Al-Bayyina
سُورَةُ البَيِّنَةِ
Bukti Nyata • Madaniyah
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ لَمْ يَكُنِ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ مِنْ أَهْلِ ٱلْكِتَٰبِ وَٱلْمُشْرِكِينَ مُنفَكِّينَ حَتَّىٰ تَأْتِيَهُمُ ٱلْبَيِّنَةُ
Lam ya kunil lazina kafaru min ahlil kitaabi wal musyri kina mun fak kina hattaa ta-tiya humul baiyinah
Orang-orang kafir yakni ahli Kitab dan orang-orang musyrik (mengatakan bahwa mereka) tidak akan meninggalkan (agamanya) sebelum datang kepada mereka bukti yang nyata,
IT IS NOT [conceivable] that such as are bent on denying the truth - [be they] from among the followers of earlier revelation or from among those who ascribe divinity to aught beside God should ever be abandoned [by Him] ere there comes unto them the [full] evidence of the truth:
رَسُولٌۭ مِّنَ ٱللَّهِ يَتْلُوا۟ صُحُفًۭا مُّطَهَّرَةًۭ
Rasulum minal laahi yatlu suhufam mutahharah
(yaitu) seorang Rasul dari Allah (Muhammad) yang membacakan lembaran-lembaran yang disucikan (Al Quran),
an apostle from God, conveying [unto them] revelations blest with purity,
فِيهَا كُتُبٌۭ قَيِّمَةٌۭ
Fiha kutubun qaiyimah
di dalamnya terdapat (isi) Kitab-kitab yang lurus.
wherein there are ordinances of ever-true soundness and clarity.
وَمَا تَفَرَّقَ ٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْكِتَٰبَ إِلَّا مِنۢ بَعْدِ مَا جَآءَتْهُمُ ٱلْبَيِّنَةُ
Wa maa tafarraqal lazina utul kitaaba il-la mim b'adi ma jaa-at humul baiyyinah
Dan tidaklah berpecah belah orang-orang yang didatangkan Al Kitab (kepada mereka) melainkan sesudah datang kepada mereka bukti yang nyata.
Now those who have been vouchsafed revelation aforetime did break up their unity [of faith] after such an evidence of the truth had come to them.
وَمَآ أُمِرُوٓا۟ إِلَّا لِيَعْبُدُوا۟ ٱللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ ٱلدِّينَ حُنَفَآءَ وَيُقِيمُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ وَيُؤْتُوا۟ ٱلزَّكَوٰةَ ۚ وَذَٰلِكَ دِينُ ٱلْقَيِّمَةِ
Wa maa umiru il-la liy'abu dul laaha mukhlisina lahud-dina huna faa-a wa yuqimus salaahta wa yu-tuz zakaata; wa zaalika dinul qaiyimah
Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus.
And withal, they were not enjoined aught but that they should worship God, sincere in their faith in Him alone, turning away from all that is false; and that they should be constant in prayer; and that they should spend in charity: for this is a moral law endowed with ever-true soundness and clarity.
إِنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ مِنْ أَهْلِ ٱلْكِتَٰبِ وَٱلْمُشْرِكِينَ فِى نَارِ جَهَنَّمَ خَٰلِدِينَ فِيهَآ ۚ أُو۟لَٰٓئِكَ هُمْ شَرُّ ٱلْبَرِيَّةِ
Innal lazina kafaru min ahlil kitaabi wal musyri kina fi nari jahan nama khaali dina fiha; ulaa-ika hum syar rul ba riyah
Sesungguhnya orang-orang yang kafir yakni ahli Kitab dan orang-orang yang musyrik (akan masuk) ke neraka Jahannam; mereka kekal di dalamnya. Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk.
Verily, those who [despite all evidence] are bent on denying the truth - [be they] from among the followers of earlier revelation or from among those who ascribe divinity to aught beside God - will find themselves in the fire of hell, therein to abide: they are the worst of all creatures.
إِنَّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّٰلِحَٰتِ أُو۟لَٰٓئِكَ هُمْ خَيْرُ ٱلْبَرِيَّةِ
Innal lazina aamanu wa 'amilus saalihaati ula-ika hum khairul bariy yah
Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, mereka itu adalah sebaik-baik makhluk.
[And,] verily, those who have attained to faith, and do righteous deeds - it is they, they who are the best of all creatures.
جَزَآؤُهُمْ عِندَ رَبِّهِمْ جَنَّٰتُ عَدْنٍۢ تَجْرِى مِن تَحْتِهَا ٱلْأَنْهَٰرُ خَٰلِدِينَ فِيهَآ أَبَدًۭا ۖ رَّضِىَ ٱللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا۟ عَنْهُ ۚ ذَٰلِكَ لِمَنْ خَشِىَ رَبَّهُۥ
Jazaa-uhum inda rabbihim jan naatu 'adnin tajri min tahtihal an haaru khalidina fiha abada; radiy-yallaahu 'anhum wa ra du 'an zaalika liman khasyiya rabbah.
Balasan mereka di sisi Tuhan mereka ialah surga 'Adn yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah ridha terhadap mereka dan merekapun ridha kepada-Nya. Yang demikian itu adalah (balasan) bagi orang yang takut kepada Tuhannya.
Their reward [awaits them] with God: gardens of perpetual bliss, through which running waters flow, therein to abide beyond the count of time; well-pleased is God with them, and well-pleased are they with Him: all this awaits him who of his Sustainer stands in awe!.