٱلزَّٰرِعُونَ
'A-antum tazra'unahuo am nahnuz zaari'uon
Kamukah yang menumbuhkannya atau Kamikah yang menumbuhkannya?
Is it you who cause it to grow - or are We the cause of its growth?
لَوْ نَشَآءُ لَجَعَلْنَٰهُ حُطَٰمًۭا فَظَلْتُمْ تَفَكَّهُونَ
Lau nasyaaa'u laja'al naahu hutaaman fazaltum tafakkahun
Kalau Kami kehendaki, benar-benar Kami jadikan dia hancur dan kering, maka jadilah kamu heran dan tercengang.
[For,] were it Our will, We could indeed turn it into chaff, and you would be left to wonder [and to lament],
إِنَّا لَمُغْرَمُونَ
Innaa lamughramun
(Sambil berkata): "Sesungguhnya kami benar-benar menderita kerugian",
“Verily, we are ruined!
بَلْ نَحْنُ مَحْرُومُونَ
Bal nahnu mahrumun
bahkan kami menjadi orang-orang yang tidak mendapat hasil apa-apa.
Nay, but we have been deprived [of our livelihood]!”
أَفَرَءَيْتُمُ ٱلْمَآءَ ٱلَّذِى تَشْرَبُونَ
Afara'aitumul maaa'allazi tasyrabun
Maka terangkanlah kepadaku tentang air yang kamu minum.
Have you ever considered the water which you drink?
ءَأَنتُمْ أَنزَلْتُمُوهُ مِنَ ٱلْمُزْنِ أَمْ نَحْنُ ٱلْمُنزِلُونَ
'A-antum anzaltumuhu minal muzni am nahnul munzilun
Kamukah yang menurunkannya atau Kamikah yang menurunkannya?
Is it you who cause it to come down from the clouds - or are We the cause of its coming down?
لَوْ نَشَآءُ جَعَلْنَٰهُ أُجَاجًۭا فَلَوْلَا تَشْكُرُونَ
Lau nasyaaa'u ja'alnaahu ujaajan falau laa tasykurun
Kalau Kami kehendaki, niscaya Kami jadikan dia asin, maka mengapakah kamu tidak bersyukur?
[It comes down sweet - but] were it Our will, We could make it burningly salty and bitter: why, then, do you not give thanks [unto Us]?
أَفَرَءَيْتُمُ ٱلنَّارَ ٱلَّتِى تُورُونَ
Afara'aitumun naaral lati turun
Maka terangkanlah kepadaku tentang api yang kamu nyalakan (dengan menggosok-gosokkan kayu).
Have you ever considered the fire which you kindle?
ءَأَنتُمْ أَنشَأْتُمْ شَجَرَتَهَآ أَمْ نَحْنُ ٱلْمُنشِـُٔونَ
'A-antum ansyaatum syajaratahaaa am nahnul munsyi'un
Kamukah yang menjadikan kayu itu atau Kamikah yang menjadikannya?
Is it you who have brought into being the tree that serves as its fuel - or are We the cause of its coming into being?
نَحْنُ جَعَلْنَٰهَا تَذْكِرَةًۭ وَمَتَٰعًۭا لِّلْمُقْوِينَ
Nahnu ja'alnaahaa tazkira tanw wa mataa'al lilmuqwin
Kami jadikan api itu untuk peringatan dan bahan yang berguna bagi musafir di padang pasir.
It is We who have made it a means to remind [you of Us], and a comfort for all who are lost and hungry in the wilderness [of their lives].
فَسَبِّحْ بِٱسْمِ رَبِّكَ ٱلْعَظِيمِ
Fasabbih bismi Rabbikal 'azim
Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Rabbmu Yang Maha Besar.
Extol, then, the limitless glory of thy Sustainer’s mighty name!
۞ فَلَآ أُقْسِمُ بِمَوَٰقِعِ ٱلنُّجُومِ
Falaa uqsimu bimaauaa qi'innujum
Maka Aku bersumpah dengan masa turunnya bagian-bagian Al-Quran.
NAY, I call to witness the coming-down in parts [of this Qur’an]
وَإِنَّهُۥ لَقَسَمٌۭ لَّوْ تَعْلَمُونَ عَظِيمٌ
Wa innahu laqasamul lauta'lamuna'azim
Sesungguhnya sumpah itu adalah sumpah yang besar kalau kamu mengetahui.
and, behold, this is indeed a most solemn affirmation, if you but knew it!
إِنَّهُۥ لَقُرْءَانٌۭ كَرِيمٌۭ
Innahu la quraanun karim
Sesungguhnya Al-Quran ini adalah bacaan yang sangat mulia,
Behold, it is a truly noble discourse,
فِى كِتَٰبٍۢ مَّكْنُونٍۢ
Fi kitaabim maknun
pada kitab yang terpelihara (Lauhul Mahfuzh),
[conveyed unto man] in a well-guarded divine writ
لَّا يَمَسُّهُۥٓ إِلَّا ٱلْمُطَهَّرُونَ
Laa yamassuhuo illal mutahharun
tidak menyentuhnya kecuali orang-orang yang disucikan.
which none but the pure [of heart] can touch:
تَنزِيلٌۭ مِّن رَّبِّ ٱلْعَٰلَمِينَ
Tanzilum mir Rabbil'aalamin
Diturunkan dari Rabbil 'alamiin.
a revelation from the Sustainer of all the worlds!
أَفَبِهَٰذَا ٱلْحَدِيثِ أَنتُم مُّدْهِنُونَ
Afabihaazal hadisi antum mudzinun
Maka apakah kamu menganggap remeh saja Al-Quran ini?
Would you, now, look down with disdain on a tiding like this,
وَتَجْعَلُونَ رِزْقَكُمْ أَنَّكُمْ تُكَذِّبُونَ
Wa taj'aluna rizqakum annakum tukazzibun
kamu mengganti rezeki (yang Allah berikan) dengan mendustakan Allah.
and make it your daily bread [as it were] to call the truth a lie?
فَلَوْلَآ إِذَا بَلَغَتِ ٱلْحُلْقُومَ
Falau laaa izaa balaghatil hulqum
Maka mengapa ketika nyawa sampai di kerongkongan,
Why, then, when [the last breath] comes up to the throat [of a dying man],
وَأَنتُمْ حِينَئِذٍۢ تَنظُرُونَ
Wa antum hina'izin tanzurun
padahal kamu ketika itu melihat,
the while you are [helplessly] looking on -
وَنَحْنُ أَقْرَبُ إِلَيْهِ مِنكُمْ وَلَٰكِن لَّا تُبْصِرُونَ
Wa nahnu aqrabu ilaihi minkum wa laakil laa tubsirun
dan Kami lebih dekat kepadanya dari pada kamu. Tetapi kamu tidak melihat,
and while We are closer to him than you, although you see [Us] not -:
فَلَوْلَآ إِن كُنتُمْ غَيْرَ مَدِينِينَ
Falau laaa in kuntum ghira madinin
maka mengapa jika kamu tidak dikuasai (oleh Allah)?
why, then, if [you think that] you are not truly dependent [on Us],
تَرْجِعُونَهَآ إِن كُنتُمْ صَٰدِقِينَ
Tarji'unahaaa in kuntum saadiqin
Kamu tidak mengembalikan nyawa itu (kepada tempatnya) jika kamu adalah orang-orang yang benar?
can you not cause that [ebbing life] to return - if what you claim is true?
فَأَمَّآ إِن كَانَ مِنَ ٱلْمُقَرَّبِينَ
Fa ammaaa in kaana minal muqarrabin
adapun jika dia (orang yang mati) termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah),
[ALL OF YOU are destined to die.] Now if one happens to be of those who are drawn close unto God,
فَرَوْحٌۭ وَرَيْحَانٌۭ وَجَنَّتُ نَعِيمٍۢ
Farauhunw wa raihaa nunw wa jannatu na'im
maka dia memperoleh ketenteraman dan rezeki serta jannah kenikmatan.
happiness [awaits him in the life to come], and inner fulfillment, and a garden of bliss.
وَأَمَّآ إِن كَانَ مِنْ أَصْحَٰبِ ٱلْيَمِينِ
Wa ammaaa in kaana min as haabil yamin
Dan adapun jika dia termasuk golongan kanan,
And if one happens to be of those who have attained to righteousness,
فَسَلَٰمٌۭ لَّكَ مِنْ أَصْحَٰبِ ٱلْيَمِينِ
Fasalaamul laka min as haabil yamin
maka keselamatanlah bagimu karena kamu dari golongan kanan.
[he, too, will be welcomed into paradise with the words,] “Peace be unto thee [that art] of those who have attained to righteousness!”
وَأَمَّآ إِن كَانَ مِنَ ٱلْمُكَذِّبِينَ ٱلضَّآلِّينَ
Wa ammaaa in kaana minal mukazzibinad daaallin
Dan adapun jika dia termasuk golongan yang mendustakan lagi sesat,
But if one happens to be of those who are wont to call the truth a lie, and [thus] go astray,
فَنُزُلٌۭ مِّنْ حَمِيمٍۢ
Fanuzulum min hamim
maka dia mendapat hidangan air yang mendidih,
a welcome of burning despair [awaits him in the life to come,]
وَتَصْلِيَةُ جَحِيمٍ
Wa tasliyatu jahim
dan dibakar di dalam jahannam.
and the heat of a blazing fire!
إِنَّ هَٰذَا لَهُوَ حَقُّ ٱلْيَقِينِ
Inna haaza lahuwa haqqul yaqin
Sesungguhnya (yang disebutkan ini) adalah suatu keyakinan yang benar.
Verily, this is indeed the truth of truths!
فَسَبِّحْ بِٱسْمِ رَبِّكَ ٱلْعَظِيمِ
Fasabbih bismi rabbikal 'azim
Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Rabbmu yang Maha Besar.
Extol, then, the limitless glory of thy Sustainer’s mighty name!