An-Naazi'aat
سُورَةُ النَّازِعَاتِ
Malaikat Yang Mencabut • Makkiyah
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ وَٱلنَّٰزِعَٰتِ غَرْقًۭا
Wan naazi 'aati gharqa
Demi (malaikat-malaikat) yang mencabut (nyawa) dengan keras,
CONSIDER those [stars] that rise only to set,
وَٱلنَّٰشِطَٰتِ نَشْطًۭا
Wan naa syi taati nasyta
dan (malaikat-malaikat) yang mencabut (nyawa) dengan lemah-lembut,
and move [in their orbits] with steady motion,
وَٱلسَّٰبِحَٰتِ سَبْحًۭا
Wass saabi-haati sabha
dan (malaikat-malaikat) yang turun dari langit dengan cepat,
and float [through space] with floating serene,
فَٱلسَّٰبِقَٰتِ سَبْقًۭا
Fass saabi qaati sabqa
dan (malaikat-malaikat) yang mendahului dengan kencang,
and yet overtake [one another] with swift overtaking:
فَٱلْمُدَبِّرَٰتِ أَمْرًۭا
Fal mu dab-bi raati amra
dan (malaikat-malaikat) yang mengatur urusan (dunia).
and thus they fulfil the [Creator's] behest!
يَوْمَ تَرْجُفُ ٱلرَّاجِفَةُ
Yauma tarjufur raajifa
(Sesungguhnya kamu akan dibangkitkan) pada hari ketika tiupan pertama menggoncang alam,
[HENCE, think of] the Day when a violent convulsion will convulse [the world],
تَتْبَعُهَا ٱلرَّادِفَةُ
Tatba'u har raadifa
tiupan pertama itu diiringi oleh tiupan kedua.
to be followed by further [convulsions]!
قُلُوبٌۭ يَوْمَئِذٍۢ وَاجِفَةٌ
Qulubuny-yau maaiziw-waaji-fa
Hati manusia pada waktu itu sangat takut,
On that Day will [men's] hearts be throbbing,
أَبْصَٰرُهَا خَٰشِعَةٌۭ
Absaa ruhaa khasyi'ah
Pandangannya tunduk.
[and] their eyes downcast...
يَقُولُونَ أَءِنَّا لَمَرْدُودُونَ فِى ٱلْحَافِرَةِ
Ya qu luna a-inna lamar du duna fil haafirah
(Orang-orang kafir) berkata: "Apakah sesungguhnya kami benar-benar dikembalikan kepada kehidupan semula?
[And yet,] some say, "What! Are we indeed to be restored to our former state –
أَءِذَا كُنَّا عِظَٰمًۭا نَّخِرَةًۭ
Aizaa kunna 'izaa man-nakhirah
Apakah (akan dibangkitkan juga) apabila kami telah menjadi tulang belulang yang hancur lumat?"
even though we may have become [a heap of] crumbling bones?"
قَالُوا۟ تِلْكَ إِذًۭا كَرَّةٌ خَاسِرَةٌۭ
Qaalu tilka izan karratun khaasirah.
Mereka berkata: "Kalau demikian, itu adalah suatu pengembalian yang merugikan".
[And] they add, "That, then, would be a return with loss!"
فَإِنَّمَا هِىَ زَجْرَةٌۭ وَٰحِدَةٌۭ
Fa inna ma hiya zajratuw-waahida
Sesungguhnya pengembalian itu hanyalah satu kali tiupan saja,
[But,] then, that [Last Hour] will be [upon them of a sudden, as if it were] but a single accusing cry -
فَإِذَا هُم بِٱلسَّاهِرَةِ
Faizaa hum biss saahirah
maka dengan serta merta mereka hidup kembali di permukaan bumi.
and then, lo, they will be fully awakened [to the truth]!
هَلْ أَتَىٰكَ حَدِيثُ مُوسَىٰٓ
Hal ataaka haditsu Musaa
Sudah sampaikah kepadamu (ya Muhammad) kisah Musa.
HAS THE STORY of Moses ever come within thy ken.
إِذْ نَادَىٰهُ رَبُّهُۥ بِٱلْوَادِ ٱلْمُقَدَّسِ طُوًى
Iz nadaahu rabbuhu bil waadil-muqad dasi tuwa
Tatkala Tuhannya memanggilnya di lembah suci ialah Lembah Thuwa;
Lo! His Sustainer called out to him in the twice-hallowed valley:
ٱذْهَبْ إِلَىٰ فِرْعَوْنَ إِنَّهُۥ طَغَىٰ
Izhab ilaa fir'auna innahu taghaa.
"Pergilah kamu kepada Fir'aun, sesungguhnya dia telah melampaui batas,
"Go unto Pharaoh - for, verily, he has transgressed all bounds of what is right -
فَقُلْ هَل لَّكَ إِلَىٰٓ أَن تَزَكَّىٰ
Faqul hal laka ilaa-an tazakka.
dan katakanlah (kepada Fir'aun): "Adakah keinginan bagimu untuk membersihkan diri (dari kesesatan)".
and say [unto him], 'Art thou desirous of attaining to purity?
وَأَهْدِيَكَ إِلَىٰ رَبِّكَ فَتَخْشَىٰ
Wa ahdi yaka ila rabbika fatakh sya
Dan kamu akan kupimpin ke jalan Tuhanmu agar supaya kamu takut kepada-Nya?"
[If so,] then I shall guide thee towards [a cognition of] thy Sustainer, so that [henceforth] thou wilt stand in awe [of Him].’"
فَأَرَىٰهُ ٱلْءَايَةَ ٱلْكُبْرَىٰ
Fa araahul-aaiatal kubra.
Lalu Musa memperlihatkan kepadanya mukjizat yang besar.
And thereupon he [went to Pharaoh and] made him aware of the great wonder [of God's grace].
فَكَذَّبَ وَعَصَىٰ
Fa kazzaba wa asaa.
Tetapi Fir'aun mendustakan dan mendurhakai.
But [Pharaoh] gave him the lie and rebelliously rejected [all guidance],
ثُمَّ أَدْبَرَ يَسْعَىٰ
Tsumma adbara yas'aa.
Kemudian dia berpaling seraya berusaha menantang (Musa).
and brusquely turned his back [on Moses];
فَحَشَرَ فَنَادَىٰ
Fa hasyara fanada.
Maka dia mengumpulkan (pembesar-pembesarnya) lalu berseru memanggil kaumnya.
and then he gathered [his great ones], and called [unto his people],
فَقَالَ أَنَا۠ رَبُّكُمُ ٱلْأَعْلَىٰ
Faqala ana rabbu kumul-a'laa.
(Seraya) berkata: "Akulah tuhanmu yang paling tinggi".
and said, "I am your Lord All-Highest!"
فَأَخَذَهُ ٱللَّهُ نَكَالَ ٱلْءَاخِرَةِ وَٱلْأُولَىٰٓ
Fa-akha zahul laahu nakalal aakhirati wal-ula.
Maka Allah mengazabnya dengan azab di akhirat dan azab di dunia.
And thereupon God took him to task, [and made him] a warning example in the life to come as well as in this world.
إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَعِبْرَةًۭ لِّمَن يَخْشَىٰٓ
Inna fi zaalika la'ibratal limaiy-yaksya
Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat pelajaran bagi orang yang takut (kepada Tuhannya).
In this, behold, there is a lesson indeed for all who stand in awe [of God].
ءَأَنتُمْ أَشَدُّ خَلْقًا أَمِ ٱلسَّمَآءُ ۚ بَنَىٰهَا
A-antum a syaddu khalqan amis samaa-u banaaha.
Apakah kamu lebih sulit penciptaanya ataukah langit? Allah telah membinanya,
[O MEN!] Are you more difficult to create than the heaven which He has built?
رَفَعَ سَمْكَهَا فَسَوَّىٰهَا
Raf'a sam kaha fasau waaha
Dia meninggikan bangunannya lalu menyempurnakannya,
High has He reared its vault and formed it in accordance with what it was meant to be;
وَأَغْطَشَ لَيْلَهَا وَأَخْرَجَ ضُحَىٰهَا
Wa aghtasya lailaha wa akhraja duhaaha.
dan Dia menjadikan malamnya gelap gulita, dan menjadikan siangnya terang benderang.
and He has made dark its night and brought forth its light of day.
وَٱلْأَرْضَ بَعْدَ ذَٰلِكَ دَحَىٰهَآ
Wal arda b'ada zaalika dahaaha.
Dan bumi sesudah itu dihamparkan-Nya.
And after that, the earth: wide has He spread its expanse,
أَخْرَجَ مِنْهَا مَآءَهَا وَمَرْعَىٰهَا
Akhraja minha maa-aha wa mar 'aaha.
Ia memancarkan daripadanya mata airnya, dan (menumbuhkan) tumbuh-tumbuhannya.
and has caused its waters to come out of it, and its pastures,
وَٱلْجِبَالَ أَرْسَىٰهَا
Wal jibala arsaaha.
Dan gunung-gunung dipancangkan-Nya dengan teguh,
and has made the mountains firm:
مَتَٰعًۭا لَّكُمْ وَلِأَنْعَٰمِكُمْ
Mataa'al lakum wali an 'aamikum.
(semua itu) untuk kesenanganmu dan untuk binatang-binatang ternakmu.
[all this] as a means of livelihood for you and your animals.
فَإِذَا جَآءَتِ ٱلطَّآمَّةُ ٱلْكُبْرَىٰ
Fa-izaa jaaa'atit taaam matul kubraa.
Maka apabila malapetaka yang sangat besar (hari kiamat) telah datang.
AND SO, when the great overwhelming event [of, resurrection] comes to pass –
يَوْمَ يَتَذَكَّرُ ٱلْإِنسَٰنُ مَا سَعَىٰ
Yauma Yata zakkarul insaanu ma sa'aa.
Pada hari (ketika) manusia teringat akan apa yang telah dikerjakannya,
on that Day man will [clearly] remember all that he has ever wrought;
وَبُرِّزَتِ ٱلْجَحِيمُ لِمَن يَرَىٰ
Wa burrizatil-jahimu limany-yaraa.
dan diperlihatkan neraka dengan jelas kepada setiap orang yang melihat.
and the blazing fire [of hell] will be lad open before all who [are destined to] see it.
فَأَمَّا مَن طَغَىٰ
Fa ammaa man taghaa.
Adapun orang yang melampaui batas,
For, unto him who shall have transgressed the bounds of what is right,
وَءَاثَرَ ٱلْحَيَوٰةَ ٱلدُّنْيَا
Wa aasaral haiaatad dunyaa
dan lebih mengutamakan kehidupan dunia,
and preferred the life of this world [to the good of his soul],
فَإِنَّ ٱلْجَحِيمَ هِىَ ٱلْمَأْوَىٰ
Fa innal jahima hiyal maauaa.
maka sesungguhnya nerakalah tempat tinggal(nya).
that blazing fire will truly be the goal!
وَأَمَّا مَنْ خَافَ مَقَامَ رَبِّهِۦ وَنَهَى ٱلنَّفْسَ عَنِ ٱلْهَوَىٰ
Wa ammaa man khaafa maqaama Rabbihi wa nahan nafsa 'anil hauaa
Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya,
But unto him who shall have stood in fear of his Sustainer's Presence, and held back his inner self from base desires,
فَإِنَّ ٱلْجَنَّةَ هِىَ ٱلْمَأْوَىٰ
Fa innal jannata hiyal maauaa
maka sesungguhnya surgalah tempat tinggal(nya).
paradise will truly be the goal!
يَسْـَٔلُونَكَ عَنِ ٱلسَّاعَةِ أَيَّانَ مُرْسَىٰهَا
Yas'alunaka 'anis saa'ati aiyaana mursaahaa
(Orang-orang kafir) bertanya kepadamu (Muhammad) tentang hari kebangkitan, kapankah terjadinya?
THEY WILL ASK thee [O Prophet] about the Last Hour: "When will it come to pass?"
فِيمَ أَنتَ مِن ذِكْرَىٰهَآ
Fima anta min zikraahaa
Siapakah kamu (maka) dapat menyebutkan (waktunya)?
[But] how couldst thou tell anything about it,
إِلَىٰ رَبِّكَ مُنتَهَىٰهَآ
Ilaa Rabbika muntahaa haa
Kepada Tuhanmulah dikembalikan kesudahannya (ketentuan waktunya).
[seeing that] with thy Sustainer alone rests the beginning and the end [of all knowledge] thereof?
إِنَّمَآ أَنتَ مُنذِرُ مَن يَخْشَىٰهَا
Innamaaa anta munziru maiy yaksyaahaa
Kamu hanyalah pemberi peringatan bagi siapa yang takut kepadanya (hari berbangkit)
Thou art but [sent] to warn those who stand in awe of it.
كَأَنَّهُمْ يَوْمَ يَرَوْنَهَا لَمْ يَلْبَثُوٓا۟ إِلَّا عَشِيَّةً أَوْ ضُحَىٰهَا
Ka annahum Yauma yaraunahaa lam yalbasuo illaa 'asyiyyatan au duhaahaa
Pada hari mereka melihat hari berbangkit itu, mereka merasa seakan-akan tidak tinggal (di dunia) melainkan (sebentar saja) di waktu sore atau pagi hari.
On the Day when they behold it, [it will seem to them] as if they had tarried [in this world] no longer than one evening or [one night, ending with] its morn!